Sabtu, 25 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan?

by Redaktur
27/11/2025
in Berita Terkini, Hukum & Keadilan
Reading Time: 5 mins read
A A
ilustrasi bandara IMIP morowali_wartakita.id

Foto: Ilustrasi berdasarkan isi artikel. (Dibuat dengan AI oleh wartakita.id)

Bandara khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah beroperasi tanpa aparat negara. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti kondisi ini. Ia khawatir hal tersebut dapat memicu pelanggaran kedaulatan Indonesia.

“Negara hadir untuk menegakkan hukum dan regulasi,” ujar Sjafrie dalam kunjungan ke lokasi. Ia menegaskan tidak boleh ada republik di dalam republik.

Fakta ini terungkap saat kunjungan Menteri Pertahanan. Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) mendampingi Sjafrie. Mereka menemukan bandara beroperasi tanpa kehadiran unsur negara.

“Ternyata ada bandara tanpa otoritas negara di kawasan industri Morowali PT IMIP,” jelas Satgas PKH melalui Instagram @satgaspkhofficial. Bandara itu disebut tidak memiliki petugas keamanan, bea cukai, maupun imigrasi.

Satgas PKH menilai operasional bandara berisiko. Pesawat bisa keluar masuk tanpa pengawasan resmi. Menhan Sjafrie juga merasakan kejanggalan saat tiba di lokasi.

Bandara tersebut memang dibangun dengan dana mandiri oleh PT IMIP. Namun, operasionalnya tetap harus mematuhi aturan yang berlaku.

Kepemilikan dan Struktur PT IMIP

PT IMIP mengelola penuh bandara khusus ini. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, bandara ini masuk dalam pengawasan Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar.

Pemegang saham terbesar PT IMIP adalah Shanghai Decent Investment Group. Perusahaan ini menguasai 49,69 persen saham.

Shanghai Decent Investment adalah anak usaha Tsingshan Holding Group. Tsingshan Holding Group merupakan produsen baja terbesar di dunia asal Tiongkok.

Tsingshan Holding Group didirikan pada 1988 oleh Xiang Guangda. Perusahaan ini mulai masuk industri nikel Indonesia pada 2009.

Xiang Guangda termasuk orang terkaya di Tiongkok. Forbes mencatat kekayaannya mencapai 28 miliar dollar AS pada 2018.

Selain PT IMIP, Tsingshan Holding Group memiliki PT Tsingshan Steel Indonesia (PT TSI). PT TSI memiliki beberapa smelter di kawasan IMIP.

PT TSI memproduksi pig iron nikel dengan kapasitas 500.000 ton per tahun. Mereka juga membangun pembangkit listrik 2×65 Megawatt.

Tsingshan Holding Group juga mengoperasikan smelter lain melalui PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS). PT ITSS pernah disorot karena ledakan fasilitas pada Desember 2023, menewaskan 18 orang.

Tsingshan Holding Group beroperasi di India, Singapura, Amerika Serikat, dan negara lain. Mereka mengelola lebih dari 15 anak perusahaan.

Kawasan Industri Morowali direncanakan seluas lebih dari 2.000 hektar. Di sana terdapat perusahaan besar Tiongkok lainnya.

Perusahaan Tiongkok tersebut antara lain PT Sulawesi Mining Investment Indonesia (SMI), PT Guangqing Nickel Corporations Indonesia (GCNS), PT Indonesia Ruipu Nichrome (IRNC), dan PT Dexin Steel Indonesia (DSI).

Selain Shanghai Decent Investment, pemilik PT IMIP lainnya adalah PT Sulawesi Mining Investment (25 persen) dan PT Bintang Delapan Investama (25,31 persen).

BACA JUGA:

KPK Usulkan Capres/Cawapres dari Kaderisasi Partai: Respons Beragam Parpol dan Figur Publik

Indonesia-AS Sepakati Kemitraan Pertahanan Utama: Tingkatkan Kapasitas Militer dan Teknologi

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Ditangkap KPK, Terkait Dugaan Pemerasan Pejabat OPD

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan

KPK Panggil 10 Saksi Kasus Suap Bupati Rejang Lebong: Perkembangan Terbaru dan Jejak Tersangka

Mayoritas saham PT Bintang Delapan Investama terafiliasi dengan Grup Tsingshan.

Tanggapan Pejabat: Beda Pendapat dan Kesiapan Penempatan Petugas

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Wakil Menteri Perhubungan Suntana angkat bicara. Mereka membahas keberadaan petugas negara di bandara khusus PT IMIP.

Purbaya mengakui tidak ada petugas Bea Cukai di bandara tersebut. Ia akan mempertimbangkan kebutuhan petugas Bea Cukai di Bandara IMIP.

“Kelihatannya seperti itu. Nanti kita lihat seperti apa sih ke depannya, seharusnya ada apa nggak,” ujar Purbaya. Ia menyebut kemungkinan bandara mendapat izin khusus sebelumnya.

Purbaya menyatakan kesiapan mengerahkan petugas Bea Cukai jika dibutuhkan. “Kalau mau dikasih ya kita siap orangnya, orang Bea Cukai banyak kok,” katanya.

Ia juga mendapat informasi Kementerian Imigrasi akan mengerahkan petugas. “Imigrasi juga katanya ditelepon mau ngasih. Jadi pada dasarnya seperti itu, kita siap,” tambah Purbaya.

Pernyataan Purbaya berbeda dengan Suntana. Menurut Suntana, sudah ada petugas negara di bandara itu.

“Terkait Morowali kemarin kami sudah menempatkan beberapa personil, dari Bea Cukai, Kepolisian, dari Kemenhub sendiri sudah ada Otoritas bandara di sana,” ujar Suntana.

Suntana memastikan Bandara IMIP sudah memiliki izin. Bandara tersebut terdaftar sebagai bandara khusus.

“Terdaftar, (Bandara IMIP) itu sudah terdaftar. Nggak mungkin bandara nggak terdaftar. Jadi, itu sudah ada perizinan dari negara dan memang ada cara mengontrol dari itu sudah ada,” katanya.

Dugaan Ekspor Ilegal Nikel dan Potensi Kerugian Negara

Kasus bandara tanpa aparat negara ini muncul setelah temuan KPK akan dugaan ekspor ilegal bijih nikel ke Tiongkok. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan ada kerugian negara ratusan miliar rupiah.

KPK menyebut kerugian negara mencapai Rp 575 miliar. Angka ini berasal dari dugaan ekspor 5,3 juta ton bijih nikel ke Tiongkok antara 2020 hingga Juni 2022.

“Ya (dugaan kerugian negara sementara Rp 575 miliar) dari Januari 2020 sampai dengan Juni 2022,” ujar Koordinator Supervisi Wilayah V KPK, Dian Patria.

Terdapat perbedaan data ekspor bijih nikel antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bea Cukai Tiongkok. Selisih nilai ekspor mencapai Rp 14,5 triliun.

Selisih royalti dan bea keluar yang diduga merugikan negara mencapai Rp 575 miliar. Rinciannya Rp 327,8 miliar pada 2020, Rp 106 miliar pada 2021, dan Rp 141,1 miliar pada Januari-Juni 2022.

Menurut data Bea Cukai Tiongkok, impor bijih nikel dari Indonesia mencapai jutaan ton per tahun. Nilai impornya mencapai ratusan juta dollar AS.

Aktivitas ekspor ini ilegal. Pemerintah Indonesia melarang ekspor bijih nikel sejak 2020 sebagai langkah hilirisasi.

“Ilegal. Kan sejak Januari 2020 dilarang ekspor ore nikel,” tegas Dian Patria.

KPK menduga 5,3 juta ton nikel berasal dari tambang di Indonesia Timur, seperti Sulawesi dan Maluku Utara.

Penyalahgunaan wewenang dalam ekspor nikel ore juga diduga telah terjadi, apakah itu melalui Bandara IMIP yang dilaporkan beroperasi sejak 2019, masih butuh penyelidikan lebih lanjut.

Tags: Bandara IMIP MorowaliBandara KhususBandara Morowalibea cukaiEkspor Nikel IlegalImigrasiKedaulatan NegaraKemenhanKementerian PertahananKPKMorowaliPT IMIPSjafrie SjamsoeddinSulawesi TengahTsingshan Holding Group
Share12Tweet7Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Gaji ke-13 2026 Dipastikan Cair: Ini Rincian Besaran dan Jadwalnya

25/04/2026
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Misteri Ilmuwan Kunci AS: FBI Ungkap Investigasi Mati-Matinya Puluhan Peneliti Nuklir dan Dirgantara

24/04/2026
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Ancaman Baru AS: Serangan Terfokus di Selat Hormuz Jika Gencatan Senjata Gagal

24/04/2026
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

KPK Usulkan Capres/Cawapres dari Kaderisasi Partai: Respons Beragam Parpol dan Figur Publik

24/04/2026
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Indonesia Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Modernisasi Laboratorium Karantina, Target Sejajar Negara Maju 2027

24/04/2026
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Komisi IV DPR RI Sepakat Dukung Anggaran Badan Karantina Indonesia untuk Penguatan Pengamanan Produk

24/04/2026
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Trump Buka Peluang Negosiasi Ulang dengan Iran: Teheran Meragukan Langkah AS

23/04/2026
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Tensi Memuncak di Selat Hormuz: Iran Sita Kapal Dagang, AS Respons dengan Blokade

23/04/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    587 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Koperasi Desa Merah Putih: Ambisi Ekonomi Rakyat atau Beban Fiskal Baru?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • PKL Makassar Diberdayakan: Akses Kredit Usaha Rakyat Jadi Kunci Penataan Ekonomi Baru

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Indonesia Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Modernisasi Laboratorium Karantina, Target Sejajar Negara Maju 2027

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Indonesia Diguncang Rangkaian Gempa M5+ dalam 48 Jam, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Jepang Timur Laut: Kronologi, Evakuasi Massal, dan Peringatan Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pete-pete Laut Makassar: Konektivitas Baru untuk Pulau, Beroperasi Mei-Juni 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Taro Waterpark CitraLand Tallasa City: Sensasi Petualangan Air Terbaru untuk Keluarga Makassar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Cara Gunting Layer Rambut Kakak Cantik

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.