Kamis, 10 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak

by Pewarta Warga
13/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 6 mins read
A A
img-1770956091-82634c7730214522

BACA JUGA:

Operasi SAR Hari Kedua: Perluasan Pencarian 8 Orang, Termasuk 5 Jurnalis, di Perairan Selat Sunda Diperketat

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Barat Daya: Dampak Udara dan Penerbangan di Banten

Sungai Cisadane menghadapi krisis lingkungan serius akibat pencemaran yang diduga dari 2,5 ton racun pestisida, meluas hingga 22,5 kilometer dan menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi warga di tiga wilayah.

  • Kebakaran gudang pestisida PT BS di Tangerang Selatan memicu pencemaran Sungai Cisadane akibat terbuangnya cairan kimia berbahaya.
  • Pencemaran telah meluas hingga 22,5 km, mencakup Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang, menyebabkan kematian biota sungai.
  • Warga melaporkan air sungai berubah warna menjadi putih, berbuih, dan berbau menyengat seperti minyak, bahkan air PDAM pun terindikasi terkontaminasi.
  • Pemerintah mengambil langkah penanganan seperti uji laboratorium, pembukaan pintu air bendungan, dan penghentian operasional PDAM sebagai tindakan preventif.
  • Pakar lingkungan mengkhawatirkan dampak jangka panjang residu kimia dan kemampuan instalasi pengolahan air PDAM dalam menangani konsentrasi bahan kimia tinggi.
  • Polisi melakukan investigasi penyebab kebakaran dan potensi kelalaian, sementara warga mendesak transparansi pemerintah dan rencana pemulihan lingkungan yang jelas.

Kronologi Pencemaran Sungai Cisadane

Sungai Cisadane kini tengah menghadapi krisis lingkungan serius akibat pencemaran yang diduga berasal dari 2,5 ton racun pembasmi hama. Pencemaran ini telah meluas hingga radius 22,5 kilometer, mencakup wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang, sebagaimana dikonfirmasi oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol.

Akar Masalah: Kebakaran Gudang Pestisida

Peristiwa pencemaran ini berawal dari insiden kebakaran di gudang pestisida milik PT BS yang berlokasi di Kawasan Pergudangan Taman Tekno, BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. Kebakaran terjadi pada Senin (09/02) dini hari. Diperkirakan sekitar 20 ton bahan pestisida, termasuk cairan jenis cypermetrin dan profenofos, ludes terbakar. Cypermetrin dan profenofos merupakan insektisida yang umum digunakan untuk memberantas hama pada tanaman holtikultura dan palawija.

Menurut Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Tangsel, Omay Komarudin, api diduga dipicu oleh material yang tersimpan di dalam gudang. Proses pemadaman berlangsung sulit, mengerahkan 16 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 70 personel. Saat pemadaman, zat kimia berbahaya dari gudang tersebut terbawa air dan masuk ke saluran drainase yang langsung terhubung dengan Sungai Cisadane.

“Kurang lebih lima ton insektisida pembasmi hama. Sebagian pecah (dan mencemari lingkungan). Pencemaran dari pembakaran bahan kimia itu dari botol pecah akhirnya mengalir ke Sungai Jaletreng,” ujar Komarudin.

Dampak Nyata di Lapangan

Laporan dari warga pada Senin (09/02) menyebutkan adanya ikan-ikan mati yang mengambang di berbagai ukuran di kawasan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Air sungai dilaporkan berubah warna menjadi putih, mengeluarkan bau tidak sedap, dan berbuih, menimbulkan kekhawatiran mendalam.

Nur, seorang warga yang tinggal di dekat jembatan anak Sungai Cisadane, menggambarkan bau air sungai sangat menyengat, seperti minyak tanah. Penampakan ini menarik perhatian warga yang berbondong-bondong menyaksikan aliran sungai yang berubah warna dan berbau tajam.

Bahkan, sejumlah warga yang tinggal di sekitar Tangerang Selatan mengeluhkan air PDAM yang berbau dan terasa seperti tercampur minyak, meskipun Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengklaim pencemaran masih dalam batas normal dan terkendali sambil menunggu hasil uji laboratorium.

Pernyataan Resmi dan Tindakan Penanganan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah, membenarkan pencemaran berasal dari cairan kimia di lokasi kebakaran gudang pestisida. Pihaknya telah mengerahkan petugas untuk melakukan penelusuran dan mengambil sampel air sungai di beberapa titik yang terindikasi tercemar untuk diuji di laboratorium.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol, menegaskan bahwa pencemaran telah meluas dan menyebabkan kematian biota sungai seperti ikan mas, baung, patin, nila, dan sapu-sapu. Kementerian juga mengumpulkan 10 sampel ikan mati untuk diuji. Ia mengimbau masyarakat di sekitar aliran sungai untuk tidak menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari karena berpotensi menyebabkan iritasi kulit, mata, dan gangguan pernapasan.

Direktur Umum Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang, Dody Efendi, menyatakan penghentian operasional Instalasi Pengolahan Air mereka sebagai langkah preventif demi menjaga kualitas air minum. Untuk mempercepat penanganan, Perumda Tirta Benteng berkoordinasi dengan pengelola Bendungan Pintu Air 10 untuk membuka pintu air agar limbah terdorong keluar.

Kepala UPTD DAS Cidurian–Cisadane Dinas PUPR Provinsi Banten, Sofyadi, membenarkan pembukaan pintu air hingga level 11,30 meter di Bendungan Pintu Air 10 untuk mempercepat aliran air menuju laut. Namun, ia menegaskan tidak bisa mengosongkan aliran sungai sepenuhnya tanpa arahan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Imbauan Kesehatan dan Risiko Jangka Panjang

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengimbau warga untuk tidak mengonsumsi ikan dari sungai yang tercemar karena risiko jangka panjang zat kimia yang bisa memicu kanker usus.

Pakar teknik lingkungan, Ivan S Jayawan, menjelaskan bahwa konsentrasi pencemaran sudah di atas ambang aman bagi makhluk hidup. Ia menambahkan bahwa meskipun air terlihat normal, paparan cemaran belum tentu hilang karena pestisida dapat larut atau mengendap di dasar sungai, bahkan terserap oleh sedimen. Residu kimia yang mengendap ini bisa bertahan dalam jangka waktu lama, tergantung jenis kimianya.

Ivan juga mengkhawatirkan kemampuan Instalasi Pengolahan Air PDAM yang umumnya tidak dirancang untuk memproses bahan kimia dalam konsentrasi besar. Ia menyarankan warga untuk tidak memanfaatkan air sungai hingga jangka waktu tertentu atau menyaringnya menggunakan karbon aktif. Mengingat sifat pestisida yang mematikan, konsumsi air yang terkontaminasi dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk risiko penyerapan melalui kulit.

Investigasi dan Rencana Pemulihan

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, Wira Graha Setiawan, menyatakan pemeriksaan dilakukan untuk mendalami penyebab kebakaran dan dampaknya. Lima saksi telah diperiksa, termasuk pegawai gudang dan petugas keamanan. Pemeriksaan ini akan melibatkan Puslabfor dan unit KBR Brimob untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian pada gudang PT BS.

Ivan Jayawan menyarankan pemerintah daerah untuk terbuka kepada masyarakat mengenai jenis bahan kimia yang bocor, jumlah pencemaran, serta menegaskan larangan pemanfaatan air sungai dalam jangka waktu tertentu. Ia juga mendesak adanya rencana kerja yang jelas dari pemda dalam penanganan kasus ini.

Lebih lanjut, Ivan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa ini jika ada unsur kesengajaan. Ia menekankan bahwa penyimpanan bahan kimia berbahaya memerlukan prosedur khusus dan mitigasi bencana yang matang, terutama jika terjadi kebakaran.

Tanggapan Warga

Azizah, seorang ibu rumah tangga di Kota Tangerang, mengaku khawatir setelah membaca informasi pencemaran, meskipun ia tidak mengonsumsi air PDAM langsung dan hanya menggunakannya untuk mandi dan mencuci. Ia berharap pemerintah segera menangani persoalan ini agar masyarakat tidak terus diliputi kecemasan, terutama yang memiliki anak kecil.

Upaya Pemulihan Lingkungan

Untuk membantu pemulihan ekosistem, Ivan menyarankan pembuatan semacam rawa yang dapat membantu mengurangi polutan di tanah atau dasar sungai secara bertahap, namun proses ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.


Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: BantenBPOMkementerian lingkungan hidupKesehatanKualitas AirlingkunganPencemaran PestisidaPT BSSungai CisadanetangerangTangerang Selatan
Share15Tweet9Send

ARTIKEL TERKAIT

Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Operasi SAR Hari Kedua: Perluasan Pencarian 8 Orang, Termasuk 5 Jurnalis, di Perairan Selat Sunda Diperketat

10/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Doa Bersama Jurnalis Banten: Solidaritas dan Harapan untuk Rekan yang Hilang di Selat Sunda

10/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

09/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Misterius: Polisi Bentuk Tim Khusus Pencarian

09/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung: Sorotan Kasus Asabri-Jiwasraya dan TPPU

09/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

09/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Fraksi PDIP Jember Tolak Utang Rp786 Miliar, Absen Sidang Paripurna KUA-PPAS

09/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Kejagung Buka Suara Soal Aliran Dana Rp 40 Miliar ke Pejabat Kejaksaan, Sidang Praperadilan Menjadi Kunci

08/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    239 shares
    Share 96 Tweet 60
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sorotan Antrean Truk Berdrum Kosong di SPBU Makassar: Indikasi Korupsi Solar Subsidi?

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.