Rabu, 30 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak

by Pewarta Warga
13/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 6 mins read
A A
img-1770956091-82634c7730214522

BACA JUGA:

UMKM Makassar Terbantu BPJS Kesehatan: Desy Novianti Bebas Biaya Obati Komplikasi Penyakit Berkat JKN

Kekeringan Ekstrem Landa 8 Kabupaten di Sulsel, BPBD Tetapkan Status Siaga

Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

Makassar Unggul: Teknologi EcoTru Optimalkan Pengelolaan Air Lindi TPA Tamangapa untuk Lingkungan Bersih

Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Selat Sunda Masuki Hari Kelima: Harapan Menipis, Titik Terang Belum Terlihat

Sungai Cisadane menghadapi krisis lingkungan serius akibat pencemaran yang diduga dari 2,5 ton racun pestisida, meluas hingga 22,5 kilometer dan menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi warga di tiga wilayah.

  • Kebakaran gudang pestisida PT BS di Tangerang Selatan memicu pencemaran Sungai Cisadane akibat terbuangnya cairan kimia berbahaya.
  • Pencemaran telah meluas hingga 22,5 km, mencakup Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang, menyebabkan kematian biota sungai.
  • Warga melaporkan air sungai berubah warna menjadi putih, berbuih, dan berbau menyengat seperti minyak, bahkan air PDAM pun terindikasi terkontaminasi.
  • Pemerintah mengambil langkah penanganan seperti uji laboratorium, pembukaan pintu air bendungan, dan penghentian operasional PDAM sebagai tindakan preventif.
  • Pakar lingkungan mengkhawatirkan dampak jangka panjang residu kimia dan kemampuan instalasi pengolahan air PDAM dalam menangani konsentrasi bahan kimia tinggi.
  • Polisi melakukan investigasi penyebab kebakaran dan potensi kelalaian, sementara warga mendesak transparansi pemerintah dan rencana pemulihan lingkungan yang jelas.

Kronologi Pencemaran Sungai Cisadane

Sungai Cisadane kini tengah menghadapi krisis lingkungan serius akibat pencemaran yang diduga berasal dari 2,5 ton racun pembasmi hama. Pencemaran ini telah meluas hingga radius 22,5 kilometer, mencakup wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang, sebagaimana dikonfirmasi oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol.

Akar Masalah: Kebakaran Gudang Pestisida

Peristiwa pencemaran ini berawal dari insiden kebakaran di gudang pestisida milik PT BS yang berlokasi di Kawasan Pergudangan Taman Tekno, BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. Kebakaran terjadi pada Senin (09/02) dini hari. Diperkirakan sekitar 20 ton bahan pestisida, termasuk cairan jenis cypermetrin dan profenofos, ludes terbakar. Cypermetrin dan profenofos merupakan insektisida yang umum digunakan untuk memberantas hama pada tanaman holtikultura dan palawija.

Menurut Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Tangsel, Omay Komarudin, api diduga dipicu oleh material yang tersimpan di dalam gudang. Proses pemadaman berlangsung sulit, mengerahkan 16 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 70 personel. Saat pemadaman, zat kimia berbahaya dari gudang tersebut terbawa air dan masuk ke saluran drainase yang langsung terhubung dengan Sungai Cisadane.

“Kurang lebih lima ton insektisida pembasmi hama. Sebagian pecah (dan mencemari lingkungan). Pencemaran dari pembakaran bahan kimia itu dari botol pecah akhirnya mengalir ke Sungai Jaletreng,” ujar Komarudin.

Dampak Nyata di Lapangan

Laporan dari warga pada Senin (09/02) menyebutkan adanya ikan-ikan mati yang mengambang di berbagai ukuran di kawasan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Air sungai dilaporkan berubah warna menjadi putih, mengeluarkan bau tidak sedap, dan berbuih, menimbulkan kekhawatiran mendalam.

Nur, seorang warga yang tinggal di dekat jembatan anak Sungai Cisadane, menggambarkan bau air sungai sangat menyengat, seperti minyak tanah. Penampakan ini menarik perhatian warga yang berbondong-bondong menyaksikan aliran sungai yang berubah warna dan berbau tajam.

Bahkan, sejumlah warga yang tinggal di sekitar Tangerang Selatan mengeluhkan air PDAM yang berbau dan terasa seperti tercampur minyak, meskipun Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengklaim pencemaran masih dalam batas normal dan terkendali sambil menunggu hasil uji laboratorium.

Pernyataan Resmi dan Tindakan Penanganan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah, membenarkan pencemaran berasal dari cairan kimia di lokasi kebakaran gudang pestisida. Pihaknya telah mengerahkan petugas untuk melakukan penelusuran dan mengambil sampel air sungai di beberapa titik yang terindikasi tercemar untuk diuji di laboratorium.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol, menegaskan bahwa pencemaran telah meluas dan menyebabkan kematian biota sungai seperti ikan mas, baung, patin, nila, dan sapu-sapu. Kementerian juga mengumpulkan 10 sampel ikan mati untuk diuji. Ia mengimbau masyarakat di sekitar aliran sungai untuk tidak menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari karena berpotensi menyebabkan iritasi kulit, mata, dan gangguan pernapasan.

Direktur Umum Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang, Dody Efendi, menyatakan penghentian operasional Instalasi Pengolahan Air mereka sebagai langkah preventif demi menjaga kualitas air minum. Untuk mempercepat penanganan, Perumda Tirta Benteng berkoordinasi dengan pengelola Bendungan Pintu Air 10 untuk membuka pintu air agar limbah terdorong keluar.

Kepala UPTD DAS Cidurian–Cisadane Dinas PUPR Provinsi Banten, Sofyadi, membenarkan pembukaan pintu air hingga level 11,30 meter di Bendungan Pintu Air 10 untuk mempercepat aliran air menuju laut. Namun, ia menegaskan tidak bisa mengosongkan aliran sungai sepenuhnya tanpa arahan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Imbauan Kesehatan dan Risiko Jangka Panjang

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengimbau warga untuk tidak mengonsumsi ikan dari sungai yang tercemar karena risiko jangka panjang zat kimia yang bisa memicu kanker usus.

Pakar teknik lingkungan, Ivan S Jayawan, menjelaskan bahwa konsentrasi pencemaran sudah di atas ambang aman bagi makhluk hidup. Ia menambahkan bahwa meskipun air terlihat normal, paparan cemaran belum tentu hilang karena pestisida dapat larut atau mengendap di dasar sungai, bahkan terserap oleh sedimen. Residu kimia yang mengendap ini bisa bertahan dalam jangka waktu lama, tergantung jenis kimianya.

Ivan juga mengkhawatirkan kemampuan Instalasi Pengolahan Air PDAM yang umumnya tidak dirancang untuk memproses bahan kimia dalam konsentrasi besar. Ia menyarankan warga untuk tidak memanfaatkan air sungai hingga jangka waktu tertentu atau menyaringnya menggunakan karbon aktif. Mengingat sifat pestisida yang mematikan, konsumsi air yang terkontaminasi dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk risiko penyerapan melalui kulit.

Investigasi dan Rencana Pemulihan

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, Wira Graha Setiawan, menyatakan pemeriksaan dilakukan untuk mendalami penyebab kebakaran dan dampaknya. Lima saksi telah diperiksa, termasuk pegawai gudang dan petugas keamanan. Pemeriksaan ini akan melibatkan Puslabfor dan unit KBR Brimob untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian pada gudang PT BS.

Ivan Jayawan menyarankan pemerintah daerah untuk terbuka kepada masyarakat mengenai jenis bahan kimia yang bocor, jumlah pencemaran, serta menegaskan larangan pemanfaatan air sungai dalam jangka waktu tertentu. Ia juga mendesak adanya rencana kerja yang jelas dari pemda dalam penanganan kasus ini.

Lebih lanjut, Ivan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa ini jika ada unsur kesengajaan. Ia menekankan bahwa penyimpanan bahan kimia berbahaya memerlukan prosedur khusus dan mitigasi bencana yang matang, terutama jika terjadi kebakaran.

Tanggapan Warga

Azizah, seorang ibu rumah tangga di Kota Tangerang, mengaku khawatir setelah membaca informasi pencemaran, meskipun ia tidak mengonsumsi air PDAM langsung dan hanya menggunakannya untuk mandi dan mencuci. Ia berharap pemerintah segera menangani persoalan ini agar masyarakat tidak terus diliputi kecemasan, terutama yang memiliki anak kecil.

Upaya Pemulihan Lingkungan

Untuk membantu pemulihan ekosistem, Ivan menyarankan pembuatan semacam rawa yang dapat membantu mengurangi polutan di tanah atau dasar sungai secara bertahap, namun proses ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.


Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: BantenBPOMkementerian lingkungan hidupKesehatanKualitas AirlingkunganPencemaran PestisidaPT BSSungai CisadanetangerangTangerang Selatan
Share15Tweet10Send

ARTIKEL TERKAIT

Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Analisis Kinerja Pemerintah: Membedah Data Ekonomi, Kesejahteraan, dan Pembangunan di Balik Narasi ‘Prestasi Buruk’

30/09/2026
Wartakita Macet Di Tol Rawan Kejahatan Large

DKI Jakarta Perluas Transportasi Gratis untuk 21 Golongan Mulai 2027

30/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Kemenkumham Sulbar Tegaskan Tak Ada Perda Izinkan Pembukaan Lahan dengan Bakar

29/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Bupati Gowa Tersangka Kasus Korupsi & TPPU: Gubernur Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

29/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

DPR Mendesak KemenPUPR & BMKG: Perlu Mitigasi El Nino untuk Cegah Krisis Air Bersih

28/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Menteri Agus Andrianto Sebut Sidak Ombudsman Momentum Penertiban Lapas

27/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Gubernur Sulsel Tunggu Surat Resmi: Nasib Bupati Gowa Ditentukan Proses Hukum

27/09/2026
Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

Terbongkar: Buron Judi Online Internasional FP Ditangkap di Thailand, Polri Ungkap Perputaran Uang Rp1 Triliun

27/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Racun Pestisida Cemari Sungai Cisadane: Meluas 22,5 Km, Air PDAM Berbau Minyak - Featured

    Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hilirisasi Nikel Indonesia 2026: Target Ambisius Jadi Pusat Baterai EV Dunia, Mampukah Wujudkan Ekosistem Terintegrasi?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.