Sabtu, 26 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing

by Warteknet
10/01/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1768009582-13fd59a36352b7d1

Wartakita.id – Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras terkait potensi kebocoran dan manipulasi penerimaan negara, memicu respons cepat dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pernyataan ini mengungkap praktik merugikan negara oleh perusahaan besar, terutama di sektor kelapa sawit dan industri baja asing, sekaligus memberikan ultimatum tegas kepada jajaran Bea dan Cukai.

Poin-Poin Penting:

  • Presiden Prabowo Subianto menyindir adanya potensi manipulasi penerimaan negara melalui praktik di sektor perpajakan dan kepabeanan.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sindiran tersebut sebagai peringatan keras dan membeberkan temuan praktik under-invoicing di perusahaan sawit besar.
  • Perusahaan sawit diduga menyembunyikan hingga separuh nilai ekspornya, merugikan negara secara signifikan.
  • Industri baja dan bahan bangunan milik asing juga disorot karena diduga beroperasi liar dan menghindari kewajiban pajak, terutama PPN.
  • Menkeu memberikan ultimatum satu tahun kepada Bea dan Cukai untuk melakukan pembenahan serius, mengancam akan merumahkan pegawai yang tidak berkinerja baik.

Sindiran Keras Presiden Prabowo, Respons Menkeu Purbaya

Momen retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026), menjadi catatan penting bagi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Di tengah agenda konsolidasi, Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran yang tajam mengenai pengelolaan keuangan negara. Meskipun tanpa menyebut nama secara langsung, pesan tersebut terasa ditujukan kepada otoritas yang bertanggung jawab atas penerimaan negara.

Purbaya mengakui bahwa sindiran tersebut membuatnya ‘deg-degan’. Ia menafsirkan pesan Presiden sebagai peringatan keras atas isu kebocoran dan potensi manipulasi penerimaan negara yang selama ini membayangi sistem. “Saya disindir lagi dalam pertemuan kemarin dengan presiden di Hambalang. Dia bilang, ‘Apakah kita akan mau dikibulin terus oleh pajak dan bea cukai?’ Itu pesan ke saya dari presiden, walaupun dia enggak melihat ke saya, tapi deg kan ke sini,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Praktik Under-Invoicing Masif di Sektor Sawit

Kegelisahan Purbaya terbukti beralasan. Ia kemudian membeberkan temuan serius terkait praktik under-invoicing yang dilakukan secara masif oleh perusahaan-perusahaan kelapa sawit besar. Praktik ini melibatkan pelaporan nilai ekspor yang jauh di bawah harga sebenarnya, sehingga menimbulkan kerugian negara dalam jumlah signifikan.

“Kita deteksi ada beberapa perusahaan sawit melakukan under-invoicing export separuh dari nilai ekspornya. Saya kan baru dapat 10 perusahaan besar, itu dapat sekitar 50 persen kira-kira kalau dipukul rata yang total ekspor mereka yang diakui enggak separuhnya,” ungkap Purbaya. Temuan ini mengindikasikan adanya kebocoran penerimaan negara di sektor strategis yang seharusnya menjadi penyumbang ekonomi nasional yang besar.

Industri Liar Asing di Sektor Baja dan Bahan Bangunan

Tidak hanya sektor sawit, Purbaya juga menyoroti maraknya industri liar di sektor baja dan bahan bangunan. Ia menyebutkan bahwa banyak perusahaan di sektor ini dikelola oleh pihak asing tanpa mematuhi aturan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini, yang mayoritas menggunakan tenaga kerja asing, diduga kuat menghindari kewajiban Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan menerapkan sistem transaksi tunai.

“Pengusahanya dari China, punya perusahaan di sini, orang China semua, enggak bisa bahasa Indonesia. Jual langsung ke klien cash based, enggak bayar PPN, saya rugi banyak itu. Nanti kita tindak dengan cepat,” tegas Purbaya. Ia menambahkan bahwa praktik semacam ini tidak bisa lagi dibiarkan karena telah menyebabkan kerugian negara yang sangat besar.

“Kalau Saya Tahu, Mereka Harusnya Lebih Tahu”

Purbaya mengaku heran bagaimana perusahaan asing yang cukup dikenal itu bisa beroperasi dalam waktu lama tanpa tersentuh oleh aparat pajak dan bea cukai. “Kalau saya tahu, mereka pasti lebih tahu dari saya,” ujar Purbaya. Pernyataan ini menjadi kritik terbuka terhadap lemahnya pengawasan internal yang seharusnya menjadi benteng utama penerimaan negara dan menegaskan bahwa kesadaran akan regulasi pajak seharusnya sudah dimiliki oleh para pelaku usaha.

Ultimatum Satu Tahun untuk Bea dan Cukai

Menanggapi sindiran Presiden Prabowo dan temuan yang ada, Purbaya mengambil langkah tegas dengan memberikan ultimatum kepada jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Ia menuntut pembenahan total dalam waktu satu tahun ke depan. Ancamannya jelas: jika tidak mampu melakukan perbaikan, akan ada konsekuensi serius.

“Kalau Bea Cukai ancamannya clear dari sana. Kalau enggak bisa betulin setahun ya betul-betul dirumahkan. Jadi saya akan selamatkan, supaya 16.000 orang itu tetap bekerja, tapi yang bagus yang kerjanya. Yang jelek-jelek kita akan rumahkan. Saya akan kotakin betul,” ucap Purbaya. Peringatan ini menekankan bahwa profesionalisme dan integritas akan menjadi tolok ukur utama dalam evaluasi kinerja Bea dan Cukai.

AI dan Data Canggih Sebagai Senjata Penutup Kebocoran

Untuk menutup celah manipulasi dan kebocoran penerimaan negara, Kementerian Keuangan menyiapkan strategi berbasis teknologi. Purbaya menyebutkan pihaknya akan mengandalkan analisis data dari Lembaga Nasional Single Window (LNSW) dan mengintegrasikannya dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Dengan sistem terpadu ini, profil risiko setiap kapal dapat dipantau secara realtime, sehingga praktik manipulasi nilai ekspor diharapkan tidak lagi mudah dilakukan.

Peringatan Terakhir untuk Pengusaha Nakal

Di akhir pernyataannya, Purbaya mengirimkan sinyal keras kepada para pengusaha yang selama ini diduga bermain curang. Ia menegaskan bahwa pendekatan persuasif tidak akan terus digunakan jika pelanggaran terus berulang. “Mungkin saya enggak tahu level pendekatannya seperti apa. Tapi yang jelas, kita akan kasih message ke mereka ke depan enggak bisa begitu lagi. Kalau begitu lagi, kita sikat perusahaannya,” tutur Purbaya. Sindiran Presiden di Hambalang pun menjelma menjadi komando tegas: negara tak lagi mau ‘dikibulin’, dan perang terhadap kebocoran penerimaan negara resmi dimulai.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Sejarah Lunas: Utang Krisis 1998 Berakhir Agustus 2026, Dibayar Pakai Surplus BI Rp 55 Triliun

Pemecatan Menteri Lewat Telepon: Sorotan Analis Komunikasi Politik Unpad Terhadap Etika Birokrasi

Respon Mengejutkan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Dicopot Prabowo dari Jabatan Menteri Keuangan

Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Era Prabowo

Tags: bea cukaiIndustri BajaKebocoran Penerimaan NegaraMenteri KeuanganpajakPerusahaan AsingPrabowoPurbaya Yudhi SadewaSkandal SawitUnder-invoicing
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

semangka-5

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

25/09/2026
Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing - Featured

OJK dan Kemendikdasmen Integrasikan Literasi Keuangan Digital dan Syariah ke Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah

25/09/2026
Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing - Featured

Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

22/09/2026
Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing - Featured

Optimisme Penghematan Bunga Utang Pemerintah di 2026: Analisis Mendalam Ekonom Bank Permata

21/09/2026
Kenaikan Suku Bunga BI dan Dampaknya Terhadap UMKM

Dampak Kenaikan Suku Bunga BI Terhadap Sektor UMKM

20/09/2026
Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing - Featured

Sejarah Lunas: Utang Krisis 1998 Berakhir Agustus 2026, Dibayar Pakai Surplus BI Rp 55 Triliun

19/09/2026
Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing - Featured

Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

19/09/2026
Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing - Featured

AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

19/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dua RS Regional Gowa dan Luwu Segera Hadir, Wujudkan Akses Kesehatan Merata di Sulsel

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.