Kamis, 6 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar

by Pewarta Warga
15/05/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
img-1778843382-a68bfe6224488982

Sebuah poster penolakan berjudul “Masyarakat Makassar Menolak Kedatangan Dandhy Dwi Laksono” beredar menjelang Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026, menimbulkan polemik mengenai kebebasan berekspresi dan penerimaan terhadap perbedaan pandangan di kota ini.

Kontroversi di Balik MIWF 2026: Poster Penolakan Dandhy Dwi Laksono

Festival Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15-17 Mei 2026 di Benteng Rotterdam, Makassar, mendadak diramaikan oleh beredarnya poster penolakan terhadap salah satu panelisnya, jurnalis dan sineas Dandhy Dwi Laksono. Poster tersebut secara tegas menyatakan “Masyarakat Makassar Menolak Kedatangan Dandhy Dwi Laksono”. Penolakan ini, menurut informasi yang beredar, dikaitkan dengan film dokumenter karya Dandhy yang berjudul “Pesta Babi”. Film tersebut dinilai oleh sebagian pihak mengandung narasi provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan, khususnya terkait isu-isu di Papua. Kelompok seperti Aliansi Pemuda Sulsel dan DPD KNPI Kota Makassar disebut-sebut turut menyuarakan sikap penolakan ini.

Respons Dandhy Laksono dan Semangat Festival

Meski dihadapkan pada penolakan tersebut, Dandhy Dwi Laksono menegaskan komitmennya untuk tetap hadir di Makassar sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh MIWF 2026. Sikap ini menunjukkan konsistensi Dandhy terhadap partisipasinya dalam festival yang mengangkat tema “Re-co-ordinate”. MIWF 2026 sendiri merupakan festival berskala besar yang menampilkan 144 program, 247 panelis, dan 135 mitra kolaborator, termasuk nama-nama lain seperti penulis Okky Madasari. Festival ini mengusung semangat pentingnya hak asasi manusia, antikorupsi, dan konsep nirsampah, yang mencerminkan nilai-nilai universal yang relevan.

Keterkejutan Prof. Uceng: “Takut Film Bukan Karakter Bugis-Makassar”

Menanggapi polemik yang muncul, Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) yang juga merupakan putra asli Makassar, Prof. Zainal Arifin Mochtar, atau yang akrab disapa Prof. Uceng, menyatakan keterkejutan mendalam. Ia mengaku hampir tidak percaya ketika menerima informasi mengenai penolakan tersebut. “Melihat ini dikirimkan oleh seorang teman, saya nyaris nda percaya,” ungkap Prof. Uceng pada Jumat (15/5/2026).

Prof. Uceng menilai bahwa sikap takut terhadap sebuah karya film seperti dokumenter “Pesta Babi” tidak mencerminkan karakter masyarakat Bugis-Makassar yang secara historis dikenal terbuka terhadap gagasan dan perbedaan pandangan. “Sejak kapan kita takut film?” tanyanya retoris, menyiratkan bahwa kekhawatiran semacam itu tidak sesuai dengan identitas budaya masyarakat Sulsel yang ia kenal.

Ia menambahkan, sebagai putra daerah, ia sangat berharap agar polemik ini tidak sampai merusak citra Makassar yang selama ini telah terbangun sebagai kota yang terbuka bagi diskursus, dialog, dan keberagaman gagasan. Keberagaman dan keterbukaan adalah fondasi penting bagi kemajuan sebuah kota dan masyarakatnya.

MIWF 2026: Panggung Kebebasan Berekspresi dan Dialog

Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026, yang berlangsung di Benteng Rotterdam, menjadi ajang penting yang mengundang berbagai pemikir, penulis, dan pegiat isu sosial. Dengan tema “Re-co-ordinate”, festival ini berupaya menyelaraskan kembali berbagai perspektif dan mendorong diskusi konstruktif mengenai isu-isu krusial. Kehadiran Dandhy Dwi Laksono, bersama panelis lain seperti Okky Madasari, mencerminkan komitmen festival untuk menghadirkan keragaman suara dan pemikiran, meskipun terkadang harus menghadapi perbedaan pandangan atau penolakan dari sebagian pihak.


Kontributor: H. Gunadi

Penyunting: Budi S.


Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sepakati Pemilahan Sampah: Mendesak Regulasi Penguatan untuk Makassar Hijau

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

LPPM Unhas Dianugerahi Pengelola Riset Sawit Terbaik oleh BPDP di Perisai 2026

Beasiswa Perumda Pasar Makassar Raya: Bentuk Pemberdayaan Anak Pedagang

Makassar Bergerak Maju: Dari Open Dumping ke Controlled Landfill Mulai 2026 demi Lingkungan Lebih Baik

Tags: Dandhy Dwi Laksonohak asasi manusiaKebudayaan MakassarMakassarMIWF 2026PenolakanPesta BabiProf. Uceng
Share11Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang: Terseret Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah

03/08/2026
Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Bulog Makassar Tembus HET Serap Gabah Petani, Jaga Ketahanan Pangan & Jual Beras Premium di Atas Target

25/07/2026
Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sepakati Pemilahan Sampah: Mendesak Regulasi Penguatan untuk Makassar Hijau

25/07/2026
Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

25/07/2026
Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

24/07/2026
Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Beasiswa Perumda Pasar Makassar Raya: Bentuk Pemberdayaan Anak Pedagang

23/07/2026
Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Polemik Perda Lembaga Adat Gowa: Keluarga Kerajaan Desak Pencabutan, DPRD Minta Kajian Hukum Mendalam

23/07/2026
Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar - Featured

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

22/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • AI Gempur Lapangan Kerja, Jurusan Ini Justru Makin Moncer

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Pede Banget Habis Cat Rambut? Ini 5 Jurus Jitu Biar Rambutmu Tetap Kece Badai!

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.