Kondisi memprihatinkan di Kanal Bara-baraya Timur Makassar yang tersumbat tumpukan sampah akhirnya mendapat perhatian serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, atas instruksi langsung dari Wali Kota Munafri Arifuddin, telah mengerahkan personel dan peralatan untuk membersihkan penyumbatan tersebut.
- BPBD Makassar merespons cepat instruksi Wali Kota untuk membersihkan Kanal Bara-baraya Timur.
- Tumpukan sampah plastik dan material lain menjadi penyebab utama penyumbatan aliran air.
- Aksi ini menunjukkan komitmen Pemkot Makassar terhadap kebersihan, kesehatan warga, dan fungsi drainase perkotaan.
- Proses pembersihan melibatkan personel BPBD dengan peralatan seperti perahu fiber dan sampan.
- Wali Kota menekankan pentingnya responsivitas dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Respons Cepat dan Tindakan Nyata BPBD Makassar
Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam pengamatan isu-isu perkotaan di Makassar, saya melihat sendiri bagaimana sungai dan kanal sering kali menjadi korban kelalaian dalam pengelolaan sampah. Kanal Bara-baraya Timur menjadi salah satu contoh nyata yang memerlukan tindakan segera. Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahar, menjelaskan bahwa tumpukan sampah plastik dan material lainnya telah menghambat aliran air secara signifikan, menimbulkan kekhawatiran serius.
Latar Belakang Masalah yang Mendesak
Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahar, secara lugas menyampaikan bahwa permasalahan sampah di Kanal Bara-baraya Timur telah menjadi perhatian utama. Ia menambahkan, “Tumpukan sampah tidak hanya mengganggu keindahan dan kebersihan lingkungan di sekitar pemukiman warga, tetapi juga berpotensi besar menimbulkan masalah kesehatan dan mengganggu fungsi vital drainase perkotaan kita.” Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa kelalaian dalam membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, adalah akar masalah yang berulang.
Proses Pembersihan yang Detail dan Menyeluruh
Untuk mengatasi masalah ini, BPBD Makassar tidak main-main. Personel dikerahkan dengan sigap menggunakan berbagai alat, termasuk perahu fiber dan sampan, untuk menyusuri seluruh bentangan Kanal Bara-baraya Timur. Mereka bekerja aktif mengangkat segala jenis sampah yang mengapung maupun material yang tersangkut di badan kanal. Tujuannya jelas: memastikan aliran air kembali lancar dan mencegah potensi banjir susulan akibat penyumbatan.
Penegasan Komitmen Pemerintah Kota Makassar
Fadli Tahar menegaskan bahwa tindakan cepat yang diambil ini merupakan bentuk respons langsung atas arahan jelas dari Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin. Wali Kota sendiri menekankan betapa pentingnya responsivitas dan kecepatan dalam menanggapi setiap keluhan maupun aduan dari masyarakat. Ia secara khusus menyoroti isu-isu krusial seperti kebersihan lingkungan, kesehatan warga, dan pemeliharaan fungsi infrastruktur perkotaan yang vital, seperti kanal drainase.
“Setiap aduan direspons cepat, seperti aduan warga mengenai kanal Bara-baraya Timur ini yang sampahnya sudah memenuhi kanal dan menghambat aliran air,” ujar Fadli Tahar, mempertegas komitmen pemerintah daerahnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Makassar terus mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk secara proaktif hadir di tengah masyarakat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap aspirasi dan keluhan warga dapat segera didengarkan dan ditangani dengan baik. Ini adalah pendekatan yang sangat saya apresiasi, karena menunjukkan transparansi dan kemauan untuk dekat dengan warganya dalam menyelesaikan masalah bersama.
Kontributor: MA. Untung
Penyunting: Budi S.























