Selasa, 23 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga

by Pewarta Warga
03/06/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1780485107-37775dc386c34f3a

Pemerintah Kota Makassar, bersama Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), sedang serius menggodok program inovatif bernama “Kampung Redam” (Rekonsiliasi dan Perdamaian). Inisiatif ini dirancang sebagai garda terdepan dalam memperkuat budaya dialog, meningkatkan toleransi, serta menekan potensi gesekan sosial di tengah kompleksitas masyarakat Makassar yang dinamis.

  • Tujuan Utama: Memperkuat dialog, meningkatkan toleransi, dan mencegah konflik sosial.
  • Kriteria Lokasi: Prioritas pada kelurahan majemuk, dengan riwayat konflik atau yang kondusif, serta memiliki ruang dialog memadai.
  • Pendekatan Fleksibel: Potensi penambahan jumlah lokasi percontohan di luar tiga titik yang direncanakan awal.
  • Kolaborasi Kunci: Sinergi Pemkot Makassar dan KemenHAM dalam menentukan lokasi dan struktur pelaksanaan.

Program Kampung Redam: Fondasi Harmoni Sosial di Makassar

Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam dinamika sosial kota-kota besar, saya melihat inisiatif “Kampung Redam” ini sebagai langkah proaktif yang sangat penting bagi Makassar. Program ini tidak hanya sekadar program di atas kertas, melainkan sebuah upaya konkret untuk membangun ketahanan sosial melalui penguatan dialog dan pemahaman antarwarga.

Tujuan fundamental dari Kampung Redam adalah menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi pertumbuhan serta pembangunan di setiap lini kehidupan masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kedamaian yang berawal dari tingkat kelurahan.

Kriteria Selektif dalam Pemilihan Lokasi Percontohan

Pemilihan kelurahan sebagai lokasi percontohan bukanlah proses yang sembarangan. Ada pertimbangan matang yang menjadi landasan, mencakup beberapa aspek krusial:

World Cup 2026
  • Karakter Masyarakat yang Majemuk: Prioritas utama diberikan kepada kelurahan yang memiliki tingkat interaksi sosial tinggi dan dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan sekaligus potensi tantangan yang perlu dikelola dengan bijak.
  • Riwayat Konflik dan Kondisi Kondusif: Sangat disarankan untuk memilih lebih dari satu lokasi yang mencakup dua spektrum kondisi. Ada yang memiliki catatan sejarah konflik sosial, ini penting untuk mengukur efektivitas program dalam upaya rekonsiliasi. Di sisi lain, wilayah yang relatif kondusif juga perlu dilibatkan sebagai tolok ukur keberhasilan dalam mempertahankan dan memperkuat harmoni yang sudah ada.
  • Infrastruktur Pendukung: Ketersediaan ruang dialog yang memadai menjadi kunci. Fasilitas ini akan menjadi pusat kegiatan mediasi, edukasi publik, dan penguatan nilai-nilai keharmonisan sosial. Tanpa ruang yang memadai, efektivitas program akan terhambat.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Bapak Andi Zulkifly, menjelaskan bahwa dari total 153 kelurahan yang ada, KemenHAM akan memberikan asistensi teknis untuk mengidentifikasi lokasi yang paling tepat sasaran. Beliau berpandangan bahwa kawasan pusat kota, yang didominasi aktivitas bisnis, mungkin kurang menjadi prioritas utama. Sebaliknya, kelurahan dengan karakteristik masyarakat yang heterogen dan komunitas yang aktif justru menjadi kandidat ideal.

Beberapa wilayah seperti Kelurahan Pampang, Kaluku Bodoa, Tallo, Bontoa, dan Tamalate, menurut informasi yang dihimpun, masuk dalam daftar pertimbangan. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki karakteristik demografis yang sesuai serta fasilitas yang cukup mendukung untuk pelaksanaan program.

Komitmen Pemerintah dan Fleksibilitas Pelaksanaan

Pemerintah Kota Makassar telah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung penuh program yang mulia ini. Koordinasi teknis lebih lanjut akan segera dilaksanakan antara pihak Pemerintah Kota dan Kantor Wilayah KemenHAM. Tujuannya adalah untuk memfinalisasi penentuan lokasi terbaik dan merancang struktur pelaksanaan yang efektif dan efisien.

Menariknya, Makassar bahkan membuka opsi untuk menambah jumlah lokasi percontohan. Rencana awal yang hanya menyebutkan tiga titik kini berpeluang diperluas. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Andi Zulkifly, “Kalau memungkinkan, jumlahnya tidak hanya tiga lokasi, tetapi bisa ditambah sesuai kebutuhan dan kesiapan daerah.” Fleksibilitas ini menunjukkan keseriusan dan adaptabilitas Pemkot dalam menjawab tantangan sosial.

Program Kampung Redam ini diharapkan menjadi sebuah inisiatif strategis yang tidak hanya mampu menjaga kedamaian, tetapi juga mempererat kerukunan di seluruh lapisan masyarakat Kota Makassar. Ini adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.

World Cup 2026

Kontributor: RR. Nur

Penyunting: Budi S.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Makassar Perkuat Kolaborasi Atasi Stunting Demi Generasi Berkualitas: Strategi Terpadu dan Dukungan BKKBN Sulsel

Makassar Jadi Tuan Rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026: Jembatan Diplomasi dan Peluang Bisnis Internasional

Geopark Matano Segera Jadi Warisan Geologi Nasional: Potensi Luwu Timur Menggema di Sulawesi Selatan

Sindikat Jual Eceran Motor Curian Dibongkar Polsek Tallo Makassar

Fakultas Teknik Unismuh Makassar Luluskan 87 Mahasiswa: Siap Kontribusi Pembangunan Berkelanjutan

Tags: Dialog WargaKampung RedamKemenHAMMakassarPencegahan KonflikperdamaianRekonsiliasiSulawesi SelatanToleransi
Share10Tweet6Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Makassar Perkuat Kolaborasi Atasi Stunting Demi Generasi Berkualitas: Strategi Terpadu dan Dukungan BKKBN Sulsel

22/06/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Kolaborasi Strategis Unhas dan Pemkab Nunukan: Membangun SDM Unggul di Garda Terdepan Indonesia

22/06/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Makassar Jadi Tuan Rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026: Jembatan Diplomasi dan Peluang Bisnis Internasional

22/06/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Geopark Matano Segera Jadi Warisan Geologi Nasional: Potensi Luwu Timur Menggema di Sulawesi Selatan

22/06/2026
img-1781911864-806942c8a44d4acd

Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

20/06/2026
img-1781911813-725d7da34ecf8220

Fakultas Teknik Unismuh Makassar Luluskan 87 Mahasiswa: Siap Kontribusi Pembangunan Berkelanjutan

20/06/2026
img-1781911741-2896d578190889ad

Milad ke-39 FSIKP UMI: Refleksi Perjalanan, Transformasi Keilmuan, dan Komitmen untuk Masa Depan Makassar yang Gemilang

20/06/2026
img-1781585096-bf3b64e83e762dcc

Tragedi Makassar: Motif Asmara dan Ekonomi Latar Belakang Suami Habisi Nyawa Istri

16/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • AI Visual: APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • SEO Lokal: Kunci Sukses Merek Nasional di Era Google yang Terpersonalisasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Prediksi Meksiko vs Korea Selatan 2026: Rebutan Tiket 32 Besar!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Mengungkap Misteri Kejahatan: Peran Krusial Ilmu Forensik dalam KDrama

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • ‘Pabrik Penipu’ Asia: Jejak Perbudakan WNI dari Kasino Runtuh di Kamboja

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Waspada FOMO! Dokter Kulit Ingatkan Bijak Pilih Tren Kecantikan di Media Sosial

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.