Selasa, 25 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga

by Pewarta Warga
03/06/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1780485107-37775dc386c34f3a

Pemerintah Kota Makassar, bersama Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), sedang serius menggodok program inovatif bernama “Kampung Redam” (Rekonsiliasi dan Perdamaian). Inisiatif ini dirancang sebagai garda terdepan dalam memperkuat budaya dialog, meningkatkan toleransi, serta menekan potensi gesekan sosial di tengah kompleksitas masyarakat Makassar yang dinamis.

  • Tujuan Utama: Memperkuat dialog, meningkatkan toleransi, dan mencegah konflik sosial.
  • Kriteria Lokasi: Prioritas pada kelurahan majemuk, dengan riwayat konflik atau yang kondusif, serta memiliki ruang dialog memadai.
  • Pendekatan Fleksibel: Potensi penambahan jumlah lokasi percontohan di luar tiga titik yang direncanakan awal.
  • Kolaborasi Kunci: Sinergi Pemkot Makassar dan KemenHAM dalam menentukan lokasi dan struktur pelaksanaan.

Program Kampung Redam: Fondasi Harmoni Sosial di Makassar

Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam dinamika sosial kota-kota besar, saya melihat inisiatif “Kampung Redam” ini sebagai langkah proaktif yang sangat penting bagi Makassar. Program ini tidak hanya sekadar program di atas kertas, melainkan sebuah upaya konkret untuk membangun ketahanan sosial melalui penguatan dialog dan pemahaman antarwarga.

Tujuan fundamental dari Kampung Redam adalah menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi pertumbuhan serta pembangunan di setiap lini kehidupan masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kedamaian yang berawal dari tingkat kelurahan.

Kriteria Selektif dalam Pemilihan Lokasi Percontohan

Pemilihan kelurahan sebagai lokasi percontohan bukanlah proses yang sembarangan. Ada pertimbangan matang yang menjadi landasan, mencakup beberapa aspek krusial:

  • Karakter Masyarakat yang Majemuk: Prioritas utama diberikan kepada kelurahan yang memiliki tingkat interaksi sosial tinggi dan dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan sekaligus potensi tantangan yang perlu dikelola dengan bijak.
  • Riwayat Konflik dan Kondisi Kondusif: Sangat disarankan untuk memilih lebih dari satu lokasi yang mencakup dua spektrum kondisi. Ada yang memiliki catatan sejarah konflik sosial, ini penting untuk mengukur efektivitas program dalam upaya rekonsiliasi. Di sisi lain, wilayah yang relatif kondusif juga perlu dilibatkan sebagai tolok ukur keberhasilan dalam mempertahankan dan memperkuat harmoni yang sudah ada.
  • Infrastruktur Pendukung: Ketersediaan ruang dialog yang memadai menjadi kunci. Fasilitas ini akan menjadi pusat kegiatan mediasi, edukasi publik, dan penguatan nilai-nilai keharmonisan sosial. Tanpa ruang yang memadai, efektivitas program akan terhambat.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Bapak Andi Zulkifly, menjelaskan bahwa dari total 153 kelurahan yang ada, KemenHAM akan memberikan asistensi teknis untuk mengidentifikasi lokasi yang paling tepat sasaran. Beliau berpandangan bahwa kawasan pusat kota, yang didominasi aktivitas bisnis, mungkin kurang menjadi prioritas utama. Sebaliknya, kelurahan dengan karakteristik masyarakat yang heterogen dan komunitas yang aktif justru menjadi kandidat ideal.

Beberapa wilayah seperti Kelurahan Pampang, Kaluku Bodoa, Tallo, Bontoa, dan Tamalate, menurut informasi yang dihimpun, masuk dalam daftar pertimbangan. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki karakteristik demografis yang sesuai serta fasilitas yang cukup mendukung untuk pelaksanaan program.

Komitmen Pemerintah dan Fleksibilitas Pelaksanaan

Pemerintah Kota Makassar telah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung penuh program yang mulia ini. Koordinasi teknis lebih lanjut akan segera dilaksanakan antara pihak Pemerintah Kota dan Kantor Wilayah KemenHAM. Tujuannya adalah untuk memfinalisasi penentuan lokasi terbaik dan merancang struktur pelaksanaan yang efektif dan efisien.

Menariknya, Makassar bahkan membuka opsi untuk menambah jumlah lokasi percontohan. Rencana awal yang hanya menyebutkan tiga titik kini berpeluang diperluas. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Andi Zulkifly, “Kalau memungkinkan, jumlahnya tidak hanya tiga lokasi, tetapi bisa ditambah sesuai kebutuhan dan kesiapan daerah.” Fleksibilitas ini menunjukkan keseriusan dan adaptabilitas Pemkot dalam menjawab tantangan sosial.

Program Kampung Redam ini diharapkan menjadi sebuah inisiatif strategis yang tidak hanya mampu menjaga kedamaian, tetapi juga mempererat kerukunan di seluruh lapisan masyarakat Kota Makassar. Ini adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.

Kontributor: RR. Nur

Penyunting: Budi S.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Imigrasi Parepare Perkuat Pengawasan Orang Asing di Tana Toraja Lewat Rapat Koordinasi TIMPORA 2026

Sumur Bor Bantuan Pemprov Sulsel untuk Petani Gowa: Solusi Atasi Krisis Air Kemarau

Duh, Ribet Banget Ngurusin Artis! Mending Fokus ke Wajah Glowingmu, Bestie! ✨

Anjungan Pantai Losari: Transformasi Ikonik Makassar Menjadi Surga Kuliner Pisang Epe dan Ruang Ekspresi Anak Muda

Ekonomi Sulawesi Menggeliat: Kawasan Industri Hijau dan Hilirisasi Mineral Pacu Pertumbuhan Nasional Menuju 2026

Tags: Dialog WargaKampung RedamKemenHAMMakassarPencegahan KonflikperdamaianRekonsiliasiSulawesi SelatanToleransi
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

PLN Mobile Padel Competition 2026 Makassar: Sinergi Lintas Sektor untuk Energi Bersama

24/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

30,25% Desa di Sulbar ‘Blank Spot’: Kesenjangan Digital Hambat Keadilan Pembangunan

24/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Imigrasi Parepare Perkuat Pengawasan Orang Asing di Tana Toraja Lewat Rapat Koordinasi TIMPORA 2026

24/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Sumur Bor Bantuan Pemprov Sulsel untuk Petani Gowa: Solusi Atasi Krisis Air Kemarau

24/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Anjungan Pantai Losari: Transformasi Ikonik Makassar Menjadi Surga Kuliner Pisang Epe dan Ruang Ekspresi Anak Muda

23/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Ekonomi Sulawesi Menggeliat: Kawasan Industri Hijau dan Hilirisasi Mineral Pacu Pertumbuhan Nasional Menuju 2026

23/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Coto Makassar & Konro Bakar: Jejak Kuliner Legendaris yang Mengukir Identitas Rasa Sulawesi Selatan

23/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Makassar Menggoda: Petualangan Rasa Coto dan Konro Bakar, Simbol Kehangatan Budaya Sulawesi Selatan

23/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    776 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    738 shares
    Share 295 Tweet 185
  • BI-Rate Melandai ke 5,75%: Gelombang Akumulasi Ekonomi Sektor Properti dan UMKM Siap Melambung

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Makassar Buka Festival Hari UMKM Nasional 2026: Kolaborasi Grab & CCEP Dorong Ekonomi Digital Lokal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Rekrutmen CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun: Peluang Emas Bagi Guru PPPK Naik Status

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • KPK Tahan Eks Pejabat Pajak Muhamad Haniv: Diduga Terima Gratifikasi Rp 20,7 Miliar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.