Sabtu, 12 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga

by Pewarta Warga
03/06/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1780485107-37775dc386c34f3a

Pemerintah Kota Makassar, bersama Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), sedang serius menggodok program inovatif bernama “Kampung Redam” (Rekonsiliasi dan Perdamaian). Inisiatif ini dirancang sebagai garda terdepan dalam memperkuat budaya dialog, meningkatkan toleransi, serta menekan potensi gesekan sosial di tengah kompleksitas masyarakat Makassar yang dinamis.

  • Tujuan Utama: Memperkuat dialog, meningkatkan toleransi, dan mencegah konflik sosial.
  • Kriteria Lokasi: Prioritas pada kelurahan majemuk, dengan riwayat konflik atau yang kondusif, serta memiliki ruang dialog memadai.
  • Pendekatan Fleksibel: Potensi penambahan jumlah lokasi percontohan di luar tiga titik yang direncanakan awal.
  • Kolaborasi Kunci: Sinergi Pemkot Makassar dan KemenHAM dalam menentukan lokasi dan struktur pelaksanaan.

Program Kampung Redam: Fondasi Harmoni Sosial di Makassar

Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam dinamika sosial kota-kota besar, saya melihat inisiatif “Kampung Redam” ini sebagai langkah proaktif yang sangat penting bagi Makassar. Program ini tidak hanya sekadar program di atas kertas, melainkan sebuah upaya konkret untuk membangun ketahanan sosial melalui penguatan dialog dan pemahaman antarwarga.

Tujuan fundamental dari Kampung Redam adalah menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi pertumbuhan serta pembangunan di setiap lini kehidupan masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kedamaian yang berawal dari tingkat kelurahan.

Kriteria Selektif dalam Pemilihan Lokasi Percontohan

Pemilihan kelurahan sebagai lokasi percontohan bukanlah proses yang sembarangan. Ada pertimbangan matang yang menjadi landasan, mencakup beberapa aspek krusial:

  • Karakter Masyarakat yang Majemuk: Prioritas utama diberikan kepada kelurahan yang memiliki tingkat interaksi sosial tinggi dan dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan sekaligus potensi tantangan yang perlu dikelola dengan bijak.
  • Riwayat Konflik dan Kondisi Kondusif: Sangat disarankan untuk memilih lebih dari satu lokasi yang mencakup dua spektrum kondisi. Ada yang memiliki catatan sejarah konflik sosial, ini penting untuk mengukur efektivitas program dalam upaya rekonsiliasi. Di sisi lain, wilayah yang relatif kondusif juga perlu dilibatkan sebagai tolok ukur keberhasilan dalam mempertahankan dan memperkuat harmoni yang sudah ada.
  • Infrastruktur Pendukung: Ketersediaan ruang dialog yang memadai menjadi kunci. Fasilitas ini akan menjadi pusat kegiatan mediasi, edukasi publik, dan penguatan nilai-nilai keharmonisan sosial. Tanpa ruang yang memadai, efektivitas program akan terhambat.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Bapak Andi Zulkifly, menjelaskan bahwa dari total 153 kelurahan yang ada, KemenHAM akan memberikan asistensi teknis untuk mengidentifikasi lokasi yang paling tepat sasaran. Beliau berpandangan bahwa kawasan pusat kota, yang didominasi aktivitas bisnis, mungkin kurang menjadi prioritas utama. Sebaliknya, kelurahan dengan karakteristik masyarakat yang heterogen dan komunitas yang aktif justru menjadi kandidat ideal.

Beberapa wilayah seperti Kelurahan Pampang, Kaluku Bodoa, Tallo, Bontoa, dan Tamalate, menurut informasi yang dihimpun, masuk dalam daftar pertimbangan. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki karakteristik demografis yang sesuai serta fasilitas yang cukup mendukung untuk pelaksanaan program.

Komitmen Pemerintah dan Fleksibilitas Pelaksanaan

Pemerintah Kota Makassar telah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung penuh program yang mulia ini. Koordinasi teknis lebih lanjut akan segera dilaksanakan antara pihak Pemerintah Kota dan Kantor Wilayah KemenHAM. Tujuannya adalah untuk memfinalisasi penentuan lokasi terbaik dan merancang struktur pelaksanaan yang efektif dan efisien.

Menariknya, Makassar bahkan membuka opsi untuk menambah jumlah lokasi percontohan. Rencana awal yang hanya menyebutkan tiga titik kini berpeluang diperluas. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Andi Zulkifly, “Kalau memungkinkan, jumlahnya tidak hanya tiga lokasi, tetapi bisa ditambah sesuai kebutuhan dan kesiapan daerah.” Fleksibilitas ini menunjukkan keseriusan dan adaptabilitas Pemkot dalam menjawab tantangan sosial.

Program Kampung Redam ini diharapkan menjadi sebuah inisiatif strategis yang tidak hanya mampu menjaga kedamaian, tetapi juga mempererat kerukunan di seluruh lapisan masyarakat Kota Makassar. Ini adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.

Kontributor: RR. Nur

Penyunting: Budi S.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Makassar Melawan Krisis Air Bersih: Mobil Tangki & 18 SPAM Baru Jadi Ujung Tombak

DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

PLN Sulbagsel: Optimalkan Pembangkit Pascacrisis, Pasokan Listrik Tetap Butuh Pengelolaan Hati-hati

BRI Makassar Berdayakan 90 Difabel Lewat Program Magang Kerja: Peluang Berkarier Terbuka Lebar

Tags: Dialog WargaKampung RedamKemenHAMMakassarPencegahan KonflikperdamaianRekonsiliasiSulawesi SelatanToleransi
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Bupati Jeneponto Resmikan Pelatihan Berbasis Kompetensi Batch 4, Targetkan 9 Program Unggulan Tingkatkan SDM

11/09/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Bupati Sulawesi Barat Mendesak Perbaikan Tata Kelola BBM Subsidi untuk Kebutuhan Tepat Sasaran

11/09/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

11/09/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

10/09/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

09/09/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

09/09/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Revitalisasi Jalan Poros Ujung Lamuru-Palattae di Bone: Fondasi Baru Konektivitas dan Kemakmuran Warga

08/09/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

RSUD La Palaloi Maros Segera Lengkapi Layanan Jantung dengan Laboratorium Kateterisasi Senilai Rp30 Miliar

08/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 387 Tweet 242
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.