Selasa, 4 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga

by Pewarta Warga
03/06/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1780485107-37775dc386c34f3a

Pemerintah Kota Makassar, bersama Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM), sedang serius menggodok program inovatif bernama “Kampung Redam” (Rekonsiliasi dan Perdamaian). Inisiatif ini dirancang sebagai garda terdepan dalam memperkuat budaya dialog, meningkatkan toleransi, serta menekan potensi gesekan sosial di tengah kompleksitas masyarakat Makassar yang dinamis.

  • Tujuan Utama: Memperkuat dialog, meningkatkan toleransi, dan mencegah konflik sosial.
  • Kriteria Lokasi: Prioritas pada kelurahan majemuk, dengan riwayat konflik atau yang kondusif, serta memiliki ruang dialog memadai.
  • Pendekatan Fleksibel: Potensi penambahan jumlah lokasi percontohan di luar tiga titik yang direncanakan awal.
  • Kolaborasi Kunci: Sinergi Pemkot Makassar dan KemenHAM dalam menentukan lokasi dan struktur pelaksanaan.

Program Kampung Redam: Fondasi Harmoni Sosial di Makassar

Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam dinamika sosial kota-kota besar, saya melihat inisiatif “Kampung Redam” ini sebagai langkah proaktif yang sangat penting bagi Makassar. Program ini tidak hanya sekadar program di atas kertas, melainkan sebuah upaya konkret untuk membangun ketahanan sosial melalui penguatan dialog dan pemahaman antarwarga.

Tujuan fundamental dari Kampung Redam adalah menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi pertumbuhan serta pembangunan di setiap lini kehidupan masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kedamaian yang berawal dari tingkat kelurahan.

Kriteria Selektif dalam Pemilihan Lokasi Percontohan

Pemilihan kelurahan sebagai lokasi percontohan bukanlah proses yang sembarangan. Ada pertimbangan matang yang menjadi landasan, mencakup beberapa aspek krusial:

  • Karakter Masyarakat yang Majemuk: Prioritas utama diberikan kepada kelurahan yang memiliki tingkat interaksi sosial tinggi dan dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang yang beragam. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan sekaligus potensi tantangan yang perlu dikelola dengan bijak.
  • Riwayat Konflik dan Kondisi Kondusif: Sangat disarankan untuk memilih lebih dari satu lokasi yang mencakup dua spektrum kondisi. Ada yang memiliki catatan sejarah konflik sosial, ini penting untuk mengukur efektivitas program dalam upaya rekonsiliasi. Di sisi lain, wilayah yang relatif kondusif juga perlu dilibatkan sebagai tolok ukur keberhasilan dalam mempertahankan dan memperkuat harmoni yang sudah ada.
  • Infrastruktur Pendukung: Ketersediaan ruang dialog yang memadai menjadi kunci. Fasilitas ini akan menjadi pusat kegiatan mediasi, edukasi publik, dan penguatan nilai-nilai keharmonisan sosial. Tanpa ruang yang memadai, efektivitas program akan terhambat.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Bapak Andi Zulkifly, menjelaskan bahwa dari total 153 kelurahan yang ada, KemenHAM akan memberikan asistensi teknis untuk mengidentifikasi lokasi yang paling tepat sasaran. Beliau berpandangan bahwa kawasan pusat kota, yang didominasi aktivitas bisnis, mungkin kurang menjadi prioritas utama. Sebaliknya, kelurahan dengan karakteristik masyarakat yang heterogen dan komunitas yang aktif justru menjadi kandidat ideal.

Beberapa wilayah seperti Kelurahan Pampang, Kaluku Bodoa, Tallo, Bontoa, dan Tamalate, menurut informasi yang dihimpun, masuk dalam daftar pertimbangan. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki karakteristik demografis yang sesuai serta fasilitas yang cukup mendukung untuk pelaksanaan program.

Komitmen Pemerintah dan Fleksibilitas Pelaksanaan

Pemerintah Kota Makassar telah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung penuh program yang mulia ini. Koordinasi teknis lebih lanjut akan segera dilaksanakan antara pihak Pemerintah Kota dan Kantor Wilayah KemenHAM. Tujuannya adalah untuk memfinalisasi penentuan lokasi terbaik dan merancang struktur pelaksanaan yang efektif dan efisien.

Menariknya, Makassar bahkan membuka opsi untuk menambah jumlah lokasi percontohan. Rencana awal yang hanya menyebutkan tiga titik kini berpeluang diperluas. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Andi Zulkifly, “Kalau memungkinkan, jumlahnya tidak hanya tiga lokasi, tetapi bisa ditambah sesuai kebutuhan dan kesiapan daerah.” Fleksibilitas ini menunjukkan keseriusan dan adaptabilitas Pemkot dalam menjawab tantangan sosial.

Program Kampung Redam ini diharapkan menjadi sebuah inisiatif strategis yang tidak hanya mampu menjaga kedamaian, tetapi juga mempererat kerukunan di seluruh lapisan masyarakat Kota Makassar. Ini adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.

Kontributor: RR. Nur

Penyunting: Budi S.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang: Terseret Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah

Bulog Makassar Tembus HET Serap Gabah Petani, Jaga Ketahanan Pangan & Jual Beras Premium di Atas Target

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sepakati Pemilahan Sampah: Mendesak Regulasi Penguatan untuk Makassar Hijau

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

LPPM Unhas Dianugerahi Pengelola Riset Sawit Terbaik oleh BPDP di Perisai 2026

Tags: Dialog WargaKampung RedamKemenHAMMakassarPencegahan KonflikperdamaianRekonsiliasiSulawesi SelatanToleransi
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang: Terseret Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah

03/08/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Bulog Makassar Tembus HET Serap Gabah Petani, Jaga Ketahanan Pangan & Jual Beras Premium di Atas Target

25/07/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sepakati Pemilahan Sampah: Mendesak Regulasi Penguatan untuk Makassar Hijau

25/07/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

25/07/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

24/07/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Beasiswa Perumda Pasar Makassar Raya: Bentuk Pemberdayaan Anak Pedagang

23/07/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Polemik Perda Lembaga Adat Gowa: Keluarga Kerajaan Desak Pencabutan, DPRD Minta Kajian Hukum Mendalam

23/07/2026
Makassar Matangkan “Kampung Redam”: Tiga Kelurahan Jadi Percontohan Dialog dan Toleransi Warga - Featured

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

22/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    301 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • AI Gempur Lapangan Kerja, Jurusan Ini Justru Makin Moncer

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Seorang Pria Tersambar Petir di Tengah Stadion Siliwangi saat Bermain Bola

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ratusan Dokter Gigi Anak Gelar Bakti Sosial ‘Sailing for Smiling’ di Pulau Kodingareng, Makassar: Aksi Nyata Pemerataan Akses Kesehatan Gigi

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.