Jumat, 27 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2019

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi

by Redaktur
05/08/2019
in Arsip 2019, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Arsip

Sekitar sepuluh tahun sejak awal operator seluler GSM beroperasi di Indonesia, antara pertengahan tahun 90an sampai tahun 2010. Kawan-kawan seangkatan di kampus Politeknik Negeri jurusan Listrik dan Elektronika yang memilih berwirausaha, panen proyek dari para operator selular. Mulai dari proyek studi teknis dan sosial pemilihan lokasi menara, pembebasan lahan, pembangunan menara-menara pemancar dan distribusi, menara utama, menara penghubung, modul-modul radio, antena distribusi dan backbone, jaringan listrik, hingga baterai dan generator listrik cadangan. Kami yang terlibat langsung dalam beberapa proyek, terkagum-kagum dengan rumitnya antisipasi rancangan induk maupun rancangan setiap menara milik semua operator selular. Sampai burung yang suka membuat sarang dalam sudut-sudut gelap gardu, dalam kotak panel radio dan panel listrik telah mereka antisipasi. Apalagi sebesar hal-hal tidak diharapkan seperti banjir, gempa, dan pemadaman listrik dalam jangka waktu lama.

Suatu pagi seorang kawan yang baru saja kami kenalkan dengan kepala Divisi Perlengkapan operator GSM si Kuning, yang kebetulan bertetangga dengan kami di Makassar, mendadak berkunjung. Kantung matanya bergelayut tanda semalaman belum tidur. Katanya malam tadi ada kejadian luar biasa, karena teleponnya tidak kami jawab, terpaksa berangkat sendiri.

Pukul satu malam tadi, dia ditelepon tetangga kami yang baru ia kenal tiga hari lalu. Menara induk jaringan telepon seluler milik perusahaannya yang belum lama mulai beroperasi, setiap dua jam kehilangan daya listrik. Baterai sumber tenaga listrik cadangan memang bisa menyuplai daya hingga enam jam untuk seluruh perangkat di menara jika kehilangan daya listrik dari PLN, masalahnya sedang tidak ada pemadaman tapi panel listrik otomatis memutuskan suplai tiap dua jam. Setiap menara dirancang mandiri, mustahil menaruh satu pegawai di sana hanya untuk menaikkan ‘circuit breaker’ setiap dua jam sekali. “Tolong selesaikan masalah ini Pak, atau saya dan seluruh jajaran pimpinan di Makassar besok menerima surat mutasi ke pedalaman Papua. Ini kesempatan Bapak mencatatkan perusahaan Bapak sebagai rekanan terpercaya, yang baru saya daftarkan ke pusat data sebagai perusahaan calon rekanan. Semua biaya, berapapun akan diganti esok pagi.” Kata tetangga kami padanya.

Setahun di atasku, mengambil jurusan Listrik Arus Kuat sedangkan kami di Elektronika Arus Lemah, langsung mengiyakan, kapan lagi mendapat jalan pintas untuk kredibilitas perusahaannya, ketimbang harus pernah menjadi rekanan lima proyek tanpa masalah terlebih dahulu. Di lokasi yang dimaksud sudah berkumpul jajaran direksi yang membawahi jaringan seluler di pulau Sulawesi, Maluku, dan Papua, lengkap dengan teknisi terahli yang mereka punya. Semuanya sudah menyerah mencari sumber permasalahan, memandang kedatangannya penuh harap bak melihat juru selamat. Kawan kami bermodalkan pisau lipat serbaguna dari salah satu koleksinya, dan pengetahuan utuh tentang karakter arus listrik, tidak membutuhkan waktu lama menyimpulkan ada arus bocor yang memicu pengaman memutuskan suplai daya. Kebocoran kecil, yang membutuhkan waktu dua jam memenuhi kuota batas tidak aman pemutus sirkuit. Dibantu teknisi perusahaan dia mulai memeriksa seluruh jaringan suplai dan distribusi. Ketemu, bukan pada jaringan yang menyalurkan tegangan fasa, tapi pada jaringan netral dan pentanahan. Perusahaan yang membangun modul suplai listrik, menanam arde pentanahan terlalu dekat dengan gardu induk, bocor melalui tanah di Sulawesi yang banyak mengandung besi dan induksi melalui udara yang lembab di malam hari. Masalah selesai dengan membuat arde pentanahan baru di tempat yang lebih jauh, selesai sampai subuh.

Awal tahun dua ribu sudah sedemikian taktis perusahaan seluler mengantisipasi kesiapan prosedur standar antisipasi kejadian tidak diharapkan, lengkap dengan sanksi bila gagal.

Kisah kesigapan operator seluler memulihkan jaringannya kembali teringat. Ketika listrik padam serentak sekitar tujuh jam kemarin (Minggu, 4/8) di Jakarta, Banten, Bandung, dan sebagian Jawa Tengah. Ponsel kami lima menit setelah listrik padam mulai menurunkan kualitas sinyalnya, dari 4G, 3G, GPRS, GSM, kemudian hilang sama sekali. Bukan enam jam lagi seperti awal tahun dua ribu. Lima jam kemudian, satu operator pulih, si merah, operator lain masih tepar sampai listrik kembali menyala pukul tujuh malam di Jakarta Pusat. Apa lagi jaringan telepon kabel di rumah-rumah yang kini beralih ke kabel serat kaca, juga menggantungkan operasionalnya pada suplai listrik lebih dulu padam.

Banyak sebab teknis mengapa tak sesigap dulu, bisa saja pengelolaan dan perawatan menara-menara seluler kini telah dipihakketigakan seperti rencana dahulu yang kami ketahui, dan pihak ketiga belum sesigap operator. Tapi yang lebih mengkhawatirkan, jika tidak ada lagi antisipasi terhadap kemungkinan kegagalan prosedur standar antisipasi. Kembali ke habit lama, lena dan santai.

BACA JUGA:

Kopral Azmiadi dan Kisah Pelayanan Tanpa Batas: Ketika Seragam Melebur dalam Pengabdian Tulus

Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

Jolly Roger di Bawah Merah Putih: Perlawanan Simbolik atau Salah Paham Kebangsaan?

Qurban dan Keberanian Melepaskan yang Kita Cintai

#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman

Tags: Indonesianaprosedur standar
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

13/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

    Panduan Lengkap Lokasi Salat Idul Fitri di Makassar: Dari Karebosi hingga Titik Muhammadiyah

    233 shares
    Share 93 Tweet 58
  • Selamat Jalan, Pak Umar

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Lokasi Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 20 Maret 2026 di Makassar: Lokasi dan Khatib

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Macet Parah GT Parungkuda Tol Bocimi H+3 Idulfitri 2026: Kendaraan Nyaris Tak Bergerak

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ikatek Business Forum 2026: Ratusan Pengusaha Alumni Teknik Unhas Berkumpul di Makassar untuk Sinergi Bisnis

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Kemenhub Imbau Pemudik Pulang Lebih Awal atau Tunda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Mudik Lebaran 2026: 4,41 Juta Penumpang Terbang, Soekarno-Hatta Paling Sibuk

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Mengapa Laptop Lawas, Macbook Pro 2014 13 inch Masih Banyak Dicari

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Veda Ega Pratama Ukir Sejarah: Pembalap Indonesia Pertama Podium Moto3 Brasil 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Iran Buka Selektif Jalur Selat Hormuz untuk Kapal Komersial Jepang Pasca-Serangan

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.