Minggu, 5 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan

by A. Burhany
08/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
menyewa hutan 3

Wartakita.id, MAKASSAR — Narasi “Patungan Beli Hutan” yang didengungkan Pandawara Group dan didukung figur publik seperti Denny Sumargo adalah marketing campaign yang jenius.

Namun, secara hukum agraria, narasi ini menabrak tembok tebal. Hutan Negara tidak bisa dibeli. Titik.

Namun, ada satu celah strategis yang jarang dibicarakan publik, sebuah taktik “Judo” dalam kebijakan publik: Jangan lawan sistemnya, tapi gunakan senjata musuh untuk tujuan kita.

Bagaimana jika dana miliaran rupiah itu tidak digunakan untuk membeli tanah (yang mustahil), melainkan untuk membeli izin konsesi—persis seperti yang dilakukan perusahaan sawit dan tambang, namun dengan tujuan terbalik?

World Cup 2026

Mengubah “Izin Eksploitasi” Menjadi “Izin Proteksi”

Selama ini, kita sering mendengar perusahaan besar mendapatkan HPH (Hak Pengusahaan Hutan) atau HGU (Hak Guna Usaha) untuk menebang kayu atau menanam sawit. Mereka membayar pajak ke negara, dan negara memberikan hak kelola selama 30 hingga 60 tahun.

menyewa hutan 1

Masyarakat sipil bisa melakukan hal yang sama melalui skema IUPHHK-RE (Restorasi Ekosistem). Konsepnya sederhana:

Mekanisme Sama: Kita mengajukan izin pengelolaan hutan produksi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kewajiban Sama: Kita membayar iuran (PNBP, PSDH/DR) kepada negara, persis seperti perusahaan kayu.

Tujuan Berbeda: Alih-alih menebang pohon untuk dijual kayunya, “komoditas” yang kita jual adalah jasa lingkungan (karbon, air, wisata alam) dan hasil hutan bukan kayu (madu, rotan, buah).

Dana Publik untuk “Sewa Jangka Panjang”, Bukan Hak Milik

Di sinilah dana patungan masyarakat (Crowdfunding) berperan krusial.

Mengurus izin Restorasi Ekosistem itu mahal. Butuh biaya survei, biaya perizinan, dan biaya jaminan reklamasi yang biasanya hanya mampu dibayar korporasi raksasa.

World Cup 2026

Jika Pandawara Group mengonversi gerakan “Beli Hutan” menjadi “Konsesi Rakyat”:

Dana 2,5 Miliar (dan terus bertambah) digunakan sebagai modal awal membayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Izin Usaha.

menyewa hutan 2

Donatur “Ceban” bukan menjadi pemilik tanah, melainkan pemegang saham dalam badan usaha sosial (PT atau Koperasi) yang memegang izin konsesi tersebut.

Ini legal. Ini diatur undang-undang. Dan ini memberikan kepastian hukum selama puluhan tahun bahwa area tersebut tidak akan diserobot pihak lain karena izinnya sudah dipegang oleh rakyat.

Tantangan: Bisnis Konservasi Harus Cuan?

Masalah utama dari skema ini adalah biaya operasional tahunan. Hutan harus dijaga dari perambah, kebakaran harus dipadamkan, dan pajak tahunan harus dibayar ke negara. Hutan tidak bisa hanya “didiamkan”.

Di sinilah Business Model diperlukan. Hutan “Konsesi Rakyat” ini harus produktif tanpa merusak.

  • Perdagangan Karbon (Carbon Trading): Menjual kredit karbon ke pasar internasional.
  • Ekowisata Eksklusif: Membuka akses terbatas untuk wisata edukasi.
  • Adopsi Pohon: Donatur rutin bulanan untuk “menggaji” pohon tertentu.

Rekomendasi Aksi Strategis

Call to Action (CTA) Donasi:

BACA JUGA:

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama?

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

Transformasi TPA Antang Makassar: Menuju Sistem Sanitary Landfill Modern yang Berkelanjutan

  • Jika Pandawara memiliki link resmi belihutan.it, pasang tombol besar: “Dukung Konsesi Rakyat di Sini”.

Poll Interaktif (Engagement):

  • “Setujukah Anda jika uang donasi dialihkan untuk membayar Izin Konsesi (Sewa) selama 60 tahun, bukan membeli tanah?”
  • [Setuju, yang penting hutan aman] – [Tidak, harus Hak Milik]

Evolusi Gerakan

Aksi Pandawara Group adalah pemantik api. Namun, agar api ini tidak padam disiram air birokrasi, strateginya harus berevolusi.

Jangan mencoba membeli apa yang tidak bisa dijual (Hutan Negara). Tapi, rebutlah hak kelolanya dari tangan perusak dengan cara “membajak” mekanisme perizinan mereka. Biarkan negara tetap memiliki tanahnya, tapi rakyat yang memegang kendali atas nasib pohon di atasnya.

Jika ini berhasil, kita tidak hanya menyelamatkan satu hutan. Kita menciptakan model bisnis baru di mana konservasi didanai oleh kerumunan (crowd-funded conservation), legal, dan diakui negara.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: Beli HutanDeforestasiIndonesiaKehutananKonsesi Hutanlingkungannalar wargaPandawara GroupPerhutanan SosialSewa HutanSiklon Senyarwartakita
Share9Tweet6Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

29/06/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

26/06/2026
palu-2026

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

16/06/2026
ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
img-1780903855-dff0f1274153ee93

Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

08/06/2026
img-1780819308-bb5714bba56c37ce

Pulau Sampah Muncul Lagi di Muara Angke: Pemprov DKI Bergerak Cepat Atasi 8,8 Ton Timbunan

07/06/2026
img-1780199595-12c953bfc18e5bd5

Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

31/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Anggaran Rp 30 Juta per Orang untuk Latihan Militer Calon Manajer Kopdes, Hasanuddin Usulkan Penghapusan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tren Makeup dan Skincare Gen Z yang Wajib Kamu Tahu

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pajak JHT: Aturan, Polemik Aturan, dan Rekomendasi Solusi Keadilan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.