Kamis, 15 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan

by A. Burhany
08/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
menyewa hutan 3

BACA JUGA:

Strategi Manajemen Arus Kas UMKM Hadapi Ketidakpastian Pasar: Tips Sukses

Menhut: Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan untuk Tangani Karhutla di Kalteng

Anggota DPR Ingatkan Prioritas Keselamatan Warga dalam Mengatasi Karhutla Merajalela

90 Persen Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Terjangkau Pengobatan

BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

Wartakita.id, MAKASSAR — Narasi “Patungan Beli Hutan” yang didengungkan Pandawara Group dan didukung figur publik seperti Denny Sumargo adalah marketing campaign yang jenius.

Namun, secara hukum agraria, narasi ini menabrak tembok tebal. Hutan Negara tidak bisa dibeli. Titik.

Namun, ada satu celah strategis yang jarang dibicarakan publik, sebuah taktik “Judo” dalam kebijakan publik: Jangan lawan sistemnya, tapi gunakan senjata musuh untuk tujuan kita.

Bagaimana jika dana miliaran rupiah itu tidak digunakan untuk membeli tanah (yang mustahil), melainkan untuk membeli izin konsesi—persis seperti yang dilakukan perusahaan sawit dan tambang, namun dengan tujuan terbalik?

Mengubah “Izin Eksploitasi” Menjadi “Izin Proteksi”

Selama ini, kita sering mendengar perusahaan besar mendapatkan HPH (Hak Pengusahaan Hutan) atau HGU (Hak Guna Usaha) untuk menebang kayu atau menanam sawit. Mereka membayar pajak ke negara, dan negara memberikan hak kelola selama 30 hingga 60 tahun.

menyewa hutan 1

Masyarakat sipil bisa melakukan hal yang sama melalui skema IUPHHK-RE (Restorasi Ekosistem). Konsepnya sederhana:

Mekanisme Sama: Kita mengajukan izin pengelolaan hutan produksi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kewajiban Sama: Kita membayar iuran (PNBP, PSDH/DR) kepada negara, persis seperti perusahaan kayu.

Tujuan Berbeda: Alih-alih menebang pohon untuk dijual kayunya, “komoditas” yang kita jual adalah jasa lingkungan (karbon, air, wisata alam) dan hasil hutan bukan kayu (madu, rotan, buah).

Dana Publik untuk “Sewa Jangka Panjang”, Bukan Hak Milik

Di sinilah dana patungan masyarakat (Crowdfunding) berperan krusial.

Mengurus izin Restorasi Ekosistem itu mahal. Butuh biaya survei, biaya perizinan, dan biaya jaminan reklamasi yang biasanya hanya mampu dibayar korporasi raksasa.

Jika Pandawara Group mengonversi gerakan “Beli Hutan” menjadi “Konsesi Rakyat”:

Dana 2,5 Miliar (dan terus bertambah) digunakan sebagai modal awal membayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Izin Usaha.

menyewa hutan 2

Donatur “Ceban” bukan menjadi pemilik tanah, melainkan pemegang saham dalam badan usaha sosial (PT atau Koperasi) yang memegang izin konsesi tersebut.

Ini legal. Ini diatur undang-undang. Dan ini memberikan kepastian hukum selama puluhan tahun bahwa area tersebut tidak akan diserobot pihak lain karena izinnya sudah dipegang oleh rakyat.

Tantangan: Bisnis Konservasi Harus Cuan?

Masalah utama dari skema ini adalah biaya operasional tahunan. Hutan harus dijaga dari perambah, kebakaran harus dipadamkan, dan pajak tahunan harus dibayar ke negara. Hutan tidak bisa hanya “didiamkan”.

Di sinilah Business Model diperlukan. Hutan “Konsesi Rakyat” ini harus produktif tanpa merusak.

  • Perdagangan Karbon (Carbon Trading): Menjual kredit karbon ke pasar internasional.
  • Ekowisata Eksklusif: Membuka akses terbatas untuk wisata edukasi.
  • Adopsi Pohon: Donatur rutin bulanan untuk “menggaji” pohon tertentu.

Rekomendasi Aksi Strategis

Call to Action (CTA) Donasi:

  • Jika Pandawara memiliki link resmi belihutan.it, pasang tombol besar: “Dukung Konsesi Rakyat di Sini”.

Poll Interaktif (Engagement):

  • “Setujukah Anda jika uang donasi dialihkan untuk membayar Izin Konsesi (Sewa) selama 60 tahun, bukan membeli tanah?”
  • [Setuju, yang penting hutan aman] – [Tidak, harus Hak Milik]

Evolusi Gerakan

Aksi Pandawara Group adalah pemantik api. Namun, agar api ini tidak padam disiram air birokrasi, strateginya harus berevolusi.

Jangan mencoba membeli apa yang tidak bisa dijual (Hutan Negara). Tapi, rebutlah hak kelolanya dari tangan perusak dengan cara “membajak” mekanisme perizinan mereka. Biarkan negara tetap memiliki tanahnya, tapi rakyat yang memegang kendali atas nasib pohon di atasnya.

Jika ini berhasil, kita tidak hanya menyelamatkan satu hutan. Kita menciptakan model bisnis baru di mana konservasi didanai oleh kerumunan (crowd-funded conservation), legal, dan diakui negara.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Beli HutanDeforestasiIndonesiaKehutananKonsesi Hutanlingkungannalar wargaPandawara GroupPerhutanan SosialSewa HutanSiklon Senyarwartakita
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Sekelompok pekerja konstruksi di Jakarta beristirahat di bawah area berbayang pada hari yang terik. Mereka berkeringat deras dan tampak lelah, masih memakai topi aman dan jaket kerja. Matahari bersina

Pekerja Jakarta Keluhkan Cuaca Panas yang Kian Menyengat, Dampaknya pada Kesehatan dan Produktivitas

15/10/2026
Sebuah hutan yang padat dengan asap bercampur dari beberapa area, menunjukkan adanya kebakaran hutan yang terus berlangsung. Di latar belakang, sebuah tim pekerja hutan berpakaian perlindungan yang me

Menhut: Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan untuk Tangani Karhutla di Kalteng

14/10/2026
RR. Nur duduk di sebuah meja park di taman kota, wajahnya tampak tegang dan tangannya menekan dahinya. Latar belakang menunjukkan langit cerah dengan sedikit awan, tetapi udara panas membuat suasana t

Gelombang Panas: Dampak Stres dan Kesehatan Mental yang Menakutkan

13/10/2026
RR. Nur, standing in a hot, sunny environment with a frown and sweat on her forehead, in a tropical setting with palm trees and a sandy beach in the background, illustrating the discomfort and irritab

Mengapa Cuaca Panas Membuat Kita Mudah Marah? Penjelasan Ilmiah dari Wartakita.id

12/10/2026
Seorang wanita muda duduk di depan komputer, tampak berpikir. Layar komputer menampilkan percakapan dengan ChatGPT tentang masalah kesehatan mental. Latar belakang menampilkan pemandangan kota modern

Curhat Kesehatan Mental Melalui ChatGPT: Aman atau Berbahaya?

11/10/2026
Seorang meteorologis berdiri di depan layar besar yang menampilkan peringatan cuaca berat untuk wilayah tertentu pada 11-12 Oktober 2026. Di latar belakang, peta menunjukkan area yang berpotensi terke

BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

10/10/2026
Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

Status Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla di Sidrap Diperpanjang Hingga 2026: Ancaman Berkelanjutan dan Langkah Penanganan

09/10/2026
Pemandangan jurnalistik profesional di Cirebon, dengan langit biru cerah berawan putih sedikit, matahari bersinar terang, dan indikator suhu di dashboard mobil menunjukkan 32°C. Gambar menangkap jalan

Prakiraan Cuaca Cirebon Hari Ini: Suhu Mencapai 32°C, Perhatikan Antisipasi Panas

09/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Membajak “Senjata” Korporasi: Mengapa Pandawara Harus Berhenti Ingin ‘Membeli’ dan Mulai ‘Menyewa’ Hutan - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 90 Persen Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Terjangkau Pengobatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.