Senin, 27 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga

by Warteknet
09/01/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1767952023-589ac62956105f9d

Wartakita.id – Penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru Pangayunan, dihentikan oleh Polda Metro Jaya. Keputusan ini didasarkan pada Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) tertanggal 12 Desember 2025, yang kemudian diberitahukan kepada keluarga pada 6 Januari 2026.

Poin Penting:

  • Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat Arya Daru dengan alasan belum ditemukan adanya peristiwa pidana.
  • Penghentian penyelidikan tertuang dalam Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) Nomor SPPP/310/XII/2025/Ditreskrimum tertanggal 12 Desember 2025.
  • Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan ditujukan kepada istri almarhum, Meta Ayu Puspitantri, tertanggal 6 Januari 2026.
  • Keluarga, melalui pengacara Nicholay Aprilindo, mempertanyakan penghentian kasus ini, menyoroti adanya luka memar yang diduga akibat kekerasan benda tumpul.
  • Ada perbedaan keterangan antara dokter forensik RSCM dan pihak penyidik terkait penyebab luka memar pada tubuh Arya Daru.

Polisi Nyatakan Belum Ada Peristiwa Pidana

Polda Metro Jaya secara resmi menghentikan proses penyelidikan terhadap kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Arya Daru Pangayunan. Keputusan ini, menurut sumber resmi yang dikutip pada Jumat (9/1/2026), didasarkan pada terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) dengan nomor SPPP/310/XII/2025/Ditreskrimum tertanggal 12 Desember 2025. Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan ini selanjutnya ditujukan kepada Meta Ayu Puspitantri, istri almarhum Arya Daru, dengan tanggal 6 Januari 2026.

Isi surat resmi tersebut menyatakan dengan tegas, “Diberitahukan kepada saudari bahwa penyelidikan penemuan mayat seorang laki-laki bernama Arya Daru Pangayunan telah dihentikan dengan alasan belum ditemukan adanya peristiwa pidana.” Pernyataan ini menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak menemukan unsur pidana dalam kasus yang berujung pada penemuan jasad Arya Daru.

Penghentian penyelidikan ini ditandatangani oleh Kasubdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy. Sebelumnya, Polda Metro Jaya sempat menyatakan bahwa kematian Arya Daru tidak melibatkan pihak lain dan lebih mengarah pada dugaan bunuh diri, bukan tindak pidana.

Keluarga Pertanyakan Alasan Penghentian Penyelidikan

Di sisi lain, keputusan penghentian penyelidikan ini menimbulkan pertanyaan besar dari pihak keluarga Arya Daru. Pengacara keluarga, Nicholay Aprilindo, secara tegas menyatakan keberatan dan mempertanyakan dasar penghentian kasus yang dinilainya penuh kejanggalan. Ia menyebut tindakan ini sebagai tindakan yang tidak profesional dan merupakan penyalahgunaan wewenang.

“Adalah tindakan unprofesional dan abuse of power menghentikan lidik kasus yang penuh kejanggalan dengan alasan yang obscuur belum adanya tindak pidana,” ujar Nicholay dalam sebuah keterangan, mempertanyakan alasan yang dinilainya tidak jelas.

Munculnya Luka Memar dan Perbedaan Keterangan Forensik

Salah satu poin krusial yang dipertanyakan oleh Nicholay Aprilindo adalah temuan adanya luka memar pada bagian dada almarhum Arya Daru. Menurut keterangan yang diperoleh dari dokter forensik RSCM yang menangani jenazah, luka memar tersebut diduga diakibatkan oleh kekerasan benda tumpul.

Namun, pihak penyidik pada saat itu memberikan penjelasan yang berbeda. Mereka mengaitkan luka memar tersebut dengan aktivitas Arya Daru sebelum meninggal, yakni memanjat tembok rooftop Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di malam sebelum penemuan jenazahnya. Penjelasan ini dianggap janggal oleh pihak keluarga.

“Ketika ada dari pernyataan pihak lain, dari Ditreskrimum pada saat itu menyatakan bahwa itu dia menyandarkan tubuhnya di tembok rooftop sehingga menimbulkan luka memar, itu sangat janggal,” ungkap Nicholay saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2025). Pihak keluarga berharap temuan luka memar ini dapat didalami lebih lanjut untuk memastikan apakah luka tersebut timbul dari kekerasan benda tumpul yang aktif (dibenturkan ke tubuh) atau pasif (tubuh membentur benda tumpul).

Nicholay Aprilindo menekankan kejujuran dan profesionalisme dokter forensik RSCM. “Saya menyatakan bahwa dokter ini jujur, dia profesional. Dia berani membuka. Dia sudah dari awal mengatakan ada sejumlah bekas-bekas luka, termasuk di dalamnya ada bekas luka diakibatkan kekerasan benda tumpul,” terangnya. Ia juga menambahkan bahwa terdapat memar di wajah dan pelipis almarhum, meskipun dokter forensik tidak dapat memastikan secara spesifik benda tumpul yang digunakan.

Perbedaan narasi antara keterangan dokter forensik RSCM dan penjelasan dari pihak penyidik inilah yang menjadi akar persoalan dan menimbulkan keraguan besar terhadap kesimpulan penghentian penyelidikan kasus kematian Arya Daru Pangayunan. Pihak keluarga tetap berharap adanya kejelasan lebih lanjut terkait temuan-temuan medis ini.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Tewas Dibunuh di Bandara Juanda, Pelaku Sindikat Penipuan Teridentifikasi

PM Singapura Kunjungi Jakarta: Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Protokol

Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Plaza Digerebek, Brimob Jaga Ketat Gedung

Tragedi Bekasi Timur: Tabrakan Maut KRL dan Argo Bromo Anggrek Renggut 16 Nyawa, Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Sidang Perdana Prajurit TNI Terlibat Pembunuhan Kacab Bank Jakarta Digelar: Kronologi Lengkap dan Perkembangan Kasus

Tags: Arya DaruForensik RSCMKasus KriminalKematian DiplomatKemenluNicholay AprilindoPenghentian Penyelidikanpolda metro jaya
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Febrie Adriansyah: Tersangka Tapi Masih Terima Gaji dan Jaksa Aktif, Apa yang Terjadi?

27/07/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

27/07/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Dikaji Ulang: Pemerintah Didesak Tak Persulit Masyarakat

26/07/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Alphard Terobos Lampu Merah Bundaran HI, Pengemudi Anggota Polri Terancam Denda Rp 1 Juta

26/07/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Juru Bicara Otoritas IKN, Troy Pantouw, Meninggal Dunia Secara Alami

26/07/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Kejagung Ungkap Modus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Penjelasan Mendalam

26/07/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

MK Kabulkan Gugatan Kuota Internet Hangus: Hak Konsumen Dilindungi Penuh!

24/07/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Prabowo Lantik Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional, Fokus Perkuat Tata Kelola MBG

24/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Panggung K-Pop dengan Estetika Imut Idol Jepang yang Bikin Gemas!

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.