Senin, 10 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga

by Warteknet
09/01/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1767952023-589ac62956105f9d

Wartakita.id – Penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru Pangayunan, dihentikan oleh Polda Metro Jaya. Keputusan ini didasarkan pada Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) tertanggal 12 Desember 2025, yang kemudian diberitahukan kepada keluarga pada 6 Januari 2026.

Poin Penting:

  • Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat Arya Daru dengan alasan belum ditemukan adanya peristiwa pidana.
  • Penghentian penyelidikan tertuang dalam Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) Nomor SPPP/310/XII/2025/Ditreskrimum tertanggal 12 Desember 2025.
  • Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan ditujukan kepada istri almarhum, Meta Ayu Puspitantri, tertanggal 6 Januari 2026.
  • Keluarga, melalui pengacara Nicholay Aprilindo, mempertanyakan penghentian kasus ini, menyoroti adanya luka memar yang diduga akibat kekerasan benda tumpul.
  • Ada perbedaan keterangan antara dokter forensik RSCM dan pihak penyidik terkait penyebab luka memar pada tubuh Arya Daru.

Polisi Nyatakan Belum Ada Peristiwa Pidana

Polda Metro Jaya secara resmi menghentikan proses penyelidikan terhadap kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Arya Daru Pangayunan. Keputusan ini, menurut sumber resmi yang dikutip pada Jumat (9/1/2026), didasarkan pada terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) dengan nomor SPPP/310/XII/2025/Ditreskrimum tertanggal 12 Desember 2025. Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan ini selanjutnya ditujukan kepada Meta Ayu Puspitantri, istri almarhum Arya Daru, dengan tanggal 6 Januari 2026.

Isi surat resmi tersebut menyatakan dengan tegas, “Diberitahukan kepada saudari bahwa penyelidikan penemuan mayat seorang laki-laki bernama Arya Daru Pangayunan telah dihentikan dengan alasan belum ditemukan adanya peristiwa pidana.” Pernyataan ini menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak menemukan unsur pidana dalam kasus yang berujung pada penemuan jasad Arya Daru.

Penghentian penyelidikan ini ditandatangani oleh Kasubdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy. Sebelumnya, Polda Metro Jaya sempat menyatakan bahwa kematian Arya Daru tidak melibatkan pihak lain dan lebih mengarah pada dugaan bunuh diri, bukan tindak pidana.

Keluarga Pertanyakan Alasan Penghentian Penyelidikan

Di sisi lain, keputusan penghentian penyelidikan ini menimbulkan pertanyaan besar dari pihak keluarga Arya Daru. Pengacara keluarga, Nicholay Aprilindo, secara tegas menyatakan keberatan dan mempertanyakan dasar penghentian kasus yang dinilainya penuh kejanggalan. Ia menyebut tindakan ini sebagai tindakan yang tidak profesional dan merupakan penyalahgunaan wewenang.

“Adalah tindakan unprofesional dan abuse of power menghentikan lidik kasus yang penuh kejanggalan dengan alasan yang obscuur belum adanya tindak pidana,” ujar Nicholay dalam sebuah keterangan, mempertanyakan alasan yang dinilainya tidak jelas.

Munculnya Luka Memar dan Perbedaan Keterangan Forensik

Salah satu poin krusial yang dipertanyakan oleh Nicholay Aprilindo adalah temuan adanya luka memar pada bagian dada almarhum Arya Daru. Menurut keterangan yang diperoleh dari dokter forensik RSCM yang menangani jenazah, luka memar tersebut diduga diakibatkan oleh kekerasan benda tumpul.

Namun, pihak penyidik pada saat itu memberikan penjelasan yang berbeda. Mereka mengaitkan luka memar tersebut dengan aktivitas Arya Daru sebelum meninggal, yakni memanjat tembok rooftop Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di malam sebelum penemuan jenazahnya. Penjelasan ini dianggap janggal oleh pihak keluarga.

“Ketika ada dari pernyataan pihak lain, dari Ditreskrimum pada saat itu menyatakan bahwa itu dia menyandarkan tubuhnya di tembok rooftop sehingga menimbulkan luka memar, itu sangat janggal,” ungkap Nicholay saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2025). Pihak keluarga berharap temuan luka memar ini dapat didalami lebih lanjut untuk memastikan apakah luka tersebut timbul dari kekerasan benda tumpul yang aktif (dibenturkan ke tubuh) atau pasif (tubuh membentur benda tumpul).

Nicholay Aprilindo menekankan kejujuran dan profesionalisme dokter forensik RSCM. “Saya menyatakan bahwa dokter ini jujur, dia profesional. Dia berani membuka. Dia sudah dari awal mengatakan ada sejumlah bekas-bekas luka, termasuk di dalamnya ada bekas luka diakibatkan kekerasan benda tumpul,” terangnya. Ia juga menambahkan bahwa terdapat memar di wajah dan pelipis almarhum, meskipun dokter forensik tidak dapat memastikan secara spesifik benda tumpul yang digunakan.

Perbedaan narasi antara keterangan dokter forensik RSCM dan penjelasan dari pihak penyidik inilah yang menjadi akar persoalan dan menimbulkan keraguan besar terhadap kesimpulan penghentian penyelidikan kasus kematian Arya Daru Pangayunan. Pihak keluarga tetap berharap adanya kejelasan lebih lanjut terkait temuan-temuan medis ini.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Polda Metro Jaya & Pemprov DKI Respons Pagar Tinggi Mal: Situasi Aman, Pagar Akan Dilepas

Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Tewas Dibunuh di Bandara Juanda, Pelaku Sindikat Penipuan Teridentifikasi

PM Singapura Kunjungi Jakarta: Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Protokol

Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Plaza Digerebek, Brimob Jaga Ketat Gedung

Tragedi Bekasi Timur: Tabrakan Maut KRL dan Argo Bromo Anggrek Renggut 16 Nyawa, Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Tags: Arya DaruForensik RSCMKasus KriminalKematian DiplomatKemenluNicholay AprilindoPenghentian Penyelidikanpolda metro jaya
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Iran Ajukan 5 Tuntutan Kunci untuk Buka Kembali Selat Hormuz: Syarat Mutlak Bagi AS

10/08/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Kapal Tanker UEA Diserang di Selat Hormuz: UEA & Arab Saudi Kecam Pelanggaran Hukum Internasional

10/08/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Timur Tengah di Ambang Krisis: Houthi Gempur Arab Saudi, AS-Iran di Titik Didih

10/08/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

10/08/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Indonesia dan Afrika Selatan: Mempererat Hubungan Budaya Melalui Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari

09/08/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Gemparkan Festival Budaya Lembah Baliem, Insiden Penembakan Picu Kepanikan Massal

08/08/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Api di Gedung Bapenda DKI Jakarta Berhasil Dipadamkan, Petugas Lakukan Penyisiran Material Mudah Terbakar

08/08/2026
Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Dihentikan: Alasan Polisi dan Pertanyaan Keluarga - Featured

Senjata Api Franchi SPAS-15 di Yayasan Sekolah: Misteri Pemilik Direktur Perusahaan Impor Senjata yang Telah Tiada

08/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    422 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Makassar Akan Terangi Kota dengan Energi dari Sampah: Proyek PSEL Rp 3 Triliun di TPA Tamangapa

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Hujan, Nasi Goreng, dan Proposal: Hari Pertama Konser BLACKPINK di GBK yang Literally Nggak Terlupakan

    340 shares
    Share 143 Tweet 89
  • Tips Merawat Kulit Sekitar Mata, Mencegah Kerutan dan Mata Panda

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.