Jumat, 18 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’

by A. Burhany
26/11/2025
in Opini, Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 2 mins read
A A
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa 'Digugu dan Ditiru'

BACA JUGA:

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

Tukin TNI-Kemhan Naik: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes? Istana Beri Penjelasan, Ini Poin Pentingnya

Kemendikbudristek Reformasi Prodi: Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

Kemendikdasmen Dorong Pemanfaatan Tes Kemampuan Akademik untuk Elevasi Mutu Pendidikan Nasional

Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

Wartakita.id, MAKASSAR — Di era di mana ChatGPT bisa menjawab soal matematika dalam 2 detik dan Google menyimpan seluruh pengetahuan dunia, masihkah kita membutuhkan guru?

Pertanyaan provokatif ini sering muncul. Jika definisi “mengajar” hanya sebatas “mentransfer data” dari buku ke otak siswa, maka jawabannya pahit: Ya, guru sudah tidak dibutuhkan. AI bisa melakukannya lebih cepat, lebih akurat, dan tidak pernah marah-marah.

Namun, pendidikan formal di Indonesia sedang menghadapi krisis eksistensial karena kita mereduksi peran guru menjadi sekadar “buruh pengajar” atau administrator kurikulum. Guru disibukkan dengan mengisi borang, mengejar jam mengajar demi sertifikasi, dan menuntaskan silabus yang padat. Akibatnya, fungsi sakral guru sebagai Pendidik (Educator) hilang.

Filosofi “Digugu dan Ditiru”

Dalam budaya Jawa, guru adalah akronim dari digugu (dipercaya ucapannya) dan ditiru (dicontoh perilakunya). Ini adalah esensi yang tidak dimiliki oleh teknologi tercanggih sekalipun.

Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - image 1

AI bisa mengajarkan seorang anak cara membuat bom nuklir (data), tapi hanya seorang guru yang bisa mengajarkan mengapa bom itu tidak boleh dijatuhkan sembarangan (etika/wisdom). AI bisa mengajarkan teknik melukis, tapi hanya guru yang bisa menanamkan rasa keindahan dan apresiasi seni (estetika).

Masalah Kita Hari Ini

Sayangnya, sistem pendidikan formal kita sering kali “membunuh” potensi guru.

  1. Kesejahteraan yang Timpang: Bagaimana guru bisa fokus membangun jiwa murid jika jiwanya sendiri cemas memikirkan dapur yang tak ngebul? Guru honorer yang dibayar tak layak adalah dosa besar peradaban kita.
  2. Beban Administrasi: Guru dinilai dari kelengkapan dokumen RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), bukan dari seberapa berbinar mata muridnya saat belajar.

Solusi: Mengembalikan Marwah Guru

Reformasi pendidikan harus dimulai dari ruang guru. Kita butuh guru yang tidak hanya menguasai materi, tapi juga menguasai hati. Guru yang fungsinya bukan lagi “pusat informasi” (karena informasi sudah gratis), melainkan sebagai Fasilitator dan Mentor.

Tugas guru masa depan adalah memantik api keingintahuan (curiosity), mengajarkan cara memvalidasi kebenaran di tengah lautan hoaks, dan menjadi teladan karakter.

Jika kita ingin mencetak generasi emas, berhentilah memperlakukan guru seperti mesin administrasi. Muliakan mereka, sejahterakan mereka, dan biarkan mereka menjadi arsitek peradaban yang sesungguhnya.

Sebab, teknologi hanya bisa membuat anak kita pintar, tapi hanya guru yang bisa membuat anak kita menjadi manusia yang benar.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: AIvs GuruCharacter BuildingFilsafat PendidikanguruKi Hajar DewantaraKualitas Gurupendidikan Indonesiapendidikan karakterPendidikan NasionalReformasi PendidikanSDM Unggul
Share15Tweet9Send

ARTIKEL TERKAIT

Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Politeknik ATI Makassar Cetak Welder Kompeten: Bekal Calon Pekerja Migran Sektor Manufaktur Lulus Pelatihan

18/09/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Rektor Perguruan Tinggi Perkuat Tata Kelola Akademik dan Mitigasi Kecurangan SNPMB 2026

18/09/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

ANTARA Perkuat Jurnalisme Mahasiswa: Pelatihan di UNS Tingkatkan Kualitas Konten Edukatif

16/09/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

ANTARA Bekali Mahasiswa UHO Kendari Literasi Media Kritis Hadapi Era Digital dan AI

06/09/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

ANTARA Kendari Tingkatkan Kualitas Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut

05/09/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Lukisan Purba Sulawesi 67.800 Tahun: Seni Tertua Dunia & ‘Buku Manual’ Peradaban Nusantara

03/09/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Google Buka Pendaftaran GSA 2026 Batch 2: Jadi AI Leader Muda dari Kampus di Jakarta

31/08/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    1302 shares
    Share 521 Tweet 326
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kebakaran Meluas, Gunung Bromo Ditutup Total untuk Wisata Mulai 12 September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Warga Jawa Timur Diimbau Waspada

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • BPH Migas Jamin Stok BBM: Pasca Antrean Panjang di Makassar, Pasokan Subsidi & Non-Subsidi Terkendali

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Wali Kota Makassar Khawatir Antrean BBM Picu Masalah Baru, Desak Solusi Cepat dari Pertamina

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.