Rabu, 24 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’

by A. Burhany
26/11/2025
in Opini, Pembelajaran & Literasi
Reading Time: 2 mins read
A A
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa 'Digugu dan Ditiru'

Wartakita.id, MAKASSAR — Di era di mana ChatGPT bisa menjawab soal matematika dalam 2 detik dan Google menyimpan seluruh pengetahuan dunia, masihkah kita membutuhkan guru?

Pertanyaan provokatif ini sering muncul. Jika definisi “mengajar” hanya sebatas “mentransfer data” dari buku ke otak siswa, maka jawabannya pahit: Ya, guru sudah tidak dibutuhkan. AI bisa melakukannya lebih cepat, lebih akurat, dan tidak pernah marah-marah.

Namun, pendidikan formal di Indonesia sedang menghadapi krisis eksistensial karena kita mereduksi peran guru menjadi sekadar “buruh pengajar” atau administrator kurikulum. Guru disibukkan dengan mengisi borang, mengejar jam mengajar demi sertifikasi, dan menuntaskan silabus yang padat. Akibatnya, fungsi sakral guru sebagai Pendidik (Educator) hilang.

Filosofi “Digugu dan Ditiru”

Dalam budaya Jawa, guru adalah akronim dari digugu (dipercaya ucapannya) dan ditiru (dicontoh perilakunya). Ini adalah esensi yang tidak dimiliki oleh teknologi tercanggih sekalipun.

World Cup 2026

Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - image 2

AI bisa mengajarkan seorang anak cara membuat bom nuklir (data), tapi hanya seorang guru yang bisa mengajarkan mengapa bom itu tidak boleh dijatuhkan sembarangan (etika/wisdom). AI bisa mengajarkan teknik melukis, tapi hanya guru yang bisa menanamkan rasa keindahan dan apresiasi seni (estetika).

Masalah Kita Hari Ini

Sayangnya, sistem pendidikan formal kita sering kali “membunuh” potensi guru.

World Cup 2026
  1. Kesejahteraan yang Timpang: Bagaimana guru bisa fokus membangun jiwa murid jika jiwanya sendiri cemas memikirkan dapur yang tak ngebul? Guru honorer yang dibayar tak layak adalah dosa besar peradaban kita.
  2. Beban Administrasi: Guru dinilai dari kelengkapan dokumen RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), bukan dari seberapa berbinar mata muridnya saat belajar.

Solusi: Mengembalikan Marwah Guru

Reformasi pendidikan harus dimulai dari ruang guru. Kita butuh guru yang tidak hanya menguasai materi, tapi juga menguasai hati. Guru yang fungsinya bukan lagi “pusat informasi” (karena informasi sudah gratis), melainkan sebagai Fasilitator dan Mentor.

Tugas guru masa depan adalah memantik api keingintahuan (curiosity), mengajarkan cara memvalidasi kebenaran di tengah lautan hoaks, dan menjadi teladan karakter.

Jika kita ingin mencetak generasi emas, berhentilah memperlakukan guru seperti mesin administrasi. Muliakan mereka, sejahterakan mereka, dan biarkan mereka menjadi arsitek peradaban yang sesungguhnya.

Sebab, teknologi hanya bisa membuat anak kita pintar, tapi hanya guru yang bisa membuat anak kita menjadi manusia yang benar.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Kemendikbudristek Reformasi Prodi: Kesiapan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

Kemendikdasmen Dorong Pemanfaatan Tes Kemampuan Akademik untuk Elevasi Mutu Pendidikan Nasional

Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

Makassar Kirim Guru Terbaik ke Luar Negeri Mulai 2026: Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Gaji Guru Merosot: Akar Masalah SDM Indonesia dan Fenomena Migrasi Profesi Guru Bertalenta?

Tags: AIvs GuruCharacter BuildingFilsafat PendidikanguruKi Hajar DewantaraKualitas Gurupendidikan Indonesiapendidikan karakterPendidikan NasionalReformasi PendidikanSDM Unggul
Share12Tweet8Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

23 Juni: Hari Lahirnya Bapak Komputasi, Olimpiade Modern, dan Revolusi Mesin Ketik

23/06/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Sejarah Hari Ini 21 Juni: Pelarian Louis XVI hingga Fajar Komputer Modern

21/06/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Berita Terhangat 21 Juni 2026: Piala Dunia hingga Cuaca Bediding

21/06/2026
Guru: Buruh Pengajar atau Arsitek Peradaban? Teknologi Tak Akan Bisa ‘Digugu dan Ditiru’ - Featured

Menyusup di Balik Kata: Mengenal Steganografi Linguistik AI

21/06/2026
img-1781911668-d8c3cf6db88106d7

UMI Makassar Perkuat Transformasi Digital Menuju Smart Campus Melalui Kemitraan Global dengan Ruijie Networks

20/06/2026
img-1781590130-d05bc28bafbffb46

16 Juni: Tiga Momen Sejarah Paling Menggugah dari Luar Angkasa hingga Perjuangan Kemanusiaan

16/06/2026
Prasasti Kedukan Bukit, akta lahir Kedatuan Sriwijaya.

15 Juni: Dari Magna Carta hingga Kelahiran Sriwijaya, Jejak Sejarah yang Mengukir Peradaban Modern

15/06/2026
ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg

    Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • SEO Lokal: Kunci Sukses Merek Nasional di Era Google yang Terpersonalisasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Prediksi Meksiko vs Korea Selatan 2026: Rebutan Tiket 32 Besar!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Waspada FOMO! Dokter Kulit Ingatkan Bijak Pilih Tren Kecantikan di Media Sosial

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tiongkok Sumbang Rp 3,3 Miliar untuk Korban Sekolah Iran, Tuding AS-Israel

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Mengungkap Misteri Kejahatan: Peran Krusial Ilmu Forensik dalam KDrama

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.