Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Staf Khususnya, Ismail Hasani, menyampaikan peringatan krusial kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia mengenai pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) sebelum mengambil langkah transformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
- Status PTNBH adalah tujuan banyak kampus, namun memerlukan kepemimpinan transformatif dan dukungan ekosistem yang kuat.
- Otonomi kampus melalui PTNBH bukanlah satu-satunya jalan untuk memajukan universitas.
- Perguruan tinggi berstatus Badan Layanan Umum (BLU) juga memiliki potensi untuk mencapai kemajuan serupa.
- Prioritaskan kesiapan SDM sebelum tergesa-gesa bertransformasi menjadi PTNBH.
Obsesi PTNBH dan Realitas Lapangan: Kesiapan Sumber Daya Manusia yang Kritis
Status sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) diakui sebagai sebuah obsesi dan impian bagi banyak perguruan tinggi di tanah air. Namun, Ismail Hasani menekankan bahwa pencapaian status ini semata-mata tidak akan menjamin hasil yang diharapkan tanpa adanya kepemimpinan yang benar-benar transformatif.
Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa keberhasilan transformasi menuju PTNBH sangat bergantung pada dukungan yang solid dari berbagai elemen di dalam kampus. Ini mencakup dukungan dari Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, serta kontribusi nyata dari para dosen dan inovasi riset yang dihasilkan oleh para mahasiswa. Tanpa orkestrasi sumber daya yang efektif, bahkan status PTNBH sekalipun bisa menjadi tantangan.
“Otonomi kampus itu memang menggoda ya Pak Rektor. Saya percaya Bapak/Ibu sekalian luar biasa, tetapi kemampuan mengorganisasi, mengorkestrasi seluruh resources yang ada di kampus tidak jalan, maka mungkin PTNBH juga akan angkat tangan gitu,” ujar Ismail saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof. Dr. Jamaluddin Jompa di Makassar.
Alternatif Selain PTNBH: Menemukan Jalan Kemajuan yang Tepat
Dalam kesempatan tersebut, Ismail Hasani juga menegaskan bahwa otonomi pendidikan yang sering dikaitkan dengan status PTNBH bukanlah satu-satunya jalur untuk memajukan sebuah perguruan tinggi. Ia menyarankan bahwa tipe atau jenis perguruan tinggi lainnya, seperti yang berstatus Badan Layanan Umum (BLU), juga memiliki potensi yang sama untuk mencapai transformasi dan kemudahan operasional yang serupa.
Pesan Utama: Jangan Tergesa-gesa, Prioritaskan Kesiapan SDM
Sebagai penutup, Ismail Hasani memberikan peringatan tegas kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi. Beliau mengingatkan agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk bertransformasi menjadi PTNBH apabila kekuatan sumber daya manusia yang dimiliki belum mencukupi. Pesan ini disampaikan demi memastikan bahwa setiap langkah transformasi yang diambil oleh perguruan tinggi didasarkan pada kesiapan yang matang dan fondasi SDM yang kuat.























