Rabu, 29 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global

by Pewarta Warga
14/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1771062917-a7381174e9686bf8

Indonesia mengambil langkah signifikan dalam peta riset kelautan dunia dengan mendirikan International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) di Teluk Ekas, Lombok Timur. Fasilitas ini menegaskan ambisi Indonesia untuk memimpin tidak hanya dalam produksi, tetapi juga dalam inovasi dan penciptaan nilai tambah rumput laut tropis.

ITSRC: Fondasi Baru Riset Rumput Laut Indonesia

International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) merupakan manifestasi komitmen Indonesia untuk menjadi pusat riset rumput laut bertaraf internasional. Inisiatif ini digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang dipimpin oleh Wakil Menteri Stella Christie. Pembangunan ITSRC juga didukung oleh kolaborasi strategis dengan institusi global ternama, yaitu University of California, Berkeley, dan Beijing Genomics Institute dari Tiongkok, menunjukkan skala dan ambisi proyek ini.

Mengapa Pendirian ITSRC Krusial bagi Indonesia?

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menekankan bahwa penguatan riset rumput laut adalah elemen vital dalam strategi nasional dan upaya transformasi ekonomi pesisir Indonesia. Meskipun Indonesia telah mendominasi pasar rumput laut tropis global dengan penguasaan pangsa pasar mencapai 75 persen dan nilai ekonomi tahunan sekitar 12 miliar Dolar AS, posisi ini dinilai belum sepenuhnya ditopang oleh penguatan riset dan hilirisasi di dalam negeri. ITSRC hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut, berfungsi sebagai simpul kolaborasi baik di tingkat nasional maupun internasional, guna mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan nilai tambah produk rumput laut.

Lokasi Strategis di Teluk Ekas, Lombok Timur

Pemilihan Teluk Ekas, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagai lokasi pembangunan ITSRC didasarkan pada pertimbangan yang matang. Kawasan ini secara historis telah menjadi pusat aktivitas masyarakat pesisir, baik untuk budidaya maupun penangkapan rumput laut. Secara ekologis, Teluk Ekas menawarkan keunggulan berupa sistem teluk tropis yang relatif terlindung, dengan sirkulasi air yang baik, menjadikannya sebuah ‘living laboratory’ yang ideal. Kondisi ini sangat mendukung riset mengenai produktivitas, ketahanan terhadap perubahan iklim, dan pengembangan biomassa rumput laut skala tropis.

Tahapan Pembangunan dan Komitmen Pendanaan ITSRC

Menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dunia dalam komoditas rumput laut telah menjadi prioritas strategis dalam beberapa bulan terakhir. Pembangunan ITSRC merupakan langkah awal konkret dari visi tersebut. Beijing Genomics Institute telah menunjukkan dukungannya dengan komitmen pendanaan sebesar Rp3 miliar untuk dua tahun pertama operasional, yang mencakup pengadaan peralatan riset dan penempatan peneliti. Kemendiktisaintek sendiri telah mengalokasikan dana awal sebesar Rp1,5 miliar untuk tahap konstruksi. Fasilitas yang direncanakan mencakup gedung penelitian modern, asrama bagi peneliti internasional, apotek, serta infrastruktur pendukung lainnya yang esensial untuk mendukung kegiatan riset.

Peran dan Manfaat ITSRC dalam Ekosistem Rumput Laut Global

ITSRC dirancang untuk menjadi pusat kolaborasi riset yang bertujuan meningkatkan hasil tangkapan dan kualitas budidaya rumput laut melalui pengembangan bibit unggul yang berbasis ilmiah. Selain fokus pada Kappaphycus, yang merupakan bahan baku utama karagenan, kawasan ini juga memiliki potensi besar untuk pengembangan jenis rumput laut lain seperti Caulerpa, Ulva, dan Halymenia. Pendirian pusat riset ini diharapkan dapat mengukuhkan posisi Indonesia bukan hanya sebagai produsen bahan mentah, melainkan sebagai pusat inovasi dan penciptaan nilai tambah yang diakui dunia.

Dampak Kunci Pendirian ITSRC:

  • Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi rumput laut secara berkelanjutan.
  • Pengembangan dan penyebaran bibit rumput laut unggul yang didukung oleh riset ilmiah.
  • Stimulasi inovasi produk turunan rumput laut dan peningkatan nilai tambah di sektor hilir.
  • Penguatan posisi kompetitif Indonesia di pasar rumput laut global.
  • Memposisikan Indonesia sebagai pusat riset rumput laut kelas dunia yang terkemuka.


Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Unhas Jalin Kolaborasi Perkuat Teknologi Kelautan Berkelanjutan Bersama Universitas Tiongkok

Kemendiktisaintek Ingatkan Kampus: Kesiapan SDM Kunci Utama Sebelum Bertransformasi Jadi PTNBH

Kontroversi Lagu “Erika” ITB: HMT Minta Maaf, Kemendiktisaintek Tegas Tolak Kekerasan Seksual

Fakultas Keperawatan Unhas Perkuat Daya Saing Global Lewat Kolaborasi Internasional dengan Universitas Jepang

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali

Tags: budidaya rumput lautinovasi kelautanITSRCKemendiktisaintekkolaborasi internasionalLombok TimurNusa Tenggara Baratriset rumput lauttransformasi ekonomi pesisir
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • #CekFakta Foto Jalan Tol Trans-Papua

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pajak Kekayaan 2%: Solusi Rasional Mengurai Ketimpangan Rp4.651 Triliun Milik Oligarki

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.