Sabtu, 12 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global

by Pewarta Warga
14/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1771062917-a7381174e9686bf8

BACA JUGA:

Putri Mahkota Swedia Kunjungan Proyek Pemulihan Pascagempa: Sorotan di Nusa Tenggara Timur

Unhas Jalin Kolaborasi Perkuat Teknologi Kelautan Berkelanjutan Bersama Universitas Tiongkok

Kemendiktisaintek Ingatkan Kampus: Kesiapan SDM Kunci Utama Sebelum Bertransformasi Jadi PTNBH

Kontroversi Lagu “Erika” ITB: HMT Minta Maaf, Kemendiktisaintek Tegas Tolak Kekerasan Seksual

Fakultas Keperawatan Unhas Perkuat Daya Saing Global Lewat Kolaborasi Internasional dengan Universitas Jepang

Indonesia mengambil langkah signifikan dalam peta riset kelautan dunia dengan mendirikan International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) di Teluk Ekas, Lombok Timur. Fasilitas ini menegaskan ambisi Indonesia untuk memimpin tidak hanya dalam produksi, tetapi juga dalam inovasi dan penciptaan nilai tambah rumput laut tropis.

ITSRC: Fondasi Baru Riset Rumput Laut Indonesia

International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) merupakan manifestasi komitmen Indonesia untuk menjadi pusat riset rumput laut bertaraf internasional. Inisiatif ini digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang dipimpin oleh Wakil Menteri Stella Christie. Pembangunan ITSRC juga didukung oleh kolaborasi strategis dengan institusi global ternama, yaitu University of California, Berkeley, dan Beijing Genomics Institute dari Tiongkok, menunjukkan skala dan ambisi proyek ini.

Mengapa Pendirian ITSRC Krusial bagi Indonesia?

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menekankan bahwa penguatan riset rumput laut adalah elemen vital dalam strategi nasional dan upaya transformasi ekonomi pesisir Indonesia. Meskipun Indonesia telah mendominasi pasar rumput laut tropis global dengan penguasaan pangsa pasar mencapai 75 persen dan nilai ekonomi tahunan sekitar 12 miliar Dolar AS, posisi ini dinilai belum sepenuhnya ditopang oleh penguatan riset dan hilirisasi di dalam negeri. ITSRC hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut, berfungsi sebagai simpul kolaborasi baik di tingkat nasional maupun internasional, guna mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan nilai tambah produk rumput laut.

Lokasi Strategis di Teluk Ekas, Lombok Timur

Pemilihan Teluk Ekas, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagai lokasi pembangunan ITSRC didasarkan pada pertimbangan yang matang. Kawasan ini secara historis telah menjadi pusat aktivitas masyarakat pesisir, baik untuk budidaya maupun penangkapan rumput laut. Secara ekologis, Teluk Ekas menawarkan keunggulan berupa sistem teluk tropis yang relatif terlindung, dengan sirkulasi air yang baik, menjadikannya sebuah ‘living laboratory’ yang ideal. Kondisi ini sangat mendukung riset mengenai produktivitas, ketahanan terhadap perubahan iklim, dan pengembangan biomassa rumput laut skala tropis.

Tahapan Pembangunan dan Komitmen Pendanaan ITSRC

Menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dunia dalam komoditas rumput laut telah menjadi prioritas strategis dalam beberapa bulan terakhir. Pembangunan ITSRC merupakan langkah awal konkret dari visi tersebut. Beijing Genomics Institute telah menunjukkan dukungannya dengan komitmen pendanaan sebesar Rp3 miliar untuk dua tahun pertama operasional, yang mencakup pengadaan peralatan riset dan penempatan peneliti. Kemendiktisaintek sendiri telah mengalokasikan dana awal sebesar Rp1,5 miliar untuk tahap konstruksi. Fasilitas yang direncanakan mencakup gedung penelitian modern, asrama bagi peneliti internasional, apotek, serta infrastruktur pendukung lainnya yang esensial untuk mendukung kegiatan riset.

Peran dan Manfaat ITSRC dalam Ekosistem Rumput Laut Global

ITSRC dirancang untuk menjadi pusat kolaborasi riset yang bertujuan meningkatkan hasil tangkapan dan kualitas budidaya rumput laut melalui pengembangan bibit unggul yang berbasis ilmiah. Selain fokus pada Kappaphycus, yang merupakan bahan baku utama karagenan, kawasan ini juga memiliki potensi besar untuk pengembangan jenis rumput laut lain seperti Caulerpa, Ulva, dan Halymenia. Pendirian pusat riset ini diharapkan dapat mengukuhkan posisi Indonesia bukan hanya sebagai produsen bahan mentah, melainkan sebagai pusat inovasi dan penciptaan nilai tambah yang diakui dunia.

Dampak Kunci Pendirian ITSRC:

  • Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi rumput laut secara berkelanjutan.
  • Pengembangan dan penyebaran bibit rumput laut unggul yang didukung oleh riset ilmiah.
  • Stimulasi inovasi produk turunan rumput laut dan peningkatan nilai tambah di sektor hilir.
  • Penguatan posisi kompetitif Indonesia di pasar rumput laut global.
  • Memposisikan Indonesia sebagai pusat riset rumput laut kelas dunia yang terkemuka.


Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: budidaya rumput lautinovasi kelautanITSRCKemendiktisaintekkolaborasi internasionalLombok TimurNusa Tenggara Baratriset rumput lauttransformasi ekonomi pesisir
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Operasi SAR Hari Kedua: Perluasan Pencarian 8 Orang, Termasuk 5 Jurnalis, di Perairan Selat Sunda Diperketat

10/09/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Doa Bersama Jurnalis Banten: Solidaritas dan Harapan untuk Rekan yang Hilang di Selat Sunda

10/09/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

09/09/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Misterius: Polisi Bentuk Tim Khusus Pencarian

09/09/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung: Sorotan Kasus Asabri-Jiwasraya dan TPPU

09/09/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

09/09/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Fraksi PDIP Jember Tolak Utang Rp786 Miliar, Absen Sidang Paripurna KUA-PPAS

09/09/2026
Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Kelas Dunia di Lombok Timur: ITSRC Cetak Inovasi Global - Featured

Kejagung Buka Suara Soal Aliran Dana Rp 40 Miliar ke Pejabat Kejaksaan, Sidang Praperadilan Menjadi Kunci

08/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 386 Tweet 242
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.