Minggu, 24 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan

by Pewarta Warga
17/01/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Wartakita.id – Kasus gagal bayar yang menimpa PT Dana Syariah Indonesia (DSI) memunculkan gelombang kekecewaan ribuan pemberi pinjaman dengan potensi kerugian mencapai triliunan rupiah. Perkembangan terbaru mengarah pada indikasi kuat adanya tindak pidana fraud dalam operasional fintech lending syariah ini, yang kini telah memasuki tahap penyidikan oleh Bareskrim Polri.

Poin-Poin Kunci

  • Ribuan lender PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mengalami gagal bayar dengan kerugian ditaksir mencapai triliunan rupiah.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan indikasi kuat praktik fraud dan kriminal dalam operasional DSI.
  • Bareskrim Polri telah resmi menyidik kasus ini, mengidentifikasi adanya peristiwa pidana berdasarkan bukti yang ada.
  • Kerugian finansial sementara mencapai Rp 2,4 triliun, namun berpotensi terus bertambah.
  • DSI diduga beroperasi menggalang dana sejak 2018 sebelum mengantongi izin OJK pada 2021.

Kronologi Memicu Keprihatinan Ribuan Lender

Kasus ini pertama kali menjadi sorotan publik pada awal Oktober 2025, saat PT Dana Syariah Indonesia (DSI), sebuah entitas fintech lending berlabel syariah, dilaporkan gagal memenuhi kewajibannya kepada para pemberi pinjaman (lender). Data internal perusahaan menunjukkan bahwa sekitar 14.000 lender terdampak, dengan dana mereka belum dikembalikan. Kondisi ini memicu berbagai keluhan, laporan, hingga audiensi langsung para korban ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menuntut kejelasan dan solusi.

Penjelasan Pihak Dana Syariah Indonesia: Tekanan Ekonomi Sebagai Pemicu?

Menyikapi situasi kritis ini, Direktur Utama Dana Syariah Indonesia, Taufiq Aljufri, mengemukakan beberapa faktor yang diyakininya menjadi penyebab utama gagal bayar. Ia menyoroti tekanan kondisi ekonomi makro pada periode 2024-2025 yang secara langsung memengaruhi kinerja bisnis para penerima pembiayaan (borrower). Taufiq menyatakan, “Memang ada kondisi ekonomi di 2024-2025 yang menyebabkan borrower ini bisnisnya terganggu. Itu salah satu sebabnya.” Ia juga mengakui adanya faktor lain yang masih memerlukan pembahasan lebih mendalam dengan paguyuban lender, menunjukkan adanya kompleksitas masalah yang belum sepenuhnya terkuak.

Temuan OJK: Indikasi Kuat Praktik Fraud dan Kriminal

Namun, pandangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedikit berbeda dan lebih mengarah pada dugaan adanya praktik fraud atau kriminal. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, memaparkan temuan signifikan dari proses pengawasan yang telah berjalan sejak Agustus 2025. OJK menduga kuat bahwa DSI telah merekayasa proyek fiktif menggunakan data borrower riil sebagai dasar untuk memperoleh pendanaan baru. Selain itu, perusahaan dituding menyebarkan informasi yang menyesatkan di situs webnya demi menggalang dana dari lender. Indikasi penggunaan pihak terafiliasi sebagai lender internal untuk memancing partisipasi publik juga terendus. Lebih mengkhawatirkan lagi, dana lender yang belum terpakai diduga dialihkan untuk kewajiban lain, termasuk menutupi pembiayaan borrower yang macet. Pelanggaran serius lainnya yang diungkap OJK meliputi penyaluran dana ke perusahaan terafiliasi, pelanggaran batas maksimum penyaluran pembiayaan, serta kesalahan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Agusman dengan tegas menyimpulkan, “Jadi intinya memang kami lihat ada indikasi fraud atau kriminal.”

Proses Hukum di Bareskrim Polri: Penyidikan Dimulai

Berdasarkan temuan-temuan krusial dari OJK, kasus PT Dana Syariah Indonesia akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 15 Oktober 2025. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa perkara ini telah resmi memasuki tahap penyidikan. Hasil penyelidikan awal dan gelar perkara menunjukkan adanya peristiwa pidana yang didukung oleh alat bukti yang sah. Fakta mengejutkan lainnya adalah bahwa PT DSI telah beroperasi dan menghimpun dana sejak 2018, jauh sebelum mengantongi izin resmi sebagai penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) dari OJK pada tahun 2021. Hingga tahun 2025, kepolisian mengidentifikasi sekitar 1.000 hingga 1.500 lender sebagai korban potensial. Bareskrim sendiri telah menerima empat laporan polisi terkait kasus ini, dengan setidaknya 99 lender tercatat sebagai pelapor resmi.

Kerugian Finansial yang Terus Bertambah

Nilai kerugian finansial yang teridentifikasi dalam kasus ini sementara mencapai angka fantastis, yaitu Rp 2,4 triliun. Namun, angka ini diprediksi masih akan terus bertambah mengingat PT DSI telah beroperasi sejak tahun 2018. Kasus gagal bayar Dana Syariah Indonesia ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mulai dari anggota DPR, aparat penegak hukum, hingga ribuan korban yang menuntut keadilan dan pengembalian dana mereka.

BACA JUGA:

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka TPPU Narkoba oleh Bareskrim Polri

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia

Markas Judi Online Ratusan WNA di Hayam Wuruk Dibongkar: Susno Duadji Minta Pengusutan Tuntas Hingga ke ‘Backing’

Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Plaza Digerebek, Brimob Jaga Ketat Gedung

BRI Makassar Cetak Rekor Penyaluran KUR Rp16,8 Triliun: UMKM dan Pertanian Jadi Urat Nadi Ekonomi

Tags: Bareskrim PolriDana Syariah IndonesiaFintech SyariahFraudGagal BayarInvestasi BodongOJKPinjaman Online
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Kode Keras BI: Arah Kebijakan Moneter Bergeser ke ‘Pro-Stability’ Demi Jaga Rupiah

23/05/2026
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Defisit Transaksi Berjalan Indonesia Tembus USD 4 Miliar di Kuartal I-2026: Analisis Mendalam BI

23/05/2026
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Badan Ekspor Nasional: Potensi Birokrasi dan Distorsi Pasar Menurut Anggota DPR

23/05/2026
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

IHSG Anjlok Pasca Pengumuman BUMN Ekspor, Ini Respons Menteri Keuangan

22/05/2026
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Rp 67 Triliun, Efisiensi Jadi Kunci

20/05/2026
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

XPeng Ambil Alih Mayoritas Saham Pabrik EV EIDO, Erajaya Fokus Distribusi

19/05/2026
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs

19/05/2026
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Prabowo Tekan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8%, Koperasi Merah Putih Dorong Industrialisasi Desa

17/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

    Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Refresh Rambut Pirang Lebih Gelap 2 Level

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Presiden Prabowo: Sungai Sumatera Dinormalisasi, Lumpur Bernilai

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3528 shares
    Share 1411 Tweet 882
  • Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bahagia Itu Sederhana: 7 Kebiasaan yang Harus Anda Hentikan Demi Kedamaian Batin

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Melampaui Batas Geografis: Gerakan ‘Makassar for Gaza’ Membongkar Solidaritas Global dan Refleksi Identitas Kota Maritim

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Banjir Bandang Sumbar: Korban Meninggal Dunia 58 Orang, 35 Masih Dalam Pencarian

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia: Indikasi Fraud Miliaran Rupiah, Bareskrim Polri Mulai Penyidikan - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.