Senin, 27 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur

by A. Burhany
23/02/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
utama-6

Pernahkah Anda merasa bahwa Ramadan di kota besar terkadang terasa seperti simulasi?

Kita bangun sahur di ruang makan yang hangat, lalu berangkat kerja di dalam mobil atau gerbong kereta berpendingin udara. Di kantor, kita duduk di balik meja dengan hembusan AC yang stabil, menatap layar seharian. Saat lapar mulai menyapa, ada ribuan cara untuk mengalihkannya: serial streaming, scrolling tanpa henti, atau tenggelam dalam push rank sampai lupa waktu.

Tiba-tiba saja azan Magrib sudah terdengar. Kita merasa menang karena berhasil “melewati” puasa—padahal sebenarnya kita tidak melewati apa pun. Kita hanya dikeroyok distraksi sampai kehilangan kehadiran diri.

Bagi manusia urban yang dimanjakan fasilitas, puasa sering hanya menjadi ibadah batin yang sangat halus—hampir tanpa residu fisik. Kita tidak benar-benar merasa lapar. Kita hanya sedang menunda makan dalam kenyamanan.

Cobalah tengok ke luar jendela.

Di sana ada tukang parkir yang berdiri di atas aspal yang memuai. Kuli bangunan yang mengangkat beban di bawah terik yang memanggang. Kurir paket yang mengejar target di tengah debu jalanan. Bagi mereka, puasa bukan sekadar urusan batin—puasa adalah perjuangan otot. Mereka tidak punya kemewahan untuk membunuh waktu dengan menonton film. Waktu bagi mereka adalah lawan yang harus dihadapi dengan keringat dan napas yang pendek.

Dan justru di dalam kelelahan yang jujur itu, ada sesuatu yang tidak kita miliki: kejujuran tubuh.

Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - image 1

Saat manusia benar-benar lelah, ia tidak lagi punya energi untuk berpura-pura.

Topeng-topeng sosial kita—citra diri yang hebat, gengsi, kemarahan yang dibuat-buat—biasanya luruh saat energi kita mencapai titik nadir. Kelelahan fisik adalah penghancur ego yang paling efektif. Orang yang benar-benar lelah menjadi sangat autentik: ia hanya ingin istirahat, ia hanya ingin seteguk air, ia kembali menjadi manusia yang paling dasar.

Ironisnya, kita di kota justru menggunakan segala fasilitas untuk menghindari kelelahan itu. Kita takut menjadi lelah, maka kita mencari pelarian. Akibatnya kita lupa waktu salat, lupa berzikir, bahkan lupa mengapa kita sedang berlapar-lapar—karena otak kita terlalu sibuk disuapi konten digital.

Lapar tanpa rasa lelah sering berakhir menjadi lapar yang hambar.

Bagi kawan-kawan yang tidak berpuasa namun hidup dalam ritme kerja yang sama, refleksi ini tetap relevan. Apakah kenyamanan hidup membuat kita kehilangan otot kesadaran? Apakah kita terlalu sering melarikan diri dari ketidaknyamanan fisik hingga tidak lagi mengenal siapa diri kita saat terdesak?

Hari ini, mari coba untuk tidak terlalu banyak melarikan diri.

Jika rasa lelah itu datang, terimalah ia sebagai tamu. Jangan langsung menyalakan layar untuk mengusirnya. Rasakan bagaimana tubuh Anda bicara tentang keterbatasannya—dengan jujur, tanpa filter.

Sebab hanya melalui pengakuan akan kelemahan fisik inilah kita bisa memahami betapa besarnya kekuatan spiritual yang kita butuhkan. Rasa lelah yang jujur adalah tubuh yang sedang berdoa—mengingatkan kita bahwa kita hanyalah makhluk rapuh yang sedang merindukan kekuatan dari Yang Maha Kokoh.

Mari. Saya juga ingin berhenti membunuh waktu, dan belajar menghidupkan setiap detik kelelahan itu.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Tags: berbuka puasaesai Ramadanmakna niat puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026
Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

Pajak Kekayaan 2%: Solusi Rasional Mengurai Ketimpangan Rp4.651 Triliun Milik Oligarki

27/07/2026
Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

Modus “Kencing di Laut” dan Transfer Pricing: Mengurai Menguapnya Rp16.144 Triliun dari Ekspor SDA

27/07/2026
Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

27/07/2026
Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

27/07/2026
Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

27/07/2026
Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

Paradoks APBN 2026: Ancam Fiskal & Kelas Menengah

27/07/2026
ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #6: Bahasa Tubuh dan Rasa Lelah yang Jujur - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.