Minggu, 7 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu

by A. Burhany
21/02/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Ada jenis kesepian yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang bekerja jauh dari rumah—di kota Palu yang masih asing di bulan keenam, mengurusi kabel-kabel infrastruktur IT yang dingin dan tak bicara.

Belasan tahun silam, dunia kerja saya adalah dunia yang terukur, presisi, dan logis. Tapi Ramadan selalu punya cara untuk menyelundupkan sesuatu yang tidak logis ke dalam dada.

Malam itu, usai azan Magrib, saya duduk sendirian di warung sari laut. Di depan saya: ikan kakap goreng kering dan sambal dabu-dabu yang segar. Secara fisik, saya adalah definisi dari kesendirian.

Lalu sepasang tamu duduk tak jauh dari meja saya.

Seorang bapak dengan pakaian yang masih meninggalkan jejak debu semen. Dan putri kecilnya—berseragam merah-putih, mungkin baru kelas satu SD.

Mereka memesan dua piring nasi putih. Hanya satu piring ayam goreng.

Saya tertegun.

Sang bapak dengan telaten menyuwir ayam goreng itu, memastikan bagian yang paling empuk mendarat di piring putrinya. Mereka makan dalam ritme yang sangat lambat—seolah ingin momen itu berlangsung selama mungkin. Tak ada gawai di tangan, tak ada distraksi. Hanya percakapan kecil, tawa malu-malu sang bocah, dan tatapan mata sang bapak yang penuh binar. Binar yang tidak bisa dibeli dengan gaji tenaga ahli mana pun.

Di meja saya, ikan kakap goreng tiba-tiba terasa hambar. Bukan karena rasanya salah—tapi karena saya baru menyadari betapa mewahnya apa yang mereka miliki.

Ada dorongan kuat untuk memesankan mereka menu tambahan. Satu piring ayam lagi. Mungkin udang goreng mentega.

Tapi saya ingat apa yang kita bicarakan kemarin tentang ego. Keinginan untuk memberi, kalau tidak hati-hati, bisa melukai martabat orang yang kita beri. Saya takut tawaran saya akan merusak momen “pahlawan” sang bapak di mata putrinya. Saat itu, di warung kecil itu, ia sedang merasa menjadi pria paling kaya di dunia. Saya tidak ingin menghancurkan itu.

Maka saya memilih jalan yang paling sunyi.

Saya selesaikan makan saya. Saya menuju kasir. Saya bayar tagihan meja saya—dan tagihan meja mereka. Lalu saya pergi sebelum mereka menyadarinya.

Di jalan kembali ke penginapan, di bawah langit kota kecil yang tenang, ada kehangatan yang mengalir deras di dada saya. Lebih mengenyangkan dari ikan kakap yang baru saja saya makan.

Inilah yang mulai tersingkap di hari keempat ini: bahwa kebahagiaan sejati sering kali bukan berasal dari apa yang masuk ke perut kita, melainkan dari apa yang terpancar dari hati orang lain—dan berhasil kita rasakan.

Kemarin kita belajar tentang lapar sebagai bahasa empati. Malam itu saya belajar bahwa lapar juga bisa menjadi jembatan. Meskipun tidak ada satu kata pun yang saya ucapkan kepada bapak itu, ada sesuatu yang sempat bersentuhan di antara kami—di ruang makan yang sederhana itu, di antara dua piring nasi dan satu ayam goreng.

Kadang Tuhan memperlihatkan wajah-Nya lewat hal-hal seperti ini: suwiran ayam goreng dari tangan seorang bapak untuk putrinya. Tidak perlu menunggu kematian untuk menjumpai keindahan ilahiah. Ia hadir di warung-warung kecil, di momen-momen yang tidak sempat kita foto.

Kita tidak pernah benar-benar sendirian—jika kita mampu merasakan kebahagiaan orang lain sebagai kebahagiaan kita sendiri.

Bukan sebaliknya, derita orang lain jadi sumber kebahagiaan kita, atau kebahagiaan orang lain menjadi sumber penderitaan kita.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Itulah infrastruktur yang paling penting untuk kita bangun: kabel-kabel kasih sayang yang menghubungkan satu hati dengan hati lainnya, melampaui sekat kelas, jabatan, dan pakaian berdebu.

Selamat menikmati perjamuan batin, di meja mana pun Anda berada malam ini.

Tags: berbuka puasaesai Ramadanmakna niat puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share22Tweet14Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

    Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Gaji ke-13 2026: 2 Kategori ASN, TNI, Polri Dicoret dari Daftar Penerima

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Jambret Sadis Pelajar di Tamalate Dibekuk, Aksi Kejar-kejaran hingga Terseret Terekam

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Rupiah Tertekan di Level Rp 17.839, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Data Inflasi Domestik

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Makassar Half Marathon 2026 Sukses Besar: Gairahkan Ekonomi Lokal Hingga Triliunan Rupiah

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aturan Baru Devisa Hasil Ekspor Diterapkan: Rupiah Menguat Sementara, Evaluasi Jangka Panjang Ditunggu

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bebas Denda 100% & Diskon Pokok 50% Pajak Kendaraan di Sulsel: Peluang Emas Wajib Pajak Manfaatkan Hingga 30 Juni 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Skandal OJK dan Ancaman Monopoli Negara di Bursa Efek: Analisis Mendalam Demutualisasi BEI

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gubernur Sulsel Pimpin Penanaman 1.000 Mangrove di Selayar: Investasi Hijau untuk Hari Lingkungan Hidup Dunia 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.