Rabu, 27 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu

by A. Burhany
21/02/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Ada jenis kesepian yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang bekerja jauh dari rumah—di kota Palu yang masih asing di bulan keenam, mengurusi kabel-kabel infrastruktur IT yang dingin dan tak bicara.

Belasan tahun silam, dunia kerja saya adalah dunia yang terukur, presisi, dan logis. Tapi Ramadan selalu punya cara untuk menyelundupkan sesuatu yang tidak logis ke dalam dada.

Malam itu, usai azan Magrib, saya duduk sendirian di warung sari laut. Di depan saya: ikan kakap goreng kering dan sambal dabu-dabu yang segar. Secara fisik, saya adalah definisi dari kesendirian.

Lalu sepasang tamu duduk tak jauh dari meja saya.

Seorang bapak dengan pakaian yang masih meninggalkan jejak debu semen. Dan putri kecilnya—berseragam merah-putih, mungkin baru kelas satu SD.

Mereka memesan dua piring nasi putih. Hanya satu piring ayam goreng.

Saya tertegun.

Sang bapak dengan telaten menyuwir ayam goreng itu, memastikan bagian yang paling empuk mendarat di piring putrinya. Mereka makan dalam ritme yang sangat lambat—seolah ingin momen itu berlangsung selama mungkin. Tak ada gawai di tangan, tak ada distraksi. Hanya percakapan kecil, tawa malu-malu sang bocah, dan tatapan mata sang bapak yang penuh binar. Binar yang tidak bisa dibeli dengan gaji tenaga ahli mana pun.

Di meja saya, ikan kakap goreng tiba-tiba terasa hambar. Bukan karena rasanya salah—tapi karena saya baru menyadari betapa mewahnya apa yang mereka miliki.

Ada dorongan kuat untuk memesankan mereka menu tambahan. Satu piring ayam lagi. Mungkin udang goreng mentega.

Tapi saya ingat apa yang kita bicarakan kemarin tentang ego. Keinginan untuk memberi, kalau tidak hati-hati, bisa melukai martabat orang yang kita beri. Saya takut tawaran saya akan merusak momen “pahlawan” sang bapak di mata putrinya. Saat itu, di warung kecil itu, ia sedang merasa menjadi pria paling kaya di dunia. Saya tidak ingin menghancurkan itu.

Maka saya memilih jalan yang paling sunyi.

Saya selesaikan makan saya. Saya menuju kasir. Saya bayar tagihan meja saya—dan tagihan meja mereka. Lalu saya pergi sebelum mereka menyadarinya.

Di jalan kembali ke penginapan, di bawah langit kota kecil yang tenang, ada kehangatan yang mengalir deras di dada saya. Lebih mengenyangkan dari ikan kakap yang baru saja saya makan.

Inilah yang mulai tersingkap di hari keempat ini: bahwa kebahagiaan sejati sering kali bukan berasal dari apa yang masuk ke perut kita, melainkan dari apa yang terpancar dari hati orang lain—dan berhasil kita rasakan.

Kemarin kita belajar tentang lapar sebagai bahasa empati. Malam itu saya belajar bahwa lapar juga bisa menjadi jembatan. Meskipun tidak ada satu kata pun yang saya ucapkan kepada bapak itu, ada sesuatu yang sempat bersentuhan di antara kami—di ruang makan yang sederhana itu, di antara dua piring nasi dan satu ayam goreng.

Kadang Tuhan memperlihatkan wajah-Nya lewat hal-hal seperti ini: suwiran ayam goreng dari tangan seorang bapak untuk putrinya. Tidak perlu menunggu kematian untuk menjumpai keindahan ilahiah. Ia hadir di warung-warung kecil, di momen-momen yang tidak sempat kita foto.

Kita tidak pernah benar-benar sendirian—jika kita mampu merasakan kebahagiaan orang lain sebagai kebahagiaan kita sendiri.

Bukan sebaliknya, derita orang lain jadi sumber kebahagiaan kita, atau kebahagiaan orang lain menjadi sumber penderitaan kita.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Itulah infrastruktur yang paling penting untuk kita bangun: kabel-kabel kasih sayang yang menghubungkan satu hati dengan hati lainnya, melampaui sekat kelas, jabatan, dan pakaian berdebu.

Selamat menikmati perjamuan batin, di meja mana pun Anda berada malam ini.

Tags: berbuka puasaesai Ramadanmakna niat puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share21Tweet13Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

    Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Mulai Dari Pembukaan Hingga Final, Siaran Langsung di Mana?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • IHSG Anjlok Pasca Pengumuman BUMN Ekspor, Ini Respons Menteri Keuangan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Waspada Idul Adha: Dinas Peternakan Sulsel Perketat Pengawasan Penyakit Hewan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode Keras BI: Arah Kebijakan Moneter Bergeser ke ‘Pro-Stability’ Demi Jaga Rupiah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Esai Ramadan #4: Meja Makan dan Rahasia di Balik Sambal Dabu-Dabu - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.