Sabtu, 29 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin

by A. Burhany
10/03/2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
utama-21

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Saya pernah mengalami demam itu.

Tahun-tahun lalu, saya adalah orang yang memborong jadwal ceramah di malam-malam ganjil, mencatat nama guru-guru spiritual yang katanya punya “kunci rahasia”, duduk berjam-jam di masjid dengan perasaan bahwa saya sedang melakukan sesuatu yang besar.

Dan di balik semua itu, ada pesan dari ibu yang belum saya balas sejak dua hari lalu.

Saya tidak bangga menceritakan ini. Tapi saya rasa banyak dari kita mengenal perasaan itu.


Ada semacam demam yang menjangkiti kita di malam-malam ini. Orang-orang memborong perlengkapan iktikaf, memburu guru-guru yang menjanjikan kunci pertemuan dengan Lailatulkadar, bersedia membayar mahal demi ketenangan yang instan.

Kita bertingkah seolah Tuhan adalah harta karun yang terkubur jauh, dan kita butuh peta dari orang lain untuk menemukannya.

Padahal kitab suci sudah lama membisikkan sesuatu yang sederhana dan agak merepotkan: Tuhan lebih dekat dari urat nadi kita sendiri.

Lebih dekat dari urat nadi. Tapi kita memilih untuk mencarinya di luar.

Mungkin karena Tuhan yang jauh lebih nyaman. Tuhan yang jauh bisa kita diskusikan dengan tenang. Tuhan yang dekat harus kita hadapi di meja makan, di pesan yang belum dibalas, di nada suara kita saat lelah dan tidak sabar.

Tuhan yang dekat—itulah yang kita hindari.


Lailatulkadar, bagi saya, bukan tentang seberapa jauh kita melakukan perjalanan spiritual. Ia tentang seberapa berani kita menatap cermin.

Dan cermin yang paling jujur itu, sering kali, adalah wajah ibu kita.

Saya bekerja di dunia yang menuntut logika tanpa kompromi—sebab-akibat yang jelas, algoritma yang bisa diverifikasi. Maka tidak mudah, dulu, menerima perintah ibu yang sering kali tidak punya alasan yang bisa saya masukkan ke dalam spreadsheet mana pun. Pokoknya patuh. Itu saja.

Saya pernah beberapa kali melawan. Dan tetap saja kalah—seolah wasiat Baginda Nabi berdiri tegak di depanku: “Restu Tuhan tergantung restu ibumu.” Semua usaha melawannya ditundukkan takdir. Bahkan setiap usaha orang lain agar saya mengabaikan nasihat ibu, juga menemui tembok yang tidak goyah oleh strategi dan wirid apa pun hingga hari ini.

Tentu saja.


Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - image 1

Melalui rahimnya kita dipinjamkan napas. Melalui doanya yang tidak selalu kita dengar, kita dipinjamkan kekuatan yang tidak selalu kita sadari. Ibu adalah manifestasi Rahman dan Rahim yang paling nyata, paling bisa kita sentuh, paling sering kita abaikan justru karena ia terlalu dekat untuk terlihat istimewa.

Ironi yang paling pedas dari malam-malam ganjil ini: kita sanggup bersujud ratusan rakaat, tapi pesan singkat dari ibu masih tertunda balasannya. Kita memburu Lailatulkadar dengan gairah, sementara hati orang tua kita terluka oleh ketidaksabaran yang kita tunjukkan di momen-momen paling biasa.

Saya bicara dari pengalaman. Bukan sebagai pengamat.


Bagi kawan-kawan yang mungkin sudah tidak memiliki ibu seperti saya, atau memiliki hubungan yang rumit dengan orang tua—nilai ini tidak hilang. Carilah sosok itu dalam kemanusiaan di sekitar Anda: mereka yang memberi tanpa meminta, yang merawat kehidupan tanpa pamrih, yang hadir tanpa syarat. Spiritualitas sejati selalu menemukan jalannya melalui hubungan, bukan melalui pengasingan.


Malam ke-21 ini, sebelum larut dalam doa-doa panjang, mungkin ada satu hal kecil yang lebih mendesak: balas pesan yang tertunda itu. Ucapkan kata yang sudah lama ingin diucapkan tapi selalu kalah oleh kesibukan dan gengsi.

Malam seribu bulan bukan malam untuk mencari cahaya yang jatuh dari langit. Ia adalah malam untuk menyadari cahaya yang selama ini sudah ada di depan mata—yang kita tutup dengan kelopak mata kesombongan kita sendiri.

Tuhan tidak butuh kita mencarinya jauh-jauh. Ia sedang menunggu di rumah, dalam sapaan lembut pada orang tua, dalam perhatian pada anak-anak, dalam kejujuran menunaikan janji pada orang-orang yang paling dekat.

Dan mungkin, setelah semua itu—setelah kita adil pada ibu, adil pada orang-orang di sekitar kita—barulah kita bisa mulai berlaku adil pada diri sendiri. Karena orang yang belum selesai dengan orang-orang yang paling dekat, jarang bisa benar-benar damai dengan dirinya sendiri.

Selamat merayakan malam-malam penyingkapan. Mulailah dari yang paling dekat.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: berbakti kepada orang tua puasaberbuka puasaesai Ramadanironi ibadah malam ganjilmakna lailatul qadar dan doa ibumakna niat puasamencari malam 21 ramadanniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026refleksi hubungan dengan ibuspiritualitas puasaspiritualitas sejatituhan lebih dekat dari urat nadi
Share22Tweet14Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026
Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Vivo T5 5G Meluncur 2 September 2026 di India: Kombinasi Baterai Raksasa dan Desain Tipis

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Karhutla Kalimantan Makin Parah: Desakan Penindakan 72 Tersangka dan Puluhan Perusahaan, Presiden Tinjau Langsung

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Asus ROG Phone 10 Pro: Desain Cyberpunk Futuristik, Snapdragon 8 Gen 5, dan Layar 240Hz Siap Menggebrak Pasar Gamer!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Sanksi Baru AS Terhadap Iran: China Menentang Keras, Ancaman Global Mengintai di Tengah Ketegangan Timur Tengah

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.