Jumat, 17 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin

by A. Burhany
10/03/2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
utama-21

Saya pernah mengalami demam itu.

Tahun-tahun lalu, saya adalah orang yang memborong jadwal ceramah di malam-malam ganjil, mencatat nama guru-guru spiritual yang katanya punya “kunci rahasia”, duduk berjam-jam di masjid dengan perasaan bahwa saya sedang melakukan sesuatu yang besar.

Dan di balik semua itu, ada pesan dari ibu yang belum saya balas sejak dua hari lalu.

Saya tidak bangga menceritakan ini. Tapi saya rasa banyak dari kita mengenal perasaan itu.


Ada semacam demam yang menjangkiti kita di malam-malam ini. Orang-orang memborong perlengkapan iktikaf, memburu guru-guru yang menjanjikan kunci pertemuan dengan Lailatulkadar, bersedia membayar mahal demi ketenangan yang instan.

Kita bertingkah seolah Tuhan adalah harta karun yang terkubur jauh, dan kita butuh peta dari orang lain untuk menemukannya.

Padahal kitab suci sudah lama membisikkan sesuatu yang sederhana dan agak merepotkan: Tuhan lebih dekat dari urat nadi kita sendiri.

World Cup 2026

Lebih dekat dari urat nadi. Tapi kita memilih untuk mencarinya di luar.

Mungkin karena Tuhan yang jauh lebih nyaman. Tuhan yang jauh bisa kita diskusikan dengan tenang. Tuhan yang dekat harus kita hadapi di meja makan, di pesan yang belum dibalas, di nada suara kita saat lelah dan tidak sabar.

Tuhan yang dekat—itulah yang kita hindari.


Lailatulkadar, bagi saya, bukan tentang seberapa jauh kita melakukan perjalanan spiritual. Ia tentang seberapa berani kita menatap cermin.

Dan cermin yang paling jujur itu, sering kali, adalah wajah ibu kita.

Saya bekerja di dunia yang menuntut logika tanpa kompromi—sebab-akibat yang jelas, algoritma yang bisa diverifikasi. Maka tidak mudah, dulu, menerima perintah ibu yang sering kali tidak punya alasan yang bisa saya masukkan ke dalam spreadsheet mana pun. Pokoknya patuh. Itu saja.

Saya pernah beberapa kali melawan. Dan tetap saja kalah—seolah wasiat Baginda Nabi berdiri tegak di depanku: “Restu Tuhan tergantung restu ibumu.” Semua usaha melawannya ditundukkan takdir. Bahkan setiap usaha orang lain agar saya mengabaikan nasihat ibu, juga menemui tembok yang tidak goyah oleh strategi dan wirid apa pun hingga hari ini.

Tentu saja.


Esai Ramadan #21: Lailatulkadar dan Malam Sejuta Cermin - image 2

Melalui rahimnya kita dipinjamkan napas. Melalui doanya yang tidak selalu kita dengar, kita dipinjamkan kekuatan yang tidak selalu kita sadari. Ibu adalah manifestasi Rahman dan Rahim yang paling nyata, paling bisa kita sentuh, paling sering kita abaikan justru karena ia terlalu dekat untuk terlihat istimewa.

Ironi yang paling pedas dari malam-malam ganjil ini: kita sanggup bersujud ratusan rakaat, tapi pesan singkat dari ibu masih tertunda balasannya. Kita memburu Lailatulkadar dengan gairah, sementara hati orang tua kita terluka oleh ketidaksabaran yang kita tunjukkan di momen-momen paling biasa.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Saya bicara dari pengalaman. Bukan sebagai pengamat.


Bagi kawan-kawan yang mungkin sudah tidak memiliki ibu seperti saya, atau memiliki hubungan yang rumit dengan orang tua—nilai ini tidak hilang. Carilah sosok itu dalam kemanusiaan di sekitar Anda: mereka yang memberi tanpa meminta, yang merawat kehidupan tanpa pamrih, yang hadir tanpa syarat. Spiritualitas sejati selalu menemukan jalannya melalui hubungan, bukan melalui pengasingan.


Malam ke-21 ini, sebelum larut dalam doa-doa panjang, mungkin ada satu hal kecil yang lebih mendesak: balas pesan yang tertunda itu. Ucapkan kata yang sudah lama ingin diucapkan tapi selalu kalah oleh kesibukan dan gengsi.

Malam seribu bulan bukan malam untuk mencari cahaya yang jatuh dari langit. Ia adalah malam untuk menyadari cahaya yang selama ini sudah ada di depan mata—yang kita tutup dengan kelopak mata kesombongan kita sendiri.

Tuhan tidak butuh kita mencarinya jauh-jauh. Ia sedang menunggu di rumah, dalam sapaan lembut pada orang tua, dalam perhatian pada anak-anak, dalam kejujuran menunaikan janji pada orang-orang yang paling dekat.

Dan mungkin, setelah semua itu—setelah kita adil pada ibu, adil pada orang-orang di sekitar kita—barulah kita bisa mulai berlaku adil pada diri sendiri. Karena orang yang belum selesai dengan orang-orang yang paling dekat, jarang bisa benar-benar damai dengan dirinya sendiri.

Selamat merayakan malam-malam penyingkapan. Mulailah dari yang paling dekat.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: berbakti kepada orang tua puasaberbuka puasaesai Ramadanironi ibadah malam ganjilmakna lailatul qadar dan doa ibumakna niat puasamencari malam 21 ramadanniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026refleksi hubungan dengan ibuspiritualitas puasaspiritualitas sejatituhan lebih dekat dari urat nadi
Share22Tweet14Send

ARTIKEL TERKAIT

ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
pesta-babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Prof-Dr-H-Umar-Shihab-BW

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
utama-30

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
utama-29

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
sisipan-28

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
utama-27

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Prediksi Argentina vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kuda Hitam di Perempat Final Piala Dunia 2026

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Mandarin Haircut vs Two Block vs French Crop: Pilih Gaya Rambut Pria Terbaik

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Ketika Anak Muda Menulis Ulang Wajah Pertanian Indonesia dengan Drone, Data, dan Determinasi

    478 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    685 shares
    Share 274 Tweet 171
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    482 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.