Sabtu, 8 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan

by A. Burhany
10/03/2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
utama-20

Dua puluh hari.

Kita sudah sampai di sini bersama—melewati ego yang perlu dikecilkan, waktu yang perlu dihuni, warung sari laut di kota kecil yang asing, labirin doa, matahari yang mengajarkan cara melepaskan, dan malam-malam di mana kaki terasa berat sejak rakaat ketiga. Dua puluh hari bukan perjalanan yang pendek. Dan malam ini kita berdiri di ambang pintu sepuluh malam yang paling dikejar oleh umat beriman di seluruh dunia.

Tapi sebelum kita berlari ke sana, saya ingin duduk sebentar di ambang pintu ini bersama Anda.

Kita sudah hafal ceritanya: Lailatulkadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan—delapan puluh tiga tahun kehidupan manusia, dipadatkan dalam satu malam. Kita bersiap begadang, menjaga mata tetap terbuka di bawah remang lampu masjid, mencarinya seperti pemburu harta karun yang mencari titik koordinat di tengah gelap.

Tapi ada pertanyaan yang sudah lama mengusik saya: bagaimana jika Lailatulkadar bukan hanya soal kapan, melainkan soal apa?

Seorang kawan pernah bercerita tentang satu siang di Palu yang membakar aspal. Ia hanya seorang teknisi menara IT yang sedang berteduh menunggu ban motornya selesai ditambal bocornya. Di seberang jalan ia melihat seorang bapak tua pemulung berjalan tanpa alas kaki di atas aspal panas. Ia memberikan sandalnya lalu membeli sepasang sendal baru—dan tersentak oleh satu kesadaran yang sederhana namun menghantam jiwanya: mengapa saya memberi barang butut ketika saya mampu membeli yang baru di toko sebelah?

Di detik itulah, katanya, sesuatu yang besar terjadi di dalam dadanya. Prinsip purba yang selama ini ia hafal tapi tidak ia hidupi—memberi dari yang terbaik, bukan dari yang tersisa—tiba-tiba meledak dan tidak bisa dikembalikan ke tempatnya semula.

Siang itu bukan malam ganjil di penghujung Ramadan. Tapi bagi kawan saya, nilainya melampaui ribuan bulan rutinitas ibadahnya sebelum siang itu, yang kosong.

Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - image 1

Ia juga bercerita tentang seorang mahasiswi di Tanah Datar yang pulang kampung di bulan Ramadan hanya untuk menanyakan tata cara salat taubat kepada orang tuanya—bukan karena ia pendosa besar, hanya karena salatnya mulai bolong-bolong di tengah bisingnya Jakarta dan ia merasa perlu merapikan urusannya dengan Sang Pencipta.

Tak lama setelah itu, ia berpulang dengan damai di pangkuan ayahnya, usai Tahajud.

Bagi anak gadis itu, perjumpaannya dengan maut adalah Lailatulkadar-nya yang abadi. Kepulangan yang dipersiapkan dengan kejujuran batin yang paling telanjang.

Hikmah tidak mengenal kalender. Ia bisa datang di tengah hiruk-pikuk bandara, di atas aspal yang membakar, di dalam percakapan pendek dengan orang tua sebelum tidur. Ia adalah interupsi yang tidak kita jadwalkan—seperti Ramadan itu sendiri.

Maka di ambang pintu ini, mungkin yang perlu kita tanyakan bukan hanya di malam mana Lailatulkadar jatuh? Tapi juga: siang-siang kita sudah diisi dengan apa?

Jika malam seribu bulan adalah tentang turunnya damai dari langit, maka siang hari kita seharusnya adalah tentang menjadi pembawa damai bagi orang lain. Keduanya tidak bisa dipisahkan—malam yang kita kejar hanya bermakna jika siang yang kita jalani sudah jujur.

Malam ini, saat kita melangkah masuk ke sepuluh hari terakhir, saya tidak ingin mengajak kita untuk hanya berburu tanda-tanda alam di langit.

Mari kita rapikan dulu yang ada di dalam. Bersihkan satu luka yang sudah terlalu lama kita biarkan mengering tanpa dirawat. Kirim satu pesan yang sudah terlalu lama tertunda. Akui satu kerapuhan yang sudah terlalu lama kita sembunyikan.

Pintu itu sudah terbuka. Dan di baliknya, seribu bulan keindahan sedang menunggu—bukan hanya di tengah malam yang sunyi, tapi juga di siang yang paling riuh, di detik yang paling tidak terduga.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Selamat memasuki ambang pintu yang agung. Kita sudah sejauh ini—mari terus melangkah bersama.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: berbuka puasaesai 10 hari terakhir puasaesai Ramadanhikmah di luar masjidibadah sosial puasamakna lailatul qadar ramadanmakna niat puasamemberi yang terbaikmencari malam seribu bulanniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026refleksi hari ke 20 ramadanspiritualitas puasa
Share15Tweet9Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • “Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Parfum Lokal Wangi Mewah, Harga Terjangkau!

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.