Sabtu, 8 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas

by A. Burhany
09/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
utama-19

Sembilan belas hari. Dan saya mulai menyadari sesuatu yang tidak saya rencanakan: Ramadan telah mengubah ritme hidup saya tanpa meminta izin.

Bukan secara dramatis. Justru sebaliknya—pelan-pelan, seperti air yang meresap ke tanah kering. Saya makan lebih lambat. Saya berjalan lebih lambat. Dan malam ini, di Tarawih, saya berdiri lebih lama dari biasanya—bukan karena khusyuk yang luar biasa, tapi karena saya tiba-tiba tidak merasa harus terburu-buru untuk kembali ke mana pun.

Dunia saya belakangan ini adalah dunia di mana sistem yang paling stabil adalah sistem yang berjalan otomatis tanpa interupsi. Uptime adalah dewa. Gangguan adalah musuh.

Masalahnya, saya pernah mulai memperlakukan hidup saya dengan logika yang sama. Menjawab “kabar baik” tanpa benar-benar merasakannya. Bekerja tanpa tahu untuk apa. Beribadah tanpa tahu pada siapa. Hidup saya menjadi skrip yang berjalan sendiri—stabil, efisien, dan hampa.

Ramadan adalah interupsi yang tidak saya jadwalkan. Dan ternyata, itulah yang saya butuhkan.

Di hari ini, saat kelelahan fisik mulai mencapai puncaknya, saya tidak akan pura-pura bahwa Tarawih selalu terasa mudah. Ada malam-malam di mana kaki terasa berat sejak rakaat ketiga. Ada malam-malam di mana pikiran terus melayang ke daftar pekerjaan besok, atau ke percakapan yang belum selesai, atau ke tidak ada tempat tertentu—hanya mengambang.

Tapi ada juga momen-momen kecil di antara itu semua. Saat lantunan ayat tertentu tiba-tiba menghantam sesuatu di dalam dada. Saat ruku’ terasa seperti benar-benar merunduk, bukan sekadar membungkuk. Saat sujud berlangsung satu detik lebih lama dari biasanya—bukan karena apa-apa, hanya karena saya tidak ingin buru-buru bangkit.

Momen-momen kecil itulah yang membuat saya ingin kembali menghidupkan malam berikutnya.

Dan Iktikaf—berdiam diri di masjid, memilih keheningan di saat dunia sedang bersiap untuk bising—adalah sesuatu yang dulu terasa asing bagi saya. Bagaimana mungkin tidak melakukan apa-apa bisa menjadi sesuatu yang produktif?

Tapi mungkin itulah tepatnya yang salah dari cara saya bertanya. Iktikaf bukan tentang tidak melakukan apa-apa. Ia tentang berhenti berlari cukup lama untuk menyadari ke mana sebenarnya kaki ini sedang membawa kita.

Besok kita memasuki sepuluh hari terakhir.

Saya tidak tahu bagaimana Anda merasakannya. Tapi bagi saya, ada perasaan ganjil yang mulai muncul—campuran antara kelelahan dan sesuatu yang menyerupai enggan untuk segera selesai. Seperti buku yang bagus di halaman-halaman terakhirnya.

Malam ini, di manapun Anda berdiri atau duduk atau berbaring setelah seharian penuh—coba cari satu momen interupsi untuk diri sendiri. Tidak harus panjang. Tidak harus di masjid. Bisa hanya lima menit di mana Anda mematikan semua layar dan membiarkan keheningan masuk.

Biarkan ia menyelinap. Biarkan ia bicara.

Selamat menjemput malam-malam terakhir yang tidak akan terulang.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Tags: berbuka puasaberhenti dari hidup autopilotesai menjelang 10 hari terakhir ramadanesai Ramadaninterupsi rutinitas puasakeheningan spiritualmakna iktikaf ramadanmakna niat puasamelawan hustle cultureniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026refleksi tarawih hari ke 19spiritualitas puasa
Share12Tweet8Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    364 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • “Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Parfum Lokal Wangi Mewah, Harga Terjangkau!

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.