Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan perombakan strategis di jajaran kepolisian dengan merotasi sejumlah jabatan penting. Kali ini, sembilan posisi Kapolda berganti, menandakan adanya penyesuaian dalam estafet kepemimpinan di berbagai daerah.
- Sebanyak sembilan Kapolda mengalami pergantian jabatan strategis.
- Rotasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kep/669/V/2026.
- Beberapa nama mendapat promosi, sementara yang lain dimutasi ke posisi baru atau penugasan di lingkungan Polri.
- Pergantian ini bertujuan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja institusi Polri.
Perombakan Jabatan Kapolda: Siapa Saja yang Mendapat Posisi Baru?
Keputusan rotasi ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor: Kep/669/V/2026 yang mengatur tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Langkah ini merupakan bagian dari dinamika internal institusi kepolisian yang bertujuan untuk penyegaran kepemimpinan dan optimalisasi kinerja di berbagai wilayah.
Perubahan ini melibatkan sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) yang menduduki posisi krusial. Berikut adalah rincian lengkap mengenai Kapolda yang berganti:
Mutasi dan Promosi Kapolda: Detail Perubahan
Pergantian jabatan ini mencakup beberapa provinsi dengan penyesuaian yang signifikan. Irjen Gatot Tri Suryantana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), dimutasi menjadi perwira tinggi Lemdiklat Polri. Posisinya di Bumi Minangkabau kini diisi oleh Irjen Djati Wiyoto, yang sebelumnya memimpin Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kaltara).
Pergantian estafet di Kaltara dilanjutkan dengan Brigjen Agus Wijayanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Karowabprof Divisi Propam Polri, kini dipercaya menduduki kursi Kapolda Kaltara.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Rudi Setiawan, juga mengalami mutasi menjadi perwira tinggi Bareskrim Polri. Tongkat estafet kepemimpinan di provinsi terpadat ini diserahkan kepada Irjen Pipit Rismanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar). Pengganti Irjen Pipit di Kalbar adalah Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar.
Di wilayah timur Indonesia, Irjen Waris Agono yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku Utara (Malut) dimutasi menjadi perwira tinggi di Polda Malut. Jabatan Kapolda Malut kini diemban oleh Brigjen Arif Budiman, Danpas Brimob II Korps Brimob Polri.
Pergantian juga terjadi di Pulau Lombok, di mana Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Edy Murbowo dimutasi menjadi perwira tinggi Polda NTB. Posisi ini akan diisi oleh Irjen Kalingga Rendra Raharja, yang sebelumnya bertugas di Baharkam Polri.
Untuk Kepolisian Daerah Bengkulu, Irjen Mardiyono yang sebelumnya Kapolda kini ditunjuk sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri. Posisinya sebagai Kapolda Bengkulu akan diisi oleh Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid, Karorenmin Bareskrim Polri.
Terakhir, Irjen Didik Agung Widjanarko, Kapolda Sulawesi Utara (Sultra), dimutasi menjadi perwira tinggi Polda Sultra. Jabatan Kapolda Sultra akan diisi oleh Brigjen Himawan Bayu Aji, Dirtipidsiber Bareskrim Polri. Di sisi lain, Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Endi Sutendi juga dimutasi sebagai perwira tinggi Polda Sulteng. Posisi Kapolda Sulteng kini dijabat oleh Brigjen Nasri, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ringkasan Jabatan Kapolda Baru:
Berikut adalah rekapitulasi lengkap nama-nama Kapolda yang baru menjabat:
- Kapolda Sumatera Barat (Sumbar): Irjen Djati Wiyoto
- Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara): Brigjen Agus Wijayanto
- Kapolda Jawa Barat (Jabar): Irjen Pipit Rismanto
- Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar): Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar
- Kapolda Maluku Utara (Malut): Brigjen Arif Budiman
- Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB): Irjen Kalingga Rendra Raharja
- Kapolda Bengkulu: Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid
- Kapolda Sulawesi Utara (Sultra): Brigjen Himawan Bayu Aji
- Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng): Brigjen Nasri























