Minggu, 27 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga

by Redaktur
19/12/2025
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
fenomena anak bunh ibu

Wartakita.id – Kasus anak 12 tahun bunuh ibu di Medan Sunggal mengguncang publik. Di balik keluarga harmonis, tersembunyi bahaya amarah terpendam remaja. Psikolog ingatkan pentingnya mengenali tanda-tanda ini sebelum terlambat.

Peristiwa mengerikan terjadi di Medan Sunggal, Rabu (10/12/2025). Seorang anak perempuan berusia 12 tahun tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri saat terlelap. Tindakan brutal ini memicu pertanyaan besar: apa yang mendorong seorang anak melakukan kekerasan fatal?

Gadis berinisial AI, pelajar SMP, diduga kesal karena kakaknya dimarahi ibu mereka malam sebelumnya. Amarah yang terpendam ini meledak menjadi tragedi. Kasus ini bukan sekadar insiden lokal, tapi alarm bagi seluruh orang tua di Indonesia.

Puncak Gunung Es Emosi Terpendam

Kepala Lingkungan V, Tono, menyaksikan langsung kepanikan warga pagi itu. Suara gaduh dari rumah korban memecah kesunyian. Saat tim medis tiba, sang ibu, Faizah Soraya (42), telah meninggal dunia. Luka tusukan yang ditemukan mencapai 20 titik.

Suami korban, Alham, berusaha keras menyelamatkan istrinya. Namun, takdir berkata lain. AI, anak bungsu dari dua bersaudara, kini berada dalam pemeriksaan polisi. Motif awal yang dianggap sepele—kemarahan atas teguran pada kakaknya—menjadi pemicu tragedi.

Keluarga ini dikenal akrab dan harmonis. Sang ibu selalu menemani dan menyiapkan kebutuhan anak-anaknya. Tidak ada yang menyangka keharmonisan itu menyimpan potensi bahaya. Ini menunjukkan bahwa penampilan luar keluarga tidak selalu mencerminkan kondisi emosional di dalamnya.

Mengapa Anak “Baik-Baik Saja” Bisa Membunuh?

Psikolog anak dan remaja, Dr. Rina Amelia, menjelaskan fenomena ini sebagai bottled-up emotion atau emosi yang terpendam. Anak-anak, terutama remaja, seringkali kesulitan mengekspresikan rasa marah, frustrasi, atau kecewa secara sehat.

Alih-alih menyalurkan emosi negatif, mereka memilih memendamnya. Tekanan dari lingkungan sekolah, pertemanan, atau bahkan dinamika keluarga bisa menjadi pemicu. Ketika emosi ini menumpuk, reaksi yang muncul bisa sangat ekstrem dan tidak terduga.

Dalam kasus AI, kemarahan terhadap teguran ibunya pada sang kakak bisa jadi hanya puncak. Ada kemungkinan akumulasi kekecewaan lain yang belum terselesaikan. Solidaritas saudara yang kuat bisa memicu adik merasa ikut marah dan bertindak impulsif.

Bahaya Amarah Terpendam pada Remaja

Remaja berada dalam fase pencarian jati diri yang rentan. Mereka sering merasa tidak dipahami atau diabaikan. Jika komunikasi keluarga tidak terbuka, anak akan cenderung menutup diri dan menyimpan masalahnya sendiri.

Amarah yang terpendam dapat bermanifestasi dalam berbagai cara. Mulai dari perubahan perilaku drastis, menarik diri dari sosial, hingga tindakan agresif. Dalam kasus ekstrem, seperti di Medan, bisa berujung pada kekerasan fatal.

Dr. Rina menekankan, “Anak yang terlihat diam dan patuh belum tentu baik-baik saja. Bisa jadi mereka sedang menyimpan luka emosional yang dalam. Kita sebagai orang tua wajib peka terhadap perubahan sekecil apapun.”

Kunci: Validasi Emosi Anak

Solusi utama untuk mencegah tragedi serupa adalah validasi emosi. Orang tua perlu menciptakan ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa takut dihakimi.

Ketika anak merasa marah, sedih, atau kecewa, ajak mereka bicara. Dengarkan keluh kesah mereka dengan empati. Tunjukkan bahwa Anda memahami perasaan mereka, meskipun Anda tidak setuju dengan tindakannya.

Contohnya, jika anak marah karena dimarahi, jangan langsung membela diri. Katakan, “Ibu tahu kamu pasti kesal karena kakak dimarahi. Rasanya pasti tidak enak ya melihat kakak dimarahi.”

Strategi Komunikasi Efektif dengan Remaja

  • Dengarkan aktif: Berikan perhatian penuh saat anak berbicara. Tatap mata mereka dan hindari menyela.
  • Hindari menghakimi: Jangan langsung menyalahkan atau mengkritik. Fokus pada pemahaman perasaan anak.
  • Ajarkan cara menyalurkan emosi: Beri alternatif sehat untuk meluapkan amarah, seperti menulis jurnal, berolahraga, atau berbicara dengan orang yang dipercaya.
  • Beri contoh positif: Tunjukkan cara Anda sendiri mengelola emosi dengan sehat.
  • Bangun kepercayaan: Ciptakan hubungan yang kuat agar anak merasa nyaman berbagi masalah.

Buku-buku parenting modern banyak membahas teknik komunikasi efektif dengan remaja. Mempelajari cara ini bisa menjadi investasi berharga untuk kesehatan mental keluarga.

“Keluarga harmonis bukan berarti tidak ada masalah, tetapi bagaimana keluarga tersebut mampu menyelesaikan masalah dengan sehat. Komunikasi terbuka adalah kunci utamanya.” – Dr. Rina Amelia

Kasus Medan Sunggal menjadi pengingat pahit. Jangan sampai kita terlambat menyadari bahwa anak yang terdiam di sudut kamar bisa jadi sedang berteriak minta tolong. Peka terhadap emosi anak adalah langkah pertama mencegah tragedi.

Jika Anda merasa kesulitan memahami atau menangani emosi anak, jangan ragu mencari bantuan profesional. Konsultasi dengan psikolog anak dapat memberikan panduan yang tepat.

BACA JUGA:

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Emosi AnakKemanusiaanKesehatan Mental AnakKomunikasi KeluargaParentingPsikologi Remajawartakita
Share12Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Terbongkar: Buron Judi Online Internasional FP Ditangkap di Thailand, Polri Ungkap Perputaran Uang Rp1 Triliun

27/09/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

26/09/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Garuda Perkasa: Indonesia Taklukkan Singapura 2-0, Tatap Laga Krusial Kontra Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

26/09/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Guruh Soekarnoputra: Sang Maestro Pencipta Lagu Nusantara yang Abadi

26/09/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

26/09/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Fajar/Fikri Melenggang Mulus di Babak Pertama Asian Games 2026: Optimisme Emas Terbit, Ujian Sesungguhnya Menanti

26/09/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka: Skandal Pemerasan, Diskon Rumah 70%, dan Pencucian Uang

26/09/2026
semangka-5

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

25/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    186 shares
    Share 74 Tweet 47
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Dua RS Regional Gowa dan Luwu Segera Hadir, Wujudkan Akses Kesehatan Merata di Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.