Selasa, 28 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga

by Redaktur
19/12/2025
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
fenomena anak bunh ibu

Wartakita.id – Kasus anak 12 tahun bunuh ibu di Medan Sunggal mengguncang publik. Di balik keluarga harmonis, tersembunyi bahaya amarah terpendam remaja. Psikolog ingatkan pentingnya mengenali tanda-tanda ini sebelum terlambat.

Peristiwa mengerikan terjadi di Medan Sunggal, Rabu (10/12/2025). Seorang anak perempuan berusia 12 tahun tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri saat terlelap. Tindakan brutal ini memicu pertanyaan besar: apa yang mendorong seorang anak melakukan kekerasan fatal?

Gadis berinisial AI, pelajar SMP, diduga kesal karena kakaknya dimarahi ibu mereka malam sebelumnya. Amarah yang terpendam ini meledak menjadi tragedi. Kasus ini bukan sekadar insiden lokal, tapi alarm bagi seluruh orang tua di Indonesia.

Puncak Gunung Es Emosi Terpendam

Kepala Lingkungan V, Tono, menyaksikan langsung kepanikan warga pagi itu. Suara gaduh dari rumah korban memecah kesunyian. Saat tim medis tiba, sang ibu, Faizah Soraya (42), telah meninggal dunia. Luka tusukan yang ditemukan mencapai 20 titik.

Suami korban, Alham, berusaha keras menyelamatkan istrinya. Namun, takdir berkata lain. AI, anak bungsu dari dua bersaudara, kini berada dalam pemeriksaan polisi. Motif awal yang dianggap sepele—kemarahan atas teguran pada kakaknya—menjadi pemicu tragedi.

Keluarga ini dikenal akrab dan harmonis. Sang ibu selalu menemani dan menyiapkan kebutuhan anak-anaknya. Tidak ada yang menyangka keharmonisan itu menyimpan potensi bahaya. Ini menunjukkan bahwa penampilan luar keluarga tidak selalu mencerminkan kondisi emosional di dalamnya.

Mengapa Anak “Baik-Baik Saja” Bisa Membunuh?

Psikolog anak dan remaja, Dr. Rina Amelia, menjelaskan fenomena ini sebagai bottled-up emotion atau emosi yang terpendam. Anak-anak, terutama remaja, seringkali kesulitan mengekspresikan rasa marah, frustrasi, atau kecewa secara sehat.

Alih-alih menyalurkan emosi negatif, mereka memilih memendamnya. Tekanan dari lingkungan sekolah, pertemanan, atau bahkan dinamika keluarga bisa menjadi pemicu. Ketika emosi ini menumpuk, reaksi yang muncul bisa sangat ekstrem dan tidak terduga.

Dalam kasus AI, kemarahan terhadap teguran ibunya pada sang kakak bisa jadi hanya puncak. Ada kemungkinan akumulasi kekecewaan lain yang belum terselesaikan. Solidaritas saudara yang kuat bisa memicu adik merasa ikut marah dan bertindak impulsif.

Bahaya Amarah Terpendam pada Remaja

Remaja berada dalam fase pencarian jati diri yang rentan. Mereka sering merasa tidak dipahami atau diabaikan. Jika komunikasi keluarga tidak terbuka, anak akan cenderung menutup diri dan menyimpan masalahnya sendiri.

Amarah yang terpendam dapat bermanifestasi dalam berbagai cara. Mulai dari perubahan perilaku drastis, menarik diri dari sosial, hingga tindakan agresif. Dalam kasus ekstrem, seperti di Medan, bisa berujung pada kekerasan fatal.

Dr. Rina menekankan, “Anak yang terlihat diam dan patuh belum tentu baik-baik saja. Bisa jadi mereka sedang menyimpan luka emosional yang dalam. Kita sebagai orang tua wajib peka terhadap perubahan sekecil apapun.”

Kunci: Validasi Emosi Anak

Solusi utama untuk mencegah tragedi serupa adalah validasi emosi. Orang tua perlu menciptakan ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa takut dihakimi.

Ketika anak merasa marah, sedih, atau kecewa, ajak mereka bicara. Dengarkan keluh kesah mereka dengan empati. Tunjukkan bahwa Anda memahami perasaan mereka, meskipun Anda tidak setuju dengan tindakannya.

Contohnya, jika anak marah karena dimarahi, jangan langsung membela diri. Katakan, “Ibu tahu kamu pasti kesal karena kakak dimarahi. Rasanya pasti tidak enak ya melihat kakak dimarahi.”

Strategi Komunikasi Efektif dengan Remaja

  • Dengarkan aktif: Berikan perhatian penuh saat anak berbicara. Tatap mata mereka dan hindari menyela.
  • Hindari menghakimi: Jangan langsung menyalahkan atau mengkritik. Fokus pada pemahaman perasaan anak.
  • Ajarkan cara menyalurkan emosi: Beri alternatif sehat untuk meluapkan amarah, seperti menulis jurnal, berolahraga, atau berbicara dengan orang yang dipercaya.
  • Beri contoh positif: Tunjukkan cara Anda sendiri mengelola emosi dengan sehat.
  • Bangun kepercayaan: Ciptakan hubungan yang kuat agar anak merasa nyaman berbagi masalah.

Buku-buku parenting modern banyak membahas teknik komunikasi efektif dengan remaja. Mempelajari cara ini bisa menjadi investasi berharga untuk kesehatan mental keluarga.

“Keluarga harmonis bukan berarti tidak ada masalah, tetapi bagaimana keluarga tersebut mampu menyelesaikan masalah dengan sehat. Komunikasi terbuka adalah kunci utamanya.” – Dr. Rina Amelia

Kasus Medan Sunggal menjadi pengingat pahit. Jangan sampai kita terlambat menyadari bahwa anak yang terdiam di sudut kamar bisa jadi sedang berteriak minta tolong. Peka terhadap emosi anak adalah langkah pertama mencegah tragedi.

Jika Anda merasa kesulitan memahami atau menangani emosi anak, jangan ragu mencari bantuan profesional. Konsultasi dengan psikolog anak dapat memberikan panduan yang tepat.

BACA JUGA:

Bagaimana Norwegia ‘Menampar’ FIFA dengan Diplomasi Keberanian di Panggung Global

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

Strategi Penyelamatan Rupiah dan Tiga Pos Kritis APBN 2026

Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: Emosi AnakKemanusiaanKesehatan Mental AnakKomunikasi KeluargaParentingPsikologi Remajawartakita
Share12Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Panggung K-Pop dengan Estetika Imut Idol Jepang yang Bikin Gemas!

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.