Selasa, 13 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tragedi Medan: Ketika Amarah Terpendam Remaja Merusak Harmoni Keluarga

by Redaktur
19/12/2025
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
fenomena anak bunh ibu

Wartakita.id – Kasus anak 12 tahun bunuh ibu di Medan Sunggal mengguncang publik. Di balik keluarga harmonis, tersembunyi bahaya amarah terpendam remaja. Psikolog ingatkan pentingnya mengenali tanda-tanda ini sebelum terlambat.

Peristiwa mengerikan terjadi di Medan Sunggal, Rabu (10/12/2025). Seorang anak perempuan berusia 12 tahun tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri saat terlelap. Tindakan brutal ini memicu pertanyaan besar: apa yang mendorong seorang anak melakukan kekerasan fatal?

Gadis berinisial AI, pelajar SMP, diduga kesal karena kakaknya dimarahi ibu mereka malam sebelumnya. Amarah yang terpendam ini meledak menjadi tragedi. Kasus ini bukan sekadar insiden lokal, tapi alarm bagi seluruh orang tua di Indonesia.

Puncak Gunung Es Emosi Terpendam

Kepala Lingkungan V, Tono, menyaksikan langsung kepanikan warga pagi itu. Suara gaduh dari rumah korban memecah kesunyian. Saat tim medis tiba, sang ibu, Faizah Soraya (42), telah meninggal dunia. Luka tusukan yang ditemukan mencapai 20 titik.

Suami korban, Alham, berusaha keras menyelamatkan istrinya. Namun, takdir berkata lain. AI, anak bungsu dari dua bersaudara, kini berada dalam pemeriksaan polisi. Motif awal yang dianggap sepele—kemarahan atas teguran pada kakaknya—menjadi pemicu tragedi.

Keluarga ini dikenal akrab dan harmonis. Sang ibu selalu menemani dan menyiapkan kebutuhan anak-anaknya. Tidak ada yang menyangka keharmonisan itu menyimpan potensi bahaya. Ini menunjukkan bahwa penampilan luar keluarga tidak selalu mencerminkan kondisi emosional di dalamnya.

Mengapa Anak “Baik-Baik Saja” Bisa Membunuh?

Psikolog anak dan remaja, Dr. Rina Amelia, menjelaskan fenomena ini sebagai bottled-up emotion atau emosi yang terpendam. Anak-anak, terutama remaja, seringkali kesulitan mengekspresikan rasa marah, frustrasi, atau kecewa secara sehat.

Alih-alih menyalurkan emosi negatif, mereka memilih memendamnya. Tekanan dari lingkungan sekolah, pertemanan, atau bahkan dinamika keluarga bisa menjadi pemicu. Ketika emosi ini menumpuk, reaksi yang muncul bisa sangat ekstrem dan tidak terduga.

Dalam kasus AI, kemarahan terhadap teguran ibunya pada sang kakak bisa jadi hanya puncak. Ada kemungkinan akumulasi kekecewaan lain yang belum terselesaikan. Solidaritas saudara yang kuat bisa memicu adik merasa ikut marah dan bertindak impulsif.

Bahaya Amarah Terpendam pada Remaja

Remaja berada dalam fase pencarian jati diri yang rentan. Mereka sering merasa tidak dipahami atau diabaikan. Jika komunikasi keluarga tidak terbuka, anak akan cenderung menutup diri dan menyimpan masalahnya sendiri.

Amarah yang terpendam dapat bermanifestasi dalam berbagai cara. Mulai dari perubahan perilaku drastis, menarik diri dari sosial, hingga tindakan agresif. Dalam kasus ekstrem, seperti di Medan, bisa berujung pada kekerasan fatal.

Dr. Rina menekankan, “Anak yang terlihat diam dan patuh belum tentu baik-baik saja. Bisa jadi mereka sedang menyimpan luka emosional yang dalam. Kita sebagai orang tua wajib peka terhadap perubahan sekecil apapun.”

Kunci: Validasi Emosi Anak

Solusi utama untuk mencegah tragedi serupa adalah validasi emosi. Orang tua perlu menciptakan ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa takut dihakimi.

Ketika anak merasa marah, sedih, atau kecewa, ajak mereka bicara. Dengarkan keluh kesah mereka dengan empati. Tunjukkan bahwa Anda memahami perasaan mereka, meskipun Anda tidak setuju dengan tindakannya.

Contohnya, jika anak marah karena dimarahi, jangan langsung membela diri. Katakan, “Ibu tahu kamu pasti kesal karena kakak dimarahi. Rasanya pasti tidak enak ya melihat kakak dimarahi.”

Strategi Komunikasi Efektif dengan Remaja

  • Dengarkan aktif: Berikan perhatian penuh saat anak berbicara. Tatap mata mereka dan hindari menyela.
  • Hindari menghakimi: Jangan langsung menyalahkan atau mengkritik. Fokus pada pemahaman perasaan anak.
  • Ajarkan cara menyalurkan emosi: Beri alternatif sehat untuk meluapkan amarah, seperti menulis jurnal, berolahraga, atau berbicara dengan orang yang dipercaya.
  • Beri contoh positif: Tunjukkan cara Anda sendiri mengelola emosi dengan sehat.
  • Bangun kepercayaan: Ciptakan hubungan yang kuat agar anak merasa nyaman berbagi masalah.

Buku-buku parenting modern banyak membahas teknik komunikasi efektif dengan remaja. Mempelajari cara ini bisa menjadi investasi berharga untuk kesehatan mental keluarga.

“Keluarga harmonis bukan berarti tidak ada masalah, tetapi bagaimana keluarga tersebut mampu menyelesaikan masalah dengan sehat. Komunikasi terbuka adalah kunci utamanya.” – Dr. Rina Amelia

Kasus Medan Sunggal menjadi pengingat pahit. Jangan sampai kita terlambat menyadari bahwa anak yang terdiam di sudut kamar bisa jadi sedang berteriak minta tolong. Peka terhadap emosi anak adalah langkah pertama mencegah tragedi.

Jika Anda merasa kesulitan memahami atau menangani emosi anak, jangan ragu mencari bantuan profesional. Konsultasi dengan psikolog anak dapat memberikan panduan yang tepat.

BACA JUGA:

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Halmahera Barat Maluku Utara, 2 Warga Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

Survival Guide Netizen 2026: Mengkritik Tanpa Diciduk Pasal 218 KUHP (Panduan Lengkap + Contoh Kasus)

Merawat Indonesia: Bukan dengan Menangkap Pengibar Bendera, Tapi Nyalakan Dapur Rakyat

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata

Tags: Emosi AnakKemanusiaanKesehatan Mental AnakKomunikasi KeluargaParentingPsikologi Remajawartakita
Share11Tweet7Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Pemerintah Siapkan Insentif Distribusi Pangan untuk Atasi Ketimpangan Harga di Daerah Terpencil - Utama

Pemerintah Siapkan Insentif Distribusi Pangan untuk Atasi Ketimpangan Harga di Daerah Terpencil

13/01/2026
Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini - Utama

Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

13/01/2026
Kabar Gaji PNS 2026: Realita vs. Wacana Kenaikan, Ini Rincian Terbaru - Utama

Kabar Gaji PNS 2026: Realita vs. Wacana Kenaikan, Ini Rincian Terbaru

13/01/2026
Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Utama

Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis

13/01/2026
Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial - Utama

Siklon Senyar Menguak Kerentanan Aceh: Jejak Kolonialisme dan Pembangunan Pascakolonial

12/01/2026
Super Flu di AS dan Tren Kesehatan Global: Fakta, Bukan Panik - Utama

Super Flu di AS dan Tren Kesehatan Global: Fakta, Bukan Panik

12/01/2026
Ancaman Trump: Greenland di Persimpangan Jalan, UE Siapkan Sanksi, Dunia Bereaksi - Utama

Ancaman Trump: Greenland di Persimpangan Jalan, UE Siapkan Sanksi, Dunia Bereaksi

12/01/2026
Wrap-Up Sepekan: Skandal Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Kritik Pandji, dan Duka Banjir Nasional - Utama

Wrap-Up Sepekan: Skandal Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Kritik Pandji, dan Duka Banjir Nasional

12/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah - Utama

    Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Banjir Bandang dan Longsor Terjang Halmahera Barat Maluku Utara, 2 Warga Tewas dan Puluhan Rumah Rusak

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Sistem Pertahanan Rusia Gagal Total di Venezuela, Kata Menhan AS

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3826 shares
    Share 1530 Tweet 957
  • 47 Gempa Guncang Indonesia dalam 10 Jam pada 11 Januari 2026: Laporan Lengkap BMKG

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gugatan Lahan GOR Sudiang Makassar: Proyek Stadion Rp 674 M Terancam?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Vonis Bebas Driver Ojol Setelah 6 Bulan Dipenjara: Keadilan yang Tertunda dan Tuntutan Ganti Rugi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB - Utama

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus - Utama
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO - Utama
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu? - Utama
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia - Utama
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat) - Utama
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya) - Utama
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah - Utama
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial? - Utama
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau - Utama
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda - Utama
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan - Utama
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming - Utama
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
tips keselamatan saat gempa bumi
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2015

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.