Sabtu, 26 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

by Pewarta Warga
12/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1773313174-56183b4de2925046

BACA JUGA:

15 Inovasi Unhas Kantongi Izin Edar BPOM: Percepatan Hilirisasi Riset dari Makassar

Pergantian Kiswah Ka’bah: Simbol Dimulainya Tahun Baru Islam 1448 H, Tradisi Sakral dari Makkah

Stimulus Ekonomi Semester II 2026: Pajak Penulis Dipangkas, Diskon Transportasi Hingga WFH ASN Diperpanjang

Bantargebang: Proyek Energi dari Sampah dan Ancaman Bom Waktu Gas Metana

Hilal Tak Terlihat di Makassar Akibat Cuaca, Sidang Isbat Tunggu Laporan Pusat

Menjelang akhir Ramadhan 1447 H, pertanyaan mengenai kapan tepatnya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 2026 tiba kembali mengemuka. Potensi perbedaan penetapan tanggal menjadi perhatian utama, mengingat perbedaan metode yang kerap digunakan oleh ormas Islam dan pemerintah.

Potensi Perbedaan 1 Syawal 1447 H: Analisis Kritis

Setiap tahun, umat Islam di Indonesia menghadapi fenomena unik menjelang Idul Fitri: kemungkinan adanya perbedaan tanggal perayaan. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada penentuan awal Ramadhan, tetapi juga pada penetapan 1 Syawal. Perbedaan ini lazimnya bersumber dari perbedaan metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyatul hilal (pengamatan hilal atau bulan sabit).

1 Syawal Menurut Muhammadiyah: Penetapan Berbasis Hisab

Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah menetapkan jadwal Idul Fitri 1447 H lebih awal. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diprediksi jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Ijtimak jelang Syawal 1447 H diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 01:23:28 UTC. Dalam kriteria Muhammadiyah, jika pada saat matahari terbenam di hari ijtimak terdapat wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1 sebelum pukul 24:00 UTC, maka hari berikutnya sudah masuk 1 Syawal.

1 Syawal Menurut Pemerintah: Sidang Isbat Sebagai Penentu

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai tanggal 1 Syawal 1447 H. Kepastian tersebut baru akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

Sebagai gambaran awal, Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag memprediksi Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat prediksi dan belum mengikat.

Proses penetapan 1 Syawal dalam sidang isbat melibatkan dua metode utama: perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan langsung terhadap hilal (rukyatul hilal). Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria yang disepakati oleh negara-negara MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka 1 Syawal ditetapkan pada hari berikutnya. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Sidang isbat akan diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sidang ini melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen, termasuk ahli astronomi dari BMKG dan BRIN, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya, sehingga keputusannya memiliki legitimasi keagamaan yang kuat.

1 Syawal Menurut Nahdlatul Ulama (NU): Mengutamakan Rukyatul Hilal

Sama seperti pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) juga belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 H. Dalam tradisi NU, penentuan awal bulan Hijriah sangat mengutamakan metode rukyatul hilal.

Pengamatan hilal biasanya dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia. Jika hilal berhasil terlihat oleh para pengamat yang memenuhi syarat, maka keesokan harinya langsung ditetapkan sebagai 1 Syawal. Namun, jika hilal tidak tampak, maka bulan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari, dan Idul Fitri jatuh pada hari berikutnya.

Meskipun mengedepankan rukyatul hilal, NU tetap menggunakan perhitungan ilmu falak sebagai data pendukung dalam proses pengambilan keputusan akhir.

Prediksi BRIN: 1 Syawal 1447 H Berpotensi 21 Maret 2026

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika, Thomas Djamaluddin, memberikan pandangannya mengenai prediksi awal Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan perhitungan astronomi, BRIN memprediksi 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 berpotensi jatuh pada Jumat, 21 Maret 2026.

Prediksi ini didasarkan pada analisis posisi hilal saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara. Menurut Thomas Djamaluddin, ketinggian bulan pada waktu tersebut diperkirakan masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan dalam kriteria MABIMS.

“Dalam kriteria yang digunakan oleh Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu, hilal dinyatakan dapat terlihat jika memiliki tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi setidaknya 6,4 derajat,” terang Thomas Djamaluddin.

Hasil perhitungan BRIN menunjukkan bahwa posisi hilal di Indonesia pada maghrib 19 Maret 2026 kemungkinan belum memenuhi syarat tersebut. Dengan kondisi ini, hilal diperkirakan belum dapat diamati, sehingga bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari. Skenario inilah yang mengarah pada prediksi 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026.

Perbedaan metode dan pandangan dalam penentuan awal bulan Hijriah adalah hal yang lazim dalam khazanah Islam di Indonesia. Keberagaman ini mencerminkan kekayaan tradisi dan ijtihad keilmuan yang terus berkembang, sembari tetap berpegang pada prinsip utama persatuan dan ukhuwah.


1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: 1 syawal 1447 hBRINhisabidul fitri 2026Kalender HijriahLebaran 2026MuhammadiyahNUpemerintahperbedaan lebaranRukyatul HilalSidang Isbat
Share26Tweet16Send

ARTIKEL TERKAIT

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka: Skandal Pemerasan, Diskon Rumah 70%, dan Pencucian Uang

26/09/2026
semangka-5

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

25/09/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Komisi II DPR Desak Ombudsman Tindak Lanjut Tegas

25/09/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Achraf Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Pemerkosaan Setelah Banding Ditolak Pengadilan Tertinggi Prancis

24/09/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh?

24/09/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Ketua Geng Motor Warser dan Anggota Ditangkap saat Live TikTok di Makassar: Kronologi dan Dugaan Kejahatan

23/09/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

BNPB Perkuat Pemadaman Darat Karhutla Kalimantan Tengah di Tengah Asap Tebal

22/09/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Jasad Kedua Ditemukan Terdampar di Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

22/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dua RS Regional Gowa dan Luwu Segera Hadir, Wujudkan Akses Kesehatan Merata di Sulsel

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jasad Kedua Ditemukan Terdampar di Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.