Rabu, 20 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak?

by Pewarta Warga
12/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Menjelang akhir Ramadhan 1447 H, pertanyaan mengenai kapan tepatnya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 2026 tiba kembali mengemuka. Potensi perbedaan penetapan tanggal menjadi perhatian utama, mengingat perbedaan metode yang kerap digunakan oleh ormas Islam dan pemerintah.

Potensi Perbedaan 1 Syawal 1447 H: Analisis Kritis

Setiap tahun, umat Islam di Indonesia menghadapi fenomena unik menjelang Idul Fitri: kemungkinan adanya perbedaan tanggal perayaan. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada penentuan awal Ramadhan, tetapi juga pada penetapan 1 Syawal. Perbedaan ini lazimnya bersumber dari perbedaan metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyatul hilal (pengamatan hilal atau bulan sabit).

1 Syawal Menurut Muhammadiyah: Penetapan Berbasis Hisab

Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah menetapkan jadwal Idul Fitri 1447 H lebih awal. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diprediksi jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Ijtimak jelang Syawal 1447 H diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 01:23:28 UTC. Dalam kriteria Muhammadiyah, jika pada saat matahari terbenam di hari ijtimak terdapat wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1 sebelum pukul 24:00 UTC, maka hari berikutnya sudah masuk 1 Syawal.

1 Syawal Menurut Pemerintah: Sidang Isbat Sebagai Penentu

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai tanggal 1 Syawal 1447 H. Kepastian tersebut baru akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

Sebagai gambaran awal, Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag memprediksi Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat prediksi dan belum mengikat.

Proses penetapan 1 Syawal dalam sidang isbat melibatkan dua metode utama: perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan langsung terhadap hilal (rukyatul hilal). Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria yang disepakati oleh negara-negara MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka 1 Syawal ditetapkan pada hari berikutnya. Jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Sidang isbat akan diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa sidang ini melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen, termasuk ahli astronomi dari BMKG dan BRIN, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya, sehingga keputusannya memiliki legitimasi keagamaan yang kuat.

1 Syawal Menurut Nahdlatul Ulama (NU): Mengutamakan Rukyatul Hilal

Sama seperti pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU) juga belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1447 H. Dalam tradisi NU, penentuan awal bulan Hijriah sangat mengutamakan metode rukyatul hilal.

Pengamatan hilal biasanya dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia. Jika hilal berhasil terlihat oleh para pengamat yang memenuhi syarat, maka keesokan harinya langsung ditetapkan sebagai 1 Syawal. Namun, jika hilal tidak tampak, maka bulan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari, dan Idul Fitri jatuh pada hari berikutnya.

Meskipun mengedepankan rukyatul hilal, NU tetap menggunakan perhitungan ilmu falak sebagai data pendukung dalam proses pengambilan keputusan akhir.

Prediksi BRIN: 1 Syawal 1447 H Berpotensi 21 Maret 2026

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika, Thomas Djamaluddin, memberikan pandangannya mengenai prediksi awal Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan perhitungan astronomi, BRIN memprediksi 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026 berpotensi jatuh pada Jumat, 21 Maret 2026.

Prediksi ini didasarkan pada analisis posisi hilal saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara. Menurut Thomas Djamaluddin, ketinggian bulan pada waktu tersebut diperkirakan masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan dalam kriteria MABIMS.

“Dalam kriteria yang digunakan oleh Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu, hilal dinyatakan dapat terlihat jika memiliki tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi setidaknya 6,4 derajat,” terang Thomas Djamaluddin.

Hasil perhitungan BRIN menunjukkan bahwa posisi hilal di Indonesia pada maghrib 19 Maret 2026 kemungkinan belum memenuhi syarat tersebut. Dengan kondisi ini, hilal diperkirakan belum dapat diamati, sehingga bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari. Skenario inilah yang mengarah pada prediksi 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026.

Perbedaan metode dan pandangan dalam penentuan awal bulan Hijriah adalah hal yang lazim dalam khazanah Islam di Indonesia. Keberagaman ini mencerminkan kekayaan tradisi dan ijtihad keilmuan yang terus berkembang, sembari tetap berpegang pada prinsip utama persatuan dan ukhuwah.


1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - image 1

BACA JUGA:

Hilal Tak Terlihat di Makassar Akibat Cuaca, Sidang Isbat Tunggu Laporan Pusat

Gaji ke-13 ASN: Antara Kebutuhan Pendidikan dan Efisiensi Anggaran Pemerintah

Prediksi Cuaca Panas Ekstrem ‘Godzilla El Niño’ Landa Indonesia Mulai April 2026

WFH Satu Hari Sepekan Pasca Lebaran 2026: Siapa yang Termasuk dan Pengecualiannya

WFH Satu Hari Sepekan: Kebijakan Terbatas, Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Tags: 1 syawal 1447 hBRINhisabidul fitri 2026Kalender HijriahLebaran 2026MuhammadiyahNUpemerintahperbedaan lebaranRukyatul HilalSidang Isbat
Share25Tweet16Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka TPPU Narkoba oleh Bareskrim Polri

20/05/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Israel Tahan 40 Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, 9 WNI di Antara 332 Orang yang Ditahan

20/05/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Bromocorah yang Tembak Polisi di Lampung Ditembak Mati, Diduga Resindivis Lintas Pengadilan

20/05/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Kecewa Tuntutan 5 Tahun Penjara, Eks Wamenaker Noel Sesalkan Tidak Korupsi Lebih Banyak

19/05/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Menkeu Purbaya Jelaskan Lelucon Prabowo Soal Dolar di Desa: “Untuk Menghibur Rakyat”

19/05/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

19/05/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Bedah Artikel The Economist: Ancaman Krisis Ekonomi dan Demokrasi Indonesia di Era Prabowo?

18/05/2026
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia

17/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

    Dekranasda Kota Makassar Meriahkan Parade Budaya di Solo dengan Pesona Kuliner

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Daftar Rumah Sakit dan Bidan Penerima Vaksin Palsu

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Simak Petunjuk BNPB Saat Puting Beliung

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • NIKKOR Z 35mm f/1.4: Cahaya Berlimpah dengan Harga Terjangkau

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Ukir Sejarah Baru

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Tantangan dalam Membangun Smart City: Antara Teknologi dan Realita

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Review Samsung Galaxy S20 FE, Lebih Murah dari Galaxy S20

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Pelindo IV Gelar Jalan Sehat Dan Nonton Bareng

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Telemedicine: Masa Depan Layanan Kesehatan di Era Digital

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Dani Olmo: Pahlawan Spanyol yang Menggagalkan Gol Inggris di Menit 90

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1 Syawal 1447 H: Mampukah Lebaran 2026 Dirayakan Serentak? - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.