Sabtu, 17 Januari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed

by Pewarta Warga
13/01/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 6 mins read
A A
Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed - Utama

Wartakita.id – Konfrontasi antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell memanas dengan adanya investigasi kriminal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Powell oleh pemerintahan Trump. Langkah drastis ini memicu kekhawatiran mendalam tentang independensi bank sentral AS dan berpotensi menciptakan gejolak di pasar keuangan global.

Poin Penting:

  • Investigasi kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell oleh pemerintahan Trump memicu kekhawatiran independensi bank sentral.
  • Langkah ini berpotensi memicu kegelisahan pasar saham global dan menunda penurunan suku bunga yang diinginkan Trump.
  • Ancaman pidana terhadap Powell justru dapat membujuknya untuk bertahan lebih lama di The Fed, berlawanan dengan keinginan Trump.
  • Para pengamat dan mantan pejabat The Fed menyuarakan keprihatinan serius terhadap serangan politik terhadap kebijakan moneter.
  • Upaya Trump untuk mengganti Powell terancam terhambat oleh penolakan dari anggota Senat Republik yang prihatin dengan independensi The Fed.

Eskalasi Konflik: Suku Bunga Rendah dan Dendam Politik

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki keinginan yang sangat spesifik: suku bunga acuan yang lebih rendah, lonjakan pasar saham, dan, yang terpenting, gubernur Federal Reserve yang ia pilih sendiri menjabat. Namun, kenyataan yang dihadapi Trump saat ini, melalui investigasi kriminal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Jerome Powell oleh Departemen Kehakiman AS, mungkin tidak akan menghasilkan salah satu dari tujuan tersebut. Sebaliknya, eskalasi yang mengejutkan dari perseteruan panjang antara Trump dan Powell ini justru bisa berbalik arah, berpotensi menunda penurunan suku bunga, memicu kegelisahan di Wall Street, dan bahkan membujuk Powell untuk tetap bertahan lama setelah masa jabatannya sebagai gubernur berakhir pada Mei 2026.

Ancaman Departemen Kehakiman untuk mendakwa Powell secara pidana, sebuah langkah yang sangat tidak lazim dan belum pernah terjadi sebelumnya, dapat mempersulit upaya Trump untuk mengganti Powell dengan figur yang lebih loyal kepadanya. Mantan Presiden Federal Reserve Dallas, Richard Fisher, menggambarkan situasi ini sebagai “perang hukum dalam bentuk terburuknya.” Ia menyatakan kepada CNN, “Saya sulit percaya mereka akan merendahkan diri sampai ke tingkat ini. Ini sudah keterlaluan,” sembari mempertanyakan motif Trump selain balas dendam dalam penyelidikan kriminal tersebut.

Reaksi Pasar: Antara Kelemahan Dolar dan Lonjakan Emas

Sebelum eskalasi dramatis ini, pemerintahan Trump cenderung menghindari serangan langsung terhadap Powell, memilih pernyataan publik yang menghina. Namun, langkah investigasi kriminal ini memicu respons langsung dari para investor dan CEO. Mereka menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap peningkatan dramatis ini. Bursa saham AS dan nilai tukar dolar AS mengalami pelemahan tipis pada Senin (12/1) pagi, sebuah indikasi awal kegelisahan pasar global terhadap intervensi politik dalam kebijakan moneter.

Respons yang lebih signifikan terlihat di pasar logam mulia. Harga emas melonjak 3% ke level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 4.600 per ounce, sementara harga perak juga melonjak 8% ke level tertinggi sejak 1979 sebesar US$ 86 per ounce. Lonjakan ini sering kali diinterpretasikan sebagai refleksi ketidakpastian ekonomi dan ketidakpercayaan terhadap stabilitas kebijakan moneter di bawah tekanan politik.

Ancaman terhadap Independensi The Fed

Para ekonom yang dihubungi CNN menyatakan kekhawatiran serius bahwa penyelidikan kriminal Departemen Kehakiman terhadap Powell secara langsung menargetkan independensi The Fed. Lembaga ini dirancang untuk terisolasi dari campur tangan politik demi menjaga stabilitas ekonomi. Profesor ekonomi Universitas Michigan, Justin Wolfers, berargumen, “Upaya untuk mengkriminalisasi pelaksanaan kebijakan moneter adalah suatu penghinaan.” Ia menambahkan, “Setiap warga Amerika harus menentang ini. Ekonomi yang buruk. Politik yang buruk. Buruk bagi supremasi hukum. Buruk bagi pasar.”

Pengamat kebijakan moneter melihat langkah Trump ini sebagai upaya untuk mengirimkan pesan kepada para pejabat The Fed saat ini dan di masa mendatang, yang tidak sejalan dengan keinginan Trump untuk suku bunga rendah. Tim Mahedy, mantan pejabat di Federal Reserve San Francisco dan CEO Access Macro, meyakini, “Trump tidak akan memenangkan ini.” Ia melanjutkan, “Powell bukanlah orang yang bisa diintimidasi. Mereka tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.” Bahkan, Menteri Keuangan Scott Bessent dilaporkan tidak senang dengan keputusan untuk menuntut Jerome Powell, khawatir hal itu akan merugikan pasar, sebuah peringatan yang pernah diterima Trump sebelumnya terkait pemecatan Powell.

Peluang Penurunan Suku Bunga AS Tipis, Independensi Terancam

Pasar keuangan bereaksi terhadap ketidakpastian ini. Peluang penurunan suku bunga Fed pada pertemuan akhir Januari menurun drastis menjadi hanya 5%, turun dari 17% seminggu sebelumnya, menurut CME FedWatch Tool. Angka ini mencerminkan keraguan pasar terhadap kemampuan The Fed untuk bergerak bebas di bawah tekanan politik yang intens. Mantan Wakil Gubernur Fed, Alan Blinder, menyatakan, “Ini adalah tindakan keterlaluan yang, jika dilakukan oleh presiden lain mana pun, akan mengejutkan. Untungnya, Fed dan ketuanya, Jerome Powell, tidak mudah diintimidasi.”

Para pengamat The Fed berpendapat bahwa serangan Trump terhadap lembaga tersebut justru dapat membuat para pejabat yang masih ragu-ragu mengenai penurunan suku bunga menjadi lebih enggan untuk terlihat menuruti perintah presiden. Mahedy berargumen, “Secara keseluruhan, ini kontraproduktif terhadap agenda presiden dan hampir memaksa FOMC untuk lebih agresif guna menghindari tekanan politik.” Respons kolektif dari mantan gubernur The Fed, menteri keuangan, dan ekonom Gedung Putih dari berbagai partai memperkuat pembelaan terhadap Powell “dari upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melemahkan” independensi The Fed, menyamakannya dengan praktik di pasar negara berkembang.

Powell Bisa Bertahan, Trump Terjegal?

Ironisnya, upaya Trump untuk menggulingkan Powell justru dapat menyebabkan efek sebaliknya. Meskipun masa jabatan Powell sebagai ketua The Fed berakhir pada Mei 2026, ia secara teori dapat tetap berada di Dewan Gubernur bank sentral AS hingga Januari 2028. Powell sendiri bersikap tertutup mengenai rencananya, menolak usulan Trump dan menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi The Fed. Ketika ditanya oleh CNN pada Desember, Powell hanya menjawab, “Saya fokus pada sisa waktu saya sebagai gubernur bank sentral AS. Saya tidak punya hal baru untuk disampaikan kepada Anda mengenai hal itu.”

Data pasar prediksi menunjukkan pergeseran signifikan. Peluang Powell untuk keluar dari posisi gubernur sebelum Agustus, yang sebelumnya 85%, anjlok menjadi 55% setelah berita penyelidikan kriminal. Ini menunjukkan bahwa pasar kini memandang Powell lebih mungkin untuk tetap menjabat, sebuah hasil yang berlawanan dengan keinginan Trump. Douglas Holtz-Eakin, Presiden American Action Forum, menyebut langkah ini “sangat tidak bijaksana dan bodoh.”.

Kendala Senat untuk Pengganti Pilihan Trump

Trump berencana mengumumkan kandidat pilihannya untuk menggantikan Powell, dengan nama-nama seperti Kevin Warsh dan Kevin Hassett disebut-sebut. Namun, para kandidat ini memerlukan persetujuan dari Senat AS. Investigasi terhadap Powell tampaknya telah mempersulit tugas tersebut secara signifikan. Senator Republik Thom Tillis menegaskan bahwa panggilan pengadilan ini seharusnya menghilangkan “keraguan yang tersisa” mengenai dorongan aktif pejabat Trump untuk mengakhiri independensi Fed. Tillis, yang duduk di Komite Perbankan Senat, menyatakan akan menentang pengesahan calon apapun untuk The Fed sampai masalah hukum Powell diselesaikan.

Senat Republik Alaska Lisa Murkowski mendukung langkah Tillis, menyebut tindakan pemerintahan Trump “tidak lebih dari upaya pemaksaan.” Jika senator Partai Republik lainnya mengikuti jejak mereka, upaya Trump untuk mengesahkan pengganti Powell dapat tertunda atau bahkan digagalkan, memberikan pukulan telak bagi agendanya dan memperkuat institusi independen The Fed.

BACA JUGA:

AS Perintahkan Warga Segera Tinggalkan Iran di Tengah Gelombang Kerusuhan

China Keberatan Rencana AS Ambil Minyak Venezuela Pasca-Penangkapan Maduro

AS Tangkap Kapal Tanker Rusia ‘Marinera’ di Atlantik Utara, Rusia Protes Keras

Trump Perintahkan AS Mundur dari 66 Organisasi Internasional, Termasuk Badan PBB

Trump Ingin Greenland? Warga Cemas, PM Tegas Tolak Invasi

Tags: Amerika Serikatbursa globalFederal Reserveindependensi bank sentralKebijakan Moneterpasar sahamPowellsuku bungaThe Fedtrump
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Analisis Perdagangan 15 Januari 2026: IHSG Lanjutkan Reli, Sektor Energi dan Teknologi Jadi Sorotan - Utama

Analisis Perdagangan 15 Januari 2026: IHSG Lanjutkan Reli, Sektor Energi dan Teknologi Jadi Sorotan

15/01/2026
Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Lampaui Rp16.851 per Dolar AS - Utama

Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Lampaui Rp16.851 per Dolar AS

15/01/2026
Rupiah Melemah di Awal Pekan: Menembus Rp16.873 per Dolar AS, Analisis Penyebabnya - Utama

Rupiah Melemah di Awal Pekan: Menembus Rp16.873 per Dolar AS, Analisis Penyebabnya

13/01/2026
IHSG Dekati 9.000, Altcoin Mulai Rally: Update Bursa Saham & Kripto 12 Januari 2026 - Utama

IHSG Dekati 9.000, Altcoin Mulai Rally: Update Bursa Saham & Kripto 12 Januari 2026

12/01/2026
Rupiah Melemah, Harga Emas Meroket: Bagaimana Dampaknya Bagi Anda? - Utama

Rupiah Melemah, Harga Emas Meroket: Bagaimana Dampaknya Bagi Anda?

12/01/2026
Harga Nikel Dunia Anjlok, Nasib Tambang Indonesia Terancam? - Utama

Harga Nikel Dunia Anjlok, Nasib Tambang Indonesia Terancam?

12/01/2026
Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing - Utama

Prabowo Sindir Kebocoran Pajak, Menkeu Bongkar Skandal Perusahaan Sawit & Industri Asing

10/01/2026
Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang? - Utama

Lee Jae-myung: Tiongkok Lampaui Korsel, Ancaman atau Peluang?

07/01/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya - Utama

    Banjir Melanda Indonesia 12 Januari 2026: Daftar Wilayah Terdampak dan Dampaknya

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • 47 Gempa Guncang Indonesia dalam 10 Jam pada 11 Januari 2026: Laporan Lengkap BMKG

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks Tautan Pinjaman BRI hingga Rp500 Juta

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • 10 Model Rambut Pria yang Cocok Untuk Menutupi Pipi Chubby 💈✂️

    3831 shares
    Share 1532 Tweet 958
  • Dari Luka yang Dicuri Menuju Janji yang Dinanti: Babak Baru Aurelie Moeremans

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem: Waspada Banjir dan Longsor di Sulawesi Selatan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • KPK Terapkan KUHAP Baru: Fokus HAM, Tersangka Suap Pajak Tak Lagi Dipajang di Konferensi Pers

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB - Utama

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial? - Utama
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu? - Utama
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami - Utama
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian - Utama
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup - Utama
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus - Utama
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang - Utama
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah! - Utama
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda? - Utama
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah - Utama
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat) - Utama
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
tips keselamatan saat gempa bumi
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2015

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.