Sabtu, 25 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed

by Pewarta Warga
13/01/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 6 mins read
A A
img-1768303467-c8a0025fdc338287

Wartakita.id – Konfrontasi antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell memanas dengan adanya investigasi kriminal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Powell oleh pemerintahan Trump. Langkah drastis ini memicu kekhawatiran mendalam tentang independensi bank sentral AS dan berpotensi menciptakan gejolak di pasar keuangan global.

Poin Penting:

  • Investigasi kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell oleh pemerintahan Trump memicu kekhawatiran independensi bank sentral.
  • Langkah ini berpotensi memicu kegelisahan pasar saham global dan menunda penurunan suku bunga yang diinginkan Trump.
  • Ancaman pidana terhadap Powell justru dapat membujuknya untuk bertahan lebih lama di The Fed, berlawanan dengan keinginan Trump.
  • Para pengamat dan mantan pejabat The Fed menyuarakan keprihatinan serius terhadap serangan politik terhadap kebijakan moneter.
  • Upaya Trump untuk mengganti Powell terancam terhambat oleh penolakan dari anggota Senat Republik yang prihatin dengan independensi The Fed.

Eskalasi Konflik: Suku Bunga Rendah dan Dendam Politik

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki keinginan yang sangat spesifik: suku bunga acuan yang lebih rendah, lonjakan pasar saham, dan, yang terpenting, gubernur Federal Reserve yang ia pilih sendiri menjabat. Namun, kenyataan yang dihadapi Trump saat ini, melalui investigasi kriminal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Jerome Powell oleh Departemen Kehakiman AS, mungkin tidak akan menghasilkan salah satu dari tujuan tersebut. Sebaliknya, eskalasi yang mengejutkan dari perseteruan panjang antara Trump dan Powell ini justru bisa berbalik arah, berpotensi menunda penurunan suku bunga, memicu kegelisahan di Wall Street, dan bahkan membujuk Powell untuk tetap bertahan lama setelah masa jabatannya sebagai gubernur berakhir pada Mei 2026.

Ancaman Departemen Kehakiman untuk mendakwa Powell secara pidana, sebuah langkah yang sangat tidak lazim dan belum pernah terjadi sebelumnya, dapat mempersulit upaya Trump untuk mengganti Powell dengan figur yang lebih loyal kepadanya. Mantan Presiden Federal Reserve Dallas, Richard Fisher, menggambarkan situasi ini sebagai “perang hukum dalam bentuk terburuknya.” Ia menyatakan kepada CNN, “Saya sulit percaya mereka akan merendahkan diri sampai ke tingkat ini. Ini sudah keterlaluan,” sembari mempertanyakan motif Trump selain balas dendam dalam penyelidikan kriminal tersebut.

Reaksi Pasar: Antara Kelemahan Dolar dan Lonjakan Emas

Sebelum eskalasi dramatis ini, pemerintahan Trump cenderung menghindari serangan langsung terhadap Powell, memilih pernyataan publik yang menghina. Namun, langkah investigasi kriminal ini memicu respons langsung dari para investor dan CEO. Mereka menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap peningkatan dramatis ini. Bursa saham AS dan nilai tukar dolar AS mengalami pelemahan tipis pada Senin (12/1) pagi, sebuah indikasi awal kegelisahan pasar global terhadap intervensi politik dalam kebijakan moneter.

Respons yang lebih signifikan terlihat di pasar logam mulia. Harga emas melonjak 3% ke level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 4.600 per ounce, sementara harga perak juga melonjak 8% ke level tertinggi sejak 1979 sebesar US$ 86 per ounce. Lonjakan ini sering kali diinterpretasikan sebagai refleksi ketidakpastian ekonomi dan ketidakpercayaan terhadap stabilitas kebijakan moneter di bawah tekanan politik.

Ancaman terhadap Independensi The Fed

Para ekonom yang dihubungi CNN menyatakan kekhawatiran serius bahwa penyelidikan kriminal Departemen Kehakiman terhadap Powell secara langsung menargetkan independensi The Fed. Lembaga ini dirancang untuk terisolasi dari campur tangan politik demi menjaga stabilitas ekonomi. Profesor ekonomi Universitas Michigan, Justin Wolfers, berargumen, “Upaya untuk mengkriminalisasi pelaksanaan kebijakan moneter adalah suatu penghinaan.” Ia menambahkan, “Setiap warga Amerika harus menentang ini. Ekonomi yang buruk. Politik yang buruk. Buruk bagi supremasi hukum. Buruk bagi pasar.”

Pengamat kebijakan moneter melihat langkah Trump ini sebagai upaya untuk mengirimkan pesan kepada para pejabat The Fed saat ini dan di masa mendatang, yang tidak sejalan dengan keinginan Trump untuk suku bunga rendah. Tim Mahedy, mantan pejabat di Federal Reserve San Francisco dan CEO Access Macro, meyakini, “Trump tidak akan memenangkan ini.” Ia melanjutkan, “Powell bukanlah orang yang bisa diintimidasi. Mereka tidak akan menurunkan suku bunga pada bulan Januari.” Bahkan, Menteri Keuangan Scott Bessent dilaporkan tidak senang dengan keputusan untuk menuntut Jerome Powell, khawatir hal itu akan merugikan pasar, sebuah peringatan yang pernah diterima Trump sebelumnya terkait pemecatan Powell.

Peluang Penurunan Suku Bunga AS Tipis, Independensi Terancam

Pasar keuangan bereaksi terhadap ketidakpastian ini. Peluang penurunan suku bunga Fed pada pertemuan akhir Januari menurun drastis menjadi hanya 5%, turun dari 17% seminggu sebelumnya, menurut CME FedWatch Tool. Angka ini mencerminkan keraguan pasar terhadap kemampuan The Fed untuk bergerak bebas di bawah tekanan politik yang intens. Mantan Wakil Gubernur Fed, Alan Blinder, menyatakan, “Ini adalah tindakan keterlaluan yang, jika dilakukan oleh presiden lain mana pun, akan mengejutkan. Untungnya, Fed dan ketuanya, Jerome Powell, tidak mudah diintimidasi.”

Para pengamat The Fed berpendapat bahwa serangan Trump terhadap lembaga tersebut justru dapat membuat para pejabat yang masih ragu-ragu mengenai penurunan suku bunga menjadi lebih enggan untuk terlihat menuruti perintah presiden. Mahedy berargumen, “Secara keseluruhan, ini kontraproduktif terhadap agenda presiden dan hampir memaksa FOMC untuk lebih agresif guna menghindari tekanan politik.” Respons kolektif dari mantan gubernur The Fed, menteri keuangan, dan ekonom Gedung Putih dari berbagai partai memperkuat pembelaan terhadap Powell “dari upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melemahkan” independensi The Fed, menyamakannya dengan praktik di pasar negara berkembang.

Powell Bisa Bertahan, Trump Terjegal?

Ironisnya, upaya Trump untuk menggulingkan Powell justru dapat menyebabkan efek sebaliknya. Meskipun masa jabatan Powell sebagai ketua The Fed berakhir pada Mei 2026, ia secara teori dapat tetap berada di Dewan Gubernur bank sentral AS hingga Januari 2028. Powell sendiri bersikap tertutup mengenai rencananya, menolak usulan Trump dan menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi The Fed. Ketika ditanya oleh CNN pada Desember, Powell hanya menjawab, “Saya fokus pada sisa waktu saya sebagai gubernur bank sentral AS. Saya tidak punya hal baru untuk disampaikan kepada Anda mengenai hal itu.”

Data pasar prediksi menunjukkan pergeseran signifikan. Peluang Powell untuk keluar dari posisi gubernur sebelum Agustus, yang sebelumnya 85%, anjlok menjadi 55% setelah berita penyelidikan kriminal. Ini menunjukkan bahwa pasar kini memandang Powell lebih mungkin untuk tetap menjabat, sebuah hasil yang berlawanan dengan keinginan Trump. Douglas Holtz-Eakin, Presiden American Action Forum, menyebut langkah ini “sangat tidak bijaksana dan bodoh.”.

Kendala Senat untuk Pengganti Pilihan Trump

Trump berencana mengumumkan kandidat pilihannya untuk menggantikan Powell, dengan nama-nama seperti Kevin Warsh dan Kevin Hassett disebut-sebut. Namun, para kandidat ini memerlukan persetujuan dari Senat AS. Investigasi terhadap Powell tampaknya telah mempersulit tugas tersebut secara signifikan. Senator Republik Thom Tillis menegaskan bahwa panggilan pengadilan ini seharusnya menghilangkan “keraguan yang tersisa” mengenai dorongan aktif pejabat Trump untuk mengakhiri independensi Fed. Tillis, yang duduk di Komite Perbankan Senat, menyatakan akan menentang pengesahan calon apapun untuk The Fed sampai masalah hukum Powell diselesaikan.

Senat Republik Alaska Lisa Murkowski mendukung langkah Tillis, menyebut tindakan pemerintahan Trump “tidak lebih dari upaya pemaksaan.” Jika senator Partai Republik lainnya mengikuti jejak mereka, upaya Trump untuk mengesahkan pengganti Powell dapat tertunda atau bahkan digagalkan, memberikan pukulan telak bagi agendanya dan memperkuat institusi independen The Fed.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Konflik Iran-AS Membara: Serangan Balasan dan Ancaman, Puluhan Tewas di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Perusahaan Pelayaran Hindari Pengawalan AS di Selat Hormuz Akibat Serangan Iran, Apa Dampaknya?

Skandal Global: Reaksi Keras Surat Kabar Spanyol atas Hadiah FIFA untuk Amerika Serikat

Piala Dunia 2026: Turki dan Haiti Tersingkir, Daftar Tim Gugur Bertambah

Rencana Damai Iran-AS Terhambat: Inspeksi Nuklir dan Bayang-Bayang Israel Jadi Titik Krusial

Tags: Amerika Serikatbursa globalFederal Reserveindependensi bank sentralKebijakan Moneterpasar sahamPowellsuku bungaThe Fedtrump
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed - Featured

DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

22/07/2026
Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed - Featured

Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

17/07/2026
Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed - Featured

Pertamina Perkuat Distribusi BBM: Armada Baru dan Bantuan Sopir TNI Atasi Antrean SPBU

17/07/2026
Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed - Featured

Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat

03/07/2026
Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed - Featured

Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

03/07/2026
Trump vs. Powell: Skandal Kriminal yang Mengguncang Pasar dan Mengancam Independensi The Fed - Featured

Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat

30/06/2026
img-1781429853-85a8b62148d74e97

Rupiah Mendunia: Indonesia & Hong Kong Jalin Kesepakatan Transaksi Mata Uang Lokal

14/06/2026
img-1781187727-3ad821d1c46a7f30

Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

11/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Toyota Luncurkan New Hilux di Palopo

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    495 shares
    Share 198 Tweet 124
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.