Rabu, 20 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo

by Pewarta Warga
25/02/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Rencana pemerintah Indonesia untuk mengimpor 105 ribu unit mobil pikap dari India tampaknya harus tertunda. Keputusan impor ini kini sepenuhnya bergantung pada arahan Presiden Prabowo Subianto, menunggu kepulangannya dari kunjungan kerja luar negeri.

  • Pemerintah Indonesia menunda rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India.
  • Penundaan dilakukan hingga Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air.
  • Menteri Koperasi menegaskan bahwa keputusan impor bukan kewenangan kementeriannya.
  • Wakil Ketua DPR RI meminta rencana impor ditunda sambil menunggu Presiden kembali dan mendalami detailnya.

Penundaan Impor Mobil Pikap India Menunggu Keputusan Presiden

Pemerintah Indonesia secara resmi menunda rencana ambisius untuk mengimpor 105 ribu unit mobil pikap dari India. Keputusan penundaan ini diambil sebagai langkah antisipatif, menunggu kehadiran dan keputusan final dari Presiden Prabowo Subianto yang saat ini sedang menjalankan kunjungan kerja di luar negeri.

Penegasan mengenai penundaan ini disampaikan langsung oleh Menteri Koperasi (Menkop) yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantoro. Ia mengungkapkan hal tersebut usai menjadi salah satu pembicara dalam acara Sarasehan 99 Ekonomi Syariah Indonesia yang digelar pada Selasa, 24 Februari 2026.

Dalam keterangannya, Menkop Ferry Juliantono menekankan bahwa kewenangan terkait keputusan impor mobil pikap tersebut bukanlah berada di bawah Kementerian Koperasi. “Kan kemarin sudah diputuskan, itu bukan wewenangnya Kementerian Koperasi. Jadi itu sudah diputuskan ditunda, sampai menunggu Pak Presiden datang,” jelas Menkop Ferry.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang berkaitan dengan rencana impor mobil pikap untuk Koperasi Merah Putih ini sepenuhnya akan menunggu keputusan akhir dari Presiden Prabowo Subianto. “Tunggu Bapak Presiden,” tegasnya, menggarisbawahi bahwa otoritas tertinggi dalam pengambilan keputusan ini berada di tangan Presiden.

DPR RI Mendesak Penundaan Guna Mendalami Rencana Impor

Sebelumnya, rencana impor ini memang telah menarik perhatian dan menjadi sorotan publik. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sufmi Dasco Ahmad, telah memberikan tanggapan tegas terkait hal tersebut. Ia secara spesifik meminta pemerintah untuk menunda rencana impor besar ini, mengingat Presiden masih berada di luar negeri.

“Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri,” ujar Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Senin, 23 Februari 2026.

Dasco mengungkapkan harapannya agar Presiden Prabowo Subianto dapat mendalami setiap detail dan aspek dari rencana impor tersebut setelah kembali ke tanah air. Ia juga secara eksplisit menekankan pentingnya mendengarkan berbagai masukan, pendapat, serta melakukan kalkulasi mendalam mengenai kesiapan industri otomotif dalam negeri sebelum keputusan final diambil.

“Tentunya Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut. Dan tentunya juga Presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri,” terang Dasco lebih lanjut.

Sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra, ia kembali menegaskan posisinya, “Nah, sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu.” Pernyataan ini menunjukkan adanya keselarasan antara pihak eksekutif (melalui Menkop) dan legislatif (melalui Wakil Ketua DPR) dalam menunda rencana impor ini hingga ada arahan yang lebih jelas dari Presiden.

Informasi mengenai Koperasi Merah Putih sebagai salah satu inisiatif yang digadang-gadang dapat menjadi solusi lapangan kerja bagi generasi muda dapat ditemukan lebih lanjut dalam berbagai sumber, termasuk dalam video yang berjudul “Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Lapangan Kerja bagi Generasi Muda”. Hal ini menunjukkan bahwa rencana impor mobil pikap ini kemungkinan terkait dengan upaya pengembangan ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja.

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - image 1

BACA JUGA:

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Rp 67 Triliun, Efisiensi Jadi Kunci

Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs

Prabowo Tekan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8%, Koperasi Merah Putih Dorong Industrialisasi Desa

Dana Rp49 Triliun dari Rekening Tak Terurus Segera Masuk Kas Negara: Apa Kata Presiden Prabowo?

Energi Surya dan Baterai Lebih Murah dari Batu Bara: Revolusi Biaya Listrik Indonesia

Tags: DPR-RIimpor mobil pikapIndiaIndonesiaKebijakan PemerintahKementerian KoperasiKoperasi Merah Putihpenundaan imporPresiden Prabowo
Share12Tweet8Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Rp 67 Triliun, Efisiensi Jadi Kunci

20/05/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

XPeng Ambil Alih Mayoritas Saham Pabrik EV EIDO, Erajaya Fokus Distribusi

19/05/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs

19/05/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Prabowo Tekan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8%, Koperasi Merah Putih Dorong Industrialisasi Desa

17/05/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Rupiah Terus Melemah: Rekor Terendah Baru dan Dampak Nyata pada Kehidupan Sehari-hari

17/05/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

15/05/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

MSCI Review Mei 2026: 18 Saham Indonesia Didepak, Pasar Bernapas Lega Setelah “Freeze” Dicabut

15/05/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Menteri Purbaya Tegur Dirjen Pajak: Peserta Tax Amnesty Jilid II Aman, Tidak Akan Diperiksa Ulang

11/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

    Dekranasda Kota Makassar Meriahkan Parade Budaya di Solo dengan Pesona Kuliner

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Daftar Rumah Sakit dan Bidan Penerima Vaksin Palsu

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Simak Petunjuk BNPB Saat Puting Beliung

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • NIKKOR Z 35mm f/1.4: Cahaya Berlimpah dengan Harga Terjangkau

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Ukir Sejarah Baru

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Tantangan dalam Membangun Smart City: Antara Teknologi dan Realita

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Review Samsung Galaxy S20 FE, Lebih Murah dari Galaxy S20

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Pelindo IV Gelar Jalan Sehat Dan Nonton Bareng

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dani Olmo: Pahlawan Spanyol yang Menggagalkan Gol Inggris di Menit 90

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Telemedicine: Masa Depan Layanan Kesehatan di Era Digital

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.