Kamis, 12 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo

by Pewarta Warga
25/02/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Rencana pemerintah Indonesia untuk mengimpor 105 ribu unit mobil pikap dari India tampaknya harus tertunda. Keputusan impor ini kini sepenuhnya bergantung pada arahan Presiden Prabowo Subianto, menunggu kepulangannya dari kunjungan kerja luar negeri.

  • Pemerintah Indonesia menunda rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India.
  • Penundaan dilakukan hingga Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air.
  • Menteri Koperasi menegaskan bahwa keputusan impor bukan kewenangan kementeriannya.
  • Wakil Ketua DPR RI meminta rencana impor ditunda sambil menunggu Presiden kembali dan mendalami detailnya.

Penundaan Impor Mobil Pikap India Menunggu Keputusan Presiden

Pemerintah Indonesia secara resmi menunda rencana ambisius untuk mengimpor 105 ribu unit mobil pikap dari India. Keputusan penundaan ini diambil sebagai langkah antisipatif, menunggu kehadiran dan keputusan final dari Presiden Prabowo Subianto yang saat ini sedang menjalankan kunjungan kerja di luar negeri.

Penegasan mengenai penundaan ini disampaikan langsung oleh Menteri Koperasi (Menkop) yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantoro. Ia mengungkapkan hal tersebut usai menjadi salah satu pembicara dalam acara Sarasehan 99 Ekonomi Syariah Indonesia yang digelar pada Selasa, 24 Februari 2026.

Dalam keterangannya, Menkop Ferry Juliantono menekankan bahwa kewenangan terkait keputusan impor mobil pikap tersebut bukanlah berada di bawah Kementerian Koperasi. “Kan kemarin sudah diputuskan, itu bukan wewenangnya Kementerian Koperasi. Jadi itu sudah diputuskan ditunda, sampai menunggu Pak Presiden datang,” jelas Menkop Ferry.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang berkaitan dengan rencana impor mobil pikap untuk Koperasi Merah Putih ini sepenuhnya akan menunggu keputusan akhir dari Presiden Prabowo Subianto. “Tunggu Bapak Presiden,” tegasnya, menggarisbawahi bahwa otoritas tertinggi dalam pengambilan keputusan ini berada di tangan Presiden.

DPR RI Mendesak Penundaan Guna Mendalami Rencana Impor

Sebelumnya, rencana impor ini memang telah menarik perhatian dan menjadi sorotan publik. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sufmi Dasco Ahmad, telah memberikan tanggapan tegas terkait hal tersebut. Ia secara spesifik meminta pemerintah untuk menunda rencana impor besar ini, mengingat Presiden masih berada di luar negeri.

“Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri,” ujar Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Senin, 23 Februari 2026.

Dasco mengungkapkan harapannya agar Presiden Prabowo Subianto dapat mendalami setiap detail dan aspek dari rencana impor tersebut setelah kembali ke tanah air. Ia juga secara eksplisit menekankan pentingnya mendengarkan berbagai masukan, pendapat, serta melakukan kalkulasi mendalam mengenai kesiapan industri otomotif dalam negeri sebelum keputusan final diambil.

“Tentunya Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut. Dan tentunya juga Presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri,” terang Dasco lebih lanjut.

Sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra, ia kembali menegaskan posisinya, “Nah, sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu.” Pernyataan ini menunjukkan adanya keselarasan antara pihak eksekutif (melalui Menkop) dan legislatif (melalui Wakil Ketua DPR) dalam menunda rencana impor ini hingga ada arahan yang lebih jelas dari Presiden.

Informasi mengenai Koperasi Merah Putih sebagai salah satu inisiatif yang digadang-gadang dapat menjadi solusi lapangan kerja bagi generasi muda dapat ditemukan lebih lanjut dalam berbagai sumber, termasuk dalam video yang berjudul “Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Lapangan Kerja bagi Generasi Muda”. Hal ini menunjukkan bahwa rencana impor mobil pikap ini kemungkinan terkait dengan upaya pengembangan ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja.

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - image 1

BACA JUGA:

Macron Dukung Indonesia Batasi Usia Anak di Media Sosial: Aturan Lengkap dan Implementasinya

Prabowo Tawarkan Mediasi ke Teheran, Indonesia Sesalkan Eskalasi Militer Timur Tengah

Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026 Bersama 31 Negara OKI

Indonesia Tegaskan Belum Bayar Iuran Board of Peace, Pisahkan Janji AS untuk Gaza

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Minggu, 23 Februari 2026

Tags: DPR-RIimpor mobil pikapIndiaIndonesiaKebijakan PemerintahKementerian KoperasiKoperasi Merah Putihpenundaan imporPresiden Prabowo
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Anggaran Makan Bergizi Gratis Aman: Purbaya Yudhi Sadewa Tekankan Efektivitas dan Efisiensi

10/03/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Lonjakan Harga Minyak Dunia 60%, Dan Ekonomi di Balik Krisis Geopolitik

10/03/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Serangan AS-Israel ke Iran: Ancaman Baru bagi IHSG dan Pasar Modal Indonesia Pekan Depan

02/03/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Analisis IHSG: Antisipasi Koreksi Lanjutan dan Rekomendasi Saham Pilihan 27 Februari 2028

28/02/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Emas dan Perak Bergerak Stabil Menunggu Hasil Perundingan Nuklir AS-Iran, Harga Antam Naik Tipis

27/02/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Alarm Keras dari Bulaksumur: Membedah Tiga Syarat ‘Reformasi Jilid II’

27/02/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Urgensi Revisi Perpres 112/2007 & Kebijakan Ekonomi 2015: Kemenkop & Pedagang Kecil Bersuara

26/02/2026
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

IHSG Ambles 1,37% ke 8.280,83, Saham PADI, VKTR, MPXL Jadi Top Losers di Tengah Aksi Jual Investor

24/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • eksekusi makam kuno di toraja wartakita.id

    Toraja: Ekskavator Hancurkan Tongkonan 300 Tahun, Warisan Budaya Terancam Punah

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Esai Ramadan #17: Doa, antara Harapan dan Kepasrahan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #16: Autofagi Jiwa

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    532 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Mulai 2026, Komdigi Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India ke RI Ditunda, Menunggu Keputusan Presiden Prabowo - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.