Senin, 7 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs

by Pewarta Warga
19/05/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1779142921-03d1cd626b2ffa77

BACA JUGA:

Usulan Biaya Haji 2027: Rp 107 Juta per Jemaah, Komponen Pembiayaan dan Asumsi Penting

Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik

Transaksi QRIS Melonjak 100% di Semester I-2026, Capai Rp600 Triliun: Era Digital Makin Mengakar di Indonesia

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus: Terkait Kasus Korupsi, Pengganti Ditunjuk Jadi Plt

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan klarifikasi mendalam kepada Komisi XI DPR RI mengenai pandangan BI terhadap stabilitas nilai tukar rupiah. BI menekankan bahwa pengukuran stabilitas tidak hanya berpatokan pada level kurs semata, melainkan lebih fokus pada tingkat volatilitas atau gejolak pergerakannya.

Stabilitas Rupiah: Volatilitas sebagai Ukuran Utama

Dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (18/5/2026), Perry Warjiyo menegaskan bahwa pendekatan Bank Indonesia dalam menilai stabilitas nilai tukar rupiah berbeda dengan beberapa negara maju atau pusat keuangan seperti Singapura dan Hong Kong. Sebagian besar bank sentral di negara emerging market, termasuk Indonesia, cenderung menyerahkan pergerakan nilai tukar pada mekanisme pasar. Fokus utama bank sentral adalah menjaga stabilitas pergerakan tersebut agar tidak bergejolak secara ekstrem.

“Sebagian besar negara termasuk emerging market itu nilai tukar diserahkan kepada mekanisme pasar. Karena itu ukuran stabilitas yang kami gunakan adalah volatilitas, bukan kembali ke level awal,” ujar Perry.

Pendekatan volatilitas ini, lanjut Perry, didasarkan pada standar deviasi atau ukuran statistik terhadap fluktuasi nilai tukar. Dengan metrik ini, BI menilai bahwa stabilitas rupiah Indonesia masih relatif lebih baik dibandingkan mata uang negara lain yang juga mengalami tekanan akibat gejolak global.

“Kata-katanya adalah stabilitas nilai tukar rupiah, bukan tingkat nilai tukar rupiah. Kita bicara stabilitas, bukan level. Nah, yang kami dekati sekarang adalah yang kita sebut stabilitas. Ini adalah volatilitas nilai tukar rupiah yang average-nya 20 hari,” jelasnya.

Perry merinci bahwa volatilitas rupiah secara year to date saat ini berada di level 5,4%. Angka ini dianggap stabil dan terkendali, sejalan dengan mandat undang-undang yang mengamanatkan stabilitas nilai tukar rupiah.

Penilaian Rupiah Undervalued Berdasarkan Fundamental Ekonomi

Gubernur BI juga menjelaskan bahwa penilaian rupiah berada dalam kondisi undervalued (lebih rendah dari nilai fundamentalnya) didasarkan pada kesepakatan asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Asumsi makro ini mencakup proyeksi inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga kondisi neraca pembayaran.

Untuk tahun 2026, asumsi dasar APBN menetapkan rata-rata nilai tukar rupiah di level Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat (AS), dengan rentang target Rp 16.200 hingga Rp 16.800 per dolar AS.

“Nah, karena itu kami mengatakan rupiah sekarang undervalued. Rujukannya karena sesuai makronya rata-rata Rp 16.500 dengan kisaran Rp 16.200-Rp 16.800,” kata Perry.

Meskipun rata-rata nilai tukar rupiah secara year to date saat ini berada di kisaran Rp 16.900 per dolar AS, BI meyakini tekanan tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor musiman dan global, bukan pelemahan fundamental ekonomi domestik. Perry menyebutkan bahwa permintaan devisa cenderung meningkat pada periode April hingga Juni akibat pembayaran dividen, kebutuhan ibadah haji, dan pembayaran utang luar negeri. Selain itu, ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat turut memperkuat dolar AS terhadap mata uang negara berkembang.

Pengalaman BI menunjukkan bahwa biasanya permintaan devisa tinggi pada kuartal II, dan diperkirakan akan menguat pada kuartal III.

“Pengalaman kami kalau April, Mei, Juni memang demand devisa tinggi. Nanti Juli, Agustus biasanya akan menguat,” ujarnya.

Perry menambahkan bahwa BI tetap optimistis rupiah akan kembali bergerak menuju kisaran fundamentalnya pada semester II-2026. Optimisme ini didukung oleh inflasi yang masih terkendali, pertumbuhan ekonomi yang terjaga, serta cadangan devisa yang memadai. BI meyakini rata-rata nilai tukar rupiah tahun ini akan berada dalam kisaran asumsi APBN.

Tanggapan Anggota DPR dan Proyeksi Penguatan Rupiah

Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah, sempat mempertanyakan indikator stabilitas rupiah yang digunakan BI, mengingat pelemahan rupiah yang telah menembus level Rp 17.600. Ia mendesak agar pelemahan ini dicermati lebih serius dan diklarifikasi apakah masih dianggap sebagai hal biasa atau sudah masuk kategori tekanan fundamental.

Terlepas dari berbagai dinamika pasar, Gubernur BI Perry Warjiyo tetap optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan stabil pada kuartal III tahun 2026. Penegasan ini disampaikan Perry usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Ia meyakini penguatan rupiah akan terjadi pada Juli dan Agustus 2026, didukung oleh kondisi fundamental ekonomi domestik yang masih kuat meskipun menghadapi sentimen eksternal dan internal yang meluas di pasar keuangan domestik.


Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Bank IndonesiaDPR-RIGubernur BIKomisi XI DPRNilai Tukar Rupiahperry warjiyostabilitas rupiahundervaluedvolatilitas kurs
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

BRI Makassar Berdayakan 90 Difabel Lewat Program Magang Kerja: Peluang Berkarier Terbuka Lebar

06/09/2026
Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) 2027 Akan Dipangkas di Bawah Rp200 Triliun, BGN Ungkap Strategi Efisiensi

04/09/2026
Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

Menkeu Purbaya Akui Kelas Menengah Tertekan, Strategi Genjot Ekonomi Nasional Diungkap

04/09/2026
Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

Kopdes Merah Putih “Cicil” Sebelum Beroperasi, Menkop Ferry Juliantono Ditekan DPR

04/09/2026
Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

Makassar Cooperative Expo 2026 Resmi Dibuka: Momentum Koperasi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan Makassar

30/08/2026
Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

27/08/2026
Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

Harga Emas di Pegadaian Melonjak: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik Hari Ini

26/08/2026
Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

KPPU Tinjau Ulang Kemitraan Plasma Ayam di Sulsel Akibat Lonjakan Biaya Pakan: Analisis Mendalam

25/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

    Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    215 shares
    Share 86 Tweet 54
  • PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Panduan Lengkap: Jenis Rambut dan Faktor Penentunya

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • PLN Maros Lakukan Pemeliharaan Sistem: Jadwal dan Wilayah Terdampak Pengaturan Beban Listrik

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hair Tonic dan Kesuburan Rambut, Manfaat dan Cara Pakai yang Tepat

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Prediksi Kemacetan Mudik 2026 Jalur Non-Tol Jabar: Rute Rawan dan Alternatif Lengkap

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Akun Media Sosial CEO Google Dibobol Hacker OurMine

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.