Selasa, 3 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs

by Pewarta Warga
19/05/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1779142921-03d1cd626b2ffa77

BACA JUGA:

Komisi X DPR Mendukung Kebijakan Tidak Naik Kelas Mulai 2027

Komisi II DPR 2019-2024 Tidak Pernah Bahas Pasal PKPU yang Loloskan Gibran

Komisi X DPR: Indonesia Belum Memiliki Regulasi Penyetaraan Ijazah LN, Risiko Hukum Menjelang

PAN Kaji Putusan MK terhadap Wacana Pemakzulan Gibran, PKB dan DPR RI Ikut Berdiskusi

Kurikulum Pariwisata Dini di Sulsel: Langkah Strategis Kenalkan Budaya Sejak Dini

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan klarifikasi mendalam kepada Komisi XI DPR RI mengenai pandangan BI terhadap stabilitas nilai tukar rupiah. BI menekankan bahwa pengukuran stabilitas tidak hanya berpatokan pada level kurs semata, melainkan lebih fokus pada tingkat volatilitas atau gejolak pergerakannya.

Stabilitas Rupiah: Volatilitas sebagai Ukuran Utama

Dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (18/5/2026), Perry Warjiyo menegaskan bahwa pendekatan Bank Indonesia dalam menilai stabilitas nilai tukar rupiah berbeda dengan beberapa negara maju atau pusat keuangan seperti Singapura dan Hong Kong. Sebagian besar bank sentral di negara emerging market, termasuk Indonesia, cenderung menyerahkan pergerakan nilai tukar pada mekanisme pasar. Fokus utama bank sentral adalah menjaga stabilitas pergerakan tersebut agar tidak bergejolak secara ekstrem.

“Sebagian besar negara termasuk emerging market itu nilai tukar diserahkan kepada mekanisme pasar. Karena itu ukuran stabilitas yang kami gunakan adalah volatilitas, bukan kembali ke level awal,” ujar Perry.

Pendekatan volatilitas ini, lanjut Perry, didasarkan pada standar deviasi atau ukuran statistik terhadap fluktuasi nilai tukar. Dengan metrik ini, BI menilai bahwa stabilitas rupiah Indonesia masih relatif lebih baik dibandingkan mata uang negara lain yang juga mengalami tekanan akibat gejolak global.

“Kata-katanya adalah stabilitas nilai tukar rupiah, bukan tingkat nilai tukar rupiah. Kita bicara stabilitas, bukan level. Nah, yang kami dekati sekarang adalah yang kita sebut stabilitas. Ini adalah volatilitas nilai tukar rupiah yang average-nya 20 hari,” jelasnya.

Perry merinci bahwa volatilitas rupiah secara year to date saat ini berada di level 5,4%. Angka ini dianggap stabil dan terkendali, sejalan dengan mandat undang-undang yang mengamanatkan stabilitas nilai tukar rupiah.

Penilaian Rupiah Undervalued Berdasarkan Fundamental Ekonomi

Gubernur BI juga menjelaskan bahwa penilaian rupiah berada dalam kondisi undervalued (lebih rendah dari nilai fundamentalnya) didasarkan pada kesepakatan asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Asumsi makro ini mencakup proyeksi inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga kondisi neraca pembayaran.

Untuk tahun 2026, asumsi dasar APBN menetapkan rata-rata nilai tukar rupiah di level Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat (AS), dengan rentang target Rp 16.200 hingga Rp 16.800 per dolar AS.

“Nah, karena itu kami mengatakan rupiah sekarang undervalued. Rujukannya karena sesuai makronya rata-rata Rp 16.500 dengan kisaran Rp 16.200-Rp 16.800,” kata Perry.

Meskipun rata-rata nilai tukar rupiah secara year to date saat ini berada di kisaran Rp 16.900 per dolar AS, BI meyakini tekanan tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor musiman dan global, bukan pelemahan fundamental ekonomi domestik. Perry menyebutkan bahwa permintaan devisa cenderung meningkat pada periode April hingga Juni akibat pembayaran dividen, kebutuhan ibadah haji, dan pembayaran utang luar negeri. Selain itu, ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat turut memperkuat dolar AS terhadap mata uang negara berkembang.

Pengalaman BI menunjukkan bahwa biasanya permintaan devisa tinggi pada kuartal II, dan diperkirakan akan menguat pada kuartal III.

“Pengalaman kami kalau April, Mei, Juni memang demand devisa tinggi. Nanti Juli, Agustus biasanya akan menguat,” ujarnya.

Perry menambahkan bahwa BI tetap optimistis rupiah akan kembali bergerak menuju kisaran fundamentalnya pada semester II-2026. Optimisme ini didukung oleh inflasi yang masih terkendali, pertumbuhan ekonomi yang terjaga, serta cadangan devisa yang memadai. BI meyakini rata-rata nilai tukar rupiah tahun ini akan berada dalam kisaran asumsi APBN.

Tanggapan Anggota DPR dan Proyeksi Penguatan Rupiah

Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah, sempat mempertanyakan indikator stabilitas rupiah yang digunakan BI, mengingat pelemahan rupiah yang telah menembus level Rp 17.600. Ia mendesak agar pelemahan ini dicermati lebih serius dan diklarifikasi apakah masih dianggap sebagai hal biasa atau sudah masuk kategori tekanan fundamental.

Terlepas dari berbagai dinamika pasar, Gubernur BI Perry Warjiyo tetap optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan stabil pada kuartal III tahun 2026. Penegasan ini disampaikan Perry usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Ia meyakini penguatan rupiah akan terjadi pada Juli dan Agustus 2026, didukung oleh kondisi fundamental ekonomi domestik yang masih kuat meskipun menghadapi sentimen eksternal dan internal yang meluas di pasar keuangan domestik.


Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Bank IndonesiaDPR-RIGubernur BIKomisi XI DPRNilai Tukar Rupiahperry warjiyostabilitas rupiahundervaluedvolatilitas kurs
Share11Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

02/11/2026
Foto makro uang kertas Rupiah Indonesia ditumpuk rapi di atas meja kayu usang yang berserat kasar, berdampingan dengan grafik analitik digital bercahaya menampilkan garis fluktuasi merah-hijau sebagai

Strategi Manajemen Arus Kas UMKM Hadapi Ketidakpastian Pasar

01/11/2026
Foto close-up laporan keuangan cetak dengan grafik naik dan kalkulator emas terbuka di atas meja kayu, diterangi sinar matahari sore yang dramatis.

Panduan Investor Pemula Membaca Laporan Keuangan Perusahaan

01/11/2026
7 bupati sepakat membangun danau toba sebagai destinasi utama wisata di indonesia

Pertamina Sumbagut Tingkatkan Kelestarian Bukit Sibea-Bea Demi Danau Toba

01/11/2026
Wartakita Presiden Prabowo

Prabowo Bertemu Pengusaha Kadin, Bahas Capaian Investasi Strategis

01/11/2026
Wartakita Id Ojk

OJK Pacu Keuangan Syariah untuk Dongkrak Ekonomi Nasional

01/11/2026
Grafik saham teknologi yang bergugur dengan panah merah tajam di atas meja kayu, dicolok oleh koin emas bercahaya.

Saham Teknologi AS Berguguran, Nasdaq Anjlok 2,86 Persen

01/11/2026
Foto makro biji kakao segar bersanding di atas meja kayu jati yang dipoles dengan cahaya matahari pagi yang lembut menembus celah tirai menciptakan bayangan dramatis; latar belakang buram menampilkan

BEI Luncurkan Indeks Saham Komoditas IDX Commodity 20

31/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Gubernur BI: Stabilitas Rupiah Diukur dari Volatilitas, Bukan Sekadar Level Kurs - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3578 shares
    Share 1431 Tweet 895
  • Indonesia Rancang Teknologi Anti Komputer Kuantum Bersama Peruri Dan Telkom

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Xi Jinping Perketat Kampanye Anti Korupsi Di Tiongkok Saat Pleno Partai

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    892 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • LG Raih Predikat Mesin Cuci Nomor Satu Terpasang Pakai Teknologi AI

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pembinaan Intensif 215 UMKM Sulsel Lewat Program REWAKO 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.