Kamis, 16 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid

by Pewarta Warga
13/02/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1770955711-303894fb2fa3007d

Harga emas dan perak mengalami penurunan signifikan ke level terendah mingguan, dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi dan meredam prospek penurunan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

  • Emas dunia anjlok 3,13% pada Kamis (12 Februari 2026), mencapai US$4.919,69 per troy ons, terendah dalam sepekan.
  • Perak juga terpukul keras, turun 10,55% ke US$75,16 per troy ons pada hari yang sama.
  • Data ketenagakerjaan AS yang kuat memperkuat pandangan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
  • Investor kini menantikan data inflasi AS untuk petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter bank sentral.

Emas dan Perak Terpuruk Akibat Data Ketenagakerjaan AS

Harga emas dunia dilaporkan mengalami pelemahan tajam, anjlok sebesar 3,13% pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, ditutup pada level US$4.919,69 per troy ons. Angka ini menandai titik terendah emas dalam sepekan terakhir, menjauhkannya dari ambang psikologis US$5.000 per troy ons. Memasuki perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, hingga pukul 06.45 WIB, harga emas di pasar spot terpantau kembali melemah tipis 0,20% ke posisi US$4.909,99 per troy ons.

Pelemahan drastis harga emas pada hari Kamis dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan kekuatan signifikan. Data tersebut berhasil meredam ekspektasi pasar mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat. Penembusan level US$5.000 per troy ons yang krusial semakin memperdalam kerugian akibat meningkatnya tekanan jual.

Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com, menjelaskan bahwa volatilitas tinggi yang terjadi sebelumnya telah mendorong banyak investor untuk menempatkan perintah jual otomatis (*stop loss*) di bawah level US$5.000 atau di atas US$5.100 per troy ons. “Karena pergerakan harga ke bawah, *stop loss* tersebut telah terpicu di bawah level US$5.000 per troy ons, dan itu menyebabkan efek berantai, membuat harga anjlok dalam waktu singkat,” ungkap Razaqzada.

World Cup 2026

Data Ketenagakerjaan AS Menjadi Pemicu Utama

Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja Amerika Serikat memulai tahun 2026 dengan kinerja yang lebih baik dari perkiraan awal. Hal ini secara signifikan memperkuat pandangan bahwa para pembuat kebijakan moneter di AS mungkin akan mempertahankan suku bunga acuannya pada level tinggi untuk periode waktu yang lebih lama.

Secara rinci, data menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian meningkat sebanyak 130.000 pada bulan Januari 2026, sebuah angka yang lebih baik dibandingkan revisi penurunan 48.000 pada bulan Desember 2025. Sementara itu, tingkat pengangguran dilaporkan sedikit mengalami penurunan menjadi 4,3%.

Selain itu, data klaim pengangguran awal juga melaporkan penurunan menjadi 227.000 pada minggu yang berakhir 7 Februari 2026, menurut data yang dirilis pada hari Kamis. Kondisi pasar tenaga kerja yang tangguh ini semakin memperkuat keyakinan The Fed terhadap fundamental perekonomian AS. Hal ini memberikan ruang bagi para pembuat kebijakan untuk mempertahankan suku bunga tinggi guna memastikan bahwa inflasi terus berada dalam tren penurunan. Emas batangan, sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (*non-yielding*), secara inheren cenderung tertekan oleh kebijakan suku bunga tinggi.

Investor Menanti Data Inflasi

Saat ini, perhatian investor tertuju pada data inflasi Amerika Serikat yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Jumat. Data ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut yang krusial mengenai arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals, memperkirakan bahwa inflasi utama akan mengalami perlambatan, bergerak dari 2,7% menjadi 2,5%, bahkan mungkin menyentuh angka serendah 2,4%. “Hal itu dapat menghidupkan kembali beberapa spekulasi mengenai penurunan suku bunga dan kemungkinan akan menguntungkan pergerakan harga emas,” ucap Grant.

World Cup 2026

Perak Ikut Terpukul

Tidak hanya emas, harga perak juga dilaporkan mengalami penurunan tajam yang signifikan, bahkan menghapus seluruh penguatan yang sempat terjadi pada sesi perdagangan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, harga perak (XAG) di pasar spot anjlok 10,55% ke level US$75,16 per troy ons. Penurunan ini merupakan yang terburuk dalam sepekan terakhir.

Hingga Jumat, 13 Februari 2026, pukul 06.45 WIB, harga perak di pasar spot masih tercatat mengalami pelemahan lanjutan sebesar 0,84% di level US$74,54 per troy ons.


Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Rupiah Tertekan di Level Rp 17.839, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Data Inflasi Domestik

Kode Keras BI: Arah Kebijakan Moneter Bergeser ke ‘Pro-Stability’ Demi Jaga Rupiah

Rupiah Melemah Bukan Fundamental Loyo: BI Ungkap Biang Kerok Faktor Global

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Sabtu Ini: Analisis Pergerakan dan Detail per Gram

Rupiah Tembus Rp17.300 Tergerus Perang AS-Iran, Bank Indonesia Tahan Suku Bunga dan Intervensi Pasar

Tags: data ketenagakerjaan ASEmasFederal ReserveHarga Emasharga perakInflasipasar komoditasperaksuku bungaThe Fed
Share6Tweet4Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Menkeu Purbaya Tolak IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Bali Jadi Kandidat Kuat

03/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

03/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Jadi 250: Perang Melawan Pemborosan Uang Rakyat

30/06/2026
img-1781429853-85a8b62148d74e97

Rupiah Mendunia: Indonesia & Hong Kong Jalin Kesepakatan Transaksi Mata Uang Lokal

14/06/2026
img-1781187727-3ad821d1c46a7f30

Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

11/06/2026
ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
img-1780903963-85c388482793ecb0

Dolar AS Tembus Rp 18.100: Analisis Mendalam Pelemahan Rupiah di Awal Perdagangan

08/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Pendidikan-Anti-Korupsi-di-Sekolah-Membangun-Generasi-Jujur-Sejak-Usia-Dini.png

    Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Prediksi Argentina vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kuda Hitam di Perempat Final Piala Dunia 2026

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Mandarin Haircut vs Two Block vs French Crop: Pilih Gaya Rambut Pria Terbaik

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus: Terkait Kasus Korupsi, Pengganti Ditunjuk Jadi Plt

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Keluarga Bupati Gowa Tegaskan Tanggung Jawab Jabatan Bersifat Personal, Tolak Beban Kolektif

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pembahasan RUU Perampasan Aset Kembali Tertunda, DPR Fokus Himpun Masukan dan Hindari Tumpang Tindih Regulasi

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Ketika Anak Muda Menulis Ulang Wajah Pertanian Indonesia dengan Drone, Data, dan Determinasi

    478 shares
    Share 209 Tweet 131
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.