Selasa, 28 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid

by Pewarta Warga
13/02/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1770955711-303894fb2fa3007d

Harga emas dan perak mengalami penurunan signifikan ke level terendah mingguan, dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi dan meredam prospek penurunan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

  • Emas dunia anjlok 3,13% pada Kamis (12 Februari 2026), mencapai US$4.919,69 per troy ons, terendah dalam sepekan.
  • Perak juga terpukul keras, turun 10,55% ke US$75,16 per troy ons pada hari yang sama.
  • Data ketenagakerjaan AS yang kuat memperkuat pandangan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
  • Investor kini menantikan data inflasi AS untuk petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter bank sentral.

Emas dan Perak Terpuruk Akibat Data Ketenagakerjaan AS

Harga emas dunia dilaporkan mengalami pelemahan tajam, anjlok sebesar 3,13% pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, ditutup pada level US$4.919,69 per troy ons. Angka ini menandai titik terendah emas dalam sepekan terakhir, menjauhkannya dari ambang psikologis US$5.000 per troy ons. Memasuki perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, hingga pukul 06.45 WIB, harga emas di pasar spot terpantau kembali melemah tipis 0,20% ke posisi US$4.909,99 per troy ons.

Pelemahan drastis harga emas pada hari Kamis dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan kekuatan signifikan. Data tersebut berhasil meredam ekspektasi pasar mengenai potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat. Penembusan level US$5.000 per troy ons yang krusial semakin memperdalam kerugian akibat meningkatnya tekanan jual.

Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com, menjelaskan bahwa volatilitas tinggi yang terjadi sebelumnya telah mendorong banyak investor untuk menempatkan perintah jual otomatis (*stop loss*) di bawah level US$5.000 atau di atas US$5.100 per troy ons. “Karena pergerakan harga ke bawah, *stop loss* tersebut telah terpicu di bawah level US$5.000 per troy ons, dan itu menyebabkan efek berantai, membuat harga anjlok dalam waktu singkat,” ungkap Razaqzada.

Data Ketenagakerjaan AS Menjadi Pemicu Utama

Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja Amerika Serikat memulai tahun 2026 dengan kinerja yang lebih baik dari perkiraan awal. Hal ini secara signifikan memperkuat pandangan bahwa para pembuat kebijakan moneter di AS mungkin akan mempertahankan suku bunga acuannya pada level tinggi untuk periode waktu yang lebih lama.

Secara rinci, data menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian meningkat sebanyak 130.000 pada bulan Januari 2026, sebuah angka yang lebih baik dibandingkan revisi penurunan 48.000 pada bulan Desember 2025. Sementara itu, tingkat pengangguran dilaporkan sedikit mengalami penurunan menjadi 4,3%.

Selain itu, data klaim pengangguran awal juga melaporkan penurunan menjadi 227.000 pada minggu yang berakhir 7 Februari 2026, menurut data yang dirilis pada hari Kamis. Kondisi pasar tenaga kerja yang tangguh ini semakin memperkuat keyakinan The Fed terhadap fundamental perekonomian AS. Hal ini memberikan ruang bagi para pembuat kebijakan untuk mempertahankan suku bunga tinggi guna memastikan bahwa inflasi terus berada dalam tren penurunan. Emas batangan, sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (*non-yielding*), secara inheren cenderung tertekan oleh kebijakan suku bunga tinggi.

Investor Menanti Data Inflasi

Saat ini, perhatian investor tertuju pada data inflasi Amerika Serikat yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Jumat. Data ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut yang krusial mengenai arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals, memperkirakan bahwa inflasi utama akan mengalami perlambatan, bergerak dari 2,7% menjadi 2,5%, bahkan mungkin menyentuh angka serendah 2,4%. “Hal itu dapat menghidupkan kembali beberapa spekulasi mengenai penurunan suku bunga dan kemungkinan akan menguntungkan pergerakan harga emas,” ucap Grant.

Perak Ikut Terpukul

Tidak hanya emas, harga perak juga dilaporkan mengalami penurunan tajam yang signifikan, bahkan menghapus seluruh penguatan yang sempat terjadi pada sesi perdagangan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, harga perak (XAG) di pasar spot anjlok 10,55% ke level US$75,16 per troy ons. Penurunan ini merupakan yang terburuk dalam sepekan terakhir.

Hingga Jumat, 13 Februari 2026, pukul 06.45 WIB, harga perak di pasar spot masih tercatat mengalami pelemahan lanjutan sebesar 0,84% di level US$74,54 per troy ons.


Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Rupiah Tertekan di Level Rp 17.839, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Data Inflasi Domestik

Kode Keras BI: Arah Kebijakan Moneter Bergeser ke ‘Pro-Stability’ Demi Jaga Rupiah

Rupiah Melemah Bukan Fundamental Loyo: BI Ungkap Biang Kerok Faktor Global

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Sabtu Ini: Analisis Pergerakan dan Detail per Gram

Rupiah Tembus Rp17.300 Tergerus Perang AS-Iran, Bank Indonesia Tahan Suku Bunga dan Intervensi Pasar

Tags: data ketenagakerjaan ASEmasFederal ReserveHarga Emasharga perakInflasipasar komoditasperaksuku bungaThe Fed
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Emas dan Perak Anjlok ke Level Terendah Mingguan Akibat Data Ketenagakerjaan AS yang Solid - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.