Kamis, 8 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

by Redaktur
28/06/2026
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 6 mins read
A A
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

BACA JUGA:

Kopdes Merah Putih “Cicil” Sebelum Beroperasi, Menkop Ferry Juliantono Ditekan DPR

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

Pendekatan militeristik yang dipaksakan ke dalam ruang sipil kembali menelan korban, membuka ruang evaluasi kritis terhadap cara kita mendefinisikan kedisiplinan dan kepemimpinan dalam ranah bisnis.

Tragedi tewasnya lima orang calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat mengikuti pelatihan dasar kemiliteran (latsarmil) memicu desakan keras dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan agar program tersebut segera dihentikan.

Peristiwa ini memaksa kita untuk mengkaji ulang sebuah tesis fundamental: apakah doktrin militer benar-benar relevan untuk membangun profesionalisme manajerial, atau justru merupakan anomali yang membahayakan tata kelola sipil?

Tesis Kematian dan Kekeliruan Konseptual

Tragedi ini bukanlah sekadar kebetulan medis, melainkan hasil dari kebijakan yang memaksakan pendekatan militer tanpa dasar kebutuhan dan relevansi.

Berdasarkan penjelasan Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, rentetan kedaruratan medis ini merenggut lima nyawa calon manajer:

  • Yonanda Muhammad Taufik wafat akibat henti jantung (cardiac arrest) pada 17 Juni 2026.

  • Hanisha Musyarrafah meninggal dunia akibat heat stroke pada 18 Juni 2026.

  • Novia Ramadhani Sihotang wafat akibat TBC paru aktif pada 23 Juni 2026.

  • Muhammad Rifqi Renaldi Gunawan meninggal akibat pneumonia dengan komplikasi hipertensi dan obesitas pada 26 Juni 2026.

  • Nola Diasari mengalami henti jantung dan wafat pada 26 Juni 2026 setelah mengeluhkan sesak napas.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menegaskan bahwa tidak ada justifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan atas keterlibatan militer dalam pelatihan masyarakat sipil ini. Program Pelatihan Militer Koperasi ini sejak awal cacat secara konseptual karena berasumsi bahwa disiplin militer identik dengan profesionalisme organisasi sipil.

Antithesis: Batas Tipis Kedisiplinan dan Kekakuan

Secara empirik, pendekatan militeristik dalam dunia bisnis dan manajerial memang kerap dielu-elukan karena diyakini memberikan satu manfaat utama: kedisiplinan.

Namun, kedisiplinan ini datang dengan harga yang mahal berupa kekakuan struktural.

Lingkungan militer dirancang dan dibangun di atas prinsip komando, hierarki, dan kepatuhan absolut yang sangat relevan untuk fungsi pertahanan negara.

Sebaliknya, organisasi sipil dan entitas bisnis—termasuk entitas komunal seperti koperasi—sangat bergantung pada ruang untuk berpikir kritis, kreativitas, inovasi, dialog, serta pengambilan keputusan secara partisipatif.

Membawa budaya militer ke dalam ekosistem bisnis hanya akan melahirkan pola kepemimpinan yang otoritatif, alergi terhadap kritik, dan minim dialog.

Hal ini jelas bertentangan dengan realitas pasar, di mana pemecahan masalah harus dilakukan secara rasional dan kolaboratif.

Sintesis: Era Lean Leadership dan Koordinasi Horizontal

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - image 1

Bisnis modern, apalagi yang bergerak di akar rumput seperti KDMP, tidak lagi beroperasi menggunakan struktur komando atas-ke-bawah. Organisasi masa kini digerakkan oleh garis koordinasi horizontal.

Adaptasi adalah kunci utama untuk bertahan. Ketika pasar berubah dalam hitungan hari, sebuah koperasi tidak bisa menunggu “perintah dari komando atas” untuk merespons dinamika harga atau kebutuhan anggotanya.

Kompetensi pengelola koperasi harus dibangun melalui:

  • Penguasaan tata kelola organisasi.

  • Kepemimpinan partisipatif.

  • Akuntabilitas dan literasi keuangan.

  • Pemberdayaan masyarakat, bukan latihan militer.

Lebih jauh, kepemimpinan dalam bisnis modern membutuhkan lean leadership dan meneladani sifat-sifat kepemimpinan para nabi yang sukses membawa perubahan transformasional bagi umat manusia: mengutamakan empati, pelayanan (servant leadership), keluwesan dalam bernegosiasi, dan ketangguhan moral, bukan sekadar ketahanan fisik.

Realitas Manajerial Indonesia Saat Ini

Teori manajerial dan kepemimpinan dapat dipelajari dari ribuan buku, namun memiliki bakat memimpin atau tidak, hanya akan terlihat secara nyata setelah seseorang memegang tampuk kepemimpinan.

Untuk saat ini, Indonesia berada pada fase di mana kita cukup dipimpin oleh barisan manajer handal—para eksekutor pragmatis yang sanggup mengurai dan menyelesaikan masalah-masalah awet dan berulang yang terus diwariskan dari satu penguasa ke penguasa berikutnya.

Kita membutuhkan teknokrat dan manajer yang paham bagaimana merestrukturisasi sistem, bukan sekadar mengamankan barisan.

Pemerintah harus segera menghentikan program latsarmil ini dan melakukan evaluasi menyeluruh agar konsep tata kelola organisasi sipil dan nilai-nilai demokrasi tidak semakin terkikis.

Militerisasi ruang sipil tidak hanya menyimpang dari agenda reformasi keamanan, tetapi juga mengebiri potensi adaptasi dan inovasi yang justru menjadi detak jantung ekonomi kerakyatan.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: adaptasi bisniskepemimpinan bisnis modernKoperasi Merah PutihLatsarmil KDMPlean leadershipmanajemen koperasinalar wargaPelatihan Militer Koperasistruktur komando
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Respons Gibran soal Hasil Putusan Sidang Gugatan Ijazah di MK

07/10/2026
Seorang ahli yang dikenal berdiri di depan ruangan formal, mungkin di kampus atau gedung konferensi, dengan ekspresi serius. Dia berpakaian seragam, menunjukkan keberadaan profesional dan otoritatif.

Ahli soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran: MK Lempar Bola

07/10/2026
Gibran Rakabuming Raka in a formal political setting, looking thoughtful, with a background of political documents and a large desk, symbolizing his role in national politics. The image captures the seriousness of the situation, with dramatic lighting and a sharp focus, highlighting the documents and his expression.

Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

07/10/2026
Seorang pria berpakaian seragam dan kacamata duduk di meja, di sekitarnya terdapat dokumen-dokumen politik dan komputer. Dia menatap dokumen di tangannya dengan ekspresi serius. Di latar belakang terl

MK Diminta Permudah Syarat Pembentukan Parpol

07/10/2026
A dramatic evening view of the Mahkamah Konstitusi building, symbolizing the legal process and the high-stakes nature of the gugatan ijazah case involving the Vice President.

Sikap Istana Jika MK Kabulkan Gugatan Ijazah Gibran: Serahkan pada Yudikatif

06/10/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

06/10/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Kolonel Anggit Pimpin Peninjauan Porprov Dirgantara Sumbar 2026: Fokus Pembinaan Atlet dan Keselamatan

05/10/2026
Wisnu Putranto, a former prison officer, is shown leaving the Kalapas Cibinong facility with a somber expression, having been non-activated from his position and later dismissed from his status as a Public Servant (PNS/ASN). He is walking alone in a busy street with a heavy bag, under dramatic lighting that highlights his face.

Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: Mantan Kalapas Wisnu Hani Putranto Dipecat dari Status ASN, Belasan Pejabat Lain Kena Sanksi

05/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hakim MK Bertanya soal Ijazah Gibran, Fokus Transparansi Data Pendidikan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • CEO Nvidia Ditangkap di China dalam Kasus Penyelundupan Chip Canggih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Redmi Note 15 Pro 5G vs Infinix Note 60: Adu Fitur Unggulan Segmen Menengah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • 3 Bulan DLH Makassar Terapkan Kebijakan Pilah Sampah, Edukasi Tanpa Sanksi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.