Jumat, 28 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

by Redaktur
28/06/2026
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 6 mins read
A A
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

BACA JUGA:

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

Pendekatan militeristik yang dipaksakan ke dalam ruang sipil kembali menelan korban, membuka ruang evaluasi kritis terhadap cara kita mendefinisikan kedisiplinan dan kepemimpinan dalam ranah bisnis.

Tragedi tewasnya lima orang calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat mengikuti pelatihan dasar kemiliteran (latsarmil) memicu desakan keras dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan agar program tersebut segera dihentikan.

Peristiwa ini memaksa kita untuk mengkaji ulang sebuah tesis fundamental: apakah doktrin militer benar-benar relevan untuk membangun profesionalisme manajerial, atau justru merupakan anomali yang membahayakan tata kelola sipil?

Tesis Kematian dan Kekeliruan Konseptual

Tragedi ini bukanlah sekadar kebetulan medis, melainkan hasil dari kebijakan yang memaksakan pendekatan militer tanpa dasar kebutuhan dan relevansi.

Berdasarkan penjelasan Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, rentetan kedaruratan medis ini merenggut lima nyawa calon manajer:

  • Yonanda Muhammad Taufik wafat akibat henti jantung (cardiac arrest) pada 17 Juni 2026.

  • Hanisha Musyarrafah meninggal dunia akibat heat stroke pada 18 Juni 2026.

  • Novia Ramadhani Sihotang wafat akibat TBC paru aktif pada 23 Juni 2026.

  • Muhammad Rifqi Renaldi Gunawan meninggal akibat pneumonia dengan komplikasi hipertensi dan obesitas pada 26 Juni 2026.

  • Nola Diasari mengalami henti jantung dan wafat pada 26 Juni 2026 setelah mengeluhkan sesak napas.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menegaskan bahwa tidak ada justifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan atas keterlibatan militer dalam pelatihan masyarakat sipil ini. Program Pelatihan Militer Koperasi ini sejak awal cacat secara konseptual karena berasumsi bahwa disiplin militer identik dengan profesionalisme organisasi sipil.

Antithesis: Batas Tipis Kedisiplinan dan Kekakuan

Secara empirik, pendekatan militeristik dalam dunia bisnis dan manajerial memang kerap dielu-elukan karena diyakini memberikan satu manfaat utama: kedisiplinan.

Namun, kedisiplinan ini datang dengan harga yang mahal berupa kekakuan struktural.

Lingkungan militer dirancang dan dibangun di atas prinsip komando, hierarki, dan kepatuhan absolut yang sangat relevan untuk fungsi pertahanan negara.

Sebaliknya, organisasi sipil dan entitas bisnis—termasuk entitas komunal seperti koperasi—sangat bergantung pada ruang untuk berpikir kritis, kreativitas, inovasi, dialog, serta pengambilan keputusan secara partisipatif.

Membawa budaya militer ke dalam ekosistem bisnis hanya akan melahirkan pola kepemimpinan yang otoritatif, alergi terhadap kritik, dan minim dialog.

Hal ini jelas bertentangan dengan realitas pasar, di mana pemecahan masalah harus dilakukan secara rasional dan kolaboratif.

Sintesis: Era Lean Leadership dan Koordinasi Horizontal

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - image 1

Bisnis modern, apalagi yang bergerak di akar rumput seperti KDMP, tidak lagi beroperasi menggunakan struktur komando atas-ke-bawah. Organisasi masa kini digerakkan oleh garis koordinasi horizontal.

Adaptasi adalah kunci utama untuk bertahan. Ketika pasar berubah dalam hitungan hari, sebuah koperasi tidak bisa menunggu “perintah dari komando atas” untuk merespons dinamika harga atau kebutuhan anggotanya.

Kompetensi pengelola koperasi harus dibangun melalui:

  • Penguasaan tata kelola organisasi.

  • Kepemimpinan partisipatif.

  • Akuntabilitas dan literasi keuangan.

  • Pemberdayaan masyarakat, bukan latihan militer.

Lebih jauh, kepemimpinan dalam bisnis modern membutuhkan lean leadership dan meneladani sifat-sifat kepemimpinan para nabi yang sukses membawa perubahan transformasional bagi umat manusia: mengutamakan empati, pelayanan (servant leadership), keluwesan dalam bernegosiasi, dan ketangguhan moral, bukan sekadar ketahanan fisik.

Realitas Manajerial Indonesia Saat Ini

Teori manajerial dan kepemimpinan dapat dipelajari dari ribuan buku, namun memiliki bakat memimpin atau tidak, hanya akan terlihat secara nyata setelah seseorang memegang tampuk kepemimpinan.

Untuk saat ini, Indonesia berada pada fase di mana kita cukup dipimpin oleh barisan manajer handal—para eksekutor pragmatis yang sanggup mengurai dan menyelesaikan masalah-masalah awet dan berulang yang terus diwariskan dari satu penguasa ke penguasa berikutnya.

Kita membutuhkan teknokrat dan manajer yang paham bagaimana merestrukturisasi sistem, bukan sekadar mengamankan barisan.

Pemerintah harus segera menghentikan program latsarmil ini dan melakukan evaluasi menyeluruh agar konsep tata kelola organisasi sipil dan nilai-nilai demokrasi tidak semakin terkikis.

Militerisasi ruang sipil tidak hanya menyimpang dari agenda reformasi keamanan, tetapi juga mengebiri potensi adaptasi dan inovasi yang justru menjadi detak jantung ekonomi kerakyatan.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: adaptasi bisniskepemimpinan bisnis modernKoperasi Merah PutihLatsarmil KDMPlean leadershipmanajemen koperasinalar wargaPelatihan Militer Koperasistruktur komando
Share7Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

1.425 Personel Gabungan Siaga Amankan Aksi 27 Agustus 2026 di Jakarta demi Kamtibmas Kondusif

27/08/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Berlayar Menuju Indonesia: Awal Era Baru Pertahanan Laut Nusantara

27/08/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

OJK Buka Rekening Donasi ‘Mas Botok’ Jika Tak Ada Unsur Pidana: Penjelasan Lengkap

26/08/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Sanksi Baru AS Terhadap Iran: China Menentang Keras, Ancaman Global Mengintai di Tengah Ketegangan Timur Tengah

26/08/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali: Langkah Strategis Menuju Kemandirian Energi Nasional

26/08/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

MTQ KORPRI VIII: Menag Tekankan Al-Qur’an Fondasi Watak Birokrasi ASN yang Berintegritas

26/08/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Demo Warga Pati di Jakarta: Perdebatan Tokoh Betawi tentang Hak Bersuara dan Ketertiban Umum

26/08/2026
Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer - Featured

Aksi 27 Agustus di Jakarta: Tuntutan RUU Perampasan Aset & Hukuman Mati Koruptor Terhambat Isu Rekening Donasi

25/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Karhutla Kalimantan Makin Parah: Desakan Penindakan 72 Tersangka dan Puluhan Perusahaan, Presiden Tinjau Langsung

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • BI-Rate Melandai ke 5,75%: Gelombang Akumulasi Ekonomi Sektor Properti dan UMKM Siap Melambung

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Berapa Biaya Membuka 1 Juta Hektar Perkebunan Aren dan Pabrik Bio Etanol di Indonesia? 

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • 1.425 Personel Gabungan Siaga Amankan Aksi 27 Agustus 2026 di Jakarta demi Kamtibmas Kondusif

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.