Sabtu, 31 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada

by Redaktur
21/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
AI Image: NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada

Wartakita.id, BONTANG, KALTIM – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melalui Global Model of Models LHASA (Landslide Hazard Assessment for Situational Awareness) telah mengeluarkan peringatan longsor (landslide watch) untuk wilayah Borneo, utara Bontang, Kalimantan Timur.

Peringatan ini berlaku efektif mulai 20 Desember 2025 pukul 14:15:22 UTC hingga 21 Desember 2025 pukul 02:55:18 UTC, mengindikasikan prediksi risiko tinggi terjadinya bencana tanah longsor, banjir bandang, dan kerusakan infrastruktur akibat curah hujan ekstrem.

Fenomena ini merupakan bagian dari ancaman cuaca ekstrem yang sedang melanda Kalimantan, di mana hujan lebat telah memicu banjir di berbagai daerah. Meskipun hingga kini belum ada laporan resmi mengenai kejadian longsor aktual di lokasi yang diprediksi, peringatan ini bersifat mendesak bagi warga di wilayah terdampak untuk melakukan evakuasi dini dan menjauhi area-area yang teridentifikasi rawan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, mengonfirmasi bahwa peringatan longsor ini menyusul serangkaian prediksi serupa yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Peringatan serupa telah dikeluarkan pada 19-20 Desember untuk Pegunungan Menyapa, yang juga berada di utara Bontang, serta peringatan yang lebih awal pada 11-12 Desember. BMKG sendiri telah memprediksi bahwa curah hujan tinggi akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2025, bertepatan dengan puncak musim hujan di Kalimantan Timur yang dimulai sejak November.

Lokasi spesifik yang menjadi perhatian utama adalah wilayah Borneo, khususnya area utara Bontang di Provinsi Kalimantan Timur. Area ini mencakup kawasan pegunungan dan perbukitan yang secara geografis memiliki kontur labil, seperti di sekitar Gunung Telihan dan wilayah perbukitan di Kecamatan Bontang Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang telah memetakan sebanyak tujuh kelurahan yang masuk kategori rawan longsor, di antaranya Kelurahan Kanaan dan Telihan. Kerawanan di kelurahan-kelurahan ini diperparah oleh aktivitas galian dan pesatnya urbanisasi yang mengubah bentang alam.

Ancaman serupa tidak hanya terbatas di Bontang. Laporan menunjukkan bahwa risiko serupa juga meluas ke wilayah Samarinda dan area sekitarnya. Di provinsi tetangga, Kalimantan Tengah, banjir parah telah melanda beberapa daerah, termasuk Barito Timur, menambah urgensi kewaspadaan di Kalimantan Timur.

Peringatan ini dikeluarkan oleh NASA melalui model LHASA, sebuah sistem yang dirancang untuk memberikan informasi dini mengenai potensi risiko longsor. Publikasi peringatan ini dilakukan melalui akun resmi @infomitigasi, sebuah platform yang bekerja sama dengan InAWARE untuk penyebaran informasi bencana secara cepat dan akurat. Kelompok rentan yang paling terdampak dari peringatan ini adalah warga lokal di Bontang dan sekitarnya, termasuk para petani dan penduduk yang tinggal di wilayah pegunungan dan perbukitan.

Pemerintah daerah, melalui BPBD Kalimantan Timur, BMKG, dan BNPB, terus berkoordinasi dalam upaya pemantauan dan penyiapan respons darurat. Organisasi kemasyarakatan, seperti Banom NU Bontang, juga dilaporkan aktif dalam penggalangan dana untuk membantu korban bencana serupa yang telah terjadi di wilayah lain, menunjukkan solidaritas dalam menghadapi bencana.

Penyebab utama dari peringatan longsor ini adalah intensitas hujan lebat yang ekstrem, yang diperkirakan berkaitan erat dengan fenomena perubahan iklim global dan puncak musim hujan di wilayah tersebut. Curah hujan yang tinggi secara terus-menerus menyebabkan tanah menjadi jenuh air, sehingga meningkatkan kerentanan lereng terhadap pergerakan tanah. Di Kalimantan Timur, faktor-faktor seperti deforestasi, aktivitas pertambangan yang masif, serta karakteristik kontur tanah yang labil turut memperburuk risiko longsor.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan bahwa hujan lebat diprediksi akan berlanjut hingga akhir Desember, sebuah kondisi yang dapat memicu kejadian longsor susulan, sebagaimana yang telah terjadi di Tana Tidung pada 19 Desember. Secara nasional, data menunjukkan bahwa bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian bencana sepanjang tahun 2025, dengan ratusan kasus tercatat di wilayah Samarinda saja.

Model LHASA NASA bekerja dengan menganalisis data satelit dan data cuaca global untuk memprediksi risiko longsor dalam rentang waktu 12 jam ke depan. Peringatan yang dihasilkan kemudian disebarkan melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial seperti X dan aplikasi InAWARE, dengan tujuan mendesak warga untuk segera mengambil tindakan pencegahan, seperti menghindari lereng curam dan memantau kondisi sungai di sekitar tempat tinggal mereka.

Respons pemerintah daerah mencakup berbagai langkah mitigasi, termasuk pemetaan area rawan bencana yang dilakukan oleh BPBD, penyebaran imbauan kewaspadaan kepada masyarakat, serta persiapan skenario evakuasi jika kondisi memburuk. Di Bontang sendiri, upaya pencegahan telah dilakukan sejak Oktober dengan pemantauan intensif terhadap potensi cuaca ekstrem, fokus pada perbaikan sistem drainase, dan program reboisasi untuk mengurangi dampak erosi di masa mendatang.

Peringatan ini menegaskan kembali pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. Diperlukan penguatan strategi mitigasi bencana untuk melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat dari potensi ancaman longsor dan banjir bandang di wilayah Kalimantan Timur.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Hujan Lebat & Kilat Terprediksi Lonjak Di Jambi Dan Sulsel Hari Ini

Gempa M6,9 Guncang Vanuatu, Indonesia Sebagian Masih Berselimut Asap dalam 24 Jam Terakhir

BMKG Pastikan Gempa M 6,9 di China Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Sumut Siap Segera Diterpa Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Waspada Banjir dan Longsor

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Morotai dan Loloda Maluku Utara

Tags: banjir bandangbmkgBNPBBontangBPBD BontangCuaca EkstremHujan LebatKalimantan TimurMitigasi BencanaNASA LHASAPeringatan Longsor
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

PDIP Respons Putusan MA Soal Suket SMA Gibran, Singgung Hak Angket DPR

31/10/2026
Foto close-up tumpukan brosur kampanye partai di atas meja kayu gelap dengan latar belakang bendera merah putih yang blur tanpa menampilkan bangunan atau wajah orang.

Dilema Partai Arab Israel Jadi Penentu Koalisi Tapi Dibuat Marjinal

30/10/2026
Foto juri menggunakan palu sidang dan timbangan keadilan di ruang pengadilan sebagai simbol putusan hukum.

Mahkamah Konstitusi Memutuskan Percepatan Waktu Pelaksanaan Keputusan PTUN

29/10/2026
Wartakita Kebakaran Hutan 4

Pemerintah Didorong Bentuk Jaring Pengaman Kesehatan untuk Warga Terdampak Karhutla

29/10/2026
Foto jurnalistik dokumenter menampilkan dokumen resmi bergelantungan di atas meja kayu rapat dengan mikrofon penyiaran dan bendera merah putih yang blur sebagai latar belakang ruang sidang.

Kejatuhan Kepala Daerah Kini Butuh Usulan DPRD Sebelum Diputuskan

29/10/2026
Foto dokumentasi polisi mengamankan dua terduga penganiaya mahasiswa yang meninggal dunia.

Polres Amankan Dua Terduga Penganiayan Mahasiswa Meninggal Dunia

29/10/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

29/10/2026
Close-up photograph showing a person receiving a box of Teh Botol Sosro tea that leaks white soap-like fluid when opened, captured against a backdrop of nighttime protests in Jakarta.

Teh Botol Sosro Investigasi Dugaan Isi Sabun dalam Minuman Saat Demo Jakarta

29/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • black-framed-eyeglasses-on-computer-screen-scaled.jpg

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Analisis The Economist: Mengapa Investor Mulai Menjauhi Indonesia?

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • LG Raih Predikat Mesin Cuci Nomor Satu Terpasang Pakai Teknologi AI

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aturan Baru KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Xi Jinping Perketat Kampanye Anti Korupsi Di Tiongkok Saat Pleno Partai

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Banjir Rob Hingga Nov 2026: Daftar Wilayah Rawan di Jakarta

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Iran Unveil AI-Powered Arash-3 Missile Drone With Heavy Warhead

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Indonesia Rancang Teknologi Anti Komputer Kuantum Bersama Peruri Dan Telkom

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.