Selasa, 21 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada

by Redaktur
21/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup, Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
AI Image: NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada

Wartakita.id, BONTANG, KALTIM – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melalui Global Model of Models LHASA (Landslide Hazard Assessment for Situational Awareness) telah mengeluarkan peringatan longsor (landslide watch) untuk wilayah Borneo, utara Bontang, Kalimantan Timur.

Peringatan ini berlaku efektif mulai 20 Desember 2025 pukul 14:15:22 UTC hingga 21 Desember 2025 pukul 02:55:18 UTC, mengindikasikan prediksi risiko tinggi terjadinya bencana tanah longsor, banjir bandang, dan kerusakan infrastruktur akibat curah hujan ekstrem.

Fenomena ini merupakan bagian dari ancaman cuaca ekstrem yang sedang melanda Kalimantan, di mana hujan lebat telah memicu banjir di berbagai daerah. Meskipun hingga kini belum ada laporan resmi mengenai kejadian longsor aktual di lokasi yang diprediksi, peringatan ini bersifat mendesak bagi warga di wilayah terdampak untuk melakukan evakuasi dini dan menjauhi area-area yang teridentifikasi rawan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, mengonfirmasi bahwa peringatan longsor ini menyusul serangkaian prediksi serupa yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Peringatan serupa telah dikeluarkan pada 19-20 Desember untuk Pegunungan Menyapa, yang juga berada di utara Bontang, serta peringatan yang lebih awal pada 11-12 Desember. BMKG sendiri telah memprediksi bahwa curah hujan tinggi akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2025, bertepatan dengan puncak musim hujan di Kalimantan Timur yang dimulai sejak November.

Lokasi spesifik yang menjadi perhatian utama adalah wilayah Borneo, khususnya area utara Bontang di Provinsi Kalimantan Timur. Area ini mencakup kawasan pegunungan dan perbukitan yang secara geografis memiliki kontur labil, seperti di sekitar Gunung Telihan dan wilayah perbukitan di Kecamatan Bontang Utara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang telah memetakan sebanyak tujuh kelurahan yang masuk kategori rawan longsor, di antaranya Kelurahan Kanaan dan Telihan. Kerawanan di kelurahan-kelurahan ini diperparah oleh aktivitas galian dan pesatnya urbanisasi yang mengubah bentang alam.

Ancaman serupa tidak hanya terbatas di Bontang. Laporan menunjukkan bahwa risiko serupa juga meluas ke wilayah Samarinda dan area sekitarnya. Di provinsi tetangga, Kalimantan Tengah, banjir parah telah melanda beberapa daerah, termasuk Barito Timur, menambah urgensi kewaspadaan di Kalimantan Timur.

Peringatan ini dikeluarkan oleh NASA melalui model LHASA, sebuah sistem yang dirancang untuk memberikan informasi dini mengenai potensi risiko longsor. Publikasi peringatan ini dilakukan melalui akun resmi @infomitigasi, sebuah platform yang bekerja sama dengan InAWARE untuk penyebaran informasi bencana secara cepat dan akurat. Kelompok rentan yang paling terdampak dari peringatan ini adalah warga lokal di Bontang dan sekitarnya, termasuk para petani dan penduduk yang tinggal di wilayah pegunungan dan perbukitan.

Pemerintah daerah, melalui BPBD Kalimantan Timur, BMKG, dan BNPB, terus berkoordinasi dalam upaya pemantauan dan penyiapan respons darurat. Organisasi kemasyarakatan, seperti Banom NU Bontang, juga dilaporkan aktif dalam penggalangan dana untuk membantu korban bencana serupa yang telah terjadi di wilayah lain, menunjukkan solidaritas dalam menghadapi bencana.

Penyebab utama dari peringatan longsor ini adalah intensitas hujan lebat yang ekstrem, yang diperkirakan berkaitan erat dengan fenomena perubahan iklim global dan puncak musim hujan di wilayah tersebut. Curah hujan yang tinggi secara terus-menerus menyebabkan tanah menjadi jenuh air, sehingga meningkatkan kerentanan lereng terhadap pergerakan tanah. Di Kalimantan Timur, faktor-faktor seperti deforestasi, aktivitas pertambangan yang masif, serta karakteristik kontur tanah yang labil turut memperburuk risiko longsor.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan bahwa hujan lebat diprediksi akan berlanjut hingga akhir Desember, sebuah kondisi yang dapat memicu kejadian longsor susulan, sebagaimana yang telah terjadi di Tana Tidung pada 19 Desember. Secara nasional, data menunjukkan bahwa bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian bencana sepanjang tahun 2025, dengan ratusan kasus tercatat di wilayah Samarinda saja.

Model LHASA NASA bekerja dengan menganalisis data satelit dan data cuaca global untuk memprediksi risiko longsor dalam rentang waktu 12 jam ke depan. Peringatan yang dihasilkan kemudian disebarkan melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial seperti X dan aplikasi InAWARE, dengan tujuan mendesak warga untuk segera mengambil tindakan pencegahan, seperti menghindari lereng curam dan memantau kondisi sungai di sekitar tempat tinggal mereka.

Respons pemerintah daerah mencakup berbagai langkah mitigasi, termasuk pemetaan area rawan bencana yang dilakukan oleh BPBD, penyebaran imbauan kewaspadaan kepada masyarakat, serta persiapan skenario evakuasi jika kondisi memburuk. Di Bontang sendiri, upaya pencegahan telah dilakukan sejak Oktober dengan pemantauan intensif terhadap potensi cuaca ekstrem, fokus pada perbaikan sistem drainase, dan program reboisasi untuk mengurangi dampak erosi di masa mendatang.

Peringatan ini menegaskan kembali pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. Diperlukan penguatan strategi mitigasi bencana untuk melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat dari potensi ancaman longsor dan banjir bandang di wilayah Kalimantan Timur.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Hujan Es dan Petir Gemparkan Stadion Azteca, Laga Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 Terancam Ditunda

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

Piala Dunia 2026: Prancis Unggul, Senegal Gemilang; BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Timnas Kriket Indonesia Raih Kemenangan Signifikan

Ringkasan Berita Viral Hari Ini, 23 Juni 2026: Piala Dunia, IHSG, Monsun Australia, dan Tarif Global AS

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

Tags: banjir bandangbmkgBNPBBontangBPBD BontangCuaca EkstremHujan LebatKalimantan TimurMitigasi BencanaNASA LHASAPeringatan Longsor
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Perubahan Tarif Kewarganegaraan: WNA Jadi WNI Rp 75 Juta, Lepas WNI Rp 5 Juta, Apa Saja yang Baru?

21/07/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Pencarian 2 Korban Ledakan Perumahan Mewah Medan Dilanjutkan, 400 Personel Gabungan Dikerahkan

21/07/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris: Transisi Kepemimpinan dan Agenda Kebijakan Baru

21/07/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Penembakan di Bar Canggu: Dua Luka, Pelaku Masih Diburu Polisi

19/07/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Konflik Iran-AS Membara: Serangan Balasan dan Ancaman, Puluhan Tewas di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

18/07/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Xi Jinping Serukan Kolaborasi Global AI: ‘Bukan Panggung Solo, Tapi Simfoni Kerjasama’

18/07/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Perusahaan Pelayaran Hindari Pengawalan AS di Selat Hormuz Akibat Serangan Iran, Apa Dampaknya?

18/07/2026
NASA Peringatkan Longsor di Utara Bontang Akibat Hujan Ekstrem, Warga Diminta Waspada - Featured

Proyek Migas Abadi Masela Mulai Dibangun: Prabowo Resmikan Groundbreaking Setelah 3 Dekade Penantian

17/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.