Jumat, 1 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016

by Redaktur
12/10/2016
in Arsip 2015-2018, Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Arsip

Foto : Ist.

Wartakita, DENPASAR – Lebih dari 1.000 orang berkumpul di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, atau biasa dikenal dengan Lapangan Puputan, Bali. Mereka berkumpul untuk memeriahkan Cultural Carnival atau Karnaval Budaya sebagai rangkaian dari World Culture Forum 2016. Berbagai pertunjukan seni dari Indonesia maupun negara lain tampil di Karnaval Budaya dengan meriah, memperlihatkan ekspresi budaya dan keragaman budaya yang dimiliki dunia.

Karnaval Budaya World Culture Forum 2016 diawali dengan penampilan gadis-gadis Bali yang membawakan tarian tradisional, Tari Sekar Jempiring. Tari Sekar Jempiring adalah tarian maskot Kota Denpasar. Tarian ini mengisahkan tentang keharuman bunga jempiring yang banyak tumbuh di Kota Denpasar, Bali. Warnanya yang putih dan bersih melambangkan pemerintahan Kota Denpasar yang juga bersih dan bekerja dengan baik.
Acara Karnaval Budaya kemudian beranjak ke pembacaan Deklarasi Festival Tari Tradisional dari para peserta International Folk Dance Festival (IFDF), sebuah forum pendukung World Culture Forum 2016. Sekitar seratus peserta IFDF tampil dengan berpakaian khas negara masing-masing saat deklarasi dibacakan oleh Suzie Moya Benitez, perwakilan dari Filipina.

Deklarasi Festival Tari Tradisional merupakan kesepakatan dari 13 negara peserta IFDF, antara lain Kazakhstan, Polandia, Rusia, Italia, Indonesia, dan Thailand. Salah satu poin deklarasinya menyepakati bahwa budaya harus berkelanjutan dan dilestarikan agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hilmar Farid, secara resmi membuka Karnaval Budaya World Culture Forum 2016. Pembukaan Karnaval Budaya ditandai dengan ditembakkannya anak panah Cakra Bhuwana Mandala Budaya oleh Dirjen Kebudayaan. Dalam cerita pewayangan, cakra adalah senjata unggulan dalam berperang untuk membasmi angkara murka. Cakra Bhuwana Mandala Budaya ditembakkan dalam pembukaan Karnaval Budaya sebagai simbol untuk menjaga kedamaian dunia kebudayaan.

Dalam sambutannya Hilmar mengatakan, Karnaval Budaya digelar sebagai rangkaian kegiatan World Culture Forum 2016 untuk mengekspresikan budaya tiap negara yang berbeda-beda. Ia mengaku sempat berbincang-bincang dengan beberapa peserta, dan sama-sama menyepakati bahwa dunia memerlukan lebih banyak lagi wadah untuk mengekspresikan budaya dan ide budaya.

“Pesan kuncinya adalah, bahwa keberagaman adalah bagian dari kehidupan manusia, dan kebudayaan harus bisa menjadi kekuatan kita bersama dalam menjalin persahabatan di dunia,” katanya di Lapangan Puputan, Bali, (11/10/2016).

Setelah dibuka secara resmi, selanjutnya berbagai pertunjukan seni dari Indonesia maupun negara lain tampil secara bergantian di Lapangan Puputan Bali. Dari Indonesia tampil Reog Ponorogo, kesenian khas Jawa Timur. Delegasi Thailand menampilkan Tari Kala, tarian dari wilayah timur laut Thailand. Tari Kala menceritakan kegembiraan muda-muda setelah masa panen selesai. Mereka akan duduk bersama-sama untuk menggosok batok kelapa, lalu menari berpasangan antara laki-laki dan perempuan.

Delegasi dari Kazakhstan menampilkan tari tradisional Kara Zhorga. Tari Kara Zhorga menunjukkan betapa fleksibelnya gerakan penari perempuan Kazakhstan dan kemampuan mereka dalam harmonisasi antara langkah kaki, tangan, dengan iringan musik. Tidak kalah menarik, delegasi Uzbekistan juga tampil menari dengan meriah. Tari yang ditampilkan diambil dari empat wilayah di Uzbekistan, yaitu Bukhara, Horesm, Andijan, dan Fergana, dengan ciri khas masing-masing.

Sedikit berbeda dengan tarian negara lain, delegasi dari Taiwan menampilkan tarian seni bela diri yang terinspirasi dari tokoh Bruce Lee, master kungfu dari Taiwan. Tarian bernafaskan seni bela diri itu ditampilkan untuk memperlihatkan gabungan seni bela diri dan kekuatan kungfu dari sang master kungfu.

Delegasi Italia menawarkan sejarah sebagai bagian dari budaya. Tarian Manfrina yang dibawakan oleh Grup Urbanitas dari Italia, mengisahkan tentang tradisi di pengadilan Renaissance di Italia pada tahun 1700-an. Sejak saat itu, tarian tradisional yang populer di abad ke-17 itu menjadi warisan budaya Italia.

William dan Maia, sepasang penari dari Italia, sempat mengungkapkan kekagumannya akan budaya Indonesia. William mengatakan, Indonesia merupakan negara yang indah. Ia juga menyatakan sangat menyukai musik Indonesia. Sementara Maia, mengaku lebih tertarik dengan agama dan kepercayaan masyarakat Indonesia, serta ritual kepercayaan masyarakat adatnya.

“Dengan masyarakat dan budaya yang dimiliki, kita dapat bersama-sama melakukan pertukaran budaya dan hidup berdampingan di dunia dengan damai,” ujar William mengemukakan harapannya dari forum budaya dunia ini.

BACA JUGA:

Dari Saling Ancam di Dermaga: Kronologi Mengerikan Pembunuhan di Pelabuhan Benoa

Arus Mudik Nyepi 2020 Bali: Antrean Kendaraan 30 Km di Gilimanuk, Upaya Penanganan dan Imbauan

Kemendiktisaintek Perluas Jangkauan Pendidikan Dokter Spesialis ke NTT, NTB, dan Bali

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Kapal Phinisi Sharandy of De Seas Tenggelam Dihantam Cuaca Buruk di Perairan Serangan, Bali

Tags: AgendaBaliKemendikbud
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Iran Ajukan Proposal Damai Baru: Hentikan Serangan Selat Hormuz, Syaratkan Akhiri Perang dan Cabut Blokade AS

29/04/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

29/04/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Tragedi Bekasi: 15 Tewas, Penumpang Terjepit 10 Jam Pasca Tabrakan Kereta Argo Bromo dan KRL

29/04/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Bea Cukai Sulbagsel Gagalkan 670 Ribu Rokok Ilegal di Gowa, Selamatkan Rp650 Juta Potensi Kerugian Negara

29/04/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Mengenal CNG: Solusi Energi Gas Alam Terkompresi Pengganti LPG di Indonesia

28/04/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Respon Green SM Pasca Kecelakaan Kereta Bekasi: Pernyataan Resmi Tanpa Empati Tuai Kritik

28/04/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

BREAKING NEWS: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek Parah

28/04/2026
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Moh. Jumhur Hidayat: Aktivis Buruh Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Harapan Baru untuk Indonesia Lestari

28/04/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

    BREAKING NEWS: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek Parah

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • APBN 2026 ‘Survival Mode’: Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Nol Toleransi untuk Inefisiensi dan Kebocoran

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Respon Green SM Pasca Kecelakaan Kereta Bekasi: Pernyataan Resmi Tanpa Empati Tuai Kritik

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kota Makassar Memasuki Musim Penghujan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Unhas Resmikan Satuan Pelayanan Gizi, Langkah Krusial Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Yamaha RX King 155 VVA 2026: Raja Jalanan Kembali dengan Teknologi VVA Modern

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Listrik PLN di Bone: Produktivitas Bawang Naik Dua Kali Lipat, Biaya Operasional Tertekan 74%

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Mobil Listrik di Perlintasan Kereta Api Jakarta: Mitos Mogok dan Fakta Keamanan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Meriahnya Karnaval Budaya Dunia di World Culture Forum 2016 - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.