Minggu, 29 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Keadilan Lokal

by Redaktur
24/11/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Keadilan Lokal - Arsip

rekaman raqib dan atid

Sering baca dan dengar kearifan lokal, tapi keadilan lokal baru tadi kepikiran.

Kata-kata sifat sederhana sarat makna seperti cinta, arif, adil, kasih, tulus, jujur, dan lain-lain maknanya terdegradasi serendah-rendahnya ketika dianggap lokal, atau global.

Sifat yang terkandung dalam kata-kata tersebut universal, mungkin multiversal, apalagi bila bagian dari sifat-sifat wajib Tuhan walau tanpa ‘maha’. Mana ada sifat Tuhan lokal atau global, yang ada interpretasi terhadap sifat Tuhan secara lokal atau global.

Penting membedakan antara menginterpretasikan yang dibatasi sudut pandang keruangan, dengan memahaminya sebagai bagian dari sifat Pencipta. Risikonya ndak kecil bagi umat Islam, bisa kena tegur ayat yang menyebut: “Bila tidak suka dengan ketentuan-Ku, silakan cari Tuhan lain selain Aku.”

Menyadari bahwa Tuhan adalah Tuhan semesta alam, berarti menyadari bahwa kearifan yang dikenal pada ‘lokalan’ tertentu bukan hak ekslusif, hanya sedang lewat sana. Kearifan yang berdasarkan kata dasarnya ‘arif’ (bukan kearifan yang dikaitkan dengan kebudayaan ritual tradisional) pasti berlaku di mana saja di seluruh dimensi ciptaan.

Meyakini bahwa Tuhan Maha Adil juga begitu. Hanya dengan membuang batasan ruang skala pada kata sifat ‘adil’ baru terasa betul bahwa Tuhan Maha Adil, dan keyakinan tentang keadilan Tuhan menjadi berdasarkan kesadaran.

Mulai dari skala diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan kantor, lingkungan bangsa, lingkungan golongan dan ras, lingkungan agama. Tidak jarang saat mencari keadilan dalam skala diri sendiri, malah menemukannya bukan dalam ruang skala yang sama tapi pada ruang skala lebih besar Tuhan menunjukkan keadilan.

Mereka yang sudah berkeluarga mesti tahu bagaimana Tuhan mengatur keseimbangan rejeki berupa uang dan materi sebuah keluarga. Pekerja kantoran yang telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik namun belum menerima gaji yang sepadan juga sering mengalami keadilan Tuhan dalam hidupnya. Kekurangan gaji datang dari penghasilan di tempat lain.

Tanpa keadilan dan keteraturan yang maha detail, alam semesta ciptaan pasti berakhir. Katakanlah pergeseran kutub magnet bumi yang terjadi lokal di sistem tata surya kita, apakah hanya akan membuat masalah di tata surya? Tidak akan melebar ke seluruh galaksi Bima Sakti, kemudian antar galaksi? Pasti berpengaruh pada seluruh semesta.

Hari kemudian yang biasa juga disebut sebagai pengadilan paling adil adalah skala terbesar dari seluruh skala ruang yang akan memenuhi sifat Maha Adil Tuhan. Pasti datang bila melihat keteraturan dan keadilan adalah dasar yang menyebabkan alam semesta masih tetap bertahan. Kepastiannya bisa dibuktikan bila mau, ganti setiap keadilan yang masih berada dalam jangkauan manusia menjadi kecurangan, kesombongan, sewenang-wenang, penindasan, keserakahan, dan lain-lain. Alam pasti akan bereaksi dengan memaksakan kesimbangan juga keadilan, karena manusia dan kemanusiaan adalah bagian integral dari semesta ciptaan yang diciptakan dengan kesimbangan, keteraturan, dan keadilan.

Penyebab manusia tidak berlaku adil, bagi umat Islam sudah jelas panduannya, “Janganlah kebencianmu pada suatu kaum membuatmu tidak berlaku adil.” Jangan benci. Benci hanya sifat turunan, induknya kesombongan.

Jangan karena selama ini belum menemukan keadilan dalam berbagai ruang-ruang skala, menjadikan kita sombong kemudian benci, jangan berputus asa pada sifat Maha Adil Tuhan. Begitu pula bagi kita yang masih belajar berlaku dan memutuskan dengan adil. Masih banyak ruang-ruang lain di mana Tuhan akan menegakkan keadilan seadil-adilnya.

BACA JUGA:

Keadilan Terinjak di Blora: Siswi SMA Dituduh Buang Bayi, Pemeriksaan Intim Paksa Tanpa Prosedur Berujung ke Propam Polda Jateng

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

Presiden Prabowo Subianto Merehabilitasi Mantan Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, dan Dua Pejabat Lainnya

Kopral Azmiadi dan Kisah Pelayanan Tanpa Batas: Ketika Seragam Melebur dalam Pengabdian Tulus

Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

Tags: IndonesianaKeadilanOpini
Share14Tweet9Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Keadilan Lokal - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Keadilan Lokal - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Keadilan Lokal - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Keadilan Lokal - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Keadilan Lokal - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Keadilan Lokal - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Keadilan Lokal - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Keadilan Lokal - Featured

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

13/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Keadilan Lokal - Featured

    Selamat Jalan, Pak Umar

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Macet Parah GT Parungkuda Tol Bocimi H+3 Idulfitri 2026: Kendaraan Nyaris Tak Bergerak

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ikatek Business Forum 2026: Ratusan Pengusaha Alumni Teknik Unhas Berkumpul di Makassar untuk Sinergi Bisnis

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Kemenhub Imbau Pemudik Pulang Lebih Awal atau Tunda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Mudik Lebaran 2026: 4,41 Juta Penumpang Terbang, Soekarno-Hatta Paling Sibuk

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Mengapa Laptop Lawas, Macbook Pro 2014 13 inch Masih Banyak Dicari

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Pembangunan Wisma Negara di Kawasan CPI Makassar

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Veda Ega Pratama Ukir Sejarah: Pembalap Indonesia Pertama Podium Moto3 Brasil 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Makassar dan Yokohama Berkolaborasi Menuju Kota Nol Karbon: Fokus pada Transportasi dan Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
Keadilan Lokal - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Keadilan Lokal - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Keadilan Lokal - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Keadilan Lokal - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Keadilan Lokal - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.