Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, menekankan urgensi kedaulatan pangan dan penguatan solidaritas sebagai pilar utama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Makna Mendalam HUT ke-81 RI dan Cita-cita Bangsa
Dalam pidatonya yang berapi-api di Lapangan Rujab Gubernur, Makassar, pada Senin (19/8/2024), Gubernur Andi Sudirman menggarisbawahi bahwa setiap peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI sejatinya adalah panggilan untuk memperkuat kembali semangat kebangsaan. Semangat ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah dorongan kolektif untuk mempercepat realisasi cita-cita luhur kemerdekaan bangsa Indonesia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat kebangsaan yang menggelora harus diterjemahkan secara konkret melalui aksi nyata dan kontribusi positif terhadap berbagai agenda pembangunan nasional. Termasuk dalam fokusnya adalah program-program strategis yang diusung oleh pemerintahan terpilih, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, yang terangkum dalam visi Asta Cita.
“Intinya bagaimana kita di bawah komando Presiden dan Wakil Presiden untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kemudian solidaritas Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Andi Sudirman, menegaskan arah perjuangan yang harus ditempuh.
Rangkaian Khidmat Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih
Puncak peringatan HUT ke-81 RI di Sulawesi Selatan diawali dengan pelaksanaan upacara pengibaran bendera yang dimulai tepat pada pukul 08.45 Wita. Rangkaian acara diawali dengan kemunculan komandan upacara di lapangan, diikuti oleh kehadiran inspektur upacara, Gubernur Andi Sudirman.
Prosesi sakral dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi. Sesi mengheningkan cipta kemudian dilaksanakan dengan penuh khidmat sebagai penghormatan mendalam atas jasa-jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang demi kemerdekaan.
Puncak acara adalah penampilan gemilang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulsel. Ketiga anggota Paskibraka yang bertugas dalam formasi pengibaran bendera pusaka Merah Putih adalah:
- Nindy dari MAN 1 Parepare, yang bertugas sebagai pembawa baki bendera pusaka.
- Ghaisan Putra Asrul dari MAN 2 Makassar, yang bertugas sebagai pembentang bendera.
- Andi Asnur Arsya Apdy dari SMAN 1 Bulukumba, yang bertugas sebagai pengerek bendera.
Berkat dedikasi dan latihan yang matang, ketiga anggota Paskibraka ini berhasil menjalankan tugas mulia mereka dengan sempurna, memastikan Sang Merah Putih berkibar dengan gagah, lancar, dan penuh makna di langit Makassar.
Apresiasi Tinggi dan Ungkapan Syukur atas Keberhasilan Acara
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran dan kesuksesan seluruh rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 RI. Ia juga tidak lupa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas Paskibraka yang telah menunjukkan performa luar biasa, jajaran TNI-Polri yang memberikan pendampingan keamanan dan logistik, serta seluruh peserta upacara yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh.
“Kami tentu mengapresiasi petugas pengibar bendera pusaka dan TNI-Polri yang memberikan pendampingan, serta peserta upacara atas dukungan dalam suksesnya detik-detik pengibaran bendera Merah Putih,” pungkasnya, menegaskan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























