Momentum penting bagi Sulawesi Selatan; Geopark Matano di Luwu Timur kini berada di ambang pengakuan sebagai Warisan Geologi Nasional, sebuah capaian yang tidak hanya prestisius tetapi juga membuka gerbang potensi luar biasa.
Perjalanan Menuju Pengakuan Nasional: Kronologi dan Proses Penetapan
Setelah melalui serangkaian tahapan krusial, Geopark Matano di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dikabarkan segera memperoleh status Warisan Geologi Nasional. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara gamblang mengonfirmasi bahwa kawasan ini tengah menanti penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ini merupakan langkah lanjutan yang sangat strategis, menyusul pemenuhan seluruh persyaratan yang ditetapkan untuk pengajuan geopark di tingkat nasional. Penetapan status sebagai warisan geologi atau geoheritage, sebagaimana yang saya pahami dari berbagai kajian, adalah salah satu prasyarat fundamental dalam proses sertifikasi sebuah kawasan menjadi geopark nasional. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, melalui tim percepatan yang dibentuknya, menunjukkan komitmen kuat dengan terus berkoordinasi intensif dengan Badan Geologi Kementerian ESDM demi mempercepat realisasi SK tersebut. Audiensi yang telah dilakukan menjadi bukti nyata kesungguhan dalam memastikan penyelesaian akhir proses vital ini.
Keunikan Geologis dan Potensi Luar Biasa Geopark Matano
Keberadaan Geopark Matano bukan sekadar aset geografis biasa. Kawasan ini menyimpan kekayaan geologi yang luar biasa unik dan bernilai tinggi, seolah merupakan museum alam terbuka yang mencatat sejarah panjang planet kita. Situs-situs geologi yang ada di dalamnya menjadi saksi bisu evolusi bumi, menawarkan nilai ilmiah, edukasi, dan konservasi yang sangat signifikan. Lebih dari itu, potensi pengembangan wisata berkelanjutan di Matano sangatlah menjanjikan. Dengan strategi yang tepat, kawasan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, terutama melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis alam, budaya, dan edukasi yang otentik.
Dukungan Institusional dan Harapan untuk Masa Depan
Sinyal dukungan yang kuat dari Badan Geologi Kementerian ESDM menjadi angin segar bagi Luwu Timur dalam mewujudkan Geopark Matano sebagai salah satu kawasan geopark unggulan di Indonesia. Kepercayaan ini tentu harus dibarengi dengan kolaborasi yang solid. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyuarakan harapan besar agar seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, komunitas pemerhati lingkungan, hingga sektor swasta, dapat bersinergi secara aktif. Kolaborasi semacam ini menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian nilai-nilai geologi yang terkandung dalam Geopark Matano, memastikan warisan berharga ini tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Kontributor: MA. Untung
Penyunting: Budi S.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























