Dalam operasi penyelamatan yang sigap, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Marlin-877 berhasil mengevakuasi dua orang korban selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa 01 di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Upaya pencarian tiga korban lainnya masih terus berlanjut di wilayah tersebut.
Evakuasi Dramatis di Perairan Selayar
Peristiwa penyelamatan ini menunjukkan respons cepat dari unsur TNI Angkatan Laut dalam menghadapi insiden maritim. KRI Marlin-877, saat sedang melaksanakan kegiatan rutin penyisiran di sektor 3, wilayah yang diketahui menjadi lokasi tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01, menerima informasi krusial dari para nelayan setempat.
Informasi tersebut diterima sekitar pukul 13.30 Wita, memberitakan adanya keberadaan dua orang korban yang terlihat bergerak menuju Pulau Matalaang, berasal dari arah Pulau Sanipa. Menanggapi laporan ini, Komandan KRI Marlin-877, Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring, segera menginstruksikan kapal untuk bergerak cepat menuju titik yang diinformasikan.
Kecepatan KRI Marlin-877 membuahkan hasil. Kapal tiba di titik koordinat yang telah ditentukan, yakni di sekitar 06°50’929”LS-118°57’146”BT, pada pukul 14.45 Wita. Tanpa membuang waktu, tim penyelamat yang terdiri dari personel KRI Marlin-877 segera menurunkan sekoci untuk menjemput kedua korban yang dilaporkan berada di Pulau Matalaang.
Identitas dan Kondisi Korban yang Dievakuasi
Kedua individu yang berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan selamat adalah **Jasmal (24 tahun)** dan **Nurmiati (35 tahun)**. Saat ditemukan, keduanya dilaporkan berada dalam kondisi selamat, meskipun terlihat sangat lemas akibat insiden yang mereka alami. Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata kesigapan TNI AL dalam memberikan pertolongan pertama kepada warga negara yang membutuhkan.
Pada pukul 15.30 Wita, kedua korban telah berhasil dinaikkan ke atas KRI Marlin-877. Setibanya di atas kapal perang tersebut, mereka segera menerima penanganan medis awal dan perawatan dasar dari tim kesehatan yang siaga di atas kapal. Kondisi mereka terus dipantau secara intensif oleh petugas medis.
Upaya Pencarian Lanjutan dan Tindak Lanjut
Menindaklanjuti situasi, Komandan KRI Marlin-877, Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring, telah menjelaskan langkah-langkah selanjutnya. Ia menyatakan bahwa kedua korban yang telah dievakuasi akan segera dibawa menuju Pulau Jampea, yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Tujuannya adalah untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif dan memadai.
“Korban sudah kami bawa ke Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut lagi di sana dan segera melanjutkan penyisiran lanjutan,” ujar Letkol Rahmad, menegaskan komitmen terhadap keselamatan seluruh korban.
Usai proses evakuasi dan penyerahan korban kepada pihak yang berwenang di Pulau Jampea, pada pukul 16.00 Wita, KRI Marlin-877 tidak berhenti. Kapal perang tersebut melanjutkan operasi pencarian yang lebih intensif. Fokus pencarian kini diarahkan pada tiga orang lainnya yang dilaporkan hilang dan dikhawatirkan tenggelam di wilayah selatan Pulau Sanipa. Informasi mengenai keberadaan tiga korban tambahan ini didapatkan berdasarkan keterangan dari kedua korban yang telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Kontributor: RR. Nur
Penyunting: M. Ridham
Add wartakita.id as a preferred source on Google























