Senin, 31 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik

by A. Burhany
22/02/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
sisipan-5

Dalam dunia infrastruktur IT, satu detik adalah keabadian. Kita bicara tentang latency, tentang kecepatan transfer data yang harus secepat kedipan mata pada tiap simpul dan cluster wired-wireless, dari backbone hingga distribusi hotspot di kantor kelurahan.

Di kota besar, kita dididik untuk membenci penundaan. Dikejar tenggat, terjebak dalam kalender digital yang penuh sesak, merasa bersalah jika ada satu jam yang terbuang tanpa “menghasilkan” sesuatu. Kita memperlakukan waktu seperti uang yang harus terus dibelanjakan—dan panik jika ada kembalian yang tersisa.

Lalu Ramadan datang dan mengubah hukum fisika yang kita yakini.

Di hari kelima ini, saat tubuh mulai beradaptasi namun rasa haus tetap memberi sinyal yang jujur, kita mulai menyadari satu hal: waktu memiliki berat.

Pernahkah Anda memperhatikan betapa berbedanya bobot lima menit di jam sepuluh pagi dengan lima menit sebelum azan Magrib? Di jam sepuluh, lima menit berlalu tanpa jejak di balik tumpukan surel. Tapi di pukul 17.55, lima menit terasa seperti pendakian yang curam. Setiap detik berdenyut di urat nadi.

Kita tidak lagi menghabiskan waktu. Kita merasakan waktu.

Para petani di pedesaan tidak terlalu sering melirik jam tangan. Waktu mereka melingkar dan organik—mereka membacanya lewat pergeseran bayangan pohon, perubahan warna langit menjelang sore. Bagi mereka, menunggu bukan pemborosan. Menunggu adalah bagian dari ibadah menanam.

Mereka tahu bahwa mempercepat waktu adalah kemustahilan. Maka yang mereka lakukan adalah menghuni setiap detiknya dengan sabar.
Puasa memaksa kita—manusia urban yang gila kecepatan—untuk kembali ke ritme itu. Berhenti membunuh waktu, dan mulai menghargai detik.

Dalam hari-hari biasa, kita jarang benar-benar ada. Kita makan siang sambil memikirkan rapat jam tiga. Kita tidur sambil memikirkan cicilan bulan depan. Kita hidup di masa depan atau masa lalu, dan membiarkan saat ini berlalu begitu saja tanpa sempat disentuh.

Tapi di detik-detik menjelang berbuka, konsentrasi kita mencapai puncaknya. Mata menatap gelas air. Telinga menajam menunggu suara azan. Batin bergetar dalam doa atau sekadar harap. Inilah yang disebut para filsuf sebagai kairos—momen di mana waktu tidak lagi sekadar angka, melainkan kualitas kehadiran.

Kita hadir sepenuhnya. Utuh.

Bagi kawan-kawan yang tidak berpuasa, latihan ini tetap relevan. Berapa kali dalam sehari kita benar-benar sadar bahwa kita sedang bernapas? Berapa kali kita menyesap teh hangat tanpa satu mata melirik gawai?

Menghargai detik berarti menyadari bahwa hidup adalah rangkaian sekarang yang tak pernah berulang.

Jika detik-detik berbuka adalah cicipan dari kebahagiaan bertemu Tuhan, maka momen-momen terakhir sebelum azan adalah saat jarak antara kita dan Sang Pencipta terasa paling tipis. Kita bukan sekadar menghitung waktu karena lapar. Kita sedang menikmati puncak dari sebuah penantian—dan penantian itu sendiri adalah bagian dari keindahannya.

Hari ini, mari berhenti sejenak dari obsesi menjadi produktif. Mari belajar untuk sekadar ada.

Rasakan beratnya detik. Dengarkan langkah waktu yang lambat. Sadari bahwa setiap saat yang kita lalui dengan kesadaran adalah perjumpaan kecil dengan kebenaran.

Sebab bukan jumlah tahun yang menentukan kualitas hidup—melainkan berapa banyak detik yang berhasil kita huni dengan penuh cinta dan kesadaran.

Selamat menghuni waktu.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: berbuka puasaesai Ramadanmakna niat puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share12Tweet8Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Vivo T5 5G Meluncur 2 September 2026 di India: Kombinasi Baterai Raksasa dan Desain Tipis

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Karhutla Kalimantan Makin Parah: Desakan Penindakan 72 Tersangka dan Puluhan Perusahaan, Presiden Tinjau Langsung

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Miliarder K-Pop: Intip Kekayaan Bersih Anggota BLACKPINK di Tahun 2026!

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • 5 Gaya Rambut Pria untuk Jidat Lebar: Auto Ganteng & Pede

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Akun Media Sosial CEO Google Dibobol Hacker OurMine

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.