Selasa, 11 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik

by A. Burhany
22/02/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
sisipan-5

Dalam dunia infrastruktur IT, satu detik adalah keabadian. Kita bicara tentang latency, tentang kecepatan transfer data yang harus secepat kedipan mata pada tiap simpul dan cluster wired-wireless, dari backbone hingga distribusi hotspot di kantor kelurahan.

Di kota besar, kita dididik untuk membenci penundaan. Dikejar tenggat, terjebak dalam kalender digital yang penuh sesak, merasa bersalah jika ada satu jam yang terbuang tanpa “menghasilkan” sesuatu. Kita memperlakukan waktu seperti uang yang harus terus dibelanjakan—dan panik jika ada kembalian yang tersisa.

Lalu Ramadan datang dan mengubah hukum fisika yang kita yakini.

Di hari kelima ini, saat tubuh mulai beradaptasi namun rasa haus tetap memberi sinyal yang jujur, kita mulai menyadari satu hal: waktu memiliki berat.

Pernahkah Anda memperhatikan betapa berbedanya bobot lima menit di jam sepuluh pagi dengan lima menit sebelum azan Magrib? Di jam sepuluh, lima menit berlalu tanpa jejak di balik tumpukan surel. Tapi di pukul 17.55, lima menit terasa seperti pendakian yang curam. Setiap detik berdenyut di urat nadi.

Kita tidak lagi menghabiskan waktu. Kita merasakan waktu.

Para petani di pedesaan tidak terlalu sering melirik jam tangan. Waktu mereka melingkar dan organik—mereka membacanya lewat pergeseran bayangan pohon, perubahan warna langit menjelang sore. Bagi mereka, menunggu bukan pemborosan. Menunggu adalah bagian dari ibadah menanam.

Mereka tahu bahwa mempercepat waktu adalah kemustahilan. Maka yang mereka lakukan adalah menghuni setiap detiknya dengan sabar.
Puasa memaksa kita—manusia urban yang gila kecepatan—untuk kembali ke ritme itu. Berhenti membunuh waktu, dan mulai menghargai detik.

Dalam hari-hari biasa, kita jarang benar-benar ada. Kita makan siang sambil memikirkan rapat jam tiga. Kita tidur sambil memikirkan cicilan bulan depan. Kita hidup di masa depan atau masa lalu, dan membiarkan saat ini berlalu begitu saja tanpa sempat disentuh.

Tapi di detik-detik menjelang berbuka, konsentrasi kita mencapai puncaknya. Mata menatap gelas air. Telinga menajam menunggu suara azan. Batin bergetar dalam doa atau sekadar harap. Inilah yang disebut para filsuf sebagai kairos—momen di mana waktu tidak lagi sekadar angka, melainkan kualitas kehadiran.

Kita hadir sepenuhnya. Utuh.

Bagi kawan-kawan yang tidak berpuasa, latihan ini tetap relevan. Berapa kali dalam sehari kita benar-benar sadar bahwa kita sedang bernapas? Berapa kali kita menyesap teh hangat tanpa satu mata melirik gawai?

Menghargai detik berarti menyadari bahwa hidup adalah rangkaian sekarang yang tak pernah berulang.

Jika detik-detik berbuka adalah cicipan dari kebahagiaan bertemu Tuhan, maka momen-momen terakhir sebelum azan adalah saat jarak antara kita dan Sang Pencipta terasa paling tipis. Kita bukan sekadar menghitung waktu karena lapar. Kita sedang menikmati puncak dari sebuah penantian—dan penantian itu sendiri adalah bagian dari keindahannya.

Hari ini, mari berhenti sejenak dari obsesi menjadi produktif. Mari belajar untuk sekadar ada.

Rasakan beratnya detik. Dengarkan langkah waktu yang lambat. Sadari bahwa setiap saat yang kita lalui dengan kesadaran adalah perjumpaan kecil dengan kebenaran.

Sebab bukan jumlah tahun yang menentukan kualitas hidup—melainkan berapa banyak detik yang berhasil kita huni dengan penuh cinta dan kesadaran.

Selamat menghuni waktu.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: berbuka puasaesai Ramadanmakna niat puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share12Tweet8Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    446 shares
    Share 178 Tweet 112
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Danny Semangati 1.200 Mahasiswa KPM IAIN Pare – Pare

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Harga BBM Nonsubsidi Turun Serentak per 1 Agustus 2026: Simak Rincian Lengkapnya!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    723 shares
    Share 289 Tweet 181
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.