Kamis, 2 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik

by A. Burhany
22/02/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
sisipan-5

Dalam dunia infrastruktur IT, satu detik adalah keabadian. Kita bicara tentang latency, tentang kecepatan transfer data yang harus secepat kedipan mata pada tiap simpul dan cluster wired-wireless, dari backbone hingga distribusi hotspot di kantor kelurahan.

Di kota besar, kita dididik untuk membenci penundaan. Dikejar tenggat, terjebak dalam kalender digital yang penuh sesak, merasa bersalah jika ada satu jam yang terbuang tanpa “menghasilkan” sesuatu. Kita memperlakukan waktu seperti uang yang harus terus dibelanjakan—dan panik jika ada kembalian yang tersisa.

Lalu Ramadan datang dan mengubah hukum fisika yang kita yakini.

Di hari kelima ini, saat tubuh mulai beradaptasi namun rasa haus tetap memberi sinyal yang jujur, kita mulai menyadari satu hal: waktu memiliki berat.

World Cup 2026

Pernahkah Anda memperhatikan betapa berbedanya bobot lima menit di jam sepuluh pagi dengan lima menit sebelum azan Magrib? Di jam sepuluh, lima menit berlalu tanpa jejak di balik tumpukan surel. Tapi di pukul 17.55, lima menit terasa seperti pendakian yang curam. Setiap detik berdenyut di urat nadi.

Kita tidak lagi menghabiskan waktu. Kita merasakan waktu.

Para petani di pedesaan tidak terlalu sering melirik jam tangan. Waktu mereka melingkar dan organik—mereka membacanya lewat pergeseran bayangan pohon, perubahan warna langit menjelang sore. Bagi mereka, menunggu bukan pemborosan. Menunggu adalah bagian dari ibadah menanam.

Mereka tahu bahwa mempercepat waktu adalah kemustahilan. Maka yang mereka lakukan adalah menghuni setiap detiknya dengan sabar.
Puasa memaksa kita—manusia urban yang gila kecepatan—untuk kembali ke ritme itu. Berhenti membunuh waktu, dan mulai menghargai detik.

Dalam hari-hari biasa, kita jarang benar-benar ada. Kita makan siang sambil memikirkan rapat jam tiga. Kita tidur sambil memikirkan cicilan bulan depan. Kita hidup di masa depan atau masa lalu, dan membiarkan saat ini berlalu begitu saja tanpa sempat disentuh.

Tapi di detik-detik menjelang berbuka, konsentrasi kita mencapai puncaknya. Mata menatap gelas air. Telinga menajam menunggu suara azan. Batin bergetar dalam doa atau sekadar harap. Inilah yang disebut para filsuf sebagai kairos—momen di mana waktu tidak lagi sekadar angka, melainkan kualitas kehadiran.

Kita hadir sepenuhnya. Utuh.

Bagi kawan-kawan yang tidak berpuasa, latihan ini tetap relevan. Berapa kali dalam sehari kita benar-benar sadar bahwa kita sedang bernapas? Berapa kali kita menyesap teh hangat tanpa satu mata melirik gawai?

Menghargai detik berarti menyadari bahwa hidup adalah rangkaian sekarang yang tak pernah berulang.

World Cup 2026

Jika detik-detik berbuka adalah cicipan dari kebahagiaan bertemu Tuhan, maka momen-momen terakhir sebelum azan adalah saat jarak antara kita dan Sang Pencipta terasa paling tipis. Kita bukan sekadar menghitung waktu karena lapar. Kita sedang menikmati puncak dari sebuah penantian—dan penantian itu sendiri adalah bagian dari keindahannya.

Hari ini, mari berhenti sejenak dari obsesi menjadi produktif. Mari belajar untuk sekadar ada.

Rasakan beratnya detik. Dengarkan langkah waktu yang lambat. Sadari bahwa setiap saat yang kita lalui dengan kesadaran adalah perjumpaan kecil dengan kebenaran.

Sebab bukan jumlah tahun yang menentukan kualitas hidup—melainkan berapa banyak detik yang berhasil kita huni dengan penuh cinta dan kesadaran.

Selamat menghuni waktu.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: berbuka puasaesai Ramadanmakna niat puasaniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share12Tweet8Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
pesta-babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Prof-Dr-H-Umar-Shihab-BW

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
utama-30

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
utama-29

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
sisipan-28

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
utama-27

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #5: Menghitung Waktu, Menghargai Detik - Featured

    Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Anggaran Rp 30 Juta per Orang untuk Latihan Militer Calon Manajer Kopdes, Hasanuddin Usulkan Penghapusan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tren Makeup dan Skincare Gen Z yang Wajib Kamu Tahu

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • GitHub Copilot Workspace: Bukan Sekadar AI Pair Programmer, Tapi Revolusi Kolaborasi Kode Otonom

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tragedi Latsarmil KDMP: Mengapa Bisnis Modern Butuh Adaptasi, Bukan Struktur Komando Militer

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.