Selasa, 10 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan

by Redaktur
10/03/2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Dua puluh hari.

Kita sudah sampai di sini bersama—melewati ego yang perlu dikecilkan, waktu yang perlu dihuni, warung sari laut di kota kecil yang asing, labirin doa, matahari yang mengajarkan cara melepaskan, dan malam-malam di mana kaki terasa berat sejak rakaat ketiga. Dua puluh hari bukan perjalanan yang pendek. Dan malam ini kita berdiri di ambang pintu sepuluh malam yang paling dikejar oleh umat beriman di seluruh dunia.

Tapi sebelum kita berlari ke sana, saya ingin duduk sebentar di ambang pintu ini bersama Anda.

Kita sudah hafal ceritanya: Lailatulkadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan—delapan puluh tiga tahun kehidupan manusia, dipadatkan dalam satu malam. Kita bersiap begadang, menjaga mata tetap terbuka di bawah remang lampu masjid, mencarinya seperti pemburu harta karun yang mencari titik koordinat di tengah gelap.

Tapi ada pertanyaan yang sudah lama mengusik saya: bagaimana jika Lailatulkadar bukan hanya soal kapan, melainkan soal apa?

Seorang kawan pernah bercerita tentang satu siang di Palu yang membakar aspal. Ia hanya seorang teknisi menara IT yang sedang berteduh menunggu ban motornya selesai ditambal bocornya. Di seberang jalan ia melihat seorang bapak tua pemulung berjalan tanpa alas kaki di atas aspal panas. Ia memberikan sandalnya lalu membeli sepasang sendal baru—dan tersentak oleh satu kesadaran yang sederhana namun menghantam jiwanya: mengapa saya memberi barang butut ketika saya mampu membeli yang baru di toko sebelah?

Di detik itulah, katanya, sesuatu yang besar terjadi di dalam dadanya. Prinsip purba yang selama ini ia hafal tapi tidak ia hidupi—memberi dari yang terbaik, bukan dari yang tersisa—tiba-tiba meledak dan tidak bisa dikembalikan ke tempatnya semula.

Siang itu bukan malam ganjil di penghujung Ramadan. Tapi bagi kawan saya, nilainya melampaui ribuan bulan rutinitas ibadahnya sebelum siang itu, yang kosong.

Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - image 1

Ia juga bercerita tentang seorang mahasiswi di Tanah Datar yang pulang kampung di bulan Ramadan hanya untuk menanyakan tata cara salat taubat kepada orang tuanya—bukan karena ia pendosa besar, hanya karena salatnya mulai bolong-bolong di tengah bisingnya Jakarta dan ia merasa perlu merapikan urusannya dengan Sang Pencipta.

Tak lama setelah itu, ia berpulang dengan damai di pangkuan ayahnya, usai Tahajud.

Bagi anak gadis itu, perjumpaannya dengan maut adalah Lailatulkadar-nya yang abadi. Kepulangan yang dipersiapkan dengan kejujuran batin yang paling telanjang.

Hikmah tidak mengenal kalender. Ia bisa datang di tengah hiruk-pikuk bandara, di atas aspal yang membakar, di dalam percakapan pendek dengan orang tua sebelum tidur. Ia adalah interupsi yang tidak kita jadwalkan—seperti Ramadan itu sendiri.

Maka di ambang pintu ini, mungkin yang perlu kita tanyakan bukan hanya di malam mana Lailatulkadar jatuh? Tapi juga: siang-siang kita sudah diisi dengan apa?

Jika malam seribu bulan adalah tentang turunnya damai dari langit, maka siang hari kita seharusnya adalah tentang menjadi pembawa damai bagi orang lain. Keduanya tidak bisa dipisahkan—malam yang kita kejar hanya bermakna jika siang yang kita jalani sudah jujur.

Malam ini, saat kita melangkah masuk ke sepuluh hari terakhir, saya tidak ingin mengajak kita untuk hanya berburu tanda-tanda alam di langit.

Mari kita rapikan dulu yang ada di dalam. Bersihkan satu luka yang sudah terlalu lama kita biarkan mengering tanpa dirawat. Kirim satu pesan yang sudah terlalu lama tertunda. Akui satu kerapuhan yang sudah terlalu lama kita sembunyikan.

Pintu itu sudah terbuka. Dan di baliknya, seribu bulan keindahan sedang menunggu—bukan hanya di tengah malam yang sunyi, tapi juga di siang yang paling riuh, di detik yang paling tidak terduga.

BACA JUGA:

Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas

Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja

Esai Ramadan #17: Doa, antara Harapan dan Kepasrahan

Esai Ramadan #16: Autofagi Jiwa

Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

Selamat memasuki ambang pintu yang agung. Kita sudah sejauh ini—mari terus melangkah bersama.

Tags: berbuka puasaesai 10 hari terakhir puasaesai Ramadanhikmah di luar masjidibadah sosial puasamakna lailatul qadar ramadanmakna niat puasamemberi yang terbaikmencari malam seribu bulanniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026refleksi hari ke 20 ramadanspiritualitas puasa
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #19: Interupsi Suci dan Pemberontakan terhadap Rutinitas

09/03/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja

09/03/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #17: Doa, antara Harapan dan Kepasrahan

08/03/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #16: Autofagi Jiwa

08/03/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

04/03/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #14: Mengapa Jurang Antara Sajadah dan Integritas Kita Masih Lebar?

04/03/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita

03/03/2026
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

01/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

    Esai Ramadan #17: Doa, antara Harapan dan Kepasrahan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #16: Autofagi Jiwa

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    528 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Konflik Timur Tengah Kembali Memanas: Apa Pemicu dan Dampaknya bagi Indonesia?

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #18: Seni Melepaskan dan Elegi Senja

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Esai Ramadan #20: Ambang Pintu dan Rahasia Siang Seribu Bulan - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.