Minggu, 18 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam Acara Mappacci di Kota Parepare

by Pewarta Warga
09/10/2017
in Arsip 2015-2018, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
mapacci-2

Kegiatan edukasi pencegahan anemia gizi kepada calon pengantin yang dilakukan oleh Kader Posyandu di Wilayah Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Parepare dalam acara Mappacci yang berlangsung pada hari Minggu malam tanggal 1 Oktober 2017

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 yang dilakukan pada 33 provinsi di Indonesia dan 497 kota atau kabupaten menunjukkan proporsi anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%, dengan persentase yang tidak jauh berbeda antara wilayah perkotaan (36,4%) dan perdesaan (37,8%). Anemia adalah keadaan rendahnya konsentrasi hemoglobin (Hb) atau hematokrit berdasarkan nilai ambang batas (referensi) yang dipicu oleh rendahnya produksi sel darah merah (eritrosit) dan Hb. Hal ini timbul akibat meningkatnya kerusakan eritrosit (hemalisis), atau kehilangan darah yang berlebihan.

Dinas kesehatan provinsi Sulawesi Selatan tahun 2011 menunjukkan data tentang kabupaten/kota dengan angka prevalensi anemia gizi ibu hamil yang cukup tinggi antara lain; Kota Makassar sebanyak 388 ibu hamil, Kabupaten Barru sebanyak 135 ibu hamil, Kabupaten Sidrap sebanyak 126 ibu hamil, Kabupaten Bantaeng dengan 121 ibu hamil dan Kabupaten Gowa sebanyak 120 ibu hamil. Sementara itu jumlah ibu hamil yang mengalami anemia gizi dalam tiga tahun terakhir di kota Parepare juga cukup tinggi yaitu pada tahun 2014 (695 bumil), kemudian turun pada tahun 2015 (271 bumil), dan angkanya naik lagi pada tahun 2016 (671 bumil), berdasarkan data Dinkes Kota Parepare tahun 2016.

Ibu hamil sebetulnya dapat dicegah agar tidak mengalami anemia gizi dengan memberikan informasi lebih awal kepada calon ibu dalam hal ini calon pengantin. Ada berbagai kegiatan yang telah berjalan selama ini dalam pemberian informasi oleh petugas kesehatan yakni bidan kepada ibu hamil. Edukasi langsung diberikan ke sasaran mengenai upaya pencegahan kejadian anemia pada saat kunjungan pertama ibu hamil dalam masa kehamilannya yang dikenal ANC K1 (Antenatal Care Kunjungan Pertama). Namun upaya ini dinilai sudah terlambat, oleh karena edukasi tentang urgensi kunjungan ANC harusnya dilakukan sebelum seorang ibu memasuki masa kehamilan.

Ada salah satu even budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai entry point untuk mengedukasi seorang ibu sebelum kehamilan terjadi, yakni upacara adat Mappacci, yang merupakan rangkaian dari prosesi pernikahan adat Bugis-Makassar. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Citrakesumasari, Susilowati, Suriah dan Bohari pada tahun 2012 di Kabupaten Barru, memperlihatkan bahwa Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat (TOMA) dapat dilatih menjadi edukator lokal dalam memberikan informasi terkait pencegahan kejadian anemia gizi pada ibu hamil. Edukator lokal tersebut menyampaikan informasi di sela-sela acara adat Mappacci disertai media KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) berupa lembar balik dan modul yang berisi pesan tentang pencegahan anemia gizi pada ibu hamil dikaitkan dengan simbol-simbol perlengkapan adat Mappacci.

Sebagai kota terbesar kedua setelah Makassar, Parepare dengan jumlah ibu hamil anemia gizi yang cukup tinggi, tentunya membutuhkan perhatian berbagai pihak. Oleh karena ibu hamil yang anemia berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR), dapat pula menyebabkan anemia pada bayi baru lahir serta mudah mengalami infeksi. Lokasi puskesmas dan kecamatan dengan jumlah ibu hamil anemia yang lebih banyak dibandingkan wilayah lainnya di Kota Parepare adalah wilayah kerja Puskesmas Lumpue yang terletak di Kecamatan Bacukiki Barat. Pada lokasi ini juga memiliki jumlah Kader Posyandu paling banyak yang berpotensi untuk berkontribusi dalam mengedukasi ibu hamil tentang pencegahan anemia.

Pemberian informasi tentang anemia oleh petugas kesehatan kepada ibu hamil, seringkali belum menjangkau sasaran yang tidak berkunjung ke pelayanan kesehatan. Ibu terpapar informasi pada saat mereka dalam periode kehamilan sehingga jika ditemukan kejadian anemia gizi tidak dapat dicegah lagi. Selain itu, jumlah petugas kesehatan masih sangat terbatas untuk menjangkau sasaran hingga ke tatanan rumah tangga. Dengan demikian dibutuhkan upaya untuk melibatkan sumberdaya potensial di masyarakat seperti Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat. Upaya yang dimaksud adalah mengadakan pelatihan kepada Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat di Kota Parepare sebagai edukator lokal. Oleh karena merekalah orang setempat yang dekat dengan sasaran komunitas yakni calon ibu.

Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul: “Aplikasi Media KIE bagi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dan Kurang Energi Kronik (KEK) di Kota Parepare”. Pelaksana kegiatan pengabdian oleh dosen Unhas yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat dengan skim IbM (Ipteks bagi Masyarakat) yang diketuai oleh Dr. Suriah, S.KM, M.Kes yang merupakan dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 26-27 Agustus 2017 di Kota Parepare, diikuti oleh Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Bacukiki Barat. Sebagai Narasumber acara; Dr. Suriah, S.KM, M.Kes dan Dr. dr. Citrakesumasari, M.Kes, Sp.GK. Kegiatan ini menghasilkan 10 orang Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare yang memiliki skill sebagai eduKator lokal tentang anemia gizi. Alumni pelatihan ini kemudian menyampaikan pesan gizi yang dikaitkan dengan makna simbol-simbol perlengkapan Mappacci, dalam acara pernikahan adat Bugis di Parepare.

Kegiatan edukasi pencegahan anemia gizi kepada calon pengantin yang dilakukan oleh Kader Posyandu di Wilayah Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Parepare dalam acara Mappacci yang berlangsung pada hari Minggu malam tanggal 1 Oktober 2017

Edukator lokal yang telah dilatih selain memperoleh bekal keterampilan mengedukasi juga dilengkapi dengan media KIE berupa buklet saku yang berisi informasi tentang pencegahan anemia gizi yang dikaitkan makna simbol-simbol perlengkapan Mappacci seperti; Benno (Gabah yang digoreng kering hingga mekar), Pesse’ Pelleng (Lilin dari kemiri dan kapas), Angkangulung (Bantal), Lipa’ (Sarung), Daun Loka (Daun pisang), Daun Panasa (Daun Nangka) dan Appaccingeng (Wadah untuk daun pacar/pacci).

Melalui penyelenggaraan kegiatan pengabdian dosen seperti ini, diharapkan agar Dinas Kesehatan Kota Parepare dalam hal ini bidang Gizi Masyarakat dan Promosi Kesehatan dapat bekerjasama dengan bidang di luar kesehatan yaitu KUA dan elemen masyarakat seperti Kader Posyandu dan TOMA. Dilain pihak dapat pula berperan dalam menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian kepada seluruh sasaran yang ada di 3 kecamatan lainnya sekota Parepare, sehingga mampu berkontribusi untuk mengatasi masalah anemia gizi pada ibu hamil di Kota Parepare. (Tulisan kiriman: Dr. Suriah, S.KM, M.KesDr. Suriah, S.KM, M.Kes. Ketua Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.)

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

Tawuran Berdarah di Ablam Makassar: 3 Hari Konflik Berujung Kematian Warga

Tawuran di Jalan Ablam Makassar Berujung Kematian, Korban Terbaru Mansyur

Cara Efektif Menjaga Kesehatan Mental dan Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

Tags: giziKesehatanPewarta WargaSulawesi Selatan
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang prajurit Kodam Hasanuddin berdiri di jalan sibuk di Makassar, memberikan masker kepada sekelompok warga yang berterima kasih. Latar belakang menampilkan pasar tradisional dengan rumah-rumah tr

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

17/10/2026
Wartakita Wartakita Debat Cagub Sulsel 2024 D Cr

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

17/10/2026
Sebuah terminal bandara yang ramai di sore hari, dengan pesawat Sriwijaya Air menjadi pusat perhatian di runways. Penumpang tampak memasuki pesawat dengan kantong-kantong mereka. Pesawat memiliki logo

Sriwijaya Air Meluncurkan Penerbangan PP Makassar-Kolaka, Tarif Mulai Rp 800.000-an

17/10/2026
A depiction of a busy job fair in Makassar with Budi S., dressed in professional attire, among many other applicants. The scene is set in a modern convention center with natural light, and the atmosph

Pemprov Sulsel Hadirkan 1230 Lowongan Kerja di Job Fair 2026 di Makassar

17/10/2026
Sebuah adegan yang menunjukkan jalan raya di Ablam, Makassar yang tampak tegang dan kacau. Latar belakang menampilkan lorong yang terang-tenang dengan lampu jalan yang rusak dan sampah yang tersebar.

Tawuran Berdarah di Ablam Makassar: 3 Hari Konflik Berujung Kematian Warga

17/10/2026
Sebuah jalanan Makassar yang ramai pada sore hari, dengan lampu jalan yang berkedip menciptakan bayangan panjang. Di tengah-tengahnya, seorang pemuda terbaring di tanah, tubuhnya diam, di sekitarnya a

Tawuran di Jalan Ablam Makassar Berujung Kematian, Korban Terbaru Mansyur

17/10/2026
Van Gastel, yang tampak berpikir, berdiri di sisi lapangan stadion, memperhatikan hasil pertandingan. Latar belakang menunjukkan papan skor dengan skor PSIM di posisi lebih rendah dibandingkan PSM Mak

Van Gastel: PSIM Kurang Beruntung Setelah Kalah dari PSM Makassar

17/10/2026
jalan santai unm berlangsung meriah

Profesor Ismunandar Maju sebagai Calon Rektor UNM, Kantongi Restu Menteri dan Alumni

17/10/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • black-framed-eyeglasses-on-computer-screen-scaled.jpg

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Karhutla di Tebing Karst Pangkep Meluas, Capai 93,43 Hektare

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kelemahan Motor Listrik dan Penurunan Penjualan Merek Mobil, Wartakita.id

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.