Rabu, 12 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam Acara Mappacci di Kota Parepare

by Pewarta Warga
09/10/2017
in Arsip 2015-2018, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
mapacci-2

Kegiatan edukasi pencegahan anemia gizi kepada calon pengantin yang dilakukan oleh Kader Posyandu di Wilayah Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Parepare dalam acara Mappacci yang berlangsung pada hari Minggu malam tanggal 1 Oktober 2017

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 yang dilakukan pada 33 provinsi di Indonesia dan 497 kota atau kabupaten menunjukkan proporsi anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%, dengan persentase yang tidak jauh berbeda antara wilayah perkotaan (36,4%) dan perdesaan (37,8%). Anemia adalah keadaan rendahnya konsentrasi hemoglobin (Hb) atau hematokrit berdasarkan nilai ambang batas (referensi) yang dipicu oleh rendahnya produksi sel darah merah (eritrosit) dan Hb. Hal ini timbul akibat meningkatnya kerusakan eritrosit (hemalisis), atau kehilangan darah yang berlebihan.

Dinas kesehatan provinsi Sulawesi Selatan tahun 2011 menunjukkan data tentang kabupaten/kota dengan angka prevalensi anemia gizi ibu hamil yang cukup tinggi antara lain; Kota Makassar sebanyak 388 ibu hamil, Kabupaten Barru sebanyak 135 ibu hamil, Kabupaten Sidrap sebanyak 126 ibu hamil, Kabupaten Bantaeng dengan 121 ibu hamil dan Kabupaten Gowa sebanyak 120 ibu hamil. Sementara itu jumlah ibu hamil yang mengalami anemia gizi dalam tiga tahun terakhir di kota Parepare juga cukup tinggi yaitu pada tahun 2014 (695 bumil), kemudian turun pada tahun 2015 (271 bumil), dan angkanya naik lagi pada tahun 2016 (671 bumil), berdasarkan data Dinkes Kota Parepare tahun 2016.

Ibu hamil sebetulnya dapat dicegah agar tidak mengalami anemia gizi dengan memberikan informasi lebih awal kepada calon ibu dalam hal ini calon pengantin. Ada berbagai kegiatan yang telah berjalan selama ini dalam pemberian informasi oleh petugas kesehatan yakni bidan kepada ibu hamil. Edukasi langsung diberikan ke sasaran mengenai upaya pencegahan kejadian anemia pada saat kunjungan pertama ibu hamil dalam masa kehamilannya yang dikenal ANC K1 (Antenatal Care Kunjungan Pertama). Namun upaya ini dinilai sudah terlambat, oleh karena edukasi tentang urgensi kunjungan ANC harusnya dilakukan sebelum seorang ibu memasuki masa kehamilan.

Ada salah satu even budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai entry point untuk mengedukasi seorang ibu sebelum kehamilan terjadi, yakni upacara adat Mappacci, yang merupakan rangkaian dari prosesi pernikahan adat Bugis-Makassar. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Citrakesumasari, Susilowati, Suriah dan Bohari pada tahun 2012 di Kabupaten Barru, memperlihatkan bahwa Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat (TOMA) dapat dilatih menjadi edukator lokal dalam memberikan informasi terkait pencegahan kejadian anemia gizi pada ibu hamil. Edukator lokal tersebut menyampaikan informasi di sela-sela acara adat Mappacci disertai media KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) berupa lembar balik dan modul yang berisi pesan tentang pencegahan anemia gizi pada ibu hamil dikaitkan dengan simbol-simbol perlengkapan adat Mappacci.

Sebagai kota terbesar kedua setelah Makassar, Parepare dengan jumlah ibu hamil anemia gizi yang cukup tinggi, tentunya membutuhkan perhatian berbagai pihak. Oleh karena ibu hamil yang anemia berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR), dapat pula menyebabkan anemia pada bayi baru lahir serta mudah mengalami infeksi. Lokasi puskesmas dan kecamatan dengan jumlah ibu hamil anemia yang lebih banyak dibandingkan wilayah lainnya di Kota Parepare adalah wilayah kerja Puskesmas Lumpue yang terletak di Kecamatan Bacukiki Barat. Pada lokasi ini juga memiliki jumlah Kader Posyandu paling banyak yang berpotensi untuk berkontribusi dalam mengedukasi ibu hamil tentang pencegahan anemia.

Pemberian informasi tentang anemia oleh petugas kesehatan kepada ibu hamil, seringkali belum menjangkau sasaran yang tidak berkunjung ke pelayanan kesehatan. Ibu terpapar informasi pada saat mereka dalam periode kehamilan sehingga jika ditemukan kejadian anemia gizi tidak dapat dicegah lagi. Selain itu, jumlah petugas kesehatan masih sangat terbatas untuk menjangkau sasaran hingga ke tatanan rumah tangga. Dengan demikian dibutuhkan upaya untuk melibatkan sumberdaya potensial di masyarakat seperti Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat. Upaya yang dimaksud adalah mengadakan pelatihan kepada Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat di Kota Parepare sebagai edukator lokal. Oleh karena merekalah orang setempat yang dekat dengan sasaran komunitas yakni calon ibu.

Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul: “Aplikasi Media KIE bagi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dan Kurang Energi Kronik (KEK) di Kota Parepare”. Pelaksana kegiatan pengabdian oleh dosen Unhas yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat dengan skim IbM (Ipteks bagi Masyarakat) yang diketuai oleh Dr. Suriah, S.KM, M.Kes yang merupakan dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 26-27 Agustus 2017 di Kota Parepare, diikuti oleh Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Bacukiki Barat. Sebagai Narasumber acara; Dr. Suriah, S.KM, M.Kes dan Dr. dr. Citrakesumasari, M.Kes, Sp.GK. Kegiatan ini menghasilkan 10 orang Kader Posyandu dan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare yang memiliki skill sebagai eduKator lokal tentang anemia gizi. Alumni pelatihan ini kemudian menyampaikan pesan gizi yang dikaitkan dengan makna simbol-simbol perlengkapan Mappacci, dalam acara pernikahan adat Bugis di Parepare.

Kegiatan edukasi pencegahan anemia gizi kepada calon pengantin yang dilakukan oleh Kader Posyandu di Wilayah Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Parepare dalam acara Mappacci yang berlangsung pada hari Minggu malam tanggal 1 Oktober 2017

Edukator lokal yang telah dilatih selain memperoleh bekal keterampilan mengedukasi juga dilengkapi dengan media KIE berupa buklet saku yang berisi informasi tentang pencegahan anemia gizi yang dikaitkan makna simbol-simbol perlengkapan Mappacci seperti; Benno (Gabah yang digoreng kering hingga mekar), Pesse’ Pelleng (Lilin dari kemiri dan kapas), Angkangulung (Bantal), Lipa’ (Sarung), Daun Loka (Daun pisang), Daun Panasa (Daun Nangka) dan Appaccingeng (Wadah untuk daun pacar/pacci).

Melalui penyelenggaraan kegiatan pengabdian dosen seperti ini, diharapkan agar Dinas Kesehatan Kota Parepare dalam hal ini bidang Gizi Masyarakat dan Promosi Kesehatan dapat bekerjasama dengan bidang di luar kesehatan yaitu KUA dan elemen masyarakat seperti Kader Posyandu dan TOMA. Dilain pihak dapat pula berperan dalam menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian kepada seluruh sasaran yang ada di 3 kecamatan lainnya sekota Parepare, sehingga mampu berkontribusi untuk mengatasi masalah anemia gizi pada ibu hamil di Kota Parepare. (Tulisan kiriman: Dr. Suriah, S.KM, M.KesDr. Suriah, S.KM, M.Kes. Ketua Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.)

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Bansos Dihentikan di Sulsel untuk Penerima Terindikasi Judi Online: Program Perbaikan Data KPM Mendesak

Polda Sulbar & Karantina Hewan Perkuat Sinergi Pengawasan Lalu Lintas Ternak dan Tumbuhan

El Nino Mengancam Pertanian Sulsel: 300 Pompa Air Disiagakan Pemprov untuk Jaga Ketahanan Pangan

Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang: Terseret Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah

Bulog Makassar Tembus HET Serap Gabah Petani, Jaga Ketahanan Pangan & Jual Beras Premium di Atas Target

Tags: giziKesehatanPewarta WargaSulawesi Selatan
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

Polda Sulbar & Karantina Hewan Perkuat Sinergi Pengawasan Lalu Lintas Ternak dan Tumbuhan

12/08/2026
Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

El Nino Mengancam Pertanian Sulsel: 300 Pompa Air Disiagakan Pemprov untuk Jaga Ketahanan Pangan

11/08/2026
Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

BNI Wondr Fest Makassar: Tingkatkan Literasi Keuangan, Berdayakan UMKM Lokal, dan Rayakan HUT ke-80

11/08/2026
Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

Kemenaker Dorong Kewirausahaan di Makassar: Strategi Tekan Pengangguran Lewat Pelatihan dan Pemberdayaan Inklusif

11/08/2026
Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

Transformasi Humas: Dari Pemadam Kebakaran Menjadi Arsitek Strategi di Era Disrupsi Informasi

09/08/2026
Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

Perhumas Makassar Perkuat Kolaborasi Pentahelix Hadapi Krisis Komunikasi Strategis

09/08/2026
Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

Wali Kota Makassar Ingatkan Perumda Air Minum Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino

08/08/2026
Edukasi Calon Pengantin tentang Anemia Gizi dalam  Acara Mappacci di Kota Parepare - Featured

PKK Makassar Gencarkan Edukasi ASI Eksklusif: Kunci Mencegah Stunting, 300 Ibu Hamil dan Kader Hadir

08/08/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Danny Semangati 1.200 Mahasiswa KPM IAIN Pare – Pare

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.