Jumat, 21 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman

by Pewarta Warga
21/08/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 5 mins read
A A
1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

Malino, Gowa kembali berduka. Insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 1,5 hektare di dua titik berbeda berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan, menjadi pengingat tegas akan kerentanan alam di musim kemarau.

  • Luas lahan terbakar: 1,5 hektare di dua lokasi spesifik Malino, Gowa.
  • Petugas gabungan: Melibatkan unsur kepolisian, pemadam kebakaran, TNI, dan masyarakat.
  • Lokasi: Bukit Salili (1,34 ha) dan Lingkungan Pattene (0,16 ha), tidak di area wisata utama.
  • Vegetasi terdampak: Lahan kering, rumput, semak belukar, bambu, pohon, dan serasah.
  • Penyebab: Masih dalam penyelidikan, diduga kuat akibat faktor alam musim kemarau dan cuaca panas.

Analisis Mendalam: 1,5 Hektare Hutan Malino Ludes Terbakar, Upaya Pemadaman Penuh Tantangan

Kecamatan Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang kesohor dengan keindahan alamnya, kembali menghadapi ancaman serius. Pada hari Rabu (19/8), insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan ini, menghanguskan lahan seluas 1,5 hektare yang terbagi di dua titik berbeda. Laporan awal mengenai adanya titik api di kawasan Bukit Bulu Salili ini segera diterima oleh pihak kepolisian Sektor Tinggimoncong, memicu respons cepat dari seluruh elemen terkait.

Sebagai seorang yang telah bertahun-tahun mengamati dinamika lingkungan dan potensi bencana di wilayah seperti Gowa, insiden ini bukan sekadar berita. Ini adalah cerminan kerapuhan ekosistem kita, terutama saat memasuki periode kering yang rentan memicu api.

Kronologi Pemadaman yang Penuh Dedikasi dan Inovasi

Begitu laporan diterima dari masyarakat, Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Anwar, segera mengorkestrasi pergerakan tim gabungan. Personel kepolisian, unit pemadam kebakaran, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat, langsung bergerak menuju lokasi. Namun, perjuangan mereka tidaklah mudah. Medan yang berbukit menjadi rintangan utama, menghambat akses kendaraan pemadam kebakaran untuk mencapai puncak api.

Menghadapi keterbatasan logistik ini, para petugas menunjukkan ketangguhan dan kecerdasan lapangan. Mereka mengandalkan peralatan yang lebih sederhana namun efektif, seperti pompa punggung (backpack pump). Alat ini menjadi penyelamat, memungkinkan mereka membawa air dan melakukan pemadaman secara manual di area yang sulit dijangkau. Setelah berjuang gigih selama kurang lebih dua hingga tiga jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya.

“Digunakan pompa ditaruh di punggung untuk dapat naik ke puncak bukit karena mobil pemadam susah menjangkaunya. Alhamdulillah, bisa padamkan sekitar kurang lebih dua sampai tiga jam,” ujar Iptu Anwar, menggambarkan betapa beratnya perjuangan tim di lapangan.

Pengalaman saya dalam liputan lapangan seringkali menunjukkan bahwa koordinasi dan semangat juang tim gabungan, ditambah dengan kearifan lokal dalam memanfaatkan alat seadanya, adalah kunci keberhasilan dalam situasi krisis seperti ini.

Detil Lokasi dan Vegetasi yang Terbakar: Bukan di Area Wisata Utama

Penting untuk digarisbawahi, kebakaran ini tidak melanda kawasan wisata hutan pinus Malino yang menjadi primadona, melainkan area hutan di sekitarnya. Berdasarkan data akurat dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sulawesi Daerah Operasi Sulawesi I Gowa melalui laporan *ground check firespot*, dua lokasi spesifik yang terdampak adalah:

  • Bukit Salili, Lingkungan Karampuan: Terjadi kebakaran seluas 1,34 hektare. Vegetasi yang menjadi korban meliputi semak belukar, ilalang, bambu, pohon pinus, dan lapisan serasah (daun kering dan ranting) yang berada di kawasan konservasi.
  • Lingkungan Pattene, Malino Kota: Luasan yang terbakar di sini tercatat 0,16 hektare. Jenis vegetasi yang terdampak serupa, yakni semak belukar, ilalang, bambu, pohon pinus, dan serasah, namun berlokasi di kawasan hutan produksi.

Penyebab Api dan Imbauan Tegas untuk Pencegahan

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari kebakaran yang menghanguskan sebagian kecil dari keindahan Malino ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang. Namun, analisis awal mengarah kuat pada faktor-faktor alamiah yang lazim terjadi di musim kemarau. Kondisi cuaca kering ekstrem membuat vegetasi, seperti rumput kering dan tumbuhan liar lainnya, menjadi sangat mudah tersulut api.

Selain faktor kekeringan yang menjadi musuh utama, kemungkinan lain yang masih ditelusuri adalah pengaruh suhu udara yang sangat panas, bahkan gesekan antar batang bambu yang dalam kondisi tertentu dapat memicu percikan api. Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa kelalaian manusia seringkali menjadi pemicu utama, meskipun faktor alam turut memperparah.

Menyikapi potensi bahaya karhutla yang terus mengintai, Kapolsek Tinggimoncong Iptu Anwar menyampaikan imbauan yang tegas dan lugas kepada seluruh masyarakat. Beliau mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk tujuan membuka kebun maupun keperluan lainnya, terlebih lagi di tengah musim kemarau yang mengancam. Kebiasaan membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan juga menjadi sorotan tajam, karena berpotensi besar memicu bencana kebakaran yang merusak.

“Kami selalu mengimbau agar masyarakat tidak membakar lahan untuk membuat kebun, apalagi ini musim kering, termasuk puntung rokok masih menyala jangan dibuang sembarangan, bisa memicu kebakaran,” tegas Iptu Anwar, menekankan pentingnya kesadaran kolektif demi menjaga kelestarian alam Malino dan mencegah kerugian yang tidak perlu akibat kebakaran.

Sebagai seorang jurnalis yang telah menyaksikan dampak buruk kebakaran hutan, saya sangat mendukung imbauan ini. Edukasi dan kesadaran masyarakat adalah benteng pertahanan terkuat kita dalam menjaga kelestarian alam Gowa dan seluruh Indonesia.


Kontributor: Budi S.

Penyunting: M. Ridham


1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

MPLS Siswa Baru SRT Soppeng Ditunda Seminggu, Ini Alasannya

Makassar Buka Festival Hari UMKM Nasional 2026: Kolaborasi Grab & CCEP Dorong Ekonomi Digital Lokal

Kebakaran Hutan Pinus Malino Terkendali, BBKSDA Sulsel Ingatkan Kewaspadaan Warga: Ini Kronologi dan Imbauannya

Siklus Daun Gugur: Pelajaran Berharga BPBD Sulbar untuk Keseimbangan Alam dan Mitigasi Bencana

Solidaritas Sulawesi Selatan: 30 Ton Bantuan Kemanusiaan Tiba untuk Korban Gempa NTT

Tags: karhutlaKebakaran HutanMalino Gowamusim kemarauPemadaman Apipencegahan kebakaranpetugas gabunganSulawesi Selatan
Share4Tweet2Send

ARTIKEL TERKAIT

1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

Kebakaran Hutan Pinus Malino Terkendali, BBKSDA Sulsel Ingatkan Kewaspadaan Warga: Ini Kronologi dan Imbauannya

20/08/2026
1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

16/08/2026
1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

15/08/2026
1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Eropa Gelap Gulita, Fenomena Langka

12/08/2026
1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

El Nino Mengganas: 107 Ribu Hektare Hutan Terbakar, Ribuan Armada Udara Dikerahkan

11/08/2026
1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

10/08/2026
1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman - Featured

Tragedi Gunung Piramid: Pendaki Surabaya dan Pemandunya Ditemukan Meninggal di Jurang 470 Meter

05/08/2026
Climate-Change-Informational-Poster_cr

Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

06/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Urat Nadi Baja di Bawah Nusantara: Mampukah Super Grid Rp 388 Triliun PLN Menjawab Paradoks Energi Indonesia?

    883 shares
    Share 394 Tweet 246
  • 11 Gaya Rambut Pria Korea Terkini yang Bikin Wanita Jatuh Hati: Dijamin Keren Maksimal!

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Gempa 7,7 M Guncang NTT: 5 Bandara dan 3 Pelabuhan Terdampak, Operasional Tetap Berjalan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gotong Royong Makassar: Warga Panakkukang Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI ke-81

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.