Menghadapi prediksi musim kemarau panjang yang diperparah oleh fenomena El Nino, Wali Kota Makassar telah mengeluarkan instruksi krusial kepada Perumda Air Minum Kota Makassar untuk memastikan pelayanan air bersih tetap prima dan berkelanjutan bagi seluruh warga.
Kesiapsiagaan Menyeluruh di Tengah Ancaman El Nino
Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-102 Perumda Air Minum Kota Makassar yang berlangsung di kota ini, Wali Kota Munafri Arifuddin secara tegas menyampaikan kekhawatirannya mengenai potensi dampak El Nino. Beliau menekankan bahwa musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung sangat lama ini berpotensi besar memengaruhi debit air serta sumber pasokan air baku yang selama ini diandalkan oleh Kota Makassar.
Imbauan untuk Perencanaan Matang dan Fokus Penuh
Menjawab kekhawatiran tersebut, Wali Kota meminta seluruh elemen di Perumda Air Minum untuk menunjukkan perencanaan yang matang, fokus yang tajam, dan konsentrasi penuh. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi kemungkinan penurunan debit air yang signifikan dan dampaknya terhadap pasokan air baku. Lebih penting lagi, instruksi ini menekankan pentingnya menjaga kontinuitas pelayanan air bersih yang menjadi hak seluruh warga Makassar.
Integritas dan Pengabdian sebagai Fondasi Pelayanan
Munafri Arifuddin menegaskan bahwa peran Perumda Air Minum tidak sekadar terbatas pada pencapaian target operasional harian. Ia menggarisbawahi tanggung jawab besar perusahaan dalam memastikan keberlanjutan penyediaan air bersih untuk masa depan Kota Makassar. Dalam pidatonya, Wali Kota juga menyoroti pentingnya integritas moral seluruh pegawai. Menghadapi berbagai tantangan internal dan potensi godaan dalam pengelolaan perusahaan, beliau berpesan agar setiap pekerjaan dijadikan bentuk ibadah dan pengabdian tulus kepada masyarakat.
Strategi Antisipasi Proaktif dari Perumda Air Minum
Sebagai respons terhadap arahan Wali Kota dan untuk menghadapi potensi krisis air akibat El Nino, Perumda Air Minum telah merancang serangkaian langkah antisipasi yang bersifat proaktif:
- Optimalisasi sistem pompa untuk memastikan efisiensi distribusi.
- Melakukan pengerukan saluran air untuk menjaga kelancaran aliran.
- Melakukan perbaikan dan pemeliharaan reservoir demi menjaga kapasitas simpanan air.
- Melakukan pemeliharaan jaringan distribusi secara berkala untuk mencegah kebocoran dan kebocoran yang tidak perlu.
Wali Kota memberikan penekanan khusus agar seluruh pekerjaan pemeliharaan dan langkah antisipasi ini dilaksanakan jauh sebelum musim kemarau tiba, bukan saat bencana hidrologis sudah terjadi. Beliau berharap seluruh insan Perumda Air Minum dapat menanamkan kepedulian yang tinggi terhadap pelayanan air bersih, mengingat air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan manusia dan kelangsungan kota.
Kontributor: M. Ridham
Penyunting: H. Gunadi
Add wartakita.id as a preferred source on Google























