Selasa, 28 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat

Hilang Kontak di Maros: Serpihan Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Pencarian Terus Berlangsung

by Redaktur
17/01/2026
in Berita Terkini, Hiburan
Reading Time: 5 mins read
A A
AI Visual: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat

Sebuah pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13:17 WITA, saat dalam proses mendekati Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Pesawat yang mengangkut 10 orang ini disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk misi patroli udara. Insiden ini segera memicu operasi pencarian gabungan berskala besar yang melibatkan Basarnas, TNI AU, dan instansi terkait lainnya, dengan fokus utama di kawasan pegunungan Pangkep menyusul laporan penemuan serpihan yang diduga berasal dari pesawat tersebut. Status darurat tingkat DETRESFA (Distress Phase) telah diberlakukan, menandakan situasi yang mengancam keselamatan jiwa.

  • Pesawat ATR 42-500 PK-THT hilang kontak dekat Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
  • Membawa 10 orang, disewa oleh KKP untuk patroli udara.
  • Operasi SAR gabungan fokus di kawasan Gunung Bulusaraung, Pangkep.
  • Laporan penemuan serpihan memicu pencarian intensif.
  • Status darurat DETRESFA diberlakukan.

MAROS, Wartakita.id – Pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13:17 WITA. Insiden tragis ini terjadi saat pesawat tengah dalam fase pendekatan untuk mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut mengangkut total 10 orang, yang terdiri dari tujuh awak pesawat dan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pesawat ini disewa oleh KKP untuk melaksanakan misi patroli udara yang krusial dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.

Kronologi Hilang Kontak dan Upaya Pencarian

Menurut informasi yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, pesawat PK-THT berangkat dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, dengan tujuan akhir Makassar. Selama proses pendekatan menuju landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin, pesawat terdeteksi keluar dari jalur pendaratan yang seharusnya. Pengatur Lalu Lintas Udara (ATC) Makassar sempat memberikan instruksi koreksi posisi kepada pilot, namun komunikasi terputus setelah arahan terakhir diberikan. Situasi ini secara otomatis memicu pemberlakuan status darurat DETRESFA (Distress Phase), yang mengindikasikan adanya ancaman serius terhadap keselamatan penerbangan.

Identifikasi Penumpang dan Awak Pesawat

Awalnya, terdapat laporan yang menyebutkan pesawat membawa 11 orang. Namun, setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut dengan pihak operator IAT, Kementerian Perhubungan mengonfirmasi bahwa jumlah penumpang dan awak yang berada di dalam pesawat adalah 10 orang. Konfirmasi ini didasarkan pada data bahwa Kapten Sukardi tidak berada di dalam penerbangan tersebut. Dari 10 orang tersebut, tujuh di antaranya adalah awak pesawat, termasuk Pilot in Command (PIC) Kapten Andy Dahananto. Tiga penumpang lainnya merupakan pegawai KKP yang bertugas, yaitu Ferry Irawan (Analis Kapal Pengawas), Deden Mulyana (Pengelola Barang Milik Negara), dan Yoga Naufal (Operator Foto Udara).

Fokus Pencarian di Kawasan Pegunungan

Menindaklanjuti hilangnya kontak pesawat, tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), dan berbagai instansi terkait lainnya segera dikerahkan. Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan bahwa pencarian awal difokuskan di kawasan pegunungan karst Leang-Leang, Maros, berdasarkan laporan dari warga yang mengaku melihat kepulan asap dan mendengar suara ledakan. Namun, informasi terbaru yang lebih mengarah pada lokasi jatuhnya pesawat datang dari Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Di lokasi ini, sejumlah pendaki melaporkan menemukan serpihan logam, kain yang bertuliskan logo KKP, dokumen prosedur anti-es pesawat, serta barang-barang lain yang ditemukan dalam kondisi rusak. Video dan foto penemuan tersebut telah beredar luas di media sosial, meskipun pihak Basarnas belum secara resmi mengonfirmasi keasliannya sebagai puing pesawat yang hilang.

puing-atr-42-500-f
puing-atr-42-500-e
puing-atr-42-500-d
puing-atr-42-500-c
puing-atr-42-500-b
puing-atr-42-500-a

Strategi Pencarian dan Dukungan Operasional

Meskipun demikian, upaya pencarian terus dilakukan secara intensif, bahkan hingga malam hari di empat titik yang telah ditentukan, termasuk di kawasan kaki gunung. Kerja sama yang erat dijalin dengan personel TNI dan kepolisian setempat untuk memaksimalkan jangkauan dan efektivitas pencarian. Untuk mempercepat proses evakuasi di medan pegunungan yang terjal dan sulit dijangkau, helikopter turut dikerahkan sebagai armada pendukung. Selain itu, Tim DVI (Disaster Victim Identification) Biddokkes Polda Sulsel juga telah disiagakan di lokasi untuk melakukan identifikasi korban apabila diperlukan.

Respon dan Pernyataan Pihak Terkait

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini. Beliau turut mengonfirmasi keberadaan pegawai KKP di dalam pesawat yang hilang kontak tersebut. “Kami doakan agar seluruh awak dan penumpang ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Menteri Trenggono dalam sebuah konferensi pers. Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyatakan keterlibatannya dalam investigasi penyebab hilang kontak pesawat. Investigasi ini akan mencakup analisis mendalam terhadap berbagai faktor, termasuk kemungkinan adanya kendala cuaca dan kondisi teknis pesawat.

Situasi Terkini dan Imbauan Publik

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 21:00 WITA, belum ada konfirmasi resmi mengenai nasib pasti dari 10 orang yang berada di dalam pesawat tersebut. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau hoaks, serta mendukung penuh upaya pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung. Pembaruan informasi terkait perkembangan situasi akan disampaikan secara berkala seiring dengan perkembangan dari otoritas terkait. Doa terbaik dipanjatkan untuk keselamatan seluruh korban dalam musibah ini.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Bulog Makassar Tembus HET Serap Gabah Petani, Jaga Ketahanan Pangan & Jual Beras Premium di Atas Target

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sepakati Pemilahan Sampah: Mendesak Regulasi Penguatan untuk Makassar Hijau

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

LPPM Unhas Dianugerahi Pengelola Riset Sawit Terbaik oleh BPDP di Perisai 2026

Beasiswa Perumda Pasar Makassar Raya: Bentuk Pemberdayaan Anak Pedagang

Tags: ATR 42-500basarnasIndonesia Air TransportKKPMakassarMarospencarian pesawatPencarian SARpesawat hilangpesawat hilang kontakSARSulawesi Selatan
Share19Tweet12Send

ARTIKEL TERKAIT

UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026
UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Pajak Kekayaan 2%: Solusi Rasional Mengurai Ketimpangan Rp4.651 Triliun Milik Oligarki

27/07/2026
UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Modus “Kencing di Laut” dan Transfer Pricing: Mengurai Menguapnya Rp16.144 Triliun dari Ekspor SDA

27/07/2026
UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • UPDATE: Pesawat KKP Hilang Kontak Dekat Makassar: Pencarian Intensif di Kawasan Gunung, 10 Orang dalam Pesawat - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Panggung K-Pop dengan Estetika Imut Idol Jepang yang Bikin Gemas!

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.