Sabtu, 7 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020

Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda

Surat dibacakan di depan pertemuan para pemimpin Kristen, Yahudi dan Buddha, termasuk Paus Francis dan Kepala Rabbi Prancis Haim Korsia

by Redaktur
21/10/2020
in Arsip 2020, Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Arsip

Kampus Al-Azhar di Kairo (Foto: gontornews.com)

KAIRO — Imam besar Al-Azhar mengutuk kasus pemenggalan seorang guru bahasa Prancis. Ia mengatakan, menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah ajakan untuk membenci.

Pidato yang ditulis oleh Sheikh Ahmed al-Tayeb dari institusi Islam Sunni Mesir yang bergengsi ini dibacakan di Capitol Square Roma. Surat dibacakan di depan pertemuan para pemimpin Kristen, Yahudi dan Buddha, termasuk Paus Francis dan Kepala Rabbi Prancis Haim Korsia.

Mereka berkumpul untuk menandatangani seruan bersama atas nama perdamaian.

“Sebagai seorang Muslim dan Syekh Al-Azhar, saya menyatakan Islam, ajaran dan Nabi-nya tidak bersalah dari kejahatan teroris yang jahat ini,” kata Tayeb dalam pidatonya, mengacu pada pemenggalan kepala guru bahasa Prancis Samuel Paty pada Jumat (16/10) lalu, dilansir di Al Arabiya, Rabu (21/10).

Pada saat yang sama, ia juga menekankan menghina agama dan menyerang simbol suci di bawah panji kebebasan berekspresi adalah standar ganda intelektual. Hal tersebut dinilai sama dengan undangan terbuka untuk kebencian.

Seorang guru bernama Paty, diserang dan dibunuh oleh seseorang yang berasal dari Chechnya, yang berusia 18 tahun. Guru berusia 47 tahun ini dibunuh saat dalam perjalanan pulang dari SMP tempat dia mengajar, Conflans-Sainte-Honorine, dekat Paris.

Paty sebelumnya diketahui menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya yang membuat marah seorang ayah. Wali murid ini lantas memimpin kampanye daring guna melawan guru itu. Hasil penyelidikan mengungkapkan hal ini berhubungan dengan pembunuh tersebut.

Pembunuhnya, Abdullakh Anzorov, mengunggah gambar tubuh sang guru yang telah dipenggal di Twitter, sebelum dia ditembak mati oleh polisi.

“Teroris tidak berbicara untuk agama Nabi Muhammad, sama seperti teroris di Selandia Baru yang membunuh Muslim di masjid tidak berbicara untuk agama Yesus,” lanjut Tayeb.

Polisi telah menangkap 16 orang, termasuk seorang “radikal Islam” dan empat anggota keluarga Anzorov. Menteri Dalam Negeri, Gerald Darmanin, mengatakan sosok radikal dan ayah wali murid sebelumnya telah mengeluarkan “fatwa” terhadap guru tersebut, Senin (19/10).

Al-Azhar merupakan salah satu pusat pendidikan Islam terkemuka di dunia. Pada bulan September lalu, mereka juga mengutuk keputusan majalah satir Prancis Charlie Hebdo mencetak ulang kartun Nabi Muhammad, ketika persidangan atas serangan teror 2015 di kantornya di Paris dibuka.

Pada Februari 2019, Paus Francis dan Sheikh Ahmed al-Tayeb menandatangani dokumen tentang “persaudaraan manusia untuk perdamaian dunia”. Dokumen tersebut mengutuk ekstremisme agama yang mendukung teroris.

Cuitan Pelaku Pemenggalan

Pria yang menurut polisi pelaku kasus pemenggalan guru di Paris, pada Jumat lalu telah mengunggah tweetnya terhadap Arab Saudi di sebuah utas Twitter dengan akun @tchetchene_270.

Seorang pria Rusia berusia 18 tahun asal Chechnya, Abdullakh Anzorov telah memenggal kepala guru Samuel Paty yang berusia 47 tahun di luar sekolahnya di Conflans-Sainte-Honorine, barat laut Paris. Beberapa menit setelah pembunuhan tersebut, Anzorov kemudian mengunggah foto kepala Paty yang dipenggal di akunnya @tchetchene_270 yang kemudian ditangguhkan oleh Twitter.

Tak lama setelah unggahan gambar tersebut, polisi Prancis menghadapi Anzorov lalu membunuhnya setelah dia menembak dengan senapan angin. Pada 13 September, English Al Arabiya menerima tangkapan layar dari utas tweet di mana akun yang sama telah diidentifikasi oleh polisi Prancis sebagai milik Anzorov. Dia mengunggah tweet melawan Arab Saudi dan kepemimpinannya, sebelum utas itu dihapus.

“Utas ketidakpercayaan negara Arab Saudi, para pemimpinnya, dan semua yang mendukung mereka,” cuit Anzorov, dilansir di English Al Arabiya, Rabu (21/10).

Dalam tweet pertama dari utas tersebut, Anzorov melampirkan foto Raja Arab Saudi, Fahd dengan Ratu Elizabeth II dan Ratu Elizabeth dari Inggris tahun 1987. Dengan menggunakan Wayback Machine, alat digital yang mengarsipkan cuplikan dari internet, English Al Arabiya dapat memverifikasi awal utas menggunakan tweet dari tanggapan pengguna lain ke Anzorov.

BACA JUGA:

Tim Reaksi Cepat BPBD Makassar Kembali Diterjunkan dalam Operasi SAR Pesawat ATR di Pangkep

Warga Binaan Rutan Negara Sumbangkan Ratusan Telur untuk Korban Bencana: Bukti Kepedulian dari Balik Jeruji

Nelayan RI Raih Penghargaan Presiden Korsel, Kisah Heroik di Balik Api

Merawat Indonesia: Bukan dengan Menangkap Pengibar Bendera, Tapi Nyalakan Dapur Rakyat

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata

“Di antara orang murtad yang dilakukan oleh pemerintah Saudi adalah partisipasinya dalam pendirian berhala yang disembah di luar Allah. Di antara berhala ini ada: PBB, Unesco, WTO, Dewan Negara-negara Teluk, Liga Dunia Arab,” ujar @tchetchene_270.

Terlihat dalam utasnya ada rasa kebenciannya terhadap orang yang menurutnya kafir dan munafik Islam. Beberapa pengguna Twitter menanggapi utasnya.

“Takut pada Allah dan pelajari apa yang Allah katakan dan Rasulullah SAW lakukan dan katakan,” tulis pengguna twitter Mehdi Issa menggunakan nama pengguna @FRAPPAZ69.

Tangkapan layar akun Anzorov yang diambil oleh akun JihadiThreatMonitor menunjukkan bahwa @ tchetchene_270 dibuat pada bulan Juni dan memiliki 129 pengikut dan mengikuti 40 akun.

Beberapa waktu setelah 13 September dan sebelum 16 Oktober, Anzorov menghapus utasnya di Arab Saudi. Tweet terakhir yang diketahui Anzorov kirim adalah foto kepala Paty.

“Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, Maha Penyayang. Dari Abdullah, Hamba Allah, Untuk Macron, pemimpin orang-orang kafir, saya mengeksekusi salah satu anjing neraka anda yang berani meremehkan Nabi Muhammad SAW,” tulis Anzorov.

Sang guru, Paty telah menjadi sasaran ancaman daring karena telah menunjukkan kepada siswanya kartun Nabi Muhammad di kelas. Ribuan orang berkumpul di Paris untuk memberi penghormatan setelah kematiannya.

Arab Saudi adalah salah satu yang pertama mengutuk serangan hari Jumat dengan Kementerian Luar Negeri Kerajaan menulisnya dalam sebuah tweet. “Mengutuk dan mengecam serangan penikaman teroris yang terjadi di pinggiran ibu kota Prancis, Paris yang merenggut nyawa seorang warga negara Prancis,” tulis pemerintah Arab Saudi.

Liga Dunia Muslim yang berbasis di Mekah juga mengutuk serangan itu, menyebutnya sebagai insiden teroris. Juru bicara kedutaan Rusia di Paris, Sergei Parinov mengatakan Anzorov dan keluarganya tiba di Prancis ketika Anzorov berusia enam tahun dan meminta suaka. Selain itu, Anzorov diberi izin tinggal awal tahun ini dan tidak memiliki kontak dengan kedutaan Rusia.

Tags: Kemanusiaan
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Divonis 5 Tahun Penjara, Fandi Ramadhan Lolos dari Tuntutan Hukuman Mati Kasus Narkoba

07/03/2026
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Wamendagri Kritik Alasan ‘Bukan Birokrat’ Bupati Pekalongan, KPK Ungkap Aliran Dana Korupsi Rp 46 Miliar

07/03/2026
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka, Salahkan AS Atas Ketegangan Regional

07/03/2026
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Tragedi Makassar: Remaja Tewas Ditembak Polisi, Iptu N Jadi Tersangka

05/03/2026
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Dua Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz: Ancaman pada Ketahanan Energi Nasional

05/03/2026
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Intelijen Ungkap Rencana Operasi Lintas Batas Milisi Kurdi Iran di Irak Utara, Diduga Diberi Sinyal oleh AS

05/03/2026
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global

05/03/2026
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Jerman Tegaskan Sikap Netral dalam Konflik Iran-Israel-AS, Fokus pada De-eskalasi

05/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Surat Imam Besar Al Azhar: Menghina agama atas nama kebebasan berbicara adalah standar ganda - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.