Minggu, 13 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global

by Redaktur
05/03/2026
in Berita Terkini, Internasional
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1772550654-4d3dae864b0a5915

Tindakan militer Amerika Serikat yang menghancurkan sebuah kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka telah memicu keprihatinan internasional dan upaya penyelamatan intensif oleh otoritas Sri Lanka. Kapal perang Iran, yang membawa lebih dari 100 awak, menjadi sasaran serangan torpedo yang dilaporkan berasal dari kapal selam AS, beberapa jam setelah berpartisipasi dalam latihan gabungan dengan Angkatan Laut India. Insiden ini terjadi di perairan internasional, menambah kompleksitas situasi geopolitik yang sudah memanas akibat konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Wartakita.id – Sri Lanka tengah mengerahkan seluruh upayanya untuk “melindungi nyawa” awak kapal perang Iran yang terdampak insiden penyerangan di lepas pantai negara tersebut. Menteri Kesehatan Sri Lanka, Nalinda Jayatissa, mengonfirmasi pada Kamis, 5 Maret 2026, bahwa kapal tersebut berada di zona ekonomi eksklusif negara itu, namun di luar perairan teritorialnya. “Kami melakukan yang terbaik untuk melindungi nyawa,” ujar Jayatissa di hadapan parlemen, menyoroti keseriusan situasi kemanusiaan yang terjadi.

  • Kapal perang Iran yang diserang AS membawa lebih dari 100 awak.
  • Serangan terjadi di perairan internasional Samudera Hindia setelah kapal berpartisipasi dalam latihan gabungan dengan India.
  • Sri Lanka mengerahkan upaya penyelamatan dan medis bagi korban selamat.
  • Iran mengecam keras tindakan AS, menyebutnya sebagai “kekejaman di laut” dan mengancam akan ada penyesalan.
  • Terdapat dugaan bahwa serangan ini direncanakan oleh AS, yang menarik diri dari latihan militer di kawasan tersebut pada menit terakhir.

Kronologi Penyerangan dan Dampak Kemanusiaan

Peristiwa dramatis ini terungkap sehari setelah kapal selam Amerika Serikat dilaporkan menghancurkan fregat Iran, IRIS Dena, yang baru saja kembali dari latihan gabungan di India. Serangan di perairan internasional Samudera Hindia terhadap fregat yang dilaporkan tidak bersenjata itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 87 pelaut. Sri Lanka, yang mengetahui bahwa kapal tersebut membawa lebih dari 100 awak, menyatakan keprihatinan mendalam dan khawatir kapal tersebut juga bisa menjadi sasaran serupa.

Dampak Langsung: 130 Awak dalam Bahaya

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Kamis menginformasikan bahwa 130 pelaut berada di atas kapal perang Iran yang menjadi korban serangan AS. Melalui platform media sosial X, Araghchi mengecam keras tindakan tersebut. “AS telah melakukan kekejaman di laut, 2.000 mil jauhnya dari pantai Iran. Kapal fregat Dena, tamu Angkatan Laut India yang membawa hampir 130 pelaut, dihantam di perairan internasional tanpa peringatan,” tulis Araghchi. Ia menambahkan peringatan keras, “Ingat kata-kata saya: AS akan sangat menyesali preseden yang telah mereka tetapkan.”

Upaya Pemulangan Jasad dan Perawatan Korban Selamat

Sementara itu, di kota pelabuhan Galle, Sri Lanka selatan, otoritas setempat pada Kamis telah bersiap untuk menyerahkan jenazah 87 pelaut Iran yang tewas dalam serangan torpedo yang diklaim oleh militer AS. Para pejabat di rumah sakit utama Galle melaporkan bahwa 32 warga Iran yang berhasil diselamatkan masih menjalani perawatan intensif di bawah pengamanan ketat dari pihak kepolisian dan unit komando elit. Unit Perawatan Darurat rumah sakit tersebut ditutup untuk pengunjung demi memastikan kenyamanan dan privasi pasien Iran. Seorang perawat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada France24 bahwa sebagian besar korban selamat mengalami luka ringan, namun ada beberapa yang menderita patah tulang dan luka bakar.

“Kami melakukan yang terbaik untuk melindungi nyawa.” – Nalinda Jayatissa, Menteri Kesehatan Sri Lanka

Juru bicara Angkatan Laut Sri Lanka, Buddhika Sampath, mengonfirmasi bahwa kapal-kapal Angkatan Laut Sri Lanka terus melakukan operasi pencarian terhadap para pelaut Iran yang masih hilang. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, telah mengonfirmasi keterlibatan pasukan Amerika dalam serangan terhadap kapal perang Iran tersebut, yang sebelumnya berpartisipasi dalam latihan angkatan laut bersama di lepas pantai India bulan lalu. IRIS Dena adalah fregat kelas Moudge yang merupakan bagian dari Armada Selatan Angkatan Laut Iran. Sebelum insiden tragis ini, kapal tersebut aktif dalam latihan angkatan laut multinasional Milan 2026 dan tinjauan armada yang diselenggarakan di Teluk Bengal, sebelum memulai perjalanan pulangnya.

Respon dan Analisis Internasional

Insiden ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk mantan menteri luar negeri India, Kanwal Sibal. Ia mengutuk serangan tersebut dengan menyatakan, “Kapal Iran tidak akan berada di tempatnya jika kita tidak mengundangnya untuk berpartisipasi dalam latihan Milan kita. Kita adalah tuan rumahnya.” Sibal juga menekankan bahwa sesuai protokol latihan, kapal Iran seharusnya tidak membawa amunisi dan dalam kondisi tidak berdaya. Ia menduga serangan kapal selam AS terhadap fregat Iran telah direncanakan, mengingat AS mengetahui kehadiran kapal Iran di kawasan tersebut karena undangan India, namun menarik diri dari partisipasi pada menit terakhir.

India Angkat Bicara: Menegaskan Ketidaklibatan dan Tanggung Jawab Moral

Sibal lebih lanjut menuding bahwa AS telah mengabaikan sensitivitas India, mengingat kapal Iran berada di perairan tersebut atas undangan India. “Kita jauh dari bertanggung jawab secara politik atau militer atas serangan AS,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa tanggung jawab India hanya berada pada “tingkat moral dan kemanusiaan.” Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Perdana Menteri Narendra Modi mengenai insiden tersebut. Namun, pemerintah India telah mengklaim bahwa serangan terhadap kapal Iran itu tidak berasal dari wilayah negara mereka.

Serangan terhadap kapal perang Iran ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Sejak Sabtu, Israel dan AS dilaporkan telah melancarkan serangan skala besar terhadap Iran, yang menewaskan lebih dari 1.100 orang, termasuk tokoh penting seperti Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pejabat militer senior. Iran sendiri telah membalas serangan tersebut dengan melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Implikasi Geopolitik dan Peran Sri Lanka

Keberadaan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka, meskipun dalam perjalanan pulang dari latihan militer, menempatkan negara kepulauan itu dalam posisi yang sulit. Upaya Sri Lanka untuk memastikan keselamatan awak kapal Iran menunjukkan komitmennya terhadap prinsip kemanusiaan dan stabilitas maritim di kawasan. Namun, insiden ini juga mengangkat pertanyaan tentang dinamika keamanan di Samudera Hindia dan potensi Sri Lanka terseret dalam konflik yang lebih besar.

Peran Sri Lanka sebagai tuan rumah bagi upaya penyelamatan dan penyerahan jenazah menunjukkan posisinya sebagai negara yang mencoba menavigasi lanskap geopolitik yang kompleks. Dalam konteks ini, kepatuhan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan menjadi krusial, sekaligus menjaga kepentingan nasionalnya di tengah ketegangan regional dan global yang semakin meningkat.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Israel Minta Dukungan AS untuk Usir Warga Palestina dari Gaza: Ancaman Kemanusiaan dan Politik

Donald Trump Dipindahkan Diam-diam dari Air Force One di Turki Akibat Ancaman Rudal Kredibel

Iran Ajukan 5 Tuntutan Kunci untuk Buka Kembali Selat Hormuz: Syarat Mutlak Bagi AS

Timur Tengah di Ambang Krisis: Houthi Gempur Arab Saudi, AS-Iran di Titik Didih

Serangan Balasan AS Gempur Iran: ‘Puluhan’ Target IRGC Dihantam, Tiga Tewas Termasuk Balita

Tags: Amerika SerikatAngkatan LautIranKapal Perang Iran Sri Lanka Serangan ASSamudera HindiaSri Lanka
Share7Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

13/09/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Kebakaran Meluas, Gunung Bromo Ditutup Total untuk Wisata Mulai 12 September 2026

13/09/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Trump Janjikan Bantuan Intelijen ke Saudi Lawan Houthi: AS Tegaskan Fokus Keamanan Nasional, Bukan Serangan Langsung

13/09/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Selat Sunda Masuki Hari Kelima: Harapan Menipis, Titik Terang Belum Terlihat

13/09/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Operasi SAR Hari Kedua: Perluasan Pencarian 8 Orang, Termasuk 5 Jurnalis, di Perairan Selat Sunda Diperketat

10/09/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Doa Bersama Jurnalis Banten: Solidaritas dan Harapan untuk Rekan yang Hilang di Selat Sunda

10/09/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

09/09/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Misterius: Polisi Bentuk Tim Khusus Pencarian

09/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 388 Tweet 242
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 377 Tweet 236
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.