Rabu, 27 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global

by Redaktur
05/03/2026
in Berita Terkini, Internasional
Reading Time: 5 mins read
A A
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Tindakan militer Amerika Serikat yang menghancurkan sebuah kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka telah memicu keprihatinan internasional dan upaya penyelamatan intensif oleh otoritas Sri Lanka. Kapal perang Iran, yang membawa lebih dari 100 awak, menjadi sasaran serangan torpedo yang dilaporkan berasal dari kapal selam AS, beberapa jam setelah berpartisipasi dalam latihan gabungan dengan Angkatan Laut India. Insiden ini terjadi di perairan internasional, menambah kompleksitas situasi geopolitik yang sudah memanas akibat konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Wartakita.id – Sri Lanka tengah mengerahkan seluruh upayanya untuk “melindungi nyawa” awak kapal perang Iran yang terdampak insiden penyerangan di lepas pantai negara tersebut. Menteri Kesehatan Sri Lanka, Nalinda Jayatissa, mengonfirmasi pada Kamis, 5 Maret 2026, bahwa kapal tersebut berada di zona ekonomi eksklusif negara itu, namun di luar perairan teritorialnya. “Kami melakukan yang terbaik untuk melindungi nyawa,” ujar Jayatissa di hadapan parlemen, menyoroti keseriusan situasi kemanusiaan yang terjadi.

  • Kapal perang Iran yang diserang AS membawa lebih dari 100 awak.
  • Serangan terjadi di perairan internasional Samudera Hindia setelah kapal berpartisipasi dalam latihan gabungan dengan India.
  • Sri Lanka mengerahkan upaya penyelamatan dan medis bagi korban selamat.
  • Iran mengecam keras tindakan AS, menyebutnya sebagai “kekejaman di laut” dan mengancam akan ada penyesalan.
  • Terdapat dugaan bahwa serangan ini direncanakan oleh AS, yang menarik diri dari latihan militer di kawasan tersebut pada menit terakhir.

Kronologi Penyerangan dan Dampak Kemanusiaan

Peristiwa dramatis ini terungkap sehari setelah kapal selam Amerika Serikat dilaporkan menghancurkan fregat Iran, IRIS Dena, yang baru saja kembali dari latihan gabungan di India. Serangan di perairan internasional Samudera Hindia terhadap fregat yang dilaporkan tidak bersenjata itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 87 pelaut. Sri Lanka, yang mengetahui bahwa kapal tersebut membawa lebih dari 100 awak, menyatakan keprihatinan mendalam dan khawatir kapal tersebut juga bisa menjadi sasaran serupa.

Dampak Langsung: 130 Awak dalam Bahaya

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Kamis menginformasikan bahwa 130 pelaut berada di atas kapal perang Iran yang menjadi korban serangan AS. Melalui platform media sosial X, Araghchi mengecam keras tindakan tersebut. “AS telah melakukan kekejaman di laut, 2.000 mil jauhnya dari pantai Iran. Kapal fregat Dena, tamu Angkatan Laut India yang membawa hampir 130 pelaut, dihantam di perairan internasional tanpa peringatan,” tulis Araghchi. Ia menambahkan peringatan keras, “Ingat kata-kata saya: AS akan sangat menyesali preseden yang telah mereka tetapkan.”

Upaya Pemulangan Jasad dan Perawatan Korban Selamat

Sementara itu, di kota pelabuhan Galle, Sri Lanka selatan, otoritas setempat pada Kamis telah bersiap untuk menyerahkan jenazah 87 pelaut Iran yang tewas dalam serangan torpedo yang diklaim oleh militer AS. Para pejabat di rumah sakit utama Galle melaporkan bahwa 32 warga Iran yang berhasil diselamatkan masih menjalani perawatan intensif di bawah pengamanan ketat dari pihak kepolisian dan unit komando elit. Unit Perawatan Darurat rumah sakit tersebut ditutup untuk pengunjung demi memastikan kenyamanan dan privasi pasien Iran. Seorang perawat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada France24 bahwa sebagian besar korban selamat mengalami luka ringan, namun ada beberapa yang menderita patah tulang dan luka bakar.

“Kami melakukan yang terbaik untuk melindungi nyawa.” – Nalinda Jayatissa, Menteri Kesehatan Sri Lanka

Juru bicara Angkatan Laut Sri Lanka, Buddhika Sampath, mengonfirmasi bahwa kapal-kapal Angkatan Laut Sri Lanka terus melakukan operasi pencarian terhadap para pelaut Iran yang masih hilang. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, telah mengonfirmasi keterlibatan pasukan Amerika dalam serangan terhadap kapal perang Iran tersebut, yang sebelumnya berpartisipasi dalam latihan angkatan laut bersama di lepas pantai India bulan lalu. IRIS Dena adalah fregat kelas Moudge yang merupakan bagian dari Armada Selatan Angkatan Laut Iran. Sebelum insiden tragis ini, kapal tersebut aktif dalam latihan angkatan laut multinasional Milan 2026 dan tinjauan armada yang diselenggarakan di Teluk Bengal, sebelum memulai perjalanan pulangnya.

Respon dan Analisis Internasional

Insiden ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk mantan menteri luar negeri India, Kanwal Sibal. Ia mengutuk serangan tersebut dengan menyatakan, “Kapal Iran tidak akan berada di tempatnya jika kita tidak mengundangnya untuk berpartisipasi dalam latihan Milan kita. Kita adalah tuan rumahnya.” Sibal juga menekankan bahwa sesuai protokol latihan, kapal Iran seharusnya tidak membawa amunisi dan dalam kondisi tidak berdaya. Ia menduga serangan kapal selam AS terhadap fregat Iran telah direncanakan, mengingat AS mengetahui kehadiran kapal Iran di kawasan tersebut karena undangan India, namun menarik diri dari partisipasi pada menit terakhir.

India Angkat Bicara: Menegaskan Ketidaklibatan dan Tanggung Jawab Moral

Sibal lebih lanjut menuding bahwa AS telah mengabaikan sensitivitas India, mengingat kapal Iran berada di perairan tersebut atas undangan India. “Kita jauh dari bertanggung jawab secara politik atau militer atas serangan AS,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa tanggung jawab India hanya berada pada “tingkat moral dan kemanusiaan.” Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Perdana Menteri Narendra Modi mengenai insiden tersebut. Namun, pemerintah India telah mengklaim bahwa serangan terhadap kapal Iran itu tidak berasal dari wilayah negara mereka.

Serangan terhadap kapal perang Iran ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Sejak Sabtu, Israel dan AS dilaporkan telah melancarkan serangan skala besar terhadap Iran, yang menewaskan lebih dari 1.100 orang, termasuk tokoh penting seperti Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pejabat militer senior. Iran sendiri telah membalas serangan tersebut dengan melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Implikasi Geopolitik dan Peran Sri Lanka

Keberadaan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka, meskipun dalam perjalanan pulang dari latihan militer, menempatkan negara kepulauan itu dalam posisi yang sulit. Upaya Sri Lanka untuk memastikan keselamatan awak kapal Iran menunjukkan komitmennya terhadap prinsip kemanusiaan dan stabilitas maritim di kawasan. Namun, insiden ini juga mengangkat pertanyaan tentang dinamika keamanan di Samudera Hindia dan potensi Sri Lanka terseret dalam konflik yang lebih besar.

Peran Sri Lanka sebagai tuan rumah bagi upaya penyelamatan dan penyerahan jenazah menunjukkan posisinya sebagai negara yang mencoba menavigasi lanskap geopolitik yang kompleks. Dalam konteks ini, kepatuhan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan menjadi krusial, sekaligus menjaga kepentingan nasionalnya di tengah ketegangan regional dan global yang semakin meningkat.

BACA JUGA:

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Mulai Dari Pembukaan Hingga Final, Siaran Langsung di Mana?

Tiongkok Merangsek Dekat AS: Revolusi Integrasi AI Mengubah Lanskap Teknologi Global

Di Balik Layar: Perlakuan Aneh Pasukan Pengawal Trump terhadap Barang dari Tiongkok

AS Amankan Uranium dari Venezuela: Langkah Strategis dalam Keamanan Nuklir Global

Iran Bentuk Lembaga Baru di Selat Hormuz: Aturan Wajib Isi Dokumen dan Implikasinya bagi Perdagangan Global

Tags: Amerika SerikatAngkatan LautIranKapal Perang Iran Sri Lanka Serangan ASSamudera HindiaSri Lanka
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Semangat Idul Adha Lintas Iman: Gereja Katedral Jakarta Sumbangkan Sapi Kurban ke Masjid Istiqlal

27/05/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Misteri Anggaran Sapi Kurban Prabowo: Purbaya Tak Tahu, Pemerintah Sebut APBN Rp 100 M

27/05/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Lion Air Buka Rute Internasional Makassar-Kuala Lumpur, Gerbang Baru Wisata dan Umrah

26/05/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Polisi Makassar Ungkap Jaringan Kejahatan Jalanan Bermodus Balas Dendam: Lima Remaja Dibekuk

26/05/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Cetak Biru HanKam Indonesia: Menavigasi Arus Geopolitik Global dan Membangun Ketahanan Maritim

24/05/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Rudal SPEAR 3 Berbasis AI Inggris Dipasang di F-35B, Uji Coba Sukses Tembus Pertahanan Rusia-China

24/05/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

9 WNI yang Ditahan Militer Israel Tiba di Indonesia Hari Ini

24/05/2026
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

23/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

    Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Mulai Dari Pembukaan Hingga Final, Siaran Langsung di Mana?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • IHSG Anjlok Pasca Pengumuman BUMN Ekspor, Ini Respons Menteri Keuangan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Waspada Idul Adha: Dinas Peternakan Sulsel Perketat Pengawasan Penyakit Hewan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    643 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Kode Keras BI: Arah Kebijakan Moneter Bergeser ke ‘Pro-Stability’ Demi Jaga Rupiah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Insiden Kapal Perang Iran di Lautan Hindia: Sri Lanka Berupaya Selamatkan 130 Awak di Tengah Ketegangan Global - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.