Senin, 17 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir

by Warteknet
27/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 3 mins read
A A
img-1766783104-5c0e2d5a897ee0ee

Wartakita.id – Sungai Plumbon di Kota Semarang kembali menunjukkan kekuatannya yang destruktif. Tanggul yang jebol pada Jumat (26/12/2025) memicu banjir dahsyat, merendam ratusan rumah dan memaksa ribuan warga mengungsi. Kejadian ini menggarisbawahi kerentanan infrastruktur dan pentingnya kewaspadaan ekstra.

Sungai Plumbon Meluap, 800 KK di Semarang Terendam

Bencana banjir menerjang dua kecamatan di Kota Semarang, yakni Ngaliyan dan Tugu, pada Jumat, 26 Desember 2025. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 800 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung oleh luapan air yang merusak.

Tiga lokasi perumahan menjadi titik terparah. Perumahan Mangkang Indah terendam parah, merendam sekitar 500 KK. Menyusul kemudian, Mangkang Kulon dengan 15 KK dan Mangunharjo dengan sekitar 300 KK, semuanya harus merasakan dinginnya air bah memasuki rumah mereka.

Penyebab Banjir: Kombinasi Hujan Deras dan Tanggul Jebol

Menurut Endro, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menjadi pemicu utama meluapnya air. Sistem drainase kota tak mampu menampung debit air yang begitu besar, menyebabkan air hujan langsung mengalir ke permukiman warga.

Ketinggian air di beberapa area dilaporkan cukup mengkhawatirkan. Di Wonosari, air bahkan mencapai ketinggian 1 meter, sementara di Mangkang Kulon, ketinggian air berkisar 50 sentimeter. Situasi ini tentu saja menyulitkan aktivitas warga dan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.

Bukan hanya sistem drainase yang tak berdaya, tiga titik talud Sungai Plumbon di Mangunharjo, tepatnya di RT 01, 05, dan 06, juga tak luput dari amukan banjir. Salah satu tanggul di Mangkang Kulon dilaporkan jebol sepanjang 7 meter. Luapan air yang membawa lumpur pekat menambah pekerjaan rumah bagi warga dan petugas, karena jalanan dan rumah-rumah warga kini dipenuhi endapan lumpur yang harus dibersihkan.

Penanganan Cepat dan Upaya Mitigasi Jangka Panjang

Menanggapi situasi darurat ini, petugas gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan BPBD Kota Semarang segera bergerak melakukan penanganan. Langkah awal yang dilakukan adalah menambal sementara tanggul yang jebol menggunakan sandbag atau karung pasir untuk mencegah jebolnya tanggul lebih lanjut.

Menyadari pentingnya pencegahan, Kota Semarang telah menyiagakan 22 unit Early Warning System (EWS) atau alat peringatan dini bencana di lokasi-lokasi rawan. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi kenaikan debit air secara otomatis dan memberikan peringatan dini kepada warga.

“Untuk 2026 ini akan ada pengadaan EWS lagi,” ungkap Endro, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem peringatan dini.

Strategi Mitigasi Jangka Pendek dan Menengah

BPBD Kota Semarang tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga merencanakan strategi jangka pendek dan menengah untuk mengatasi banjir, khususnya di kawasan Kaligawe yang kerap menjadi langganan genangan.

  • Percepatan Penguatan Sodetan Unissula Kaligawe: Langkah prioritas untuk memperlancar aliran air.
  • Optimalisasi Drainase dan Pompa: Melalui normalisasi harian dan penambahan pompa besar.
  • Penyediaan Pompa Cadangan: Untuk antisipasi jika pompa utama mengalami kendala.

Strategi mitigasi ini mencakup lima fokus utama yang akan dijalankan dalam kurun waktu 1 hingga 3 bulan ke depan. Dengan kombinasi penanganan darurat, penguatan infrastruktur, dan sistem peringatan dini yang lebih baik, diharapkan Kota Semarang dapat meminimalkan dampak bencana banjir di masa mendatang.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

BMKG Makassar Imbau Waspada Pasca Gempa NTT, Tsunami Kecil Melanda Sulsel

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

Gempa Kembar Venezuela: 3.342 Tewas, Ribuan Masih Hilang, Krisis Kemanusiaan Meluas

Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

Tags: banjir semarangbencana alambpbd semarangmitigasi banjirngaliyansungai plumbon jeboltugu
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

16/08/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

15/08/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Eropa Gelap Gulita, Fenomena Langka

12/08/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

El Nino Mengganas: 107 Ribu Hektare Hutan Terbakar, Ribuan Armada Udara Dikerahkan

11/08/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

10/08/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Tragedi Gunung Piramid: Pendaki Surabaya dan Pemandunya Ditemukan Meninggal di Jurang 470 Meter

05/08/2026
Climate-Change-Informational-Poster_cr

Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

06/07/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gempa Kembar Venezuela: 3.342 Tewas, Ribuan Masih Hilang, Krisis Kemanusiaan Meluas

06/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    56 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Anatomi Kebocoran Triliunan Rupiah: Saat Negara Gagal Memajaki Oligarki dan Sektor Ekstraktif

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Urat Nadi Baja di Bawah Nusantara: Mampukah Super Grid Rp 388 Triliun PLN Menjawab Paradoks Energi Indonesia?

    883 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Ini 2 Titik Masuk Ke Lokasi F8 Nanti Sore

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Koordinasi APIK Dinas PU Makassar & Dinas PU Provinsi Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.