Rabu, 17 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir

by Warteknet
27/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 3 mins read
A A
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Wartakita.id – Sungai Plumbon di Kota Semarang kembali menunjukkan kekuatannya yang destruktif. Tanggul yang jebol pada Jumat (26/12/2025) memicu banjir dahsyat, merendam ratusan rumah dan memaksa ribuan warga mengungsi. Kejadian ini menggarisbawahi kerentanan infrastruktur dan pentingnya kewaspadaan ekstra.

Sungai Plumbon Meluap, 800 KK di Semarang Terendam

Bencana banjir menerjang dua kecamatan di Kota Semarang, yakni Ngaliyan dan Tugu, pada Jumat, 26 Desember 2025. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 800 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung oleh luapan air yang merusak.

Tiga lokasi perumahan menjadi titik terparah. Perumahan Mangkang Indah terendam parah, merendam sekitar 500 KK. Menyusul kemudian, Mangkang Kulon dengan 15 KK dan Mangunharjo dengan sekitar 300 KK, semuanya harus merasakan dinginnya air bah memasuki rumah mereka.

Penyebab Banjir: Kombinasi Hujan Deras dan Tanggul Jebol

Menurut Endro, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menjadi pemicu utama meluapnya air. Sistem drainase kota tak mampu menampung debit air yang begitu besar, menyebabkan air hujan langsung mengalir ke permukiman warga.

World Cup 2026

Ketinggian air di beberapa area dilaporkan cukup mengkhawatirkan. Di Wonosari, air bahkan mencapai ketinggian 1 meter, sementara di Mangkang Kulon, ketinggian air berkisar 50 sentimeter. Situasi ini tentu saja menyulitkan aktivitas warga dan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.

Bukan hanya sistem drainase yang tak berdaya, tiga titik talud Sungai Plumbon di Mangunharjo, tepatnya di RT 01, 05, dan 06, juga tak luput dari amukan banjir. Salah satu tanggul di Mangkang Kulon dilaporkan jebol sepanjang 7 meter. Luapan air yang membawa lumpur pekat menambah pekerjaan rumah bagi warga dan petugas, karena jalanan dan rumah-rumah warga kini dipenuhi endapan lumpur yang harus dibersihkan.

Penanganan Cepat dan Upaya Mitigasi Jangka Panjang

Menanggapi situasi darurat ini, petugas gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan BPBD Kota Semarang segera bergerak melakukan penanganan. Langkah awal yang dilakukan adalah menambal sementara tanggul yang jebol menggunakan sandbag atau karung pasir untuk mencegah jebolnya tanggul lebih lanjut.

Menyadari pentingnya pencegahan, Kota Semarang telah menyiagakan 22 unit Early Warning System (EWS) atau alat peringatan dini bencana di lokasi-lokasi rawan. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi kenaikan debit air secara otomatis dan memberikan peringatan dini kepada warga.

World Cup 2026

“Untuk 2026 ini akan ada pengadaan EWS lagi,” ungkap Endro, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem peringatan dini.

Strategi Mitigasi Jangka Pendek dan Menengah

BPBD Kota Semarang tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga merencanakan strategi jangka pendek dan menengah untuk mengatasi banjir, khususnya di kawasan Kaligawe yang kerap menjadi langganan genangan.

  • Percepatan Penguatan Sodetan Unissula Kaligawe: Langkah prioritas untuk memperlancar aliran air.
  • Optimalisasi Drainase dan Pompa: Melalui normalisasi harian dan penambahan pompa besar.
  • Penyediaan Pompa Cadangan: Untuk antisipasi jika pompa utama mengalami kendala.

Strategi mitigasi ini mencakup lima fokus utama yang akan dijalankan dalam kurun waktu 1 hingga 3 bulan ke depan. Dengan kombinasi penanganan darurat, penguatan infrastruktur, dan sistem peringatan dini yang lebih baik, diharapkan Kota Semarang dapat meminimalkan dampak bencana banjir di masa mendatang.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Antisipasi La Nina & Kemarau di Makassar: Damkar Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Banjir 80 Cm Lumpuhkan Akses Tol Puri, Jakarta Barat: Kemacetan Parah dan Penanganan Darurat

Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

Banjir Bandang Terjang Lereng Argopuro Jember: Lumpur dan Kayu Luluh Lantakkan Permukiman Warga

Wali Kota Makassar Ingatkan Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem dan Kondisi Pohon

Tags: banjir semarangbencana alambpbd semarangmitigasi banjirngaliyansungai plumbon jeboltugu
Share5Tweet3Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

16/06/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

08/06/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Pulau Sampah Muncul Lagi di Muara Angke: Pemprov DKI Bergerak Cepat Atasi 8,8 Ton Timbunan

07/06/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

31/05/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Bantargebang: Proyek Energi dari Sampah dan Ancaman Bom Waktu Gas Metana

22/05/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam

13/05/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

BMKG: Monsun Australia Menguat, Musim Kemarau Mulai Menyapa Sejumlah Wilayah Indonesia

02/05/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Hujan Meteor Lyrid 2026: Malam Ini Puncaknya, Warga +62 Siap-siap Saksikan Langsung!

22/04/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pete-pete Laut: Menjangkau Pulau Makassar dengan Transportasi Laut Terjangkau dan Terjadwal

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.