Jumat, 17 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir

by Warteknet
27/12/2025
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 3 mins read
A A
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Wartakita.id – Sungai Plumbon di Kota Semarang kembali menunjukkan kekuatannya yang destruktif. Tanggul yang jebol pada Jumat (26/12/2025) memicu banjir dahsyat, merendam ratusan rumah dan memaksa ribuan warga mengungsi. Kejadian ini menggarisbawahi kerentanan infrastruktur dan pentingnya kewaspadaan ekstra.

Sungai Plumbon Meluap, 800 KK di Semarang Terendam

Bencana banjir menerjang dua kecamatan di Kota Semarang, yakni Ngaliyan dan Tugu, pada Jumat, 26 Desember 2025. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 800 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung oleh luapan air yang merusak.

Tiga lokasi perumahan menjadi titik terparah. Perumahan Mangkang Indah terendam parah, merendam sekitar 500 KK. Menyusul kemudian, Mangkang Kulon dengan 15 KK dan Mangunharjo dengan sekitar 300 KK, semuanya harus merasakan dinginnya air bah memasuki rumah mereka.

Penyebab Banjir: Kombinasi Hujan Deras dan Tanggul Jebol

Menurut Endro, curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menjadi pemicu utama meluapnya air. Sistem drainase kota tak mampu menampung debit air yang begitu besar, menyebabkan air hujan langsung mengalir ke permukiman warga.

Ketinggian air di beberapa area dilaporkan cukup mengkhawatirkan. Di Wonosari, air bahkan mencapai ketinggian 1 meter, sementara di Mangkang Kulon, ketinggian air berkisar 50 sentimeter. Situasi ini tentu saja menyulitkan aktivitas warga dan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.

Bukan hanya sistem drainase yang tak berdaya, tiga titik talud Sungai Plumbon di Mangunharjo, tepatnya di RT 01, 05, dan 06, juga tak luput dari amukan banjir. Salah satu tanggul di Mangkang Kulon dilaporkan jebol sepanjang 7 meter. Luapan air yang membawa lumpur pekat menambah pekerjaan rumah bagi warga dan petugas, karena jalanan dan rumah-rumah warga kini dipenuhi endapan lumpur yang harus dibersihkan.

Penanganan Cepat dan Upaya Mitigasi Jangka Panjang

Menanggapi situasi darurat ini, petugas gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan BPBD Kota Semarang segera bergerak melakukan penanganan. Langkah awal yang dilakukan adalah menambal sementara tanggul yang jebol menggunakan sandbag atau karung pasir untuk mencegah jebolnya tanggul lebih lanjut.

Menyadari pentingnya pencegahan, Kota Semarang telah menyiagakan 22 unit Early Warning System (EWS) atau alat peringatan dini bencana di lokasi-lokasi rawan. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi kenaikan debit air secara otomatis dan memberikan peringatan dini kepada warga.

“Untuk 2026 ini akan ada pengadaan EWS lagi,” ungkap Endro, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem peringatan dini.

Strategi Mitigasi Jangka Pendek dan Menengah

BPBD Kota Semarang tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga merencanakan strategi jangka pendek dan menengah untuk mengatasi banjir, khususnya di kawasan Kaligawe yang kerap menjadi langganan genangan.

  • Percepatan Penguatan Sodetan Unissula Kaligawe: Langkah prioritas untuk memperlancar aliran air.
  • Optimalisasi Drainase dan Pompa: Melalui normalisasi harian dan penambahan pompa besar.
  • Penyediaan Pompa Cadangan: Untuk antisipasi jika pompa utama mengalami kendala.

Strategi mitigasi ini mencakup lima fokus utama yang akan dijalankan dalam kurun waktu 1 hingga 3 bulan ke depan. Dengan kombinasi penanganan darurat, penguatan infrastruktur, dan sistem peringatan dini yang lebih baik, diharapkan Kota Semarang dapat meminimalkan dampak bencana banjir di masa mendatang.

BACA JUGA:

Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

Banjir Bandang Terjang Lereng Argopuro Jember: Lumpur dan Kayu Luluh Lantakkan Permukiman Warga

Wali Kota Makassar Ingatkan Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem dan Kondisi Pohon

Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Banjir Landa Jalur Semarang-Purwodadi

Semangat Pantang Menyerah Warga Gayo Lues: Bangkit dari Pusaran Banjir dan Longsor

Tags: banjir semarangbencana alambpbd semarangmitigasi banjirngaliyansungai plumbon jeboltugu
Share5Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 11-12 April 2026: Potensi Hujan Sedang hingga Lebat

11/04/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

03/04/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Gempa M7,6 Guncang Sulut-Malut, Peringatan Dini Tsunami Berakhir, Tsunami Kecil Terdeteksi

02/04/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Prediksi Cuaca Panas Ekstrem ‘Godzilla El Niño’ Landa Indonesia Mulai April 2026

01/04/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Lebih Kering, dan Lebih Panjang

15/03/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Banjir Tangerang: Luapan Kali Sabi Lumpuhkan Tol dan Jalan Utama

09/03/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Pintu Air Pasar Ikan Naik ke Siaga 2, BPBD DKI Ingatkan Potensi Dampak di Sejumlah Wilayah Jakarta

08/03/2026
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Pos Pantau Angke Hulu Naik Siaga 1, BPBD DKI Waspadai Banjir Cengkareng Drain

08/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

    Trik Makeup Tipis & Natural untuk Sekolah Anti Razia Guru

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Sorotan Anggaran: Kontroversi Pengadaan Ribuan Motor Listrik Badan Gizi Nasional

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Chat Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa Hukum UI: Analisis Mendalam dan Tindakan Fakultas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sudah Dapat Video Anu? Jangan Sebarkan!

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Foto SBY dan Boediono masih terpasang di ruang kelas siswa

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Potong Rambut Sendiri di Rumah Anti Gagal: Panduan Lengkap ala Beauty Bestie!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • BMKG Kembali Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulawesi Selatan

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Begini Cara Camatan Panakkukang Cegah Banjir

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Tragedi di Makassar: Judi Online dan Miras Picu Aksi Brutal, Sepupu Tewas, Istri Luka Parah

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Sungai Plumbon Jebol, 800 KK Semarang Terendam Banjir - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.