Senin, 24 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam

by Pewarta Warga
13/05/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1778606167-398caec29d9fea93

Tragedi pendakian Gunung Dukono di Halmahera Utara merenggut nyawa dua warga negara Singapura dan meninggalkan luka mendalam bagi pemandu lokal, Reza. Ia tak pernah menyangka ritual pendakian yang seharusnya menjadi pengalaman tak terlupakan berubah menjadi mimpi buruk akibat erupsi tiba-tiba yang mematikan.

Detik-detik Mencekam Erupsi Gunung Dukono

Pada Jumat (08/05) lalu, Reza, 35 tahun, memandu 20 orang, termasuk sembilan warga negara asing, menuju puncak Gunung Dukono. Rombongan tiba di Desa Mamuya pada Kamis (07/05) dan melanjutkan perjalanan ke titik pendakian. Malam itu, tidak ada tanda-tanda aktivitas vulkanik yang mencurigakan. “Sangat tenang,” ujar Reza, merujuk pada kondisi kawah yang terpantau melalui drone pagi harinya.

Pendakian dimulai pukul 05.30 WIT, dan rombongan tiba di dekat puncak sekitar pukul 07.20 WIT. Reza mengizinkan rombongan untuk naik lebih dekat dengan syarat tidak berlama-lama. Namun, tepat pukul 07.41 WIT, hanya berselang satu menit setelah pemantauan drone terakhirnya, Gunung Dukono meletus dahsyat.

Dua Letusan Susul-menyusul dan Material Vulkanik

Menurut Reza, terjadi dua letusan dalam selang waktu kurang dari satu menit. Letusan pertama masih mengeluarkan asap, diikuti oleh letusan susulan yang memuntahkan material vulkanik dalam jumlah besar. Para pendaki seketika berhamburan turun mencari keselamatan.

“Begitu mereka berhamburan lari ke bawah, saya dekatkan drone untuk melihat apakah ada yang tertinggal atau enggak. Ternyata ada satu orang yang terkapar di atas, dekat puncak,” ungkap Reza.

Tragedi Penyelamatan yang Berakhir Pilu

Korban pertama diketahui bernama Shahin Muhrez bin Abdul Hamid, warga negara Singapura. Pendaki lain, Timothy Heng, sempat turun namun memutuskan kembali untuk menolong Shahin. Reza pun berlari menyusul Timothy untuk membantu evakuasi.

Keduanya berusaha menyeret tubuh Shahin menuruni jalur pendakian di tengah hujan batu vulkanik. Namun, saat mencoba mengubah jalur, kawah kembali memuntahkan sebuah batu besar berdiameter sekitar dua meter. “Saya sudah teriak ‘stone’, tapi Timo balik dan hanya sepersekian detik dia langsung memeluk Shahin,” tutur Reza dengan nada getir.

Reza menyaksikan batu besar itu menghantam tubuh kedua rekannya dengan keras. “Kena semuanya, kepala, badan, seluruhnya, karena batunya besar,” katanya.

Keinginan Meminta Maaf

Saksi mata langsung dari kejadian itu, Reza, mengaku sempat membeku menyaksikan dua orang yang dikenalnya selama perjalanan terhimpit batu. Ia baru tersadar saat mendengar teriakan memanggil namanya, lalu segera mengabari grup mapala dan keluarganya.

Di tengah kekacauan tersebut, satu peserta lain, Angel Krishela Pradita, asal Ternate, juga dinyatakan hilang dan jasadnya baru ditemukan pada Sabtu (09/05). Jasad Timothy dan Shahin berhasil dievakuasi pada Minggu (10/05).

Reza mengungkapkan penyesalannya yang mendalam. “Ini kejadian pertama yang saya alami dan saya merasa sangat bersalah kepada korban dan keluarga korban,” ujarnya.

“Saya rasanya pengin ke sana, sujud di kaki orang tuanya korban. Saya ingin minta maaf.”

Berbagai skenario penyesalan terlintas di benaknya. “Seandainya kemarin kita enggak naik, seandainya kemarin saya enggak terima [pekerjaan ini], seandainya Dukono bukan tujuan terakhir,” katanya.

Proses Hukum dan Latar Belakang Pendakian

Setelah operasi pencarian dihentikan sementara pada Jumat malam (08/05), Reza langsung menjalani pemeriksaan polisi. Ia dan timnya belum diizinkan meninggalkan Tobelo, Halmahera Utara, sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu Rinaldi Anwar, mengonfirmasi adanya pemeriksaan intensif terhadap dua orang berinisial MRS dan JA yang terafiliasi dengan akun promosi pendakian. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan tidak akan menoleransi kelalaian yang berujung hilangnya nyawa wisatawan dan berjanji mengusut tuntas semua pihak yang terlibat.

Ketidaktahuan Terhadap Peringatan Erupsi

Reza mengaku tidak mengetahui adanya pemberitahuan penutupan Gunung Dukono sejak 17 April. Ia baru mengetahuinya setelah kejadian. “Informasi penutupan tanggal 17 April itu saya enggak dapat. Bahkan dari mereka yang notabene warga Mamuya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun status Gunung Dukono saat itu ‘Waspada’ (Level 2), praktik pendakian gunung di Indonesia seringkali tetap diizinkan, bahkan pada level serupa seperti Gunung Rinjani.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Singapura Tersingkir dari Piala AFF 2026: Gavin Lee Akui ‘Kejamnya’ Sepak Bola Pasca Kekalahan Agregat dari Thailand

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

Tragedi Gunung Piramid: Pendaki Surabaya dan Pemandunya Ditemukan Meninggal di Jurang 470 Meter

Jadwal Terbaru Piala AFF 2026: Vietnam Siap Rebut Puncak Klasemen

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

Tags: basarnaserupsievakuasiGunung Dukonomaluku utarapemandu gunungpendakianPolres Halmahera UtaraSingapuratragedi
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir

24/08/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Transformasi Dapur: Ubah Sampah Organik Jadi Emas Hijau Bernilai Tinggi, Kunci Lingkungan Lestari

23/08/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Lebih dari 4.000 Gempa Susulan Guncang NTT, Ribuan Rumah Rusak: Update Terbaru Dampak dan Bantuan

22/08/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

1,5 Hektare Hutan di Malino Gowa Terbakar, Petugas Gabungan Berhasil Lakukan Pemadaman

21/08/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Kebakaran Hutan Pinus Malino Terkendali, BBKSDA Sulsel Ingatkan Kewaspadaan Warga: Ini Kronologi dan Imbauannya

20/08/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

16/08/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

15/08/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Eropa Gelap Gulita, Fenomena Langka

12/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 11 Gaya Rambut Pria Korea Terkini yang Bikin Wanita Jatuh Hati: Dijamin Keren Maksimal!

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    737 shares
    Share 295 Tweet 184
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • Makassar Buka Festival Hari UMKM Nasional 2026: Kolaborasi Grab & CCEP Dorong Ekonomi Digital Lokal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Rekrutmen CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun: Peluang Emas Bagi Guru PPPK Naik Status

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.