Selasa, 4 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam

by Pewarta Warga
13/05/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1778606167-398caec29d9fea93

Tragedi pendakian Gunung Dukono di Halmahera Utara merenggut nyawa dua warga negara Singapura dan meninggalkan luka mendalam bagi pemandu lokal, Reza. Ia tak pernah menyangka ritual pendakian yang seharusnya menjadi pengalaman tak terlupakan berubah menjadi mimpi buruk akibat erupsi tiba-tiba yang mematikan.

Detik-detik Mencekam Erupsi Gunung Dukono

Pada Jumat (08/05) lalu, Reza, 35 tahun, memandu 20 orang, termasuk sembilan warga negara asing, menuju puncak Gunung Dukono. Rombongan tiba di Desa Mamuya pada Kamis (07/05) dan melanjutkan perjalanan ke titik pendakian. Malam itu, tidak ada tanda-tanda aktivitas vulkanik yang mencurigakan. “Sangat tenang,” ujar Reza, merujuk pada kondisi kawah yang terpantau melalui drone pagi harinya.

Pendakian dimulai pukul 05.30 WIT, dan rombongan tiba di dekat puncak sekitar pukul 07.20 WIT. Reza mengizinkan rombongan untuk naik lebih dekat dengan syarat tidak berlama-lama. Namun, tepat pukul 07.41 WIT, hanya berselang satu menit setelah pemantauan drone terakhirnya, Gunung Dukono meletus dahsyat.

Dua Letusan Susul-menyusul dan Material Vulkanik

Menurut Reza, terjadi dua letusan dalam selang waktu kurang dari satu menit. Letusan pertama masih mengeluarkan asap, diikuti oleh letusan susulan yang memuntahkan material vulkanik dalam jumlah besar. Para pendaki seketika berhamburan turun mencari keselamatan.

“Begitu mereka berhamburan lari ke bawah, saya dekatkan drone untuk melihat apakah ada yang tertinggal atau enggak. Ternyata ada satu orang yang terkapar di atas, dekat puncak,” ungkap Reza.

Tragedi Penyelamatan yang Berakhir Pilu

Korban pertama diketahui bernama Shahin Muhrez bin Abdul Hamid, warga negara Singapura. Pendaki lain, Timothy Heng, sempat turun namun memutuskan kembali untuk menolong Shahin. Reza pun berlari menyusul Timothy untuk membantu evakuasi.

Keduanya berusaha menyeret tubuh Shahin menuruni jalur pendakian di tengah hujan batu vulkanik. Namun, saat mencoba mengubah jalur, kawah kembali memuntahkan sebuah batu besar berdiameter sekitar dua meter. “Saya sudah teriak ‘stone’, tapi Timo balik dan hanya sepersekian detik dia langsung memeluk Shahin,” tutur Reza dengan nada getir.

Reza menyaksikan batu besar itu menghantam tubuh kedua rekannya dengan keras. “Kena semuanya, kepala, badan, seluruhnya, karena batunya besar,” katanya.

Keinginan Meminta Maaf

Saksi mata langsung dari kejadian itu, Reza, mengaku sempat membeku menyaksikan dua orang yang dikenalnya selama perjalanan terhimpit batu. Ia baru tersadar saat mendengar teriakan memanggil namanya, lalu segera mengabari grup mapala dan keluarganya.

Di tengah kekacauan tersebut, satu peserta lain, Angel Krishela Pradita, asal Ternate, juga dinyatakan hilang dan jasadnya baru ditemukan pada Sabtu (09/05). Jasad Timothy dan Shahin berhasil dievakuasi pada Minggu (10/05).

Reza mengungkapkan penyesalannya yang mendalam. “Ini kejadian pertama yang saya alami dan saya merasa sangat bersalah kepada korban dan keluarga korban,” ujarnya.

“Saya rasanya pengin ke sana, sujud di kaki orang tuanya korban. Saya ingin minta maaf.”

Berbagai skenario penyesalan terlintas di benaknya. “Seandainya kemarin kita enggak naik, seandainya kemarin saya enggak terima [pekerjaan ini], seandainya Dukono bukan tujuan terakhir,” katanya.

Proses Hukum dan Latar Belakang Pendakian

Setelah operasi pencarian dihentikan sementara pada Jumat malam (08/05), Reza langsung menjalani pemeriksaan polisi. Ia dan timnya belum diizinkan meninggalkan Tobelo, Halmahera Utara, sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu Rinaldi Anwar, mengonfirmasi adanya pemeriksaan intensif terhadap dua orang berinisial MRS dan JA yang terafiliasi dengan akun promosi pendakian. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan tidak akan menoleransi kelalaian yang berujung hilangnya nyawa wisatawan dan berjanji mengusut tuntas semua pihak yang terlibat.

Ketidaktahuan Terhadap Peringatan Erupsi

Reza mengaku tidak mengetahui adanya pemberitahuan penutupan Gunung Dukono sejak 17 April. Ia baru mengetahuinya setelah kejadian. “Informasi penutupan tanggal 17 April itu saya enggak dapat. Bahkan dari mereka yang notabene warga Mamuya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun status Gunung Dukono saat itu ‘Waspada’ (Level 2), praktik pendakian gunung di Indonesia seringkali tetap diizinkan, bahkan pada level serupa seperti Gunung Rinjani.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Jadwal Terbaru Piala AFF 2026: Vietnam Siap Rebut Puncak Klasemen

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperluas: 25 Jiwa Masih Hilang di Perairan Selayar, Upaya Gabungan Dikerahkan

Lima Penumpang KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Perairan Selayar, Operasi SAR Berlanjut

Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

Tags: basarnaserupsievakuasiGunung Dukonomaluku utarapemandu gunungpendakianPolres Halmahera UtaraSingapuratragedi
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Climate-Change-Informational-Poster_cr

Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

06/07/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Gempa Kembar Venezuela: 3.342 Tewas, Ribuan Masih Hilang, Krisis Kemanusiaan Meluas

06/07/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

29/06/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

26/06/2026
palu-2026

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

16/06/2026
img-1780903855-dff0f1274153ee93

Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

08/06/2026
img-1780819308-bb5714bba56c37ce

Pulau Sampah Muncul Lagi di Muara Angke: Pemprov DKI Bergerak Cepat Atasi 8,8 Ton Timbunan

07/06/2026
img-1780199595-12c953bfc18e5bd5

Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

31/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    297 shares
    Share 119 Tweet 74
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • AI Gempur Lapangan Kerja, Jurusan Ini Justru Makin Moncer

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Seorang Pria Tersambar Petir di Tengah Stadion Siliwangi saat Bermain Bola

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ratusan Dokter Gigi Anak Gelar Bakti Sosial ‘Sailing for Smiling’ di Pulau Kodingareng, Makassar: Aksi Nyata Pemerataan Akses Kesehatan Gigi

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.