Senin, 14 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam

by Pewarta Warga
13/05/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1778606167-398caec29d9fea93

Tragedi pendakian Gunung Dukono di Halmahera Utara merenggut nyawa dua warga negara Singapura dan meninggalkan luka mendalam bagi pemandu lokal, Reza. Ia tak pernah menyangka ritual pendakian yang seharusnya menjadi pengalaman tak terlupakan berubah menjadi mimpi buruk akibat erupsi tiba-tiba yang mematikan.

Detik-detik Mencekam Erupsi Gunung Dukono

Pada Jumat (08/05) lalu, Reza, 35 tahun, memandu 20 orang, termasuk sembilan warga negara asing, menuju puncak Gunung Dukono. Rombongan tiba di Desa Mamuya pada Kamis (07/05) dan melanjutkan perjalanan ke titik pendakian. Malam itu, tidak ada tanda-tanda aktivitas vulkanik yang mencurigakan. “Sangat tenang,” ujar Reza, merujuk pada kondisi kawah yang terpantau melalui drone pagi harinya.

Pendakian dimulai pukul 05.30 WIT, dan rombongan tiba di dekat puncak sekitar pukul 07.20 WIT. Reza mengizinkan rombongan untuk naik lebih dekat dengan syarat tidak berlama-lama. Namun, tepat pukul 07.41 WIT, hanya berselang satu menit setelah pemantauan drone terakhirnya, Gunung Dukono meletus dahsyat.

Dua Letusan Susul-menyusul dan Material Vulkanik

Menurut Reza, terjadi dua letusan dalam selang waktu kurang dari satu menit. Letusan pertama masih mengeluarkan asap, diikuti oleh letusan susulan yang memuntahkan material vulkanik dalam jumlah besar. Para pendaki seketika berhamburan turun mencari keselamatan.

“Begitu mereka berhamburan lari ke bawah, saya dekatkan drone untuk melihat apakah ada yang tertinggal atau enggak. Ternyata ada satu orang yang terkapar di atas, dekat puncak,” ungkap Reza.

Tragedi Penyelamatan yang Berakhir Pilu

Korban pertama diketahui bernama Shahin Muhrez bin Abdul Hamid, warga negara Singapura. Pendaki lain, Timothy Heng, sempat turun namun memutuskan kembali untuk menolong Shahin. Reza pun berlari menyusul Timothy untuk membantu evakuasi.

Keduanya berusaha menyeret tubuh Shahin menuruni jalur pendakian di tengah hujan batu vulkanik. Namun, saat mencoba mengubah jalur, kawah kembali memuntahkan sebuah batu besar berdiameter sekitar dua meter. “Saya sudah teriak ‘stone’, tapi Timo balik dan hanya sepersekian detik dia langsung memeluk Shahin,” tutur Reza dengan nada getir.

Reza menyaksikan batu besar itu menghantam tubuh kedua rekannya dengan keras. “Kena semuanya, kepala, badan, seluruhnya, karena batunya besar,” katanya.

Keinginan Meminta Maaf

Saksi mata langsung dari kejadian itu, Reza, mengaku sempat membeku menyaksikan dua orang yang dikenalnya selama perjalanan terhimpit batu. Ia baru tersadar saat mendengar teriakan memanggil namanya, lalu segera mengabari grup mapala dan keluarganya.

Di tengah kekacauan tersebut, satu peserta lain, Angel Krishela Pradita, asal Ternate, juga dinyatakan hilang dan jasadnya baru ditemukan pada Sabtu (09/05). Jasad Timothy dan Shahin berhasil dievakuasi pada Minggu (10/05).

Reza mengungkapkan penyesalannya yang mendalam. “Ini kejadian pertama yang saya alami dan saya merasa sangat bersalah kepada korban dan keluarga korban,” ujarnya.

“Saya rasanya pengin ke sana, sujud di kaki orang tuanya korban. Saya ingin minta maaf.”

Berbagai skenario penyesalan terlintas di benaknya. “Seandainya kemarin kita enggak naik, seandainya kemarin saya enggak terima [pekerjaan ini], seandainya Dukono bukan tujuan terakhir,” katanya.

Proses Hukum dan Latar Belakang Pendakian

Setelah operasi pencarian dihentikan sementara pada Jumat malam (08/05), Reza langsung menjalani pemeriksaan polisi. Ia dan timnya belum diizinkan meninggalkan Tobelo, Halmahera Utara, sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu Rinaldi Anwar, mengonfirmasi adanya pemeriksaan intensif terhadap dua orang berinisial MRS dan JA yang terafiliasi dengan akun promosi pendakian. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menegaskan tidak akan menoleransi kelalaian yang berujung hilangnya nyawa wisatawan dan berjanji mengusut tuntas semua pihak yang terlibat.

Ketidaktahuan Terhadap Peringatan Erupsi

Reza mengaku tidak mengetahui adanya pemberitahuan penutupan Gunung Dukono sejak 17 April. Ia baru mengetahuinya setelah kejadian. “Informasi penutupan tanggal 17 April itu saya enggak dapat. Bahkan dari mereka yang notabene warga Mamuya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun status Gunung Dukono saat itu ‘Waspada’ (Level 2), praktik pendakian gunung di Indonesia seringkali tetap diizinkan, bahkan pada level serupa seperti Gunung Rinjani.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Warga Jawa Timur Diimbau Waspada

Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Selat Sunda Masuki Hari Kelima: Harapan Menipis, Titik Terang Belum Terlihat

Doa Bersama Jurnalis Banten: Solidaritas dan Harapan untuk Rekan yang Hilang di Selat Sunda

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

Tags: basarnaserupsievakuasiGunung Dukonomaluku utarapemandu gunungpendakianPolres Halmahera UtaraSingapuratragedi
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

12/09/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Makassar Melawan Krisis Air Bersih: Mobil Tangki & 18 SPAM Baru Jadi Ujung Tombak

11/09/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

08/09/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

07/09/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Barat Daya: Dampak Udara dan Penerbangan di Banten

07/09/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Erupsi Semeru Kembali Terjadi: Kolom Abu 1.000 Meter, Warga Diminta Jauhi Sektor Tenggara

06/09/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Indonesia Bergemuruh: Empat Gunung Api Erupsi Serentak, Begini Dampaknya

06/09/2026
Pemandu Gunung Dukono Ungkap Penyesalan Mendalam - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Hentikan Operasional Bandara Soekarno-Hatta, Ribuan Penumpang Terdampak

06/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 388 Tweet 243
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 377 Tweet 236
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.