Sabtu, 17 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2019

Sambutan Pembukaan Simposium Wallacea, Rektor UNHAS Dwia: Diversitas Keunggulan Indonesia

by Pewarta Warga
25/11/2019
in Arsip 2019, Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
Pembukaan Simposium Wallacea, Rektor Dwia: Diversitas Keunggulan Indonesia

Wartakita.id, MAKASSAR – Unhas bekerja sama dengan British Council Indonesia, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi serta Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan Wallacea Frontiers of Science Symposium “Strengthening Science for Biodiversity and Partnership in Indonesia”.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Prof. Fakhruddin, Sekolah Pascasarjana Unhas, Senin (25/11/2019). Ini menjadi salah satu rangkaian dari Wallacea Week yang diselenggarakan di Makassar sejak 22 November lalu.

Hadir dalam kegiatan ini, Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, Direktur British Council Indonesia Paul Smith, OBE, Dekan Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, Ph.D, serta sejumlah akademisi dan ilmuwan muda se-Indonesia.

Dr. Sudirman Nasir selaku Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan bahwa simposium yang menjadi bagian dari Wallacea Week ini diselenggarakan sebagai peringatan 150 tahun terbitnya Wallacea Line (Garis Wallacea) yang dirintis oleh Alfred Russel Wallacea.

Garis Wallacea sendiri merupakan garis khayal yang memisahkan dua daerah zoogeologis yang masing-masing terkait dengan Asia dan Australia.

“Melalui simposium ini kita akan bersama-sama berdiskusi mengenai ilmu-ilmu pengetahuan yang dibutuhkan untuk memahami diversitas baik itu di darat maupun di laut yang berada di kawasan Wallacea. Kita juga bisa berdiskusi tentang bagaimana mengoptimalkan manfaat serta menyeimbangkan kepentingan eknomi dan ekologi dari Wallacea itu sendiri,” kata Sudirman.

Direktur British Council Indonesia, Paul Smith, dalam sambutannya menyatakan bahwa beberapa tahun terakhir ini, pihaknya telah memikirkan bagaimana cara dan lokasi memperingati lahirnya gagasan dari ilmuwan berkebangsaan Inggris tersebut. Makassar pun terpilih sebagai tuan rumah, mengingat lokasinya yang strategis di Kawasan Wallacea.

“Kami bersikukuh bahwa peringatan ini harus diselenggarakan di Kawasan Wallacea. Tujuannya ialah untuk menghidupkan kembali keanekaragaman Indonesia melalui eksplorasi yang dituangkan dalam berbagai kegiatan, seperti pameran, kuliah umum, diskusi, pemutaran film, dan banyak lagi. Kami sangat bangga sekali bisa membawa Wallacea kembali ke Wallacea,” Jelas Paul yang disambut tepuk tangan peserta.

Lebih lanjut lagi, Paul menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman terbesar di dunia, baik itu dari segi sosial, flora dan fauna, bahasa, adat dan budaya, dan masih banyak lagi. Hal ini seharusnya dimanfaatkan oleh pemerintah dan menjadikannya sebagai keunggulan dari Indonesia.

“Diversitas ini sejatinya menjadi peluang besar bagi pembangunan Indonesia. Inilah yang harus kita bahas di simposium selama dua hari ini,” kata Paul.

Sebelum membuka acara, Rektor Unhas Prof. Dwia dalam sambutannya menyatakan bahwa Unhas patut berbangga telah dipercaya oleh penyelenggara sebagai tuan rumah. Beliau juga mengapresiasi tema yang diangkat pada simposium ini yang menurutnya sangat strategik.

“Ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendiskusikan bagaimana pentingnya mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi garda terdepan yang memungkinkan kita dapat memahami dan tentunya mengambil keuntungan yang optimal dari kekayaan dan keunikan biodiversitas di Kawasan Wallacea ini. Kita juga pahami bersama bahwa tanpa sains dan teknologi, biodiversitas yang kita miliki ini tidak akan memiliki banyak makna,” kata Dwia.

Sejalan dengan Paul Smith, Prof. Dwia juga menyatakan bahwa isu biodiversitas harus lebih sering dibahas dalam dunia akademik agar bisa menjadi keunggulan dan kekuatan Indonesia.

“Tidak ada negara kepulauan di dunia yang lebih besar dari Indonesia. Banyak pulau-pulau di Indonesia yang lokasinya berdekatan, tetapi ragam corak budaya maupun tanaman dan hewan endemiknya jauh berbeda antar satu pulau dengan yang lainnya. Kita sebagai akademisi harus memberi perhatian khusus dan membahas biodiversitas ini agar pemerintah juga menyadari betapa pentingnya isu yang kita bahas hari ini,” jelas Dwia.

Sebagai penutup, Prof. Dwia berharap hasil simposium ini nantinya dapat menjadi tema riset yang akan dikembangkan dan terintegrasi serta memungkinkan kolaborasi dengan berbagai pihak yang akan menghasilkan riset unggulan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Pentingnya Literasi Kritis untuk Generasi Muda dalam Menghadapi Disinformasi

Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

Ketika Gadget Menyita Perhatian Anak-anak, Apa yang Terjadi dengan Buku?

Pentingnya Literasi Kritis bagi Generasi Muda Membentengi Diri dari Disinformasi

Tags: IPTEKNOPendidikanUNHASUniversitas Hasanuddinwartakita
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Van Gastel, yang tampak berpikir, berdiri di sisi lapangan stadion, memperhatikan hasil pertandingan. Latar belakang menunjukkan papan skor dengan skor PSIM di posisi lebih rendah dibandingkan PSM Mak

Van Gastel: PSIM Kurang Beruntung Setelah Kalah dari PSM Makassar

17/10/2026
jalan santai unm berlangsung meriah

Profesor Ismunandar Maju sebagai Calon Rektor UNM, Kantongi Restu Menteri dan Alumni

17/10/2026
PSIM Juku Eja players celebrate their 2-1 victory against PSM Makassar with excited fans in the stadium. The setting sun gives a warm glow to the scene, and the crowd is cheering and waving flags.

PSIM vs PSM Makassar: Juku Eja Berjuang Hingga Akhir Menang 2-1

16/10/2026
Sebuah stadion yang penuh dengan penggemar sepak bola yang antusias, energi penonton terasa nyata saat mereka berteriak mendukung tim mereka. Matahari terbenam memberikan cahaya kuning yang hangat, me

Link Live Streaming PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar Hari Ini, Pertarungan Krusial di Stadion Sultan Agung

16/10/2026
Sebuah jalan di Makassar yang ramai dengan orang-orang berlari dalam kepanikan. Asap dan debu naik dari tanah. Seorang petugas kepolisian, memakai helm dan memegang palu, berdiri di depan. Di belakang

Mencekam Aksi Tawuran di Makassar, Polisi Lepas Tembakan Peringatan | Wartakita.id

16/10/2026
Budi S., mewakili Kabapas Makassar, sedang berpartisipasi dalam sesi workshop di acara Penguatan Kakanwil Ditjenpas Sulsel. Dia duduk di meja konferensi dengan para peserta lainnya, fokus pada layar b

Kabapas Makassar Hadiri Penguatan Kakanwil Ditjenpas Sulsel untuk Efisiensi Kinerja

16/10/2026
A lively rock music festival at Fort Rotterdam in Makassar, featuring a colorful stage setup, musicians performing, and a large audience enjoying the music under the night sky, with historical fort walls in the background, symbolizing the fusion of modern culture and historical heritage.

Rock in Celebes 2026 Siap Digelar di Fort Rotterdam dengan Tema ‘The Culture’

16/10/2026
An aerial view of the extensive forest and land fires in the karst area of Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, with smoke and flames visible, and the unique rock formations in the background, highlighting the severity of the Karhutla situation in Pangkep, Sulawesi Selatan.

Karhutla di Tebing Karst Pangkep Meluas, Capai 93,43 Hektare

15/10/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sambutan Pembukaan Simposium Wallacea, Rektor UNHAS Dwia: Diversitas Keunggulan Indonesia - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kelemahan Motor Listrik dan Penurunan Penjualan Merek Mobil, Wartakita.id

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.