Minggu, 11 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS

by Pewarta Warga
16/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1773577215-a382564672fd49dc

BACA JUGA:

Presiden Jokowi: Isu Pemakzulan Gibran Harus Dikaji Berdasarkan Hukum

KSP Punya Kewenangan Panggil Menteri Meski Kantornya Kecil

Memahami Hak Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Perdagangan Digital

Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

MK Diminta Permudah Syarat Pembentukan Parpol

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang bernada ingin menertibkan ‘pengamat tidak patriotik’ segera setelah insiden penyerangan air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus, menuai kritik tajam. Sikap antikritik ini dinilai sebagai ancaman serius terhadap ruang demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia.

Ketegangan Antara Kritik dan Patriotisme: Perspektif PVRI

Menyikapi pernyataan Presiden Prabowo pasca-insiden 13 Maret 2026, Public Virtue Research Institute (PVRI) melalui Ketua Dewan Pengurusnya, Usman Hamid, menyuarakan keprihatinan mendalam. Usman menilai bahwa klaim Presiden mengenai perlunya menertibkan pengkritik dan pengamat yang dianggap ‘tidak patriotik’ adalah sebuah ancaman serius.

  • Pernyataan Presiden Prabowo dianggap sebagai respons yang kurang tepat terhadap insiden kekerasan terhadap aktivis.
  • Usman Hamid dari PVRI menyoroti potensi bahaya dari upaya mengkotak-kotakkan warga berdasarkan ukuran patriotisme.
  • Menurut PVRI, orientasi pikiran dan kebijakan Presiden yang antikritik justru menjadi akar masalah kekacauan politik saat ini.

Akar Masalah Kekacauan Politik dan Ancaman Terhadap Penegakan Hukum

Usman Hamid berargumen bahwa narasi ‘kekacauan’ yang disampaikan Presiden Prabowo sebenarnya berasal dari pemikiran, kebijakan, dan tindakannya yang antikritik. Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya proses hukum yang sedang ditangani oleh pihak berwajib, seperti kepolisian. Meski meyakini kepolisian mampu mengusut teror terhadap pengkritik, Usman menekankan bahwa proses hukum bisa terhambat jika kepala negara menunjukkan sikap yang antipati terhadap kritik.

Rangkaian Kekerasan Terhadap Suara Kritis: Fenomena Premanisme Politik

Peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus pada Kamis, 12 Maret 2026, bukanlah insiden tunggal. Kejadian ini menambah panjang daftar kekerasan yang menargetkan individu dan kelompok yang berani menyuarakan kritik. Teror terhadap Andrie bermula setelah ia menggeruduk rapat tertutup pembahasan Rancangan Undang-Undang TNI di Hotel Fairmont pada 15 Maret 2025. Beberapa bulan sebelumnya, publik juga dikejutkan oleh teror kepala babi terhadap jurnalis Tempo, serta teror bangkai ayam, bom molotov, hingga intimidasi di ruang pribadi sejumlah influencer kritis.

Keberulangan dan Intensitas Teror: Indikasi Kronisnya Premanisme Politik

Direktur Eksekutif PVRI, Muhammad Naziful Haq, menyatakan keprihatinan atas keberulangan dan intensitas teror-teror ini. Menurutnya, fenomena tersebut mengindikasikan adanya masalah kronis terkait premanisme politik di Indonesia. Naziful Haq juga menyoroti bahaya dari upaya mengkotak-kotakkan pengamat atau warga negara berdasarkan standar patriotisme. Baginya, hal tersebut sama saja dengan menciptakan pesan bahwa yang patuh akan dilindungi, sementara yang kritis akan dieliminasi.

“Pernyataan itu menunjukkan pemikiran dan pernyataan Prabowo adalah akar masalah dari kekacauan politik hari ini yang mengganggu jalannya proses hukum oleh pihak berwajib seperti kepolisian.”

Usman Hamid, Ketua Dewan Pengurus PVRI

Membedakan Kritik Kebijakan dengan Patriotisme yang Submisif

Naziful Haq menekankan pentingnya penyelenggara negara untuk dapat membedakan antara patriotisme yang sehat dan kritik kebijakan yang konstruktif. Ia mengamati bahwa belakangan ini, penyelenggara negara seringkali mengklaim pencapaian besar hanya berdasarkan dukungan normatif, tanpa disertai indikator konkret maupun rasionalisasi yang logis. Nazif membedakan keduanya dengan tegas:

  • Kritik Kebijakan: Setia pada data dan sains, bertujuan memperbaiki kebijakan publik demi kepentingan masyarakat luas.
  • Patriotisme: Umumnya mengandalkan kecintaan submisif kepada negara, yang belum tentu selalu sejalan dengan kebutuhan perbaikan.

Ia menegaskan bahwa negara, karena mengurus hajat hidup orang banyak, harus dijalankan secara kritis, bukan submisif. Suara-suara kritis seharusnya dilindungi, bukan diabaikan, apalagi diteror.

Potensi Leugasan Tindak Kekerasan dan Tantangan Akuntabilitas

Peneliti PVRI, Zikra Wahyudi, senada dengan Naziful Haq, berpendapat bahwa pernyataan Presiden Prabowo justru dapat memberikan peluang bagi tindakan kekerasan terhadap kebebasan berpendapat untuk semakin leluasa. Ia menyoroti fakta bahwa premanisme politik yang membungkam kebebasan berpendapat selama ini belum pernah terselesaikan akuntabilitasnya.

Pertanyakan Komitmen Demokrasi dan HAM

Zikra Wahyudi mengajukan pertanyaan krusial mengenai status Andrie Yunus sebagai pengamat atau aktivis yang ‘tidak patriotik’, serta implikasi dari persepsi tersebut. Ia juga menyoroti penurunan kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara dan kepolisian. Kegagalan dalam mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie, menurut Zikra, akan menjadi ujian berat bagi komitmen penyelenggara negara dan kepolisian terhadap demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Sikap Presiden Prabowo dan Latar Belakang Pernyataan

Pernyataan Presiden Prabowo mengenai pengamat yang mengkritiknya disampaikan dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan pada 13 Maret 2026. Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, beliau menuding sejumlah pengamat tidak memiliki sikap patriotik dan mengklaim bahwa mereka mendapat keuntungan finansial dari kritik yang dilancarkan terhadap pemerintah. Prabowo berspekulasi bahwa motif tersembunyi di balik kritik tersebut bisa jadi karena kekalahan, ketidakmampuan menguasai kekuasaan, atau kehilangan sumber pendapatan akibat kebijakan pemerintah yang tegas terhadap korupsi.

Presiden mengklaim memiliki informasi intelijen mengenai siapa saja yang membiayai para pengamat kritis tersebut dan berencana mengambil tindakan. Namun, ia juga menyatakan bahwa upaya tersebut masih dilakukan dengan cara-cara yang meyakinkan.


Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Andrie YunusDemokrasiHAMhukumKebebasan BerpendapatKontraSkritikNaziful HaqpatriotismePrabowo Subiantopremanisme politikPVRIUsman HamidZikra Wahyudi
Share14Tweet9Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang tokoh politik dari partai PKB duduk di kantor formalnya, di sekitar berkas hukum dan meja besar dengan telepon dan komputer. Wajah tokoh tersebut menunjukkan ekspresi serius dan fokus. Latar b

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

10/10/2026
AI Visual: Putusan MK: Frasa "Tidak Langsung" dalam Pasal Perintangan Penyidikan Dinyatakan Inkonstitusional, Ruang Tafsir Subjektif Tertutup

Presiden Jokowi: Isu Pemakzulan Gibran Harus Dikaji Berdasarkan Hukum

10/10/2026
Letkol Arman being escorted by military personnel outside his residence in Cijantung, Jakarta Timur, following his detention by Mabes TNI for a suspected gambling operation from his home.

Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

10/10/2026
Polisi menangkap tersangka perkelahian di minimarket Kembangan Utara, Jakarta Barat, dengan latar belakang kota malam hari

Adu Jago di Minimarket Kembangan Jakbar: Satu Tewas, Satu Ditangkap

10/10/2026
Sebuah pertemuan serius di ruang komisi DPR dengan MA. Untung duduk di meja besar, memimpin diskusi tentang penyelidikan kasus rumah dinas TNI yang digunakan sebagai markas latihan judo. Di sekitarnya

Komisi I DPR Ingatkan TNI: Usut Tuntas Kasus Rumah Dinas Jadi Markas Judol

10/10/2026
Seorang pejabat pemerintah berdiri di balik meja dengan layar besar menampilkan tarif cek kesehatan haji. Seorang pria bernama MA. Untung dan kelompok orang lain mendengarkan dengan cermat dan mencata

Pemerintah Rilis Tarif Cek Kesehatan Haji, Pengetatan Syarat Kesehatan Jemaah

10/10/2026
Politisi MA. Untung berdiri di depan layar besar yang menampilkan logo Mahkamah Konstitusi. Dia mengepal dokumen dan tampak serius dengan ekspresi yang memikirkan. Latar belakang menunjukkan ruang par

Bambang Pacul: Proses MK Ijazah Gibran Belum Sampai ke MPR

09/10/2026
garis-polisi

Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

09/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.