Minggu, 12 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS

by Pewarta Warga
16/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1773577215-a382564672fd49dc

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang bernada ingin menertibkan ‘pengamat tidak patriotik’ segera setelah insiden penyerangan air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus, menuai kritik tajam. Sikap antikritik ini dinilai sebagai ancaman serius terhadap ruang demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia.

Ketegangan Antara Kritik dan Patriotisme: Perspektif PVRI

Menyikapi pernyataan Presiden Prabowo pasca-insiden 13 Maret 2026, Public Virtue Research Institute (PVRI) melalui Ketua Dewan Pengurusnya, Usman Hamid, menyuarakan keprihatinan mendalam. Usman menilai bahwa klaim Presiden mengenai perlunya menertibkan pengkritik dan pengamat yang dianggap ‘tidak patriotik’ adalah sebuah ancaman serius.

  • Pernyataan Presiden Prabowo dianggap sebagai respons yang kurang tepat terhadap insiden kekerasan terhadap aktivis.
  • Usman Hamid dari PVRI menyoroti potensi bahaya dari upaya mengkotak-kotakkan warga berdasarkan ukuran patriotisme.
  • Menurut PVRI, orientasi pikiran dan kebijakan Presiden yang antikritik justru menjadi akar masalah kekacauan politik saat ini.

Akar Masalah Kekacauan Politik dan Ancaman Terhadap Penegakan Hukum

Usman Hamid berargumen bahwa narasi ‘kekacauan’ yang disampaikan Presiden Prabowo sebenarnya berasal dari pemikiran, kebijakan, dan tindakannya yang antikritik. Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya proses hukum yang sedang ditangani oleh pihak berwajib, seperti kepolisian. Meski meyakini kepolisian mampu mengusut teror terhadap pengkritik, Usman menekankan bahwa proses hukum bisa terhambat jika kepala negara menunjukkan sikap yang antipati terhadap kritik.

Rangkaian Kekerasan Terhadap Suara Kritis: Fenomena Premanisme Politik

Peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus pada Kamis, 12 Maret 2026, bukanlah insiden tunggal. Kejadian ini menambah panjang daftar kekerasan yang menargetkan individu dan kelompok yang berani menyuarakan kritik. Teror terhadap Andrie bermula setelah ia menggeruduk rapat tertutup pembahasan Rancangan Undang-Undang TNI di Hotel Fairmont pada 15 Maret 2025. Beberapa bulan sebelumnya, publik juga dikejutkan oleh teror kepala babi terhadap jurnalis Tempo, serta teror bangkai ayam, bom molotov, hingga intimidasi di ruang pribadi sejumlah influencer kritis.

World Cup 2026

Keberulangan dan Intensitas Teror: Indikasi Kronisnya Premanisme Politik

Direktur Eksekutif PVRI, Muhammad Naziful Haq, menyatakan keprihatinan atas keberulangan dan intensitas teror-teror ini. Menurutnya, fenomena tersebut mengindikasikan adanya masalah kronis terkait premanisme politik di Indonesia. Naziful Haq juga menyoroti bahaya dari upaya mengkotak-kotakkan pengamat atau warga negara berdasarkan standar patriotisme. Baginya, hal tersebut sama saja dengan menciptakan pesan bahwa yang patuh akan dilindungi, sementara yang kritis akan dieliminasi.

“Pernyataan itu menunjukkan pemikiran dan pernyataan Prabowo adalah akar masalah dari kekacauan politik hari ini yang mengganggu jalannya proses hukum oleh pihak berwajib seperti kepolisian.”

Usman Hamid, Ketua Dewan Pengurus PVRI

Membedakan Kritik Kebijakan dengan Patriotisme yang Submisif

Naziful Haq menekankan pentingnya penyelenggara negara untuk dapat membedakan antara patriotisme yang sehat dan kritik kebijakan yang konstruktif. Ia mengamati bahwa belakangan ini, penyelenggara negara seringkali mengklaim pencapaian besar hanya berdasarkan dukungan normatif, tanpa disertai indikator konkret maupun rasionalisasi yang logis. Nazif membedakan keduanya dengan tegas:

  • Kritik Kebijakan: Setia pada data dan sains, bertujuan memperbaiki kebijakan publik demi kepentingan masyarakat luas.
  • Patriotisme: Umumnya mengandalkan kecintaan submisif kepada negara, yang belum tentu selalu sejalan dengan kebutuhan perbaikan.

Ia menegaskan bahwa negara, karena mengurus hajat hidup orang banyak, harus dijalankan secara kritis, bukan submisif. Suara-suara kritis seharusnya dilindungi, bukan diabaikan, apalagi diteror.

Potensi Leugasan Tindak Kekerasan dan Tantangan Akuntabilitas

Peneliti PVRI, Zikra Wahyudi, senada dengan Naziful Haq, berpendapat bahwa pernyataan Presiden Prabowo justru dapat memberikan peluang bagi tindakan kekerasan terhadap kebebasan berpendapat untuk semakin leluasa. Ia menyoroti fakta bahwa premanisme politik yang membungkam kebebasan berpendapat selama ini belum pernah terselesaikan akuntabilitasnya.

Pertanyakan Komitmen Demokrasi dan HAM

Zikra Wahyudi mengajukan pertanyaan krusial mengenai status Andrie Yunus sebagai pengamat atau aktivis yang ‘tidak patriotik’, serta implikasi dari persepsi tersebut. Ia juga menyoroti penurunan kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara dan kepolisian. Kegagalan dalam mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie, menurut Zikra, akan menjadi ujian berat bagi komitmen penyelenggara negara dan kepolisian terhadap demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Sikap Presiden Prabowo dan Latar Belakang Pernyataan

Pernyataan Presiden Prabowo mengenai pengamat yang mengkritiknya disampaikan dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan pada 13 Maret 2026. Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, beliau menuding sejumlah pengamat tidak memiliki sikap patriotik dan mengklaim bahwa mereka mendapat keuntungan finansial dari kritik yang dilancarkan terhadap pemerintah. Prabowo berspekulasi bahwa motif tersembunyi di balik kritik tersebut bisa jadi karena kekalahan, ketidakmampuan menguasai kekuasaan, atau kehilangan sumber pendapatan akibat kebijakan pemerintah yang tegas terhadap korupsi.

World Cup 2026

Presiden mengklaim memiliki informasi intelijen mengenai siapa saja yang membiayai para pengamat kritis tersebut dan berencana mengambil tindakan. Namun, ia juga menyatakan bahwa upaya tersebut masih dilakukan dengan cara-cara yang meyakinkan.


Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Prabowo Subianto Bertemu Thaksin Shinawatra di Jakarta, Bahas Dinamika Global

Revisi UU Polri: Perpanjangan Usia Pensiun Tuai Polemik Politik Jelang 2029

Semangat Idul Adha Lintas Iman: Gereja Katedral Jakarta Sumbangkan Sapi Kurban ke Masjid Istiqlal

Idul Adha di Makassar: Walikota Saksikan Pemotongan Sapi Kurban Presiden Prabowo

Bromocorah yang Tembak Polisi di Lampung Ditembak Mati, Diduga Resindivis Lintas Pengadilan

Tags: Andrie YunusDemokrasiHAMhukumKebebasan BerpendapatKontraSkritikNaziful HaqpatriotismePrabowo Subiantopremanisme politikPVRIUsman HamidZikra Wahyudi
Share12Tweet8Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

Fleksibilitas Kerja ASN: Menteri PANRB Imbau Dukungan Orang Tua di Hari Pertama Sekolah

12/07/2026
Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

Remaja 15 Tahun di Sampang Jadi Korban Pemerkosaan 27 Orang, KPAI Mendesak Polisi Segera Tangkap Pelaku

12/07/2026
Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

11/07/2026
Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

Prabowo Subianto Bertemu Thaksin Shinawatra di Jakarta, Bahas Dinamika Global

09/07/2026
Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Tewas Dibunuh di Bandara Juanda, Pelaku Sindikat Penipuan Teridentifikasi

08/07/2026
Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

PM Singapura Kunjungi Jakarta: Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Protokol

05/07/2026
Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

KLHK Prioritaskan Pemadaman TPA Jatiwaringin: Investigasi Penyebab Ditunda Hingga Api Benar-Benar Padam

05/07/2026
Presiden Prabowo Dinilai Antikritik: Ancaman terhadap Demokrasi Pasca-Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS - Featured

Kebakaran TPA Jatiwaringin Lumpuhkan 154 Warga dengan ISPA, Dinkes Tangerang Bentuk Posko Darurat

03/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • AI Visual: APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Tewas Dibunuh di Bandara Juanda, Pelaku Sindikat Penipuan Teridentifikasi

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Piala Dunia 2026 Berlanjut ke 16 Besar, Siapa Saja yang Lolos?

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kiper Paraguay Kritik Kylian Mbappé: Tuduhan Perilaku Tidak Sportif Usai Laga Prancis

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pesta Makin Cetar di Usia 30-an, 40-an, 50-an? Ini Rahasia Makeup Party Glowing & Nggak Ketinggalan Zaman ala Salwa! ✨

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Prediksi Argentina vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kuda Hitam di Perempat Final Piala Dunia 2026

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Ini Rahasia Smoothing, Rebonding, & Keratin Biar Rambut Lurus Natural & Nggak Rusak

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.