Minggu, 11 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020
Trending

Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia

Dilansir South China Morning Post, gen rs4702 memungkinkan virus corona jenis baru bereplikasi lebih cepat di tubuh manusia, terutama di otak

by Redaktur
24/09/2020
in Arsip 2020, Internasional, Kesehatan
Reading Time: 4 mins read
A A
image-1695125899

Photo by Fusion Medical Animation on Unsplash

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di New York, Amerika Serikat (AS) menunjukkan, orang-orang yang mengalami mutasi genetik unik mungkin tidak memiliki gejala infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) yang tak terlalu parah. Tetapi, kabar baik itu muncul dengan kabar buruk, yakni mereka lebih berisiko mengalami skizofrenia.

Dilansir South China Morning Post, gen rs4702 memungkinkan virus corona jenis baru bereplikasi lebih cepat di tubuh manusia, terutama di otak. Mutasi gen dapat menekan reproduksi virus, tetapi orang yang membawa mutasi ini cenderung memiliki masalah dengan neuron yang terkait dengan skizofrenia dan gangguan mental lainnya.

Penemuan baru menambah bukti yang semakin banyak variasi genetik yang umum dapat memengaruhi infeksi virus corona jenis baru. Tim peneliti yang dipimpin oleh Kristen Brennand dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York merilis studi dalam sebuah makalah non-peer-review yang diunggah di bioRxiv pada Senin (21/9) lalu.

Tingkat keparahan Covid-19 bervariasi dari satu orang ke orang lain, bahkan dalam kelompok usia yang sama. Ada beberapa pasien berusia muda dan sehat meninggal, sementara yang lain bebas dari gejala.

Di China, dalam laporan yang diterbitkan oleh China Medical Treatment Expert Group di New England Journal of Medicine pada April mengatakan, hampir 20 persen kasus Covid-19 berkembang menjadi parah atau kritis. Pada Juni, tim peneliti dari Prancis melaporkan dalam jurnal yang sama bahwa sepertiga dari pasien yang diteliti memiliki gejala neurologis, seperti kurangnya perhatian, disorientasi, atau gerakan yang tidak terorganisir dengan baik.

Tim peneliti menginfeksi neuron manusia yang membawa gen rs4702 dengan dosis kecil SARS-CoV-2, nama resmi untuk virus corona jenis baru yang menjadi dalang Covid-19. Dalam 24 jam, salinan virus meningkat hampir 150 ribu kali. Mereka kemudian menginduksi mutasi gen rs4702 di neuron dengan teknologi pengeditan gen. Jumlah salinan virus lalu turun menjadi sekitar sepertiga.

Variasi pada gen manusia diketahui memengaruhi kematian dari suatu penyakit menular. Sebagai contoh, orang China lebih rentan terhadap virus H1N1 dibanding Eropa.

Menurut sebuah studi di University of Oxford yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada 2013, hal itu terjadi adalah karena mutasi yang jauh lebih umum terjadi di kalangan orang China daripada orang kulit putih. Mutasi itu bisa meningkatkan risiko gejala parah atau kritis enam kali lipat.

Gen rs4702 mengendalikan produksi furin, enzim yang penting untuk berfungsinya banyak protein dalam tubuh. Tim peneliti mengatakan gen tersebut tidak hanya terjadi di otak, tetapi juga di sel paru-paru dan usus.

Tim peneliti juga yakin virus SARS-CoV-2 telah membajak furin untuk memulai serangkaian mekanisme pengikatan yang pada akhirnya akan mengarah pada fusi selubung virus, atau lapisan terluar, dan membran sel inang. Kemampuan seperti itu yang dimungkinkan oleh penyisipan empat huruf yang unik dalam kode genetik virus, sehingga tidak terlihat pada virus corona lain, seperti SARS (sindrom akut pernapasan parah), menurut para peneliti.

Studi sebelumnya oleh tim Brennand dan yang lainnya menemukan bahwa mutasi gen rs4702 dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan neuron dan aktivitas yang berubah. Perubahan ini dianggap sebagai faktor risiko umum untuk skizofrenia, gangguan mental serius yang dapat mengakibatkan halusinasi, delusi, dan pemikiran atau perilaku ekstrem.

“Meskipun mutasi dapat mengurangi replikasi virus pada pasien secara individu, ini mungkin bukan kabar baik untuk pengendalian pandemi dengan membiarkan virus tingkat rendah menyebar dengan sukses sementara tetap tidak terdeteksi oleh sistem kekebalan”, ujar Brennand.

Para dokter di Wuhan, Provincie Hubei, China, kota di wilayah tengah China yang menjadi tempat wabah Covid-19 pertama kali ditemukan menjadi yang pertama mengamati hasil berbeda di antara pasien dengan golongan darah berbeda, terkait erat dengan gen. Peneliti Eropa melaporkan varian genetik yang memengaruhi pembentukan enzim pengubah angiotensin 2, protein yang digunakan oleh virus untuk memasuki sel inang pada populasi Italia.

Ilmuwan dari banyak negara juga telah meluncurkan kolaborasi di seluruh dunia untuk melacak gen yang paling relevan dalam Covid-19 yang menjadi krisis kesehatan global ini. Brennand mengatakan, upaya ini akan membantu mengidentifikasi individu berisiko tinggi dengan lebih baik.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Pemerintah Rilis Tarif Cek Kesehatan Haji, Pengetatan Syarat Kesehatan Jemaah

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

Prioritas Kesehatan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan

Kini Ada Panduan Kesehatan Reproduksi Berbasis Braille Loh!

Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Sulsel Masuk Kategori Tidak Sehat

Tags: COVID-19KesehatanMutasiskizofreniavirus coronawartakita
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

A group of people sharing their feelings in a therapy session, highlighting the importance of mental health and support, with a therapist in the background and a poster emphasizing the unique pathways to mental well-being.

90 Persen Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Terjangkau Pengobatan

10/10/2026
RR. Nur berdiri di ruang kerja yang terorganisir dengan baik, dengan jendela besar yang memungkinkan cahaya alami masuk. Dia mengambil momen untuk bernapas dalam-dalam, dengan satu tangan di meja dan

Cara Efektif Menjaga Kesehatan Mental dan Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

09/10/2026
Seorang perawat berpakaian putih sedang memeriksa seorang warden yang duduk di kursi dengan catatan medis di depannya. Ruangan yang bersih dan terang, dengan peralatan medis dan catatan ditempatkan di

Prioritas Kesehatan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan

08/10/2026
Sejumlah mahasiswa UNNES dari program Kesmas membaca buletin diet DASH yang berwarna cerah dan desainnya rapi. Mereka duduk di kelas dengan papan tulis di latar belakang yang menampilkan petunjuk diet

Booklet Diet DASH Jadi Inovasi Edukasi Hipertensi Mahasiswa Kesmas UNNES

06/10/2026
A diverse group of office workers taking a break, emphasizing the importance of mental health and well-being in the workplace.

Cara Efektif Mengatasi Burnout dan Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

04/10/2026
Fenomena Ghosting: Memahami Tindakan Menghilang Tanpa Jejak dalam Komunikasi Digital

Fenomena Ghosting: Memahami Tindakan Menghilang Tanpa Jejak dalam Komunikasi Digital

03/10/2026
Penelitian Terbaru: Mutasi Genentik Virus Corona Munculkan Risiko Skizofrenia - Featured

JKN di Makassar: Ibu Rumah Tangga Muhrani Rasakan Langsung Keringanan Biaya Kesehatan

01/10/2026
Gambar fotorealistik seorang pria yang ditemukan meninggal dunia, mengapung di tepi sungai pedesaan di Kulon Progo, dengan tangan masih memegang erat pancing.

Tragedi di Sungai Sentolo: Pria Penderita Epilepsi Ditemukan Meninggal Dunia Saat Memancing, Tangan Masih Memegang Pancing

27/09/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.