Senin, 21 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016

by A. Burhany
23/05/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
nikola tesla di malam penutupan miwf 2016

nikola tesla di malam penutupan miwf 2016

Butuh puluhan jam redakan cengang sebelum –akhirnya– bisa membuat jarak dengan keinginan menulis agar terbaca aksara. Berjarak dengan alinea dalam tulisan liputan MIWF di malam kedua: “Puisi sudah musik, hembusan angin, cahaya bulan, rumus matematika, kode-kode program. Ditimpali suara Reda dan denting gitar Ari, cahaya bulan dan hembusan angin. Orkestrasi semesta.”

Semalam di acara penutupan MIWF 2016, teringat pada Nikola Tesla, cendekiawan yang menyebut penelitiannya sebagai taman bermain. Termasuk bermain-main dengan petir yang tercipta di laboratoriumnya. Dia juga yang pertama kali menyebutkan bahwa komponen semesta berkomunikasi salah satunya lewat nada.

Tidak ada kebetulan dan tak ada yang sia-sia. Kalaupun terasa kebetulan atau sia-sia mungkin belum mampu mencerna sebab-akibat-tujuan-manfaat dari sebuah atau serangkaian kejadian.

Nikola Tesla lebih dulu terpikirkan bahwa semua komponen semesta saling berkomunikasi dengan nada, cahaya, dalam satu kesatuan harmoni. Bukan kebetulan Nikola Tesla berkawan karib dengan sastrawan Mark Twain, jembatan penghubung antara pikiran yang muncul di sebuah perlehatan sastra dan budaya MIWF 2016.

Beberapa cendekiawan menganggap teori-teori dan temuan Nikola Tesla sebagai ‘pseudo-science’, sains palsu. Kalau dianggap gila, Nikola Tesla pasti terbiasa.

Mark Twain sahabatnya, menulis satu kisah yang terinspirasi karakter Nikolas Tesla. Pada suatu musim dingin malaikat turun di sebuah desa kecil di Austria menemui seorang bocah untuk mengangkat kesadaran sang bocah menjadi lebih tinggi dan lebih dalam. Judulnya lupa, yang teringat hanya rasa takjub Mark Twain pada sosok sahabatnya.

Saat asyik menonton penonton acara penutupan MIWF 2016 di benteng Rotterdam, rasanya melihat apa yang disebut Nikola Tesla sebagai cahaya kosmis. Cahaya yang mengatur segala sesuatu di dimensi ciptaan agar selalu berada dalam harmoni dan keteraturan. Tesla seolah hadir dalam kepala, mengajak dialog imajiner.

“See, not just me. You can feel it too,” katanya menatapku yang nanar melihat penonton, suara, musik, gerimis, angin dan cahaya menjadi satu kesatuan, satu entitas.

“Pakai bahasa Indonesia, Inggrisku payah,” Jawabku.

Mendiang guru mengaji pernah mengingatkan, “Bila niatmu lurus, hatimu bersih saat membaca karya-karya para ulama terdahulu, mereka akan hadir dan mengajakmu diskusi tentang tulisannya, meluruskan perspektifmu, atau malah mereka yang minta agar dikoreksi bila perspektifmu lebih benar.”

“Hahay! Bahasa masih masalah buatmu?” Tesla pura-pura heran.

“Kau mengaku bisa berkomunikasi dengan petir dengan memandangi warnanya, bentuk kilatannya. Usiamu ketika itu 65 tahun, aku baru setengahnya lebih sedikit. Kemampuanku berbahasa belum sampai ke saling bertukar makna, masih bertukar rasa.”

“Kau mengejekku? Hanya jika bermakna maka akan berasa.” Tesla ngedumel.

“Begitukah?” Tanyaku polos.

“Entah, tiap manusia berbeda, sesuai tugas dan mandatnya masing-masing. Aku tidak lebih hebat darimu, kamu tidak lebih hebat dariku, kita berdua tidak lebih hebat dari semua manusia, karena tujuan penciptaan manusia bukan untuk menjadi yang terhebat.”

“Betul, tapi pikiranku belum secanggih realitas virtual pikiranmu. Membangun, merekonstruksi, sampai membuat simulasi mesin-mesin bakal temuanmu dalam kepala. Belum bisa membalik proses kerja mata dan otak, apa yang sedang kau pikirkan keluar dari mata. Matamu bukan pemberi input, malah menjadi output pikiranmu.”

“Tidak usah kaupikirkan perbedaan cara kita berpikir, atau berusaha menjadi seperti aku.”

“Saat ini, bahkan tidak sedang berpikir.”

BACA JUGA:

Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

Vaatu dan Raava

Kecerdasan Buatan Tanpa Muatan Kepentingan Bisa Lebih Cerdas Dari Yang Membuatnya

Selamat Jalan Buya Kamba

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

“Hahaha. Anak muda, tunggu sampai kau menikah.”

“Hah? Kabar itu juga sampai padamu?”

“Semua sudah tertulis, dan lebih enak membacanya dari sini.”

“Ya, kau juga pernah menyebut bahwa manusia sekedar robot canggih, kebebasan memilih dan berkehendak semu belaka. Bagaimana caramu menyimpulkan gelombang suara bisa secepat cahaya dan tidak menggunakan satuan Hertz untuk mengukur gelombang? Dari perhitunganmu yang unik tercipta alat berbasis gelombang yang bisa mempengaruhi emosi manusia. Mark Twain pernah kau perlihatkan.”

“Sungguh itu yang ingin kau ketahui? Masih mau pusingkan kepalamu dengan rumus-rumus dan formula matematika bila sesekali engkau bisa merasakan cahaya, suara dan segalanya adalah satu entitas? Atau taktikmu alihkan pembicaraan.”

“Entahlah.” Mataku menengok ke atas, menatap purnama yang dilingkari halo, dan planet Mars yang lebih terang dari biasanya. Melihatku kembali asyik sendiri Tesla pamit.

“Bumi diciptakan untuk manusia, tapi makin sedikit manusia yang masih manusia di muka Bumi. Bila tujuan dan fungsi penciptaan sebuah sistem tidak lagi terpenuhi, maka sistem tersebut akan berakhir.” Kata Tesla sebelum berlalu.

Suara Leanna Rachel yang menyanyikan “Que Sera Sera, whatever will be will be..” lagu terakhir sebelum turun dari panggung MIWF membuat langkah Tesla terhenti.

“Lagu ini untukmu, tapi bukan untuk Bumi.” Tesla tersenyum usil. Tidak ada rahasia bagi mahluk rahasia sepertinya.

https://www.youtube.com/watch?v=2hIL5EpQ5Ws

Leanna Rachel – In The Beginning

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: MIWF 2016Tepekur
Share16Tweet10Send

ARTIKEL TERKAIT

Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kelangkaan BBM Hantam Makassar: Harga Sembako Meroket Akibat Lonjakan Biaya Angkut

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipastikan Aman Meski Harga Energi Melonjak: Rincian Lengkap

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.