Selasa, 21 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016

by A. Burhany
23/05/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
nikola tesla di malam penutupan miwf 2016

nikola tesla di malam penutupan miwf 2016

Butuh puluhan jam redakan cengang sebelum –akhirnya– bisa membuat jarak dengan keinginan menulis agar terbaca aksara. Berjarak dengan alinea dalam tulisan liputan MIWF di malam kedua: “Puisi sudah musik, hembusan angin, cahaya bulan, rumus matematika, kode-kode program. Ditimpali suara Reda dan denting gitar Ari, cahaya bulan dan hembusan angin. Orkestrasi semesta.”

Semalam di acara penutupan MIWF 2016, teringat pada Nikola Tesla, cendekiawan yang menyebut penelitiannya sebagai taman bermain. Termasuk bermain-main dengan petir yang tercipta di laboratoriumnya. Dia juga yang pertama kali menyebutkan bahwa komponen semesta berkomunikasi salah satunya lewat nada.

Tidak ada kebetulan dan tak ada yang sia-sia. Kalaupun terasa kebetulan atau sia-sia mungkin belum mampu mencerna sebab-akibat-tujuan-manfaat dari sebuah atau serangkaian kejadian.

Nikola Tesla lebih dulu terpikirkan bahwa semua komponen semesta saling berkomunikasi dengan nada, cahaya, dalam satu kesatuan harmoni. Bukan kebetulan Nikola Tesla berkawan karib dengan sastrawan Mark Twain, jembatan penghubung antara pikiran yang muncul di sebuah perlehatan sastra dan budaya MIWF 2016.

Beberapa cendekiawan menganggap teori-teori dan temuan Nikola Tesla sebagai ‘pseudo-science’, sains palsu. Kalau dianggap gila, Nikola Tesla pasti terbiasa.

Mark Twain sahabatnya, menulis satu kisah yang terinspirasi karakter Nikolas Tesla. Pada suatu musim dingin malaikat turun di sebuah desa kecil di Austria menemui seorang bocah untuk mengangkat kesadaran sang bocah menjadi lebih tinggi dan lebih dalam. Judulnya lupa, yang teringat hanya rasa takjub Mark Twain pada sosok sahabatnya.

Saat asyik menonton penonton acara penutupan MIWF 2016 di benteng Rotterdam, rasanya melihat apa yang disebut Nikola Tesla sebagai cahaya kosmis. Cahaya yang mengatur segala sesuatu di dimensi ciptaan agar selalu berada dalam harmoni dan keteraturan. Tesla seolah hadir dalam kepala, mengajak dialog imajiner.

“See, not just me. You can feel it too,” katanya menatapku yang nanar melihat penonton, suara, musik, gerimis, angin dan cahaya menjadi satu kesatuan, satu entitas.

“Pakai bahasa Indonesia, Inggrisku payah,” Jawabku.

Mendiang guru mengaji pernah mengingatkan, “Bila niatmu lurus, hatimu bersih saat membaca karya-karya para ulama terdahulu, mereka akan hadir dan mengajakmu diskusi tentang tulisannya, meluruskan perspektifmu, atau malah mereka yang minta agar dikoreksi bila perspektifmu lebih benar.”

“Hahay! Bahasa masih masalah buatmu?” Tesla pura-pura heran.

“Kau mengaku bisa berkomunikasi dengan petir dengan memandangi warnanya, bentuk kilatannya. Usiamu ketika itu 65 tahun, aku baru setengahnya lebih sedikit. Kemampuanku berbahasa belum sampai ke saling bertukar makna, masih bertukar rasa.”

“Kau mengejekku? Hanya jika bermakna maka akan berasa.” Tesla ngedumel.

“Begitukah?” Tanyaku polos.

“Entah, tiap manusia berbeda, sesuai tugas dan mandatnya masing-masing. Aku tidak lebih hebat darimu, kamu tidak lebih hebat dariku, kita berdua tidak lebih hebat dari semua manusia, karena tujuan penciptaan manusia bukan untuk menjadi yang terhebat.”

“Betul, tapi pikiranku belum secanggih realitas virtual pikiranmu. Membangun, merekonstruksi, sampai membuat simulasi mesin-mesin bakal temuanmu dalam kepala. Belum bisa membalik proses kerja mata dan otak, apa yang sedang kau pikirkan keluar dari mata. Matamu bukan pemberi input, malah menjadi output pikiranmu.”

“Tidak usah kaupikirkan perbedaan cara kita berpikir, atau berusaha menjadi seperti aku.”

“Saat ini, bahkan tidak sedang berpikir.”

BACA JUGA:

Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

Vaatu dan Raava

Kecerdasan Buatan Tanpa Muatan Kepentingan Bisa Lebih Cerdas Dari Yang Membuatnya

Selamat Jalan Buya Kamba

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

“Hahaha. Anak muda, tunggu sampai kau menikah.”

“Hah? Kabar itu juga sampai padamu?”

“Semua sudah tertulis, dan lebih enak membacanya dari sini.”

“Ya, kau juga pernah menyebut bahwa manusia sekedar robot canggih, kebebasan memilih dan berkehendak semu belaka. Bagaimana caramu menyimpulkan gelombang suara bisa secepat cahaya dan tidak menggunakan satuan Hertz untuk mengukur gelombang? Dari perhitunganmu yang unik tercipta alat berbasis gelombang yang bisa mempengaruhi emosi manusia. Mark Twain pernah kau perlihatkan.”

“Sungguh itu yang ingin kau ketahui? Masih mau pusingkan kepalamu dengan rumus-rumus dan formula matematika bila sesekali engkau bisa merasakan cahaya, suara dan segalanya adalah satu entitas? Atau taktikmu alihkan pembicaraan.”

“Entahlah.” Mataku menengok ke atas, menatap purnama yang dilingkari halo, dan planet Mars yang lebih terang dari biasanya. Melihatku kembali asyik sendiri Tesla pamit.

“Bumi diciptakan untuk manusia, tapi makin sedikit manusia yang masih manusia di muka Bumi. Bila tujuan dan fungsi penciptaan sebuah sistem tidak lagi terpenuhi, maka sistem tersebut akan berakhir.” Kata Tesla sebelum berlalu.

Suara Leanna Rachel yang menyanyikan “Que Sera Sera, whatever will be will be..” lagu terakhir sebelum turun dari panggung MIWF membuat langkah Tesla terhenti.

“Lagu ini untukmu, tapi bukan untuk Bumi.” Tesla tersenyum usil. Tidak ada rahasia bagi mahluk rahasia sepertinya.

https://www.youtube.com/watch?v=2hIL5EpQ5Ws

Leanna Rachel – In The Beginning

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: MIWF 2016Tepekur
Share16Tweet10Send

ARTIKEL TERKAIT

ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
pesta-babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Prof-Dr-H-Umar-Shihab-BW

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
utama-30

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
utama-29

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
sisipan-28

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
utama-27

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.