Kamis, 23 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016

by A. Burhany
23/05/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Arsip

nikola tesla di malam penutupan miwf 2016

Butuh puluhan jam redakan cengang sebelum –akhirnya– bisa membuat jarak dengan keinginan menulis agar terbaca aksara. Berjarak dengan alinea dalam tulisan liputan MIWF di malam kedua: “Puisi sudah musik, hembusan angin, cahaya bulan, rumus matematika, kode-kode program. Ditimpali suara Reda dan denting gitar Ari, cahaya bulan dan hembusan angin. Orkestrasi semesta.”

Semalam di acara penutupan MIWF 2016, teringat pada Nikola Tesla, cendekiawan yang menyebut penelitiannya sebagai taman bermain. Termasuk bermain-main dengan petir yang tercipta di laboratoriumnya. Dia juga yang pertama kali menyebutkan bahwa komponen semesta berkomunikasi salah satunya lewat nada.

Tidak ada kebetulan dan tak ada yang sia-sia. Kalaupun terasa kebetulan atau sia-sia mungkin belum mampu mencerna sebab-akibat-tujuan-manfaat dari sebuah atau serangkaian kejadian.

Nikola Tesla lebih dulu terpikirkan bahwa semua komponen semesta saling berkomunikasi dengan nada, cahaya, dalam satu kesatuan harmoni. Bukan kebetulan Nikola Tesla berkawan karib dengan sastrawan Mark Twain, jembatan penghubung antara pikiran yang muncul di sebuah perlehatan sastra dan budaya MIWF 2016.

Beberapa cendekiawan menganggap teori-teori dan temuan Nikola Tesla sebagai ‘pseudo-science’, sains palsu. Kalau dianggap gila, Nikola Tesla pasti terbiasa.

Mark Twain sahabatnya, menulis satu kisah yang terinspirasi karakter Nikolas Tesla. Pada suatu musim dingin malaikat turun di sebuah desa kecil di Austria menemui seorang bocah untuk mengangkat kesadaran sang bocah menjadi lebih tinggi dan lebih dalam. Judulnya lupa, yang teringat hanya rasa takjub Mark Twain pada sosok sahabatnya.

Saat asyik menonton penonton acara penutupan MIWF 2016 di benteng Rotterdam, rasanya melihat apa yang disebut Nikola Tesla sebagai cahaya kosmis. Cahaya yang mengatur segala sesuatu di dimensi ciptaan agar selalu berada dalam harmoni dan keteraturan. Tesla seolah hadir dalam kepala, mengajak dialog imajiner.

“See, not just me. You can feel it too,” katanya menatapku yang nanar melihat penonton, suara, musik, gerimis, angin dan cahaya menjadi satu kesatuan, satu entitas.

“Pakai bahasa Indonesia, Inggrisku payah,” Jawabku.

Mendiang guru mengaji pernah mengingatkan, “Bila niatmu lurus, hatimu bersih saat membaca karya-karya para ulama terdahulu, mereka akan hadir dan mengajakmu diskusi tentang tulisannya, meluruskan perspektifmu, atau malah mereka yang minta agar dikoreksi bila perspektifmu lebih benar.”

“Hahay! Bahasa masih masalah buatmu?” Tesla pura-pura heran.

“Kau mengaku bisa berkomunikasi dengan petir dengan memandangi warnanya, bentuk kilatannya. Usiamu ketika itu 65 tahun, aku baru setengahnya lebih sedikit. Kemampuanku berbahasa belum sampai ke saling bertukar makna, masih bertukar rasa.”

“Kau mengejekku? Hanya jika bermakna maka akan berasa.” Tesla ngedumel.

“Begitukah?” Tanyaku polos.

“Entah, tiap manusia berbeda, sesuai tugas dan mandatnya masing-masing. Aku tidak lebih hebat darimu, kamu tidak lebih hebat dariku, kita berdua tidak lebih hebat dari semua manusia, karena tujuan penciptaan manusia bukan untuk menjadi yang terhebat.”

“Betul, tapi pikiranku belum secanggih realitas virtual pikiranmu. Membangun, merekonstruksi, sampai membuat simulasi mesin-mesin bakal temuanmu dalam kepala. Belum bisa membalik proses kerja mata dan otak, apa yang sedang kau pikirkan keluar dari mata. Matamu bukan pemberi input, malah menjadi output pikiranmu.”

“Tidak usah kaupikirkan perbedaan cara kita berpikir, atau berusaha menjadi seperti aku.”

“Saat ini, bahkan tidak sedang berpikir.”

BACA JUGA:

Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

Vaatu dan Raava

Kecerdasan Buatan Tanpa Muatan Kepentingan Bisa Lebih Cerdas Dari Yang Membuatnya

Selamat Jalan Buya Kamba

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

“Hahaha. Anak muda, tunggu sampai kau menikah.”

“Hah? Kabar itu juga sampai padamu?”

“Semua sudah tertulis, dan lebih enak membacanya dari sini.”

“Ya, kau juga pernah menyebut bahwa manusia sekedar robot canggih, kebebasan memilih dan berkehendak semu belaka. Bagaimana caramu menyimpulkan gelombang suara bisa secepat cahaya dan tidak menggunakan satuan Hertz untuk mengukur gelombang? Dari perhitunganmu yang unik tercipta alat berbasis gelombang yang bisa mempengaruhi emosi manusia. Mark Twain pernah kau perlihatkan.”

“Sungguh itu yang ingin kau ketahui? Masih mau pusingkan kepalamu dengan rumus-rumus dan formula matematika bila sesekali engkau bisa merasakan cahaya, suara dan segalanya adalah satu entitas? Atau taktikmu alihkan pembicaraan.”

“Entahlah.” Mataku menengok ke atas, menatap purnama yang dilingkari halo, dan planet Mars yang lebih terang dari biasanya. Melihatku kembali asyik sendiri Tesla pamit.

“Bumi diciptakan untuk manusia, tapi makin sedikit manusia yang masih manusia di muka Bumi. Bila tujuan dan fungsi penciptaan sebuah sistem tidak lagi terpenuhi, maka sistem tersebut akan berakhir.” Kata Tesla sebelum berlalu.

Suara Leanna Rachel yang menyanyikan “Que Sera Sera, whatever will be will be..” lagu terakhir sebelum turun dari panggung MIWF membuat langkah Tesla terhenti.

“Lagu ini untukmu, tapi bukan untuk Bumi.” Tesla tersenyum usil. Tidak ada rahasia bagi mahluk rahasia sepertinya.

https://www.youtube.com/watch?v=2hIL5EpQ5Ws

Leanna Rachel – In The Beginning

Tags: MIWF 2016Tepekur
Share8Tweet5Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

13/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    582 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Prediksi Bayern Munchen vs Atletico Madrid 4 Mei 2016

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Indonesia Diguncang Rangkaian Gempa M5+ dalam 48 Jam, BMKG Tegaskan Tak Berpotensi Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • PKL Makassar Diberdayakan: Akses Kredit Usaha Rakyat Jadi Kunci Penataan Ekonomi Baru

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Jepang Timur Laut: Kronologi, Evakuasi Massal, dan Peringatan Tsunami

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pete-pete Laut Makassar: Konektivitas Baru untuk Pulau, Beroperasi Mei-Juni 2026

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Taro Waterpark CitraLand Tallasa City: Sensasi Petualangan Air Terbaru untuk Keluarga Makassar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Nikola Tesla di Malam Penutupan MIWF 2016 - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.