Rabu, 8 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang

by Warteknet
18/12/2025
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 3 mins read
A A
img 1766025503 54b8c50c0d374722

Wartakita.id – Perayaan pergantian tahun di Makassar dan Bulukumba dipastikan berbeda. Pemerintah melarang keras konvoi dan pesta kembang api menyambut Tahun Baru 2026. Langkah tegas ini diambil demi menciptakan suasana yang lebih tertib dan aman bagi seluruh warga.

Aturan Baru Perayaan Tahun Baru: Fokus pada Ketertiban dan Keamanan

Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba telah menetapkan kebijakan tegas: tidak ada lagi konvoi kendaraan besar maupun rentetan suara kembang api yang memekakkan telinga pada malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan berakar pada upaya serius menjaga stabilitas dan ketenteraman di kedua wilayah tersebut.

Kebijakan ini dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang dipimpin oleh Bupati setempat. Aturan ini ditujukan bagi seluruh masyarakat, baik warga asli maupun pendatang yang ingin merayakan momen pergantian tahun di kedua daerah ini.

Mengapa Konvoi dan Kembang Api Dilarang?

Alasan utama di balik pelarangan ini adalah untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Konvoi yang seringkali tidak terkendali tidak hanya menyebabkan kemacetan parah, tetapi juga rentan memicu bentrokan antar kelompok. Sementara itu, penggunaan petasan dan kembang api secara sembarangan dapat menimbulkan bahaya kebakaran, cedera serius, bahkan mengganggu ketenangan lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak dan lansia.

World Cup 2026

Selain aspek keamanan, pemerintah juga berupaya mencegah pemborosan anggaran yang tidak perlu dan mengantisipasi penyebaran penyakit menular akibat kerumunan besar yang berpotensi terjadi tanpa protokol kesehatan yang memadai.

Bagaimana Penegakan Aturan dan Imbauan untuk Masyarakat?

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, pemerintah akan gencar melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi. Aparat keamanan, termasuk jajaran kepolisian dan Satpol PP, akan ditingkatkan kehadirannya melalui patroli intensif di titik-titik rawan. Sanksi akan diberlakukan bagi pelanggar, mulai dari peringatan hingga tindakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru dengan cara yang lebih positif dan bermakna. Beberapa alternatif kegiatan yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  • Doa bersama keluarga di rumah.
  • Menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat.
  • Mengikuti kegiatan keagamaan atau sosial yang positif.
  • Menyaksikan pertunjukan kembang api di titik-titik yang telah ditentukan oleh pemerintah (jika ada).

Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan perayaan Tahun Baru 2026 yang lebih aman, damai, dan penuh makna bagi seluruh masyarakat Makassar dan Bulukumba.

World Cup 2026

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah semua jenis kembang api dilarang?

Ya, berdasarkan informasi yang ada, seluruh bentuk penggunaan petasan dan kembang api dilarang untuk meminimalisir risiko.

Bagaimana jika ada masyarakat yang tetap nekat melakukan konvoi?

Aparat keamanan akan diturunkan untuk melakukan patroli dan penindakan. Pelanggar dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Adakah alternatif perayaan yang dianjurkan oleh pemerintah?

Pemerintah mengimbau untuk merayakan dengan kegiatan positif seperti doa bersama keluarga atau berkumpul di rumah.

Kapan larangan ini mulai berlaku?

Larangan ini berlaku efektif menjelang malam pergantian Tahun Baru, yaitu pada malam 31 Desember 2025 hingga dini hari 1 Januari 2026.

Siapa saja yang terdampak oleh larangan ini?

Seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Makassar dan Bulukumba, serta pengunjung yang merayakan Tahun Baru di wilayah tersebut.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

Makassar Siap Menggebrak: 5.000 Peserta HKG PKK dan HUT Dekranas 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal

Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

Mabes Polri Rotasi 15 Kapolres di Sulsel: Analisis Mendalam Penyegaran Organisasi dan Pembinaan Karier untuk Makassar

Sulawesi Selatan: Rp258,17 Miliar untuk Jalan Daerah di 2025, Manfaat Langsung Dirasakan Warga Makassar

Tags: berita bulukumbaBerita MakassarBulukumbakeamanan tahun barularangan kembang apilarangan konvoiMakassarpawai tahun barutahun baru 2026
Share8Tweet5Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Rehabilitasi Irigasi Lengkong Pini Dimulai: Harapan Baru Produktivitas 828 Hektare Sawah di Luwu

05/07/2026
Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Akselerasi Luwu-Toraja Utara: Pemprov Sulsel Groundbreaking Proyek Rp 239 Miliar demi Konektivitas dan Ekonomi Lokal

05/07/2026
Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Luwu Kawal Pembangunan Irigasi Lengkong Pini dan Makawa

05/07/2026
Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Jembatan Barombong Makassar: Harapan Baru Lewat Diskresi Menteri PU Setelah Gagal Program Inpres

29/06/2026
Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Makassar Siap Menggebrak: 5.000 Peserta HKG PKK dan HUT Dekranas 2026, Dongkrak Ekonomi Lokal

29/06/2026
Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan 2026: Tingkatkan Keselamatan dan Produktivitas Nelayan Makassar

29/06/2026
Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Tiga Pelajar Unggulan Dinobatkan Duta Baca Pelajar Makassar 2026: Menggerakkan Literasi di Jantung Sulawesi Selatan

27/06/2026
Malam Tahun Baru Makassar-Bulukumba: Konvoi & Kembang Api Dilarang - Featured

Unhas Jalin Kolaborasi Perkuat Teknologi Kelautan Berkelanjutan Bersama Universitas Tiongkok

24/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Piala Dunia 2026 Berlanjut ke 16 Besar, Siapa Saja yang Lolos?

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kiper Paraguay Kritik Kylian Mbappé: Tuduhan Perilaku Tidak Sportif Usai Laga Prancis

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pajak JHT: Aturan, Polemik Aturan, dan Rekomendasi Solusi Keadilan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    153 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Bupati Kuansing Suhardiman Amby ‘Hilang’ Saat OTT KPK, Diduga Terkait Jual Beli Jabatan Sekda

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.