Selasa, 6 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama?

by Pewarta Warga
25/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

BACA JUGA:

Batam Lompat ke Papan Atas Konektivitas Pelayaran Dunia, Lampaui Ambisi Global

Analisis Kinerja Pemerintah: Membedah Data Ekonomi, Kesejahteraan, dan Pembangunan di Balik Narasi ‘Prestasi Buruk’

Leo/Daniel Sempurnakan Emas Indonesia di Asian Games 2026, Taklukkan Juara Dunia

Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Komisi II DPR Desak Ombudsman Tindak Lanjut Tegas

Sorotan tajam kembali mengarah pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran fantastis Rp 1 triliun yang digelontorkan, namun ironisnya, nilai konsumsi per porsi masyarakat hanya berkisar Rp 8.000. Fenomena ini memicu pertanyaan besar, terutama dengan terungkapnya 41 nama dalam ponsel tersangka mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.

Korupsi MBG: Anggaran Triliunan, Manfaat Sekitar Rp 8.000

Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menyita perhatian publik. Munculnya 41 nama yang terindikasi terkait pengajuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang populer disebut dapur MBG, semakin mempertebal kabut kecurigaan. Aparat penegak hukum kini dituntut untuk mengusut tuntas setiap jejak yang mengarah pada praktik tidak terpuji ini.

Seruan Mahfud MD untuk Keterbukaan dan Transparansi

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, secara tegas meminta agar proses penyelidikan dugaan korupsi MBG dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Ia menekankan bahwa Kejaksaan Agung tidak seharusnya berhenti pada tersangka yang telah ditetapkan, melainkan wajib menelusuri keterkaitan seluruh nama yang muncul dalam temuan penyidik. Menurut Mahfud, publik memiliki hak untuk mengetahui siapa saja pihak yang diduga terlibat atau memiliki hubungan dengan pengajuan titik-titik SPPG tersebut.

“Ya itu harus diusut tuntas. Iiya dong dipanggil, kalau perlu diumumkan untuk sanksi moral. Itu namanya diumumkan kan tidak apa-apa, ini loh nama yang disangka enggak apa-apa disebut disangka. Namanya juga disangka ya menitip-nitipkan, kan tidak apa-apa,”

Pernyataan Mahfud MD tersebut disampaikan dalam Podcast ‘Terus Terang’ di kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (23/6/2026). Ia berargumen bahwa pengumuman nama-nama yang masih berstatus dugaan tidak akan melanggar prinsip hukum, asalkan disampaikan secara proporsional dan sesuai fakta penyidikan. Keterbukaan ini, menurutnya, krusial untuk memberikan efek jera sekaligus sanksi moral bagi pihak-pihak yang terseret dalam pusaran dugaan korupsi.

Tata Kelola Pemerintahan dan Benturan Kepentingan

Lebih jauh, Mahfud MD menyoroti adanya kelalaian pemerintah saat ini dalam mengelola benturan kepentingan (conflict of interest). Ia membandingkan situasi kini dengan regulasi ketat yang telah ada sejak era kolonial Belanda melalui Reglement Nomor 321 Tahun 1900. Regulasi tersebut secara eksplisit melarang keluarga inti pejabat untuk terlibat dalam proyek pemerintah atau negara guna mencegah praktik korupsi dan nepotisme.

Mahfud mengungkapkan rasa mirisnya melihat ketimpangan antara anggaran negara yang begitu besar dengan realisasi makanan bergizi yang diterima masyarakat, yang hanya senilai sekitar Rp 8.000 per porsi. Belum lagi jika ada pemotongan atau praktik korupsi di lapangan, nilai yang diterima masyarakat bisa jadi lebih rendah lagi.

“Orang-orang yang kayak gini nih, kenapa Anda nitip-nitip dan kenapa dapat uang sebegitu banyak? Apa tidak kasihan kepada rakyat yang uang ratusan triliun hanya dapat maksimal Rp8.000? Ada yang bilang 6.000, ada yang bilang 8.000. Pokoknya di bawah 8.000 lah untuk sekali makan gitu kan,” tegas Mahfud.

41 Nama dalam Ponsel Sony Sonjaya: Jejak yang Harus Ditelusuri

Kejaksaan Agung memastikan akan terus mendalami 41 nama yang ditemukan dalam ponsel Sony Sonjaya. Pendalaman ini tetap dilakukan meskipun permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Sony telah ditolak. Nama-nama tersebut diduga berkaitan erat dengan pengajuan titik-titik SPPG atau dapur MBG.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa informasi dari Sony tetap menjadi bagian penting dalam penyidikan. “Nama-nama itu sedang kami pelajari apakah hal itu merupakan suatu tindak pidana atau adanya penyimpangan lain atau ada sesuatu yang lebih besar. Itu yang sedang kami dalami dalam penyidikan ini,” ujar Syarief.

Penyidik masih berupaya menelusuri posisi, peran, dan konteks komunikasi dari masing-masing pihak sebelum memutuskan apakah akan memanggil seluruh nama tersebut. Pendalaman ini mencakup isi percakapan, baik melalui chat maupun telepon, untuk memastikan urgensi dan relevansinya dengan tindak pidana.

Terkuaknya 41 Nama: Dari Percakapan Ponsel Sony

Temuan 41 nama ini terungkap saat Sony diperiksa intensif oleh penyidik di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung pada 18 Juni 2026. Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menjelaskan bahwa data tersebut berasal dari percakapan yang diperiksa penyidik saat menelaah daftar 26 nama yang sebelumnya telah diserahkan terkait pengajuan JC. Dari percakapan itu, teridentifikasi sebuah tabel berisi sekitar 41 nama yang dikaitkan dengan pengajuan titik SPPG.

Krisna Murti menambahkan bahwa sebagian nama dalam data tersebut berasal dari berbagai unsur, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif, yang pernah berkomunikasi dengan Sony. Sony sendiri mengakui pernah menerima dan merealisasikan pengajuan titik SPPG, namun ia menyatakan tidak mengetahui adanya dugaan transaksi di balik itu.


Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: benturan kepentinganIndonesiakejaksaan agungKorupsi MBGMahfud MDprogram makan bergizi gratisSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSony SonjayaSPPGtata kelola pemerintahan
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

06/10/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Kolonel Anggit Pimpin Peninjauan Porprov Dirgantara Sumbar 2026: Fokus Pembinaan Atlet dan Keselamatan

05/10/2026
Wisnu Putranto, a former prison officer, is shown leaving the Kalapas Cibinong facility with a somber expression, having been non-activated from his position and later dismissed from his status as a Public Servant (PNS/ASN). He is walking alone in a busy street with a heavy bag, under dramatic lighting that highlights his face.

Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: Mantan Kalapas Wisnu Hani Putranto Dipecat dari Status ASN, Belasan Pejabat Lain Kena Sanksi

05/10/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

HUT Ke-81 TNI: 8 Dekade Mengabdi, Fondasi Kedaulatan Bangsa dalam Sinergi dengan Rakyat

05/10/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Misteri Kematian Gajah Sumatra di Tebo: BKSDA Tunggu Hasil Laboratorium untuk Kesimpulan Akurat

04/10/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Evaluasi Ulang Jutaan Penerima BPJS JKN: Data Diperbarui Lewat Sensus Ekonomi Nasional 2026

04/10/2026
Wartakita Pagar Laut

Kapten Ashari Samadikun dan Tiga WNI Lainnya Selamat dari Penyekapan Brutal Perompak Somalia, Kisah Perjuangan dan Keberanian di Lautan Gelap

04/10/2026
Kecerdasan Buatan: Mengupas Tuntas Cara Kerja dan Dampak Globalnya

Kecerdasan Buatan: Mengupas Tuntas Cara Kerja dan Dampak Globalnya

03/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Sulsel Perkuat Pendidikan Vokasi, Jawab Tantangan Industri 4.0 dan Pengangguran

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • DKI Jakarta Perluas Transportasi Gratis untuk 21 Golongan Mulai 2027

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Ekowisata Tana Toraja: Pemasaran Digital Tingkatkan Penjualan Tiket 70%

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    231 shares
    Share 92 Tweet 58
  • 3 Bulan DLH Makassar Terapkan Kebijakan Pilah Sampah, Edukasi Tanpa Sanksi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Disnaker Makassar Bekali Calon Pekerja Migran untuk Persaingan Global: Panduan Lengkap

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • CEO Nvidia Ditangkap di China dalam Kasus Penyelundupan Chip Canggih

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.