Selasa, 15 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama?

by Pewarta Warga
25/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

BACA JUGA:

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung: Sorotan Kasus Asabri-Jiwasraya dan TPPU

Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) 2027 Akan Dipangkas di Bawah Rp200 Triliun, BGN Ungkap Strategi Efisiensi

Gempa 4,4 Magnitudo Guncang Pacitan, Getaran Terasa Hingga Malang dan Sekitarnya

Indonesia Pimpin Pertumbuhan Streaming Premium Asia Tenggara, Konten Lokal Sejajar K-Drama

Karhutla Kalimantan Mengganas: Kabut Asap Pekat ‘Kepung’ Warga di Tengah El-Nino Godzilla

Sorotan tajam kembali mengarah pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran fantastis Rp 1 triliun yang digelontorkan, namun ironisnya, nilai konsumsi per porsi masyarakat hanya berkisar Rp 8.000. Fenomena ini memicu pertanyaan besar, terutama dengan terungkapnya 41 nama dalam ponsel tersangka mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.

Korupsi MBG: Anggaran Triliunan, Manfaat Sekitar Rp 8.000

Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menyita perhatian publik. Munculnya 41 nama yang terindikasi terkait pengajuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang populer disebut dapur MBG, semakin mempertebal kabut kecurigaan. Aparat penegak hukum kini dituntut untuk mengusut tuntas setiap jejak yang mengarah pada praktik tidak terpuji ini.

Seruan Mahfud MD untuk Keterbukaan dan Transparansi

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, secara tegas meminta agar proses penyelidikan dugaan korupsi MBG dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Ia menekankan bahwa Kejaksaan Agung tidak seharusnya berhenti pada tersangka yang telah ditetapkan, melainkan wajib menelusuri keterkaitan seluruh nama yang muncul dalam temuan penyidik. Menurut Mahfud, publik memiliki hak untuk mengetahui siapa saja pihak yang diduga terlibat atau memiliki hubungan dengan pengajuan titik-titik SPPG tersebut.

“Ya itu harus diusut tuntas. Iiya dong dipanggil, kalau perlu diumumkan untuk sanksi moral. Itu namanya diumumkan kan tidak apa-apa, ini loh nama yang disangka enggak apa-apa disebut disangka. Namanya juga disangka ya menitip-nitipkan, kan tidak apa-apa,”

Pernyataan Mahfud MD tersebut disampaikan dalam Podcast ‘Terus Terang’ di kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (23/6/2026). Ia berargumen bahwa pengumuman nama-nama yang masih berstatus dugaan tidak akan melanggar prinsip hukum, asalkan disampaikan secara proporsional dan sesuai fakta penyidikan. Keterbukaan ini, menurutnya, krusial untuk memberikan efek jera sekaligus sanksi moral bagi pihak-pihak yang terseret dalam pusaran dugaan korupsi.

Tata Kelola Pemerintahan dan Benturan Kepentingan

Lebih jauh, Mahfud MD menyoroti adanya kelalaian pemerintah saat ini dalam mengelola benturan kepentingan (conflict of interest). Ia membandingkan situasi kini dengan regulasi ketat yang telah ada sejak era kolonial Belanda melalui Reglement Nomor 321 Tahun 1900. Regulasi tersebut secara eksplisit melarang keluarga inti pejabat untuk terlibat dalam proyek pemerintah atau negara guna mencegah praktik korupsi dan nepotisme.

Mahfud mengungkapkan rasa mirisnya melihat ketimpangan antara anggaran negara yang begitu besar dengan realisasi makanan bergizi yang diterima masyarakat, yang hanya senilai sekitar Rp 8.000 per porsi. Belum lagi jika ada pemotongan atau praktik korupsi di lapangan, nilai yang diterima masyarakat bisa jadi lebih rendah lagi.

“Orang-orang yang kayak gini nih, kenapa Anda nitip-nitip dan kenapa dapat uang sebegitu banyak? Apa tidak kasihan kepada rakyat yang uang ratusan triliun hanya dapat maksimal Rp8.000? Ada yang bilang 6.000, ada yang bilang 8.000. Pokoknya di bawah 8.000 lah untuk sekali makan gitu kan,” tegas Mahfud.

41 Nama dalam Ponsel Sony Sonjaya: Jejak yang Harus Ditelusuri

Kejaksaan Agung memastikan akan terus mendalami 41 nama yang ditemukan dalam ponsel Sony Sonjaya. Pendalaman ini tetap dilakukan meskipun permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Sony telah ditolak. Nama-nama tersebut diduga berkaitan erat dengan pengajuan titik-titik SPPG atau dapur MBG.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa informasi dari Sony tetap menjadi bagian penting dalam penyidikan. “Nama-nama itu sedang kami pelajari apakah hal itu merupakan suatu tindak pidana atau adanya penyimpangan lain atau ada sesuatu yang lebih besar. Itu yang sedang kami dalami dalam penyidikan ini,” ujar Syarief.

Penyidik masih berupaya menelusuri posisi, peran, dan konteks komunikasi dari masing-masing pihak sebelum memutuskan apakah akan memanggil seluruh nama tersebut. Pendalaman ini mencakup isi percakapan, baik melalui chat maupun telepon, untuk memastikan urgensi dan relevansinya dengan tindak pidana.

Terkuaknya 41 Nama: Dari Percakapan Ponsel Sony

Temuan 41 nama ini terungkap saat Sony diperiksa intensif oleh penyidik di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung pada 18 Juni 2026. Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menjelaskan bahwa data tersebut berasal dari percakapan yang diperiksa penyidik saat menelaah daftar 26 nama yang sebelumnya telah diserahkan terkait pengajuan JC. Dari percakapan itu, teridentifikasi sebuah tabel berisi sekitar 41 nama yang dikaitkan dengan pengajuan titik SPPG.

Krisna Murti menambahkan bahwa sebagian nama dalam data tersebut berasal dari berbagai unsur, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif, yang pernah berkomunikasi dengan Sony. Sony sendiri mengakui pernah menerima dan merealisasikan pengajuan titik SPPG, namun ia menyatakan tidak mengetahui adanya dugaan transaksi di balik itu.


Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: benturan kepentinganIndonesiakejaksaan agungKorupsi MBGMahfud MDprogram makan bergizi gratisSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSony SonjayaSPPGtata kelola pemerintahan
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

15/09/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

13/09/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Kebakaran Meluas, Gunung Bromo Ditutup Total untuk Wisata Mulai 12 September 2026

13/09/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Trump Janjikan Bantuan Intelijen ke Saudi Lawan Houthi: AS Tegaskan Fokus Keamanan Nasional, Bukan Serangan Langsung

13/09/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Selat Sunda Masuki Hari Kelima: Harapan Menipis, Titik Terang Belum Terlihat

13/09/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Operasi SAR Hari Kedua: Perluasan Pencarian 8 Orang, Termasuk 5 Jurnalis, di Perairan Selat Sunda Diperketat

10/09/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Doa Bersama Jurnalis Banten: Solidaritas dan Harapan untuk Rekan yang Hilang di Selat Sunda

10/09/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

09/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    1205 shares
    Share 482 Tweet 301
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 388 Tweet 243
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.