Selasa, 4 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama?

by Pewarta Warga
25/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Sorotan tajam kembali mengarah pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran fantastis Rp 1 triliun yang digelontorkan, namun ironisnya, nilai konsumsi per porsi masyarakat hanya berkisar Rp 8.000. Fenomena ini memicu pertanyaan besar, terutama dengan terungkapnya 41 nama dalam ponsel tersangka mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya.

Korupsi MBG: Anggaran Triliunan, Manfaat Sekitar Rp 8.000

Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menyita perhatian publik. Munculnya 41 nama yang terindikasi terkait pengajuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang populer disebut dapur MBG, semakin mempertebal kabut kecurigaan. Aparat penegak hukum kini dituntut untuk mengusut tuntas setiap jejak yang mengarah pada praktik tidak terpuji ini.

Seruan Mahfud MD untuk Keterbukaan dan Transparansi

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, secara tegas meminta agar proses penyelidikan dugaan korupsi MBG dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Ia menekankan bahwa Kejaksaan Agung tidak seharusnya berhenti pada tersangka yang telah ditetapkan, melainkan wajib menelusuri keterkaitan seluruh nama yang muncul dalam temuan penyidik. Menurut Mahfud, publik memiliki hak untuk mengetahui siapa saja pihak yang diduga terlibat atau memiliki hubungan dengan pengajuan titik-titik SPPG tersebut.

“Ya itu harus diusut tuntas. Iiya dong dipanggil, kalau perlu diumumkan untuk sanksi moral. Itu namanya diumumkan kan tidak apa-apa, ini loh nama yang disangka enggak apa-apa disebut disangka. Namanya juga disangka ya menitip-nitipkan, kan tidak apa-apa,”

Pernyataan Mahfud MD tersebut disampaikan dalam Podcast ‘Terus Terang’ di kanal YouTube Mahfud MD Official, Selasa (23/6/2026). Ia berargumen bahwa pengumuman nama-nama yang masih berstatus dugaan tidak akan melanggar prinsip hukum, asalkan disampaikan secara proporsional dan sesuai fakta penyidikan. Keterbukaan ini, menurutnya, krusial untuk memberikan efek jera sekaligus sanksi moral bagi pihak-pihak yang terseret dalam pusaran dugaan korupsi.

Tata Kelola Pemerintahan dan Benturan Kepentingan

Lebih jauh, Mahfud MD menyoroti adanya kelalaian pemerintah saat ini dalam mengelola benturan kepentingan (conflict of interest). Ia membandingkan situasi kini dengan regulasi ketat yang telah ada sejak era kolonial Belanda melalui Reglement Nomor 321 Tahun 1900. Regulasi tersebut secara eksplisit melarang keluarga inti pejabat untuk terlibat dalam proyek pemerintah atau negara guna mencegah praktik korupsi dan nepotisme.

Mahfud mengungkapkan rasa mirisnya melihat ketimpangan antara anggaran negara yang begitu besar dengan realisasi makanan bergizi yang diterima masyarakat, yang hanya senilai sekitar Rp 8.000 per porsi. Belum lagi jika ada pemotongan atau praktik korupsi di lapangan, nilai yang diterima masyarakat bisa jadi lebih rendah lagi.

“Orang-orang yang kayak gini nih, kenapa Anda nitip-nitip dan kenapa dapat uang sebegitu banyak? Apa tidak kasihan kepada rakyat yang uang ratusan triliun hanya dapat maksimal Rp8.000? Ada yang bilang 6.000, ada yang bilang 8.000. Pokoknya di bawah 8.000 lah untuk sekali makan gitu kan,” tegas Mahfud.

41 Nama dalam Ponsel Sony Sonjaya: Jejak yang Harus Ditelusuri

Kejaksaan Agung memastikan akan terus mendalami 41 nama yang ditemukan dalam ponsel Sony Sonjaya. Pendalaman ini tetap dilakukan meskipun permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Sony telah ditolak. Nama-nama tersebut diduga berkaitan erat dengan pengajuan titik-titik SPPG atau dapur MBG.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa informasi dari Sony tetap menjadi bagian penting dalam penyidikan. “Nama-nama itu sedang kami pelajari apakah hal itu merupakan suatu tindak pidana atau adanya penyimpangan lain atau ada sesuatu yang lebih besar. Itu yang sedang kami dalami dalam penyidikan ini,” ujar Syarief.

Penyidik masih berupaya menelusuri posisi, peran, dan konteks komunikasi dari masing-masing pihak sebelum memutuskan apakah akan memanggil seluruh nama tersebut. Pendalaman ini mencakup isi percakapan, baik melalui chat maupun telepon, untuk memastikan urgensi dan relevansinya dengan tindak pidana.

Terkuaknya 41 Nama: Dari Percakapan Ponsel Sony

Temuan 41 nama ini terungkap saat Sony diperiksa intensif oleh penyidik di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung pada 18 Juni 2026. Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menjelaskan bahwa data tersebut berasal dari percakapan yang diperiksa penyidik saat menelaah daftar 26 nama yang sebelumnya telah diserahkan terkait pengajuan JC. Dari percakapan itu, teridentifikasi sebuah tabel berisi sekitar 41 nama yang dikaitkan dengan pengajuan titik SPPG.

Krisna Murti menambahkan bahwa sebagian nama dalam data tersebut berasal dari berbagai unsur, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif, yang pernah berkomunikasi dengan Sony. Sony sendiri mengakui pernah menerima dan merealisasikan pengajuan titik SPPG, namun ia menyatakan tidak mengetahui adanya dugaan transaksi di balik itu.


Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Badan Gizi Nasional Copot 137 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Pelanggaran

Prediksi Timor Leste vs Indonesia: Analisis Mendalam dan Peluang Kemenangan Garuda

15 Perusahaan Inggris Jajaki Kolaborasi Infrastruktur Kereta Api Berkelanjutan dengan Indonesia

Febrie Adriansyah: Tersangka Tapi Masih Terima Gaji dan Jaksa Aktif, Apa yang Terjadi?

Kejagung Ungkap Modus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Penjelasan Mendalam

Tags: benturan kepentinganIndonesiakejaksaan agungKorupsi MBGMahfud MDprogram makan bergizi gratisSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSony SonjayaSPPGtata kelola pemerintahan
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep: Kesaksian Pilu Korban Selamat dan Jerih Payah Tim SAR

04/08/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Badan Gizi Nasional Copot 137 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Pelanggaran

04/08/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Kejagung Tunggu Sidang Ungkap Kepemilikan Emas 74 Kg dan Miliaran Rupiah Kasus Jampidsus

04/08/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Api di Hotel Pullman Tanjung Duren Berhasil Dikendalikan, Penyebab Masih Menyelimuti Misteri

01/08/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Oknum Polisi di KPK dan Ayahnya Diduga Peras Bupati Pemalang Rp1,2 Miliar: Kronologi Lengkap

01/08/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Polda Metro Jaya & Pemprov DKI Respons Pagar Tinggi Mal: Situasi Aman, Pagar Akan Dilepas

01/08/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Tukin TNI-Kemhan Naik: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes? Istana Beri Penjelasan, Ini Poin Pentingnya

31/07/2026
Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama? - Featured

Bantah Terima Uang, Eks Jenderal Polisi Oegroseno Pertanyakan Pengusutan Pengadaan Lahan 10 Tahun Lalu

31/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    304 shares
    Share 122 Tweet 76
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • AI Gempur Lapangan Kerja, Jurusan Ini Justru Makin Moncer

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Seorang Pria Tersambar Petir di Tengah Stadion Siliwangi saat Bermain Bola

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ratusan Dokter Gigi Anak Gelar Bakti Sosial ‘Sailing for Smiling’ di Pulau Kodingareng, Makassar: Aksi Nyata Pemerataan Akses Kesehatan Gigi

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.