Selasa, 25 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida

by Pewarta Warga
25/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

BACA JUGA:

Kemenkumham Sulsel Perkuat Desa Sadar HAM di Maros dan Pangkep Melalui Kolaborasi Strategis

Bagaimana Norwegia ‘Menampar’ FIFA dengan Diplomasi Keberanian di Panggung Global

PBB Ungkap Pola Mengerikan: Bayi dan Anak-anak Diduga Sengaja Ditargetkan dalam Serangan Israel di Gaza

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

Rencana Damai Iran-AS Terhambat: Inspeksi Nuklir dan Bayang-Bayang Israel Jadi Titik Krusial

Sebuah laporan terbaru dari Komisi Penyelidik PBB mengemukakan tuduhan serius bahwa Israel secara sengaja menargetkan anak-anak Palestina di Jalur Gaza, yang berpotensi mengarah pada genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. Temuan ini memperdalam kekhawatiran internasional mengenai skala dan dampak konflik yang sedang berlangsung.

Temuan Utama Komisi Penyelidik PBB

  • Laporan menuduh tindakan Israel secara sengaja menyebabkan kematian dan penderitaan berat bagi ratusan ribu anak Palestina.
  • Pembunuhan anak-anak dilaporkan berlanjut bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025.
  • Tindakan Israel dinilai sebagai strategi yang disengaja untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina di Gaza dengan menargetkan anak-anak mereka.
  • Anak-anak Palestina di Gaza dan Tepi Barat dilaporkan ditangkap, disiksa, dan diperlakukan buruk di fasilitas penahanan Israel.
  • Dokumentasi insiden kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, sering kali selama penangkapan.
  • Serangan terhadap fasilitas medis anak-anak dan penggunaan kelaparan sebagai metode perang dituduhkan kepada Israel.
  • Otoritas Israel dituduh secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar.

Detail Laporan dan Tuduhan Spesifik

Menurut laporan Komisi Penyelidik PBB, Israel diduga secara langsung menargetkan anak-anak Palestina di Gaza menggunakan senjata presisi seperti drone dan penembak jitu, serta senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan terhadap area sipil yang padat anak-anak. Komisi tersebut juga menyatakan bahwa Israel bertanggung jawab secara hukum atas kegagalannya melindungi anak-anak Palestina dari menjadi sasaran tentara Israel dan para pemukim di Tepi Barat.

Lebih lanjut, laporan tersebut menyoroti perlakuan buruk terhadap anak-anak di penjara dan fasilitas penahanan Israel, termasuk penangkapan, penyiksaan, dan perlakuan yang tidak manusiawi. Komisi penyelidik PBB telah mendokumentasikan adanya kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, yang sering kali terjadi selama proses penangkapan atau saat mereka berada dalam tahanan.

Dampak pada Akses Kesehatan dan Kelangsungan Hidup Anak

Serangan Israel terhadap rumah sakit bersalin dan pediatrik di Gaza dinilai oleh komisi tersebut telah secara sistematis menghancurkan akses anak-anak terhadap perawatan yang menopang kehidupan. Hal ini merusak peluang kelangsungan hidup mereka sebagai kelompok yang dilindungi oleh hukum internasional. Laporan ini juga menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai metode perang. Pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza telah menyebabkan kekurangan gizi akut dan kronis di kalangan anak-anak Gaza, menghilangkan kondisi dasar yang diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka.

Penghancuran Fondasi Intelektual dan Sosial

Selain dampak fisik dan psikologis, laporan tersebut menyatakan bahwa melalui serangan terhadap sekolah, pemindahan massal, dan penutupan paksa, otoritas Israel telah secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar. Tindakan ini dinilai merusak fondasi intelektual dan sosial masyarakat Palestina secara keseluruhan, yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi masa depan mereka.

Skala Intensitas dan Sifat Sistematis Operasi Militer Israel

Komisi penyelidik PBB menekankan bahwa skala intens dan sifat sistematis operasi militer Israel di Gaza terus berlanjut. Akibatnya, terdapat jumlah kematian, cedera, dan trauma yang belum pernah terjadi sebelumnya pada anak-anak Palestina. Srinivasan Muralidhar, ahli hukum asal India yang memimpin komisi tersebut, menyatakan bahwa bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025, anak-anak terus terbunuh dan terluka parah, dengan terus diabaikannya gencatan senjata oleh Israel serta perlindungan yang seharusnya diberikan kepada anak-anak Palestina berdasarkan hukum internasional.

“Perlindungan, perawatan, dan kelangsungan hidup anak-anak Palestina tidak terpisahkan dari hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. Dengan menargetkan anak-anak, Israel menyerang kapasitas rakyat Palestina untuk terus ada dan menentukan masa depan mereka.”

Srinivasan Muralidhar, Ketua Komisi Penyelidik PBB

Tentang Komisi Penyelidik PBB

Komisi Penyelidik Internasional Independen tentang Wilayah Palestina yang Diduduki dan Israel didirikan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada tahun 2021. Tujuannya adalah untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia. Panel ahli yang terdiri dari tiga anggota ini tidak secara resmi berbicara atas nama PBB, namun laporannya memiliki bobot internasional yang signifikan. Sebelumnya, pada September lalu, komisi ini juga telah menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, dengan menyatakan adanya dasar yang kuat untuk menyimpulkan bahwa empat dari lima tindakan genosida yang didefinisikan dalam Konvensi Genosida 1948 telah dilakukan.

Respons Israel terhadap Laporan

Kementerian Luar Negeri Israel dengan tegas menolak laporan komisi tersebut, menyebutnya sebagai “fitnah palsu” dan “sebuah karya propaganda yang sama keterlaluan dengan laporan-laporan sebelumnya.” Pihak Israel mengecam komisi itu sebagai “mekanisme yang pada dasarnya cacat yang tujuan utamanya adalah untuk menyoroti dan menjelekkan Israel, bukan mencari kebenaran.” Lebih lanjut, Israel menyoroti bahwa laporan tersebut sepenuhnya menghapus keberadaan anak-anak Israel yang dibunuh secara brutal, diculik, dan menjadi sasaran Hamas, sambil mengabaikan penggunaan sinis oleh Hamas terhadap anak-anak Palestina sebagai perisai manusia dan pion perang. Pihak Israel juga menuduh komisi tersebut tidak memiliki “mekanisme verifikasi yang kredibel atas klaimnya.”

Para pemimpin Israel secara konsisten menolak tuduhan genosida, dan menegaskan bahwa operasi militer mereka di Gaza dilakukan untuk membela diri, mengalahkan Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya, serta memastikan pembebasan sandera Israel. Mereka juga menekankan bahwa pasukan Israel beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan telah mengambil semua langkah yang memungkinkan untuk mengurangi dampak terhadap warga sipil.

Konteks Hukum dan Proses yang Berjalan

Kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) yang menuduh pasukan Israel melakukan genosida saat ini sedang dalam proses. Namun, proses hukum di ICJ diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun untuk mencapai kesimpulan. Israel menyebut kasus tersebut “sepenuhnya tidak berdasar” dan didasarkan pada “klaim yang bias dan tidak benar.”

Sejak Oktober 2023, militer Israel telah melancarkan operasi militer di Gaza, yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, telah menewaskan sedikitnya 73.035 orang, termasuk lebih dari 21.280 anak-anak. Angka-angka ini dianggap dapat diandalkan oleh PBB.


Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: anak-anakGazagenosidahak asasi manusiaIsraelkejahatan perangkonflik Israel-PalestinaPalestinaPBB
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Mensesneg Tegas Bantah Isu Haji Isam Jadi Koordinator Karhutla, Sebut Tidak Benar

24/08/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Kasus Suap Rektor Unsoed: Membongkar Jebakan Narasi ‘From Zero to Hero’ dalam Pemberitaan Wisuda

24/08/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Webtoon Nusantara: Epos Mitologi Lokal Sabet Pasar Global dengan Pesona Kontemporer

23/08/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Menakjubkan! Film Animasi Indonesia Tembus Pasar Global, Padukan Kearifan Lokal dengan Filosofi Hero Journey

23/08/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Karhutla Kalimantan Mengganas: Kabut Asap Pekat ‘Kepung’ Warga di Tengah El-Nino Godzilla

22/08/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

OTT KPK: Rektor dan Wakil Rektor Unsoed Ditahan Atas Dugaan Pemerasan Rp 650 Juta

22/08/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Rekrutmen CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun: Peluang Emas Bagi Guru PPPK Naik Status

20/08/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Usulan Biaya Haji 2027: Rp 107 Juta per Jemaah, Komponen Pembiayaan dan Asumsi Penting

20/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    776 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    738 shares
    Share 295 Tweet 185
  • BI-Rate Melandai ke 5,75%: Gelombang Akumulasi Ekonomi Sektor Properti dan UMKM Siap Melambung

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Makassar Buka Festival Hari UMKM Nasional 2026: Kolaborasi Grab & CCEP Dorong Ekonomi Digital Lokal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Rekrutmen CPNS 2027 Dibuka Awal Tahun: Peluang Emas Bagi Guru PPPK Naik Status

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • KPK Tahan Eks Pejabat Pajak Muhamad Haniv: Diduga Terima Gratifikasi Rp 20,7 Miliar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.