Jumat, 9 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida

by Pewarta Warga
25/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

BACA JUGA:

Jerman Keok Dramatis, Irlandia Pesta Gol di UEFA Nations League

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh?

Israel Minta Dukungan AS untuk Usir Warga Palestina dari Gaza: Ancaman Kemanusiaan dan Politik

Kerusuhan Pasca-Demo DPR: 322 Diamankan, 1 Tewas, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan

Sebuah laporan terbaru dari Komisi Penyelidik PBB mengemukakan tuduhan serius bahwa Israel secara sengaja menargetkan anak-anak Palestina di Jalur Gaza, yang berpotensi mengarah pada genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. Temuan ini memperdalam kekhawatiran internasional mengenai skala dan dampak konflik yang sedang berlangsung.

Temuan Utama Komisi Penyelidik PBB

  • Laporan menuduh tindakan Israel secara sengaja menyebabkan kematian dan penderitaan berat bagi ratusan ribu anak Palestina.
  • Pembunuhan anak-anak dilaporkan berlanjut bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025.
  • Tindakan Israel dinilai sebagai strategi yang disengaja untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina di Gaza dengan menargetkan anak-anak mereka.
  • Anak-anak Palestina di Gaza dan Tepi Barat dilaporkan ditangkap, disiksa, dan diperlakukan buruk di fasilitas penahanan Israel.
  • Dokumentasi insiden kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, sering kali selama penangkapan.
  • Serangan terhadap fasilitas medis anak-anak dan penggunaan kelaparan sebagai metode perang dituduhkan kepada Israel.
  • Otoritas Israel dituduh secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar.

Detail Laporan dan Tuduhan Spesifik

Menurut laporan Komisi Penyelidik PBB, Israel diduga secara langsung menargetkan anak-anak Palestina di Gaza menggunakan senjata presisi seperti drone dan penembak jitu, serta senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan terhadap area sipil yang padat anak-anak. Komisi tersebut juga menyatakan bahwa Israel bertanggung jawab secara hukum atas kegagalannya melindungi anak-anak Palestina dari menjadi sasaran tentara Israel dan para pemukim di Tepi Barat.

Lebih lanjut, laporan tersebut menyoroti perlakuan buruk terhadap anak-anak di penjara dan fasilitas penahanan Israel, termasuk penangkapan, penyiksaan, dan perlakuan yang tidak manusiawi. Komisi penyelidik PBB telah mendokumentasikan adanya kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, yang sering kali terjadi selama proses penangkapan atau saat mereka berada dalam tahanan.

Dampak pada Akses Kesehatan dan Kelangsungan Hidup Anak

Serangan Israel terhadap rumah sakit bersalin dan pediatrik di Gaza dinilai oleh komisi tersebut telah secara sistematis menghancurkan akses anak-anak terhadap perawatan yang menopang kehidupan. Hal ini merusak peluang kelangsungan hidup mereka sebagai kelompok yang dilindungi oleh hukum internasional. Laporan ini juga menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai metode perang. Pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza telah menyebabkan kekurangan gizi akut dan kronis di kalangan anak-anak Gaza, menghilangkan kondisi dasar yang diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka.

Penghancuran Fondasi Intelektual dan Sosial

Selain dampak fisik dan psikologis, laporan tersebut menyatakan bahwa melalui serangan terhadap sekolah, pemindahan massal, dan penutupan paksa, otoritas Israel telah secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar. Tindakan ini dinilai merusak fondasi intelektual dan sosial masyarakat Palestina secara keseluruhan, yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi masa depan mereka.

Skala Intensitas dan Sifat Sistematis Operasi Militer Israel

Komisi penyelidik PBB menekankan bahwa skala intens dan sifat sistematis operasi militer Israel di Gaza terus berlanjut. Akibatnya, terdapat jumlah kematian, cedera, dan trauma yang belum pernah terjadi sebelumnya pada anak-anak Palestina. Srinivasan Muralidhar, ahli hukum asal India yang memimpin komisi tersebut, menyatakan bahwa bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025, anak-anak terus terbunuh dan terluka parah, dengan terus diabaikannya gencatan senjata oleh Israel serta perlindungan yang seharusnya diberikan kepada anak-anak Palestina berdasarkan hukum internasional.

“Perlindungan, perawatan, dan kelangsungan hidup anak-anak Palestina tidak terpisahkan dari hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. Dengan menargetkan anak-anak, Israel menyerang kapasitas rakyat Palestina untuk terus ada dan menentukan masa depan mereka.”

Srinivasan Muralidhar, Ketua Komisi Penyelidik PBB

Tentang Komisi Penyelidik PBB

Komisi Penyelidik Internasional Independen tentang Wilayah Palestina yang Diduduki dan Israel didirikan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada tahun 2021. Tujuannya adalah untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia. Panel ahli yang terdiri dari tiga anggota ini tidak secara resmi berbicara atas nama PBB, namun laporannya memiliki bobot internasional yang signifikan. Sebelumnya, pada September lalu, komisi ini juga telah menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, dengan menyatakan adanya dasar yang kuat untuk menyimpulkan bahwa empat dari lima tindakan genosida yang didefinisikan dalam Konvensi Genosida 1948 telah dilakukan.

Respons Israel terhadap Laporan

Kementerian Luar Negeri Israel dengan tegas menolak laporan komisi tersebut, menyebutnya sebagai “fitnah palsu” dan “sebuah karya propaganda yang sama keterlaluan dengan laporan-laporan sebelumnya.” Pihak Israel mengecam komisi itu sebagai “mekanisme yang pada dasarnya cacat yang tujuan utamanya adalah untuk menyoroti dan menjelekkan Israel, bukan mencari kebenaran.” Lebih lanjut, Israel menyoroti bahwa laporan tersebut sepenuhnya menghapus keberadaan anak-anak Israel yang dibunuh secara brutal, diculik, dan menjadi sasaran Hamas, sambil mengabaikan penggunaan sinis oleh Hamas terhadap anak-anak Palestina sebagai perisai manusia dan pion perang. Pihak Israel juga menuduh komisi tersebut tidak memiliki “mekanisme verifikasi yang kredibel atas klaimnya.”

Para pemimpin Israel secara konsisten menolak tuduhan genosida, dan menegaskan bahwa operasi militer mereka di Gaza dilakukan untuk membela diri, mengalahkan Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya, serta memastikan pembebasan sandera Israel. Mereka juga menekankan bahwa pasukan Israel beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan telah mengambil semua langkah yang memungkinkan untuk mengurangi dampak terhadap warga sipil.

Konteks Hukum dan Proses yang Berjalan

Kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) yang menuduh pasukan Israel melakukan genosida saat ini sedang dalam proses. Namun, proses hukum di ICJ diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun untuk mencapai kesimpulan. Israel menyebut kasus tersebut “sepenuhnya tidak berdasar” dan didasarkan pada “klaim yang bias dan tidak benar.”

Sejak Oktober 2023, militer Israel telah melancarkan operasi militer di Gaza, yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, telah menewaskan sedikitnya 73.035 orang, termasuk lebih dari 21.280 anak-anak. Angka-angka ini dianggap dapat diandalkan oleh PBB.


Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: anak-anakGazagenosidahak asasi manusiaIsraelkejahatan perangkonflik Israel-PalestinaPalestinaPBB
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

A group of Kejati Kaltara officials in a meeting room, discussing a serious case of dugaan korupsi related to a bank digital investment. The officials are focused and engaged in the discussion, with a large map of Kalimantan Utara in the background.

Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

08/10/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

KSP Punya Kewenangan Panggil Menteri Meski Kantornya Kecil

08/10/2026
Sejumlah orang, termasuk politisi, akademisi, dan mahasiswa, berkumpul di sekitar layar besar yang menampilkan putusan Mahkamah Konstitusi tentang ijazah Gibran. Layar tersebut diletakkan di lingkunga

Deretan Komentar Buntut Putusan MK soal Ijazah Gibran

08/10/2026
MA. Untung, seorang pria berusia 40-an, duduk di meja kerja modern dengan pakaian santai namun profesional. Dia membaca dokumen hukum di tablet komputer. Di latar belakang, terdapat berbagai perangkat

Memahami Hak Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Perdagangan Digital

08/10/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Respons Gibran soal Hasil Putusan Sidang Gugatan Ijazah di MK

07/10/2026
Seorang ahli yang dikenal berdiri di depan ruangan formal, mungkin di kampus atau gedung konferensi, dengan ekspresi serius. Dia berpakaian seragam, menunjukkan keberadaan profesional dan otoritatif.

Ahli soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran: MK Lempar Bola

07/10/2026
Gibran Rakabuming Raka in a formal political setting, looking thoughtful, with a background of political documents and a large desk, symbolizing his role in national politics. The image captures the seriousness of the situation, with dramatic lighting and a sharp focus, highlighting the documents and his expression.

Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

07/10/2026
Seorang pria berpakaian seragam dan kacamata duduk di meja, di sekitarnya terdapat dokumen-dokumen politik dan komputer. Dia menatap dokumen di tangannya dengan ekspresi serius. Di latar belakang terl

MK Diminta Permudah Syarat Pembentukan Parpol

07/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    465 shares
    Share 186 Tweet 116
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hakim MK Bertanya soal Ijazah Gibran, Fokus Transparansi Data Pendidikan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • CEO Nvidia Ditangkap di China dalam Kasus Penyelundupan Chip Canggih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.