Rabu, 16 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida

by Pewarta Warga
25/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

BACA JUGA:

Israel Minta Dukungan AS untuk Usir Warga Palestina dari Gaza: Ancaman Kemanusiaan dan Politik

Kerusuhan Pasca-Demo DPR: 322 Diamankan, 1 Tewas, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan

Kemenkumham Sulsel Perkuat Desa Sadar HAM di Maros dan Pangkep Melalui Kolaborasi Strategis

Bagaimana Norwegia ‘Menampar’ FIFA dengan Diplomasi Keberanian di Panggung Global

PBB Ungkap Pola Mengerikan: Bayi dan Anak-anak Diduga Sengaja Ditargetkan dalam Serangan Israel di Gaza

Sebuah laporan terbaru dari Komisi Penyelidik PBB mengemukakan tuduhan serius bahwa Israel secara sengaja menargetkan anak-anak Palestina di Jalur Gaza, yang berpotensi mengarah pada genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. Temuan ini memperdalam kekhawatiran internasional mengenai skala dan dampak konflik yang sedang berlangsung.

Temuan Utama Komisi Penyelidik PBB

  • Laporan menuduh tindakan Israel secara sengaja menyebabkan kematian dan penderitaan berat bagi ratusan ribu anak Palestina.
  • Pembunuhan anak-anak dilaporkan berlanjut bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025.
  • Tindakan Israel dinilai sebagai strategi yang disengaja untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina di Gaza dengan menargetkan anak-anak mereka.
  • Anak-anak Palestina di Gaza dan Tepi Barat dilaporkan ditangkap, disiksa, dan diperlakukan buruk di fasilitas penahanan Israel.
  • Dokumentasi insiden kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, sering kali selama penangkapan.
  • Serangan terhadap fasilitas medis anak-anak dan penggunaan kelaparan sebagai metode perang dituduhkan kepada Israel.
  • Otoritas Israel dituduh secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar.

Detail Laporan dan Tuduhan Spesifik

Menurut laporan Komisi Penyelidik PBB, Israel diduga secara langsung menargetkan anak-anak Palestina di Gaza menggunakan senjata presisi seperti drone dan penembak jitu, serta senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan terhadap area sipil yang padat anak-anak. Komisi tersebut juga menyatakan bahwa Israel bertanggung jawab secara hukum atas kegagalannya melindungi anak-anak Palestina dari menjadi sasaran tentara Israel dan para pemukim di Tepi Barat.

Lebih lanjut, laporan tersebut menyoroti perlakuan buruk terhadap anak-anak di penjara dan fasilitas penahanan Israel, termasuk penangkapan, penyiksaan, dan perlakuan yang tidak manusiawi. Komisi penyelidik PBB telah mendokumentasikan adanya kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, yang sering kali terjadi selama proses penangkapan atau saat mereka berada dalam tahanan.

Dampak pada Akses Kesehatan dan Kelangsungan Hidup Anak

Serangan Israel terhadap rumah sakit bersalin dan pediatrik di Gaza dinilai oleh komisi tersebut telah secara sistematis menghancurkan akses anak-anak terhadap perawatan yang menopang kehidupan. Hal ini merusak peluang kelangsungan hidup mereka sebagai kelompok yang dilindungi oleh hukum internasional. Laporan ini juga menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai metode perang. Pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza telah menyebabkan kekurangan gizi akut dan kronis di kalangan anak-anak Gaza, menghilangkan kondisi dasar yang diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka.

Penghancuran Fondasi Intelektual dan Sosial

Selain dampak fisik dan psikologis, laporan tersebut menyatakan bahwa melalui serangan terhadap sekolah, pemindahan massal, dan penutupan paksa, otoritas Israel telah secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar. Tindakan ini dinilai merusak fondasi intelektual dan sosial masyarakat Palestina secara keseluruhan, yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi masa depan mereka.

Skala Intensitas dan Sifat Sistematis Operasi Militer Israel

Komisi penyelidik PBB menekankan bahwa skala intens dan sifat sistematis operasi militer Israel di Gaza terus berlanjut. Akibatnya, terdapat jumlah kematian, cedera, dan trauma yang belum pernah terjadi sebelumnya pada anak-anak Palestina. Srinivasan Muralidhar, ahli hukum asal India yang memimpin komisi tersebut, menyatakan bahwa bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025, anak-anak terus terbunuh dan terluka parah, dengan terus diabaikannya gencatan senjata oleh Israel serta perlindungan yang seharusnya diberikan kepada anak-anak Palestina berdasarkan hukum internasional.

“Perlindungan, perawatan, dan kelangsungan hidup anak-anak Palestina tidak terpisahkan dari hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. Dengan menargetkan anak-anak, Israel menyerang kapasitas rakyat Palestina untuk terus ada dan menentukan masa depan mereka.”

Srinivasan Muralidhar, Ketua Komisi Penyelidik PBB

Tentang Komisi Penyelidik PBB

Komisi Penyelidik Internasional Independen tentang Wilayah Palestina yang Diduduki dan Israel didirikan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada tahun 2021. Tujuannya adalah untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia. Panel ahli yang terdiri dari tiga anggota ini tidak secara resmi berbicara atas nama PBB, namun laporannya memiliki bobot internasional yang signifikan. Sebelumnya, pada September lalu, komisi ini juga telah menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, dengan menyatakan adanya dasar yang kuat untuk menyimpulkan bahwa empat dari lima tindakan genosida yang didefinisikan dalam Konvensi Genosida 1948 telah dilakukan.

Respons Israel terhadap Laporan

Kementerian Luar Negeri Israel dengan tegas menolak laporan komisi tersebut, menyebutnya sebagai “fitnah palsu” dan “sebuah karya propaganda yang sama keterlaluan dengan laporan-laporan sebelumnya.” Pihak Israel mengecam komisi itu sebagai “mekanisme yang pada dasarnya cacat yang tujuan utamanya adalah untuk menyoroti dan menjelekkan Israel, bukan mencari kebenaran.” Lebih lanjut, Israel menyoroti bahwa laporan tersebut sepenuhnya menghapus keberadaan anak-anak Israel yang dibunuh secara brutal, diculik, dan menjadi sasaran Hamas, sambil mengabaikan penggunaan sinis oleh Hamas terhadap anak-anak Palestina sebagai perisai manusia dan pion perang. Pihak Israel juga menuduh komisi tersebut tidak memiliki “mekanisme verifikasi yang kredibel atas klaimnya.”

Para pemimpin Israel secara konsisten menolak tuduhan genosida, dan menegaskan bahwa operasi militer mereka di Gaza dilakukan untuk membela diri, mengalahkan Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya, serta memastikan pembebasan sandera Israel. Mereka juga menekankan bahwa pasukan Israel beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan telah mengambil semua langkah yang memungkinkan untuk mengurangi dampak terhadap warga sipil.

Konteks Hukum dan Proses yang Berjalan

Kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) yang menuduh pasukan Israel melakukan genosida saat ini sedang dalam proses. Namun, proses hukum di ICJ diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun untuk mencapai kesimpulan. Israel menyebut kasus tersebut “sepenuhnya tidak berdasar” dan didasarkan pada “klaim yang bias dan tidak benar.”

Sejak Oktober 2023, militer Israel telah melancarkan operasi militer di Gaza, yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, telah menewaskan sedikitnya 73.035 orang, termasuk lebih dari 21.280 anak-anak. Angka-angka ini dianggap dapat diandalkan oleh PBB.


Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: anak-anakGazagenosidahak asasi manusiaIsraelkejahatan perangkonflik Israel-PalestinaPalestinaPBB
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

AS Akui Tempatkan Senjata di Luar Angkasa, China-Rusia Peringatkan Perang Antariksa

16/09/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Pemecatan Menteri Lewat Telepon: Sorotan Analis Komunikasi Politik Unpad Terhadap Etika Birokrasi

16/09/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Absen di DPR, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Jadi Sorotan Pasca OTT KPK

16/09/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

15/09/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

13/09/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Kebakaran Meluas, Gunung Bromo Ditutup Total untuk Wisata Mulai 12 September 2026

13/09/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Trump Janjikan Bantuan Intelijen ke Saudi Lawan Houthi: AS Tegaskan Fokus Keamanan Nasional, Bukan Serangan Langsung

13/09/2026
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Selat Sunda Masuki Hari Kelima: Harapan Menipis, Titik Terang Belum Terlihat

13/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    1214 shares
    Share 486 Tweet 304
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 388 Tweet 243
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BPH Migas Jamin Stok BBM: Pasca Antrean Panjang di Makassar, Pasokan Subsidi & Non-Subsidi Terkendali

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Wali Kota Makassar Khawatir Antrean BBM Picu Masalah Baru, Desak Solusi Cepat dari Pertamina

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Makassar Melawan Krisis Air Bersih: Mobil Tangki & 18 SPAM Baru Jadi Ujung Tombak

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.