Kamis, 25 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida

by Pewarta Warga
25/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Sebuah laporan terbaru dari Komisi Penyelidik PBB mengemukakan tuduhan serius bahwa Israel secara sengaja menargetkan anak-anak Palestina di Jalur Gaza, yang berpotensi mengarah pada genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang. Temuan ini memperdalam kekhawatiran internasional mengenai skala dan dampak konflik yang sedang berlangsung.

Temuan Utama Komisi Penyelidik PBB

  • Laporan menuduh tindakan Israel secara sengaja menyebabkan kematian dan penderitaan berat bagi ratusan ribu anak Palestina.
  • Pembunuhan anak-anak dilaporkan berlanjut bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025.
  • Tindakan Israel dinilai sebagai strategi yang disengaja untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina di Gaza dengan menargetkan anak-anak mereka.
  • Anak-anak Palestina di Gaza dan Tepi Barat dilaporkan ditangkap, disiksa, dan diperlakukan buruk di fasilitas penahanan Israel.
  • Dokumentasi insiden kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, sering kali selama penangkapan.
  • Serangan terhadap fasilitas medis anak-anak dan penggunaan kelaparan sebagai metode perang dituduhkan kepada Israel.
  • Otoritas Israel dituduh secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar.

Detail Laporan dan Tuduhan Spesifik

Menurut laporan Komisi Penyelidik PBB, Israel diduga secara langsung menargetkan anak-anak Palestina di Gaza menggunakan senjata presisi seperti drone dan penembak jitu, serta senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan terhadap area sipil yang padat anak-anak. Komisi tersebut juga menyatakan bahwa Israel bertanggung jawab secara hukum atas kegagalannya melindungi anak-anak Palestina dari menjadi sasaran tentara Israel dan para pemukim di Tepi Barat.

Lebih lanjut, laporan tersebut menyoroti perlakuan buruk terhadap anak-anak di penjara dan fasilitas penahanan Israel, termasuk penangkapan, penyiksaan, dan perlakuan yang tidak manusiawi. Komisi penyelidik PBB telah mendokumentasikan adanya kekerasan seksual dan berbasis gender yang menargetkan anak-anak Palestina, yang sering kali terjadi selama proses penangkapan atau saat mereka berada dalam tahanan.

Dampak pada Akses Kesehatan dan Kelangsungan Hidup Anak

Serangan Israel terhadap rumah sakit bersalin dan pediatrik di Gaza dinilai oleh komisi tersebut telah secara sistematis menghancurkan akses anak-anak terhadap perawatan yang menopang kehidupan. Hal ini merusak peluang kelangsungan hidup mereka sebagai kelompok yang dilindungi oleh hukum internasional. Laporan ini juga menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai metode perang. Pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza telah menyebabkan kekurangan gizi akut dan kronis di kalangan anak-anak Gaza, menghilangkan kondisi dasar yang diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka.

World Cup 2026

Penghancuran Fondasi Intelektual dan Sosial

Selain dampak fisik dan psikologis, laporan tersebut menyatakan bahwa melalui serangan terhadap sekolah, pemindahan massal, dan penutupan paksa, otoritas Israel telah secara sistematis mengganggu kemampuan anak-anak untuk belajar. Tindakan ini dinilai merusak fondasi intelektual dan sosial masyarakat Palestina secara keseluruhan, yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi masa depan mereka.

Skala Intensitas dan Sifat Sistematis Operasi Militer Israel

Komisi penyelidik PBB menekankan bahwa skala intens dan sifat sistematis operasi militer Israel di Gaza terus berlanjut. Akibatnya, terdapat jumlah kematian, cedera, dan trauma yang belum pernah terjadi sebelumnya pada anak-anak Palestina. Srinivasan Muralidhar, ahli hukum asal India yang memimpin komisi tersebut, menyatakan bahwa bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025, anak-anak terus terbunuh dan terluka parah, dengan terus diabaikannya gencatan senjata oleh Israel serta perlindungan yang seharusnya diberikan kepada anak-anak Palestina berdasarkan hukum internasional.

“Perlindungan, perawatan, dan kelangsungan hidup anak-anak Palestina tidak terpisahkan dari hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri. Dengan menargetkan anak-anak, Israel menyerang kapasitas rakyat Palestina untuk terus ada dan menentukan masa depan mereka.”

Srinivasan Muralidhar, Ketua Komisi Penyelidik PBB

Tentang Komisi Penyelidik PBB

Komisi Penyelidik Internasional Independen tentang Wilayah Palestina yang Diduduki dan Israel didirikan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada tahun 2021. Tujuannya adalah untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia. Panel ahli yang terdiri dari tiga anggota ini tidak secara resmi berbicara atas nama PBB, namun laporannya memiliki bobot internasional yang signifikan. Sebelumnya, pada September lalu, komisi ini juga telah menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, dengan menyatakan adanya dasar yang kuat untuk menyimpulkan bahwa empat dari lima tindakan genosida yang didefinisikan dalam Konvensi Genosida 1948 telah dilakukan.

Respons Israel terhadap Laporan

Kementerian Luar Negeri Israel dengan tegas menolak laporan komisi tersebut, menyebutnya sebagai “fitnah palsu” dan “sebuah karya propaganda yang sama keterlaluan dengan laporan-laporan sebelumnya.” Pihak Israel mengecam komisi itu sebagai “mekanisme yang pada dasarnya cacat yang tujuan utamanya adalah untuk menyoroti dan menjelekkan Israel, bukan mencari kebenaran.” Lebih lanjut, Israel menyoroti bahwa laporan tersebut sepenuhnya menghapus keberadaan anak-anak Israel yang dibunuh secara brutal, diculik, dan menjadi sasaran Hamas, sambil mengabaikan penggunaan sinis oleh Hamas terhadap anak-anak Palestina sebagai perisai manusia dan pion perang. Pihak Israel juga menuduh komisi tersebut tidak memiliki “mekanisme verifikasi yang kredibel atas klaimnya.”

World Cup 2026

Para pemimpin Israel secara konsisten menolak tuduhan genosida, dan menegaskan bahwa operasi militer mereka di Gaza dilakukan untuk membela diri, mengalahkan Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya, serta memastikan pembebasan sandera Israel. Mereka juga menekankan bahwa pasukan Israel beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan telah mengambil semua langkah yang memungkinkan untuk mengurangi dampak terhadap warga sipil.

Konteks Hukum dan Proses yang Berjalan

Kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) yang menuduh pasukan Israel melakukan genosida saat ini sedang dalam proses. Namun, proses hukum di ICJ diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun untuk mencapai kesimpulan. Israel menyebut kasus tersebut “sepenuhnya tidak berdasar” dan didasarkan pada “klaim yang bias dan tidak benar.”

Sejak Oktober 2023, militer Israel telah melancarkan operasi militer di Gaza, yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, telah menewaskan sedikitnya 73.035 orang, termasuk lebih dari 21.280 anak-anak. Angka-angka ini dianggap dapat diandalkan oleh PBB.


Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Rencana Damai Iran-AS Terhambat: Inspeksi Nuklir dan Bayang-Bayang Israel Jadi Titik Krusial

Trump Terjebak Manuver Netanyahu: Eskalasi Iran Menanti Perang atau Kesepakatan Damai

Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

Polemik Penolakan Dandhy Dwi Laksono di MIWF 2026 Makassar: Prof. Uceng Heran, Sebut Tak Cerminkan Budaya Bugis-Makassar

Ratusan Dokter Gigi Anak Gelar Bakti Sosial ‘Sailing for Smiling’ di Pulau Kodingareng, Makassar: Aksi Nyata Pemerataan Akses Kesehatan Gigi

Tags: anak-anakGazagenosidahak asasi manusiaIsraelkejahatan perangkonflik Israel-PalestinaPalestinaPBB
Share4Tweet2Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida - Featured

Ringkasan Berita Viral Hari Ini, 23 Juni 2026: Piala Dunia, IHSG, Monsun Australia, dan Tarif Global AS

23/06/2026
img-1781911944-1734495e4c3b8ba9

Sindikat Jual Eceran Motor Curian Dibongkar Polsek Tallo Makassar

20/06/2026
img-1781794617-676d0f26bfa16bbe

BPJS Kesehatan & PWRI: Memperkuat Perlindungan Kesehatan Purnabakti Lewat Program Serasi JKN Nasional

18/06/2026
img-1781659364-8670647b6aa7ca76

Pergantian Kiswah Ka’bah: Simbol Dimulainya Tahun Baru Islam 1448 H, Tradisi Sakral dari Makkah

17/06/2026
img-1781659273-e27f896434a0f8e7

Elza Syarief Mundur Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Merasa Dibohongi, Pesimistis soal Justice Collaborator

17/06/2026
img-1781659086-f389a14d55122f43

Rencana Damai Iran-AS Terhambat: Inspeksi Nuklir dan Bayang-Bayang Israel Jadi Titik Krusial

17/06/2026
img-1781587092-26a510a0fe8eccd0

Pidato Budiman Sudjatmiko Picu Kemarahan Mahasiswa UGM, Tiga Pejabat Dievakuasi

16/06/2026
img-1781486608-334b4a4327416ff2

Motor Listrik MBG Menumpuk di Sentul: Kejagung Tolak Sita, Ribuan Unit Masih Terbungkus Plastik

15/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg

    Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • SEO Lokal: Kunci Sukses Merek Nasional di Era Google yang Terpersonalisasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Prediksi Meksiko vs Korea Selatan 2026: Rebutan Tiket 32 Besar!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Sulawesi Selatan: Rp258,17 Miliar untuk Jalan Daerah di 2025, Manfaat Langsung Dirasakan Warga Makassar

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Makassar Perkuat Pengelolaan TPA: Fokus pada Sistem Operasional dan Potensi Gas Metan

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Tiongkok Sumbang Rp 3,3 Miliar untuk Korban Sekolah Iran, Tuding AS-Israel

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.